Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Comorbid Diabetes Mellitus in Patients with Coronavirus Disease 2019: A Literature Review
Diabetes Mellitus (DM) is one of the risk factors faced by COVID-19 patients. diabetics aged >60 years, uncontrolled blood sugar levels, and the presence of complications from diabetes with a poor COVID-19 prognosis. In China, the death percentage of diabetics who contracted COVID-19 was 7.3%. In Italy, 36% of deaths in COVID-19 patients are related to diabetes. This study aims to analyze a comprehensive summary of the article Comorbid Diabetes Mellitus in Coronavirus Disease (COVID-19) Patients. Using the literature review method. PubMed, Science Direct and Medica Hospitalia databases. Inclusion criteria: articles on comorbid diabetes mellitus in COVID-19 patients, causes and effects on comorbid diabetes in COVID-19 patients, years from the end of 2019 to 2021, using English and Indonesian, Journal Article and Research article types, availability abstract and full text, Medline journal category. keyword Diabetes Mellitus, COVID-19 obtained 10 articles. COVID-19 patients with diabetes mellitus exhibit a wide range of severity, many of which weigh. Factors whose severity is characterized by age ranging from 50 to 70 years, a history of hypertension, signs and symptoms that are often experienced by COVID-19 patients with diabetes are dyspnea and weakness, laboratory findings show an increase in neutrophils, C-protein reactive, erythrocyte sedimentation rate, procalcitonin, D-dimer, and decreased lymphocytes and albumin. The radiological findings showed a picture of bilateral pneumonia on CT-scan results. The severity and mortality rates vary widely, the severity ranges from 11.1% to 42.4%, and the mortality rate ranges from 15.4% to 42.9%. Comorbidities of diabetes mellitus can increase the severity of COVID-19 patients, there are factors that are related to age, hypertension, symptoms of dyspnea and weakness, inflammation, increased coagulation activity, bilateral pneumonia, high severity and mortality
Transformasi Digital dalam Pendidikan: Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Deep Learning untuk Memperkuat Geocapability di MGMP Kabupaten Banyuwangi
Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MGMP Geografi Kabupaten Banyuwangi dalam menyusun modul ajar berbasis deep learning yang berorientasi pada penguatan geocapability. Program ini dirancang untuk mengatasi rendahnya ketersediaan perangkat ajar yang inovatif secara teknologi, kaya akan muatan lokal, serta mampu mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan konsep deep learning dan geocapability, pendampingan penyusunan modul ajar. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Rogojampi sebagai sekolah mitra sekaligus pusat koordinasi MGMP Geografi Banyuwangi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru geografi mampu mengembangkan modul ajar yang lebih Relevan, lebih kritis, merefleksikan kurikulum geografi abad 21, serta memadukan isu ketahanan dan kerawanan terkini di Banyuwangi. Kegiatan pengabdian ini memperkuat kolaborasi MGMP, serta memperkuat kompetensi guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis deep learning dalam konteks geocapability. Kegiatan pendampingan di harapkan dapat dijadikan model pengembangan profesional berkelanjutan bagi komunitas MGMP, dan membantu mengangkat tren pembelajaran geografi berbasis kompetensi di masa mendatang
Pendampingan Modifikasi Modul Ajar Matematika dan Non Matematika Bagi Guru: Integrasi Keterampilan Numerasi
Literasi dan numerasi merupakan salah satu keterampilan penting karena membantu manusia dalam memahami dan menyelesaikan masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan terhadap keterampilan literasi dan numerasi yang dilakukan mulai dari sejak dini termasuk melalui proses pembelajaran di sekolah, baik dasar maupun perguruan tinggi. Meskipun begitu, penanaman numerasi di sekolah bukan berarti bahwa semua guru mengajarkan matematika, tetapi bagaimana guru mengintegrasikan numerasi dalam kurikulum melalui pembelajaran lintas mata Pelajaran. Guru masih kesulitan dalam mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan literasi numerasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman guru terkait konsep literasi numerasi dan meningkatkan kemampuan guru lintas mata pelajaran dalam mengidentifikasi konten matematika untuk merancang modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Metode pelatihan dan pendampingan dilakukan secara synchronous dan asynchonous di SMPN 6 Garut dengan peserta dari berbagai guru mata pelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat penguatan pemahaman konsep literasi numerasi dengan capaian > 80% untuk masing-masing aspek, dan 8 kelompok guru mata pelajaran (100%) mampu mengidentifikasi konten matematika yang tepat untuk diintegrasikan pada modul ajar dengan capaian konten numerasi yang teridentifikasi sebesar 80 % (4 dari 5 domain matematika), selain itu guru mampu mengidentifikasi konteks personal, sosial budaya maupun saintifik dalam bidang ilmu yang diampu sebagai konteks masalah pada modifikasi modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Domain bilangan menjadi tututan numerasi paling dominan dibandingkan domain matematika lainnya seperti aljabar, pengukuran, data dan ketidakpastian serta geometri. Kegiatan pengabdian berimplikasi juga terhadap peningkatan literasi digital guru dalam berkolaborasi dengan memanfaatkan spreadsheet dan google document
BoSanTi (aBOn aSAm sunTI): Pelestarian Warisan Kuliner Aceh dan Ekonomi Produktif di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh potensi belimbing sayur yang melimpah di Gampong Alue Bu Tuha, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Selama ini, belimbing sayur hanya diolah secara tradisional menjadi asam sunti, tetapi hasilnya sering gagal, tidak higienis, dan hanya untuk konsumsi pribadi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah belimbing sayur menjadi produk kuliner khas Aceh bernilai ekonomi, yaitu abon asam sunti (BoSanTi). Kontribusi kegiatan ini adalah pemberdayaan kelompok IRT agar mampu memanfaatkan sumber daya lokal secara produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, serta mendukung pelestarian warisan kuliner Aceh. Metode yang digunakan meliputi observasi, diskusi, penyuluhan tentang potensi ekonomi belimbing sayur, pelatihan modernisasi produksi menggunakan oven dehydrator dan grinder, serta pelatihan packaging dan branding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta yaitu 10%-35%. Produk BoSanTi yang dihasilkan lebih higienis, praktis, tahan lama, dengan kemasan kedap udara dan branding yang menarik, sehingga memiliki potensi dipasarkan di pasar lokal maupun regional. Prospek pengembangan BoSanTi masih terbuka luas melalui diversifikasi produk, penguatan jaringan pemasaran digital, serta dukungan legalitas usaha
Analisis Reaksi Pasar Modal pada Sektor Perbankan Terhadap Kebijakan Pemerintah Tentang Penyaluran Dana Rp 200 Triliun (Event Study pada Saham Himbara)
This study aims to analyze the reaction of the capital market through abnormal returns and trading volume activity to the announcement of the policy of distributing funds of Rp200 trillion to state-owned banks (HIMBARA) announced by the Minister of Finance of the Republic of Indonesia on September 10, 2025. The research was conducted with a time span for seven consecutive days before, D-day to 7 days after the announcement of the event. This study involved five banks with a total sampling method. The results of the paired t-test The results of the study indicate that there was no significant change in abnormal returns and trading volume activity before and after the announcement of the Rp200 trillion fund disbursement policy
Efektivitas Model Found Poetry terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas XI SMAN 6 Karawang: The Effectiveness of the Found Poetry Model on Poetry Writing Skills: A Study on Grade XI Students of SMAN 6 Karawang
This study aims to determine the effectiveness of the Found Poetry model on the poetry writing skills of Grade XI students at SMAN 6 Karawang in the 2024/2025 academic year. This research employed a quantitative approach using a posttest-only control group design. The sample consisted of two classes: an experimental class treated with the Found Poetry model and a control class using conventional learning. The instrument used was a poetry writing test based on the assessment aspects proposed by Waluyo (2003), namely diction, imagery, figurative language, rhyme/rhythm, typography, theme, feeling, tone, message, and unity of the poem. The analysis results showed a significant difference between the posttest scores of the experimental and control classes. The average posttest score of the experimental class was 35.70, while the control class scored 23.67. The t-test results showed a significance level of 0.000 < 0.05, indicating a positive influence of the Found Poetry model on students' poetry writing skills. Thus, Found Poetry is proven effective and can serve as an alternative method for teaching poetry writing at the senior high school level.ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Found Poetry terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas XI SMAN 6 Karawang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan posttest-only control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model Found Poetry dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis puisi berdasarkan aspek penilaian menurut Waluyo (2003), meliputi diksi, kata konkret, imaji, gaya bahasa, rima/irama, tipografi, tema, rasa, nada, amanat, dan kesatuan puisi. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 35,70, sedangkan kelas kontrol sebesar 23,67. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif penggunaan model Found Poetry terhadap keterampilan menulis puisi siswa. Dengan demikian, model Found Poetry terbukti efektif dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran menulis puisi di tingkat SMA.
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Found Poetry terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas XI SMAN 6 Karawang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan posttest-only control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model Found Poetry dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis puisi berdasarkan aspek penilaian menurut Waluyo (2003), meliputi diksi, kata konkret, imaji, gaya bahasa, rima/irama, tipografi, tema, rasa, nada, amanat, dan kesatuan puisi. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 35,70, sedangkan kelas kontrol sebesar 23,67. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif penggunaan model Found Poetry terhadap keterampilan menulis puisi siswa. Dengan demikian, model Found Poetry terbukti efektif dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran menulis puisi di tingkat SMA.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) Flipped Classroom Berbantuan Artificial Intelligence (AI) pada Keterampilan Menulis Teks LHO
The purpose of writing is to enable readers to understand, comprehend, and comprehend the values contained in a text, thus enabling them to think, express opinions, or act on the content. The chosen learning model can help students become more active in learning and not solely teacher-centered. In this case, the researcher chose a project-based learning model to be applied to the writing skills of junior high school students. The object of this study was the writing skills of eighth-grade students on observational report texts. This research provides a new contribution to the importance of implementing the Project-Based Learning model through an Artificial Intelligence-assisted Flipped Classroom on observational report text writing skills. The purpose of this study was to determine the effect of the project-based learning model through an artificial intelligence-assisted flipped classroom on observational report text writing skills. This study used a sample of eighth-grade junior high school students in South Solok Regency. Quantitative data analysis in this study used ANOVA to test the hypothesis. Before the data were tested with ANOVA, prerequisite tests were conducted, namely normality and homogeneity tests. In this study, the significance value of Levene's Test = 0.01 (<0.05), therefore, the first row (equal variances assumed) was used. Based on the results of the t-test on the equal variances assumed row, the Sig. (2-tailed) value was obtained at 0.01 (<0.05). This means that there is no significant difference between the writing skills of observation report texts (LHO) of students in experimental class 1 and experimental class 2. The Mean Difference value of 18.503 is positive, which indicates that the writing skills of observation report texts (LHO) of students in experimental class 1 are not much different from those in experiment 2.ABSTRAK
Permasalahan siswa SMP yang muncul akibat metode pembelajaran menulis yang masih didominasi oleh cara-cara tradisional, kurang melibatkan keaktifan siswa, serta belum optimalnya pemanfaatan model pembelajaran inovatif dan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model PjBL melalui Flipped Classroom berbantuan AI terhadap keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa SMP di Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen pada siswa kelas VIII SMP di Kabupaten Solok Selatan. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,01 (<0,05) dan hasil uji-t memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,01 (<0,05). Temuan tersebut menunjukkan adanya pengaruh penerapan model PjBL melalui Flipped Classroom berbantuan AI terhadap keterampilan menulis teks LHO siswa. Implikasinya, model ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran menulis yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, dengan penguatan desain dan implementasi agar dampaknya lebih optimal. Penelitian ini merupakan penelitian hibah riset Kemdiktisaintek yang didanai pada tahun 2025.
ABSTRACT
The problem of junior high school students caused by writing learning that is still conventional, less involving student activity, and less than optimal use of innovative learning models and Artificial Intelligence-based technology. This study aims to determine the effect of the application of the PjBL model through Flipped Classroom assisted by Artificial Intelligence on the skill of writing observation report texts of junior high school students in South Solok Regency. This study uses a quantitative method with an experimental design on grade VIII junior high school students in South Solok Regency.. The results of the study showed a significance value of of 0.01 (<0.05) and the results of the t-test obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.01 (<0.05). These findings indicate the effect of the application of the PjBL model through Flipped Classroom assisted by Artificial Intelligence on the skill of writing observation report texts of students. The implication is that this model can be used as an alternative for innovative and adaptive writing learning to adapt to technological developments, with enhanced design and implementation to optimize its impact. This research is a research grant from the Ministry of Education and Culture, Science and Technology, funded in 2025
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Postingan Instagram Kominfo Padangpanjang: Kajian Sintaksis
The problem behind this research is the large number of errors in Indonesian when writing posts on social media. Effective sentences are one of the mistakes that are often encountered on social media. Mistakes in using effective sentences on social media have an influence on posts. Many people don't know about effective sentences on social media, effective sentences play an important role on social media, even in posts. This is the cause of effective sentence errors being chosen as the research object. This research aims to analyze Indonesian language errors in sentences on Kominfo Padangpanjang's Instagram posts. The type of method used in the research is a descriptive qualitative method. Data collection methods and techniques in this research are observation methods and documentation techniques. The data analysis technique in this research is using the intralingual matching method. The analysis steps are carried out in stages 1) reading Kominfo Padangpanjang's Instagram posts dated 1-15 June 2024, 2) tabulating Kominfo Padangpanjang's Instagram post data, 3) classifying Kominfo's Instagram post data Padangpanjang, 4) analyzing data, and 5) conclusions. Based on the analysis results obtained in this research, sentence errors are effective in the aspects of straightforwardness, accuracy, clarity, economy and alignment. Based on errors found, 59 data were found. Based on the classification, 15 data were found for straightforwardness, 3 data were found for accuracy, 11 data were found for clarity, 18 data were found for frugality, and 13 data were found for parallelism.ABSTRAK
Penggunaan media sosial tentu saja tidak lepas dari bahasa karena setiap manusia akan menggunakan bahasa sebagai komunikasi. Namun, tidak jarang masih banyak kesalahan penulisan kalimat yang terdapat pada media sosial. Tujuan artikel ini untuk menganalisis kesalahan berbahasa dalam kalimat dalam kajian sintaksis. Metode yang digunakan, yaitu deskriptif kualitatif. Hasilnya, masih banyak kesalahan yang terdapat pada kalimat dalam postingan Instagram Kominfo Padang Panjang. Kesalahan dari segi sintaksis yaitu terdapat pada kesalahan struktur kalimat dan kata-kata yang berlebihan. Kesalahan penggunaan kalimat efektif pada media sosial memberikan pengaruh terhadap makna postingannya. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kesalahan kalimat efektif pada aspek kelugasan, ketepatan, kejelasan, kehematan, dan kesejajaran. Berdasarkan analisis yang dilakukan (70 data) kesalahan ditemukan pada 59 data. Berdasarkan klasifikasinya ditemukan kesalahan pada: kelugasan 15 data, ketepatan 3 data, kejelasan 11 data, kehematan 18 data, dan kesejajaran 13 data.
ABSTRACT
The use of social media is certainly inseparable from language because every human being will use language for communication. However, it is not uncommon for there to be many errors in sentence writing on social media. The purpose of this article is to analyze language errors in sentences in a syntactic study. The method used is descriptive qualitative. The results showed that there are still many errors in sentences in the Padang Panjang Kominfo Instagram posts. Syntactic errors are found in sentence structure errors and redundant words. Mistakes in the use of effective sentences on social media have an impact on the meaning of the post. Based on the results of the analysis obtained in this study, errors in effective sentences are in the aspects of directness, accuracy, clarity, economy, and alignment. Based on the analysis conducted (70 data), errors were found in 59 data. Based on the classification, errors were found in: directness 15 data, accuracy 3 data, clarity 11 data, economy 18 data, and alignment 13 data
Pertanggungjawaban Pidana Penyelenggara Negara Dalam Kasus Dugaan Pidana Korupsi Perspektif Hukum Positif dan Hukum Pidana Islam: (Studi Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Tom Lembong)
Korupsi sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) menimbulkan dampak sistemik terhadap keuangan negara, legitimasi hukum, dan kepercayaan publik, sehingga pertanggungjawaban pidana penyelenggara negara menjadi isu sentral dalam hukum pidana Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pertanggungjawaban pidana penyelenggara negara dalam tindak pidana korupsi menurut hukum pidana positif Indonesia dan hukum pidana Islam, serta mengkaji penerapannya dalam kasus kebijakan impor gula yang melibatkan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum dan studi kasus, didukung oleh pendekatan konseptual terhadap teori pertanggungjawaban pidana dan teori penyelenggara negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum pidana positif Indonesia, melalui UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan KUHP baru, menekankan pertanggungjawaban fungsional berbasis jabatan, di mana penyelenggara negara dapat dipidana atas penyalahgunaan kewenangan meskipun tanpa pembuktian keuntungan pribadi. Sebaliknya, hukum pidana Islam menempatkan unsur niat jahat (mens rea) dan pengkhianatan amanah (ghulul) sebagai prasyarat utama pertanggungjawaban pidana, sehingga kebijakan publik yang diambil tanpa motif memperkaya diri cenderung dipandang sebagai kesalahan administratif atau kekeliruan ijtihad kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan pendekatan tersebut menunjukkan adanya ketegangan konseptual antara kepastian hukum dan keadilan substantif dalam kriminalisasi kebijakan publik. Oleh karena itu, integrasi prinsip mens rea dan amanah publik penting untuk mencegah over-kriminalisasi terhadap kebijakan strategis negara serta mewujudkan penegakan hukum yang lebih proporsional dan berkeadilan.
Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Penyelenggara Negara, Korupsi, Hukum Positif, Hukum Pidana Islam
Enhancing MSME Performance through Entrepreneurial Orientation and Product Innovation: The Mediating Role of Competitive Advantage
The competitiveness and performance of MSMEs remain suboptimal, despite their significant role in the economy. Specifically, this difference arises from the suboptimal implementation of product innovation and entrepreneurial spirit. To address this issue, this study aims to determine the relationships among product innovation, entrepreneurial orientation, and the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while considering competitive advantage as a mediating factor. An examination of 60 craft MSMEs in Magelang Regency was conducted using SmartPLS 4.0 and Partial Least Squares (PLS) software. The findings indicate that product innovation and an entrepreneurial mindset significantly improve MSME performance, both directly and indirectly through the utilization of competitive advantage. This insight underscores that a stronger entrepreneurial orientation and continuous product innovation can enhance competitive advantage, thereby improving overall performance. This research not only has academic value but also provides valuable suggestions for policymakers and MSME actorsThe competitiveness and performance of MSMEs remain suboptimal, despite their significant role in the economy. Specifically, this difference arises from the suboptimal implementation of product innovation and entrepreneurial spirit. To address this issue, this study aims to determine the relationships among product innovation, entrepreneurial orientation, and the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while considering competitive advantage as a mediating factor. An examination of 60 craft MSMEs in Magelang Regency was conducted using SmartPLS 4.0 and Partial Least Squares (PLS) software. The findings indicate that product innovation and an entrepreneurial mindset significantly improve MSME performance, both directly and indirectly through the utilization of competitive advantage. This insight underscores that a stronger entrepreneurial orientation and continuous product innovation can enhance competitive advantage, thereby improving overall performance. This research not only has academic value but also provides valuable suggestions for policymakers and MSME actor