Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Aliran Pemikiran dalam Ekonomi Islam: Analisis Iqtishaduna, Mainstream, dan Alternatif Kritis
Perkembangan ekonomi Islam tidak terlepas dari dinamika pemikiran para intelektual Muslim dalam merespons persoalan ekonomi modern. Artikel ini bertujuan menganalisis tiga aliran utama dalam pemikiran ekonomi Islam, yaitu aliran Iqtishaduna, aliran Mainstream, dan aliran Alternatif Kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa aliran Iqtishaduna menolak asumsi kelangkaan sumber daya dan menekankan keadilan distribusi sebagai akar persoalan ekonomi, aliran Mainstream menerima asumsi kelangkaan namun menawarkan solusi berbasis nilai syariah, sedangkan aliran Alternatif Kritis berperan sebagai korektor epistemologis terhadap dua aliran sebelumnya. Artikel ini menegaskan bahwa keberagaman aliran dalam ekonomi Islam merupakan kekayaan intelektual yang memperkuat pengembangan teori ekonomi Islam yang kontekstual dan adaptif terhadap tantangan global
RESILIENSI ANAK PENDERITA THALASSEMIA DI ACEH
Thalassemia is a degenerative blood disorder that remains difficult to cure, with no definitive treatment currently available. Patients with thalassemia require lifelong blood transfusions, which often lead to various side effects. In social settings, children living with thalassemia experience significant lifestyle changes that set them apart from their peers, especially when they live in communities with little to no understanding of the illness. This study aims to explore the resilience levels of children with thalassemia in Aceh as they navigate daily life. A qualitative method with a phenomenological approach was employed, using interviews and observations for data collection. The findings indicate that resilience levels vary among individuals with thalassemia, influenced by differences in social support from parents, family, and the surrounding environment. The study highlights the need for community education about thalassemia to provide psychological support for patients and reduce the risk of bullying.Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang degenerative, sulit untuk disembuhkan dan belum ditemukan obat yang tepat dalam penanganannya. Sehingga seumur hidup penderita thalassemia harus selalu melakukan transfusi darah dengan beberapa efek samping yang akan dialami. Dalam lingkungan sosial, anak penderita thalassemia akan mengalami perubahan hidup yang sangat signifikan, di mana mereka menjadi berbeda dengan anak-anak lainnya. Belum lagi jika mereka tinggal di lingkungan yang sama sekali tidak paham mengenai penyakit thallasemia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai tingkat resiliensi anak penderita thalassemia di Aceh dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Kesimpulan yang diperoleh yaitu setiap individu penderita thalassemia memiliki tingkat resiliensi yang berbeda. Perbedaan tersebut muncul disebabkan karena dukungan sosial baik orangtua, keluarga dan lingkungan yang berbeda. Diperlukan edukasi bagi masyarakat setempat mengenai thallasemia agar penderita dapat terbantu secara psikologis dan terhindar dari bullying
Komunikasi Perseasif Masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah Dalam Membangun Kerukunan Beragama Di Komplek Sidimpuan Baru Kota Padangsidimpuan
This study aims to describe the forms and strategies of persuasive communication employed by the Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah communities in building religious harmony in the Sidimpuan Baru Complex, Padangsidimpuan City. The background of this research is based on the social reality that these two largest Islamic organizations in Indonesia have differences in religious understanding, yet they coexist harmoniously in the community. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of NU and Muhammadiyah members, community leaders, and local government officials. The results show that the forms of persuasive communication employed include open dialogue, mutual respect for differences, and active involvement in joint social and religious activities. Among the various persuasive communication techniques, the primary strategy used is the integration technique, which emphasizes emotional similarity, social closeness, and the use of inclusive language. Despite differences in worship practices, such as qunut and the number of rak'ahs in tarawih, the community is able to manage these differences peacefully and productively. The harmony created is inseparable from the role of religious and community leaders, as well as local government support, which collectively fosters a climate of tolerance and cooperation. Thus, persuasive communication based on integration has become an essential tool in strengthening inter-religious relationships and creating strong and sustainable religious harmony in the Sidimpuan Baru community.
 
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM MEMBANTU TUGAS KULIAH PENGGUNAAN CHATGPT
Penelitian ini menyelidiki bagaimana mahasiswa melihat penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, dengan penekanan pada seberapa efektif alat ini dalam memahami materi dan pengaruhnya terhadap kemandirian belajar. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan wawancara mendalam dengan tiga orang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, studi ini mengungkapkan bahwa mahasiswa menganggap ChatGPT sebagai sarana yang efektif untuk mempercepat penyelesaian tugas dan mendukung pemahaman akan materi yang diajarkan. Meski demikian, terdapat keprihatinan yang muncul mengenai kemungkinan penyalahgunaan, seperti ketergantungan yang berlebihan dan pengabaian terhadap sumber informasi yang primar, yang dapat mengganggu kemampuan berpikir kritis dan kemandirian mahasiswa. Karena alasan inilah, disimpulkan bahwa pemanfaatan ChatGPT harus disertai dengan kesadaran etis dan tanggung jawab agar manfaatnya dapat dioptimalkan tanpa menurunkan kualitas proses pembelajaran.
Kata kunci: ChatGPT, Persepsi Mahasiswa, Tugas Kuliah, Kecerdasan Buatan, Pendidikan
Optimalisasi SDM Sebagai Upaya Peningkatan Kapasistas Dan Kualitas Desa Wisata Melung
Salah satu destinasi tujuan wisata (DTW) di Banyumas adalah desa wisata Melung. Desa wisata Melung berada di daerah Kedungbanteng, Banyumas. Potensi yang dimiliki oleh desa wisata Melung adalah keindahan alam persawahan dan hasil budi daya kopi yang masih dibuat dengan cara tradisional. Salah satu upaya yang dikembangkan oleh pihak desa adalah dengan memberikan pelatihan kepariwisataan kepada sumber daya masyarakat (SDM) setempat dan pelaku wisata. Hal tersebut sebagai upaya desa dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas desa melung sebagai desa wisata. Permasalahan yang dihadapi oleh pihak desa melung adalah keterbatasan SDM dalam kompetensi bahasa asing dan pengembangan desa wisata. Oleh sebab itu, diperlukan adanya pelatihan bahasa asing dan pemanduan dalam mengembangkan wisata desa. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: a) Memberikan pelatihan bahasa asing dasar di bidang pariwisata; b) Meningkatkan kemampuan dan pemahaman SDM dalam mengembangkan desa wisata. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah dengan memberikan pelatihan intensif berbahasa asing di bidang pariwisata sebagai pemandu wisata profesional. Pengukuran dilakukan dengan cara tanya jawab dengan menggunakan guideline yang dilakukan di awal sebagai analisa situasi dan di bagian akhir sebagai evaluasi
Papan Perilaku Sebagai Media Pencegahan Bullying di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 41 Surabaya
Tujuan pengabdian ini adalah melakukan kegiatan pencegahan bullying di TK ABA 41 Surabaya mealui media papan perilaku. Kegiatan dilakukan dalam 5 kali pertemuan yang terdiri atas 1 kali pertemuan pretest, 3 kali pertemuan pendampingan, dan 1 kali pertemuan protest. Selanjutnya dilakukan kegiatan kederisassi terhadap guru. Selain itu dilakukan juga observasi dan sosialisasi sebelum kegiatan dan evaluasi setelah semua kegiatan terlaksana. Pada pelaksanaannya, siswa mampu mengidentifikasi perilaku baik dan buruk melalui papan perilaku, Siswa juga mampu menentukan sikap positif ketika diberikan kasus kegiatan. Berdasarkan hasil pretest dan post test, diketahui bahwa terdapat kenaikan yang signifikan, yaitu yang awalnya rata-rata nilai pretest 44 menjadi 100 pada saat post test. Hal tersebut menunjukkan bahwa media papan perilaku dapat dijadikan sebagai alternatif untuk dapat mencegah bullying di lingkungan TK
Peran Teknologi Baru, Transparansi Data Keuangan, dan Kualitas Auditor dalam Tata Kelola Keuangan
This study examines the effects of new technologies, financial data transparency, and auditor quality on financial governance in the digital era. Using a quantitative approach, data were collected from 30 auditors across sectors through a structured questionnaire and analyzed with SmartPLS 4.0. The results show that all three variables significantly influence financial governance, with new technologies having the strongest positive impact. Financial data transparency also contributes positively, while auditor quality shows a significant but negative effect, suggesting potential challenges in audit independence or practices. This result indicates that stronger auditor quality, while essential, may initially reveal governance deficiencies, explaining its significant negative effect.. The model demonstrates strong explanatory power (R² = 0.99) and reliable validity indicators, confirming result robustness. The study concludes that effective financial governance requires integrating digital tools, transparent reporting, and competent auditors. It recommends that audit firms and regulators invest in digital infrastructure, improve auditor skills, and strengthen transparency to enhance governance frameworks. These findings offer practical insights for advancing financial governance in the digital era.Studi ini menganalisis dampak teknologi baru, transparansi data keuangan, dan kualitas auditor terhadap tata kelola keuangan di era digital. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 30 auditor di berbagai sektor melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi tata kelola keuangan, dengan teknologi baru memiliki dampak positif yang paling kuat. Transparansi data keuangan juga memberikan kontribusi positif, sementara kualitas auditor menunjukkan dampak negatif yang signifikan, mengindikasikan potensi tantangan dalam independensi atau praktik audit. Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas auditor yang lebih tinggi, meskipun esensial, mungkin awalnya mengungkap kekurangan tata kelola, menjelaskan dampak negatifnya yang signifikan. Model ini menunjukkan daya penjelas yang kuat (R² = 0.99) dan indikator validitas yang andal, mengonfirmasi ketahanan hasil. Studi ini menyimpulkan bahwa tata kelola keuangan yang efektif memerlukan integrasi alat digital, pelaporan transparan, dan auditor yang kompeten. Disarankan agar firma audit dan regulator berinvestasi dalam infrastruktur digital, meningkatkan keterampilan auditor, dan memperkuat transparansi untuk memperkuat kerangka kerja tata kelola. Temuan ini menawarkan wawasan praktis untuk meningkatkan tata kelola keuangan di era digital
Analisis Penerapan Statistical Process Control Untuk Mengukur Kestabilan Proses Produksi Pada Area Wire Bonding di PT.ITB
Dalam pengelolaan proses produksi, metode yang paling sering digunakan untuk memastikan suatu proses berjalan dengan baik adalah Statistical Process Control (SPC). SPC memiliki banyak metode yang memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya, untuk mengukur stabilitas, salah satu alat SPC yang umum adalah Peta Kendali. Di sisi lain, untuk mengukur kapabilitas, salah satu alat SPC yang umum adalah Capability Report. Peta Kendali yang sederhana hanya memerlukan Batasan Spesifikasi yang menjadi pedoman sampel yang diperiksa untuk memastikan sampel yang dihasilkan memenuhi spesifikasi customer. Namun ketika nilai suatu sampel melebihi batas spesifikasi, seluruh populasi secara otomatis dikategorikan sebagai reject. Itu sebabnya kita juga perlu menggunakan Peta Kendali yang lebih kompleks. Peta Kendali yang lebih kompleks akan membutuhkan tambahan komponen yang lebih banyak untuk meningkatkan kestabilan proses produksi seperti Control Limit. Capability Report akan menunjukkan Kapabilitas proses. Pada Capability Report kita dapat melihat CpK, PpK, Mean, Standard Deviation, dan Histogram sebaran data. Di sini akan diamati semua itu di salah satu perusahaan semikonduktor terkemuka di Batam. Hasil dari pengamatan yang dilakukan adalah, perusahaan menggunakan Capability Index jenis PPK untuk mengukur kapabilitas proses secara lebih aktual. Sedangkan untuk menentukan control limit, perusahaan menggunakan control limit 3.5 sigma yang memiliki batasan control lebih lebar dibandingkan control limit yang lebih umum yaitu 3 sigma
TEACHING AND LEARNING APPROACHES FOR INFANTS AND TODDLERS AT TASKA AL-BAGHDADI : A CASE STUDY
This study was conducted to examine the teaching and learning approaches implemented at Taska Al-Baghdadi through an interview with an experienced educator. The findings reveal that the learning through play approach forms the core foundation in supporting children’s holistic development, covering cognitive, physical, emotional, and social aspects. Key strengths include the use of creative teaching aids, well planned thematic activities according to age groups, and an emphasis on enjoyable learning experiences beyond academics. However, several challenges were identified, such as classroom management issues and helping new children adapt to daily routines. In conclusion, the teaching practices at Taska Al-Baghdadi reflect a strong commitment to providing high quality early childhood education aligned with child development theories and parents’ aspirations for their children’s well being and overall growth from an early age
The Relationship Between Self-Esteem and Social Support with Self-Confidence In High School / Vocational School Students Without A father Figure In Surabaya
This study aims to emphasize the importance of improving self-esteem and social support to strengthen the confidence of high school/vocational school students without a father figure in Surabaya. Using a quantitative approach with purposive sampling, this study involved 163 high school and vocational school students aged 15-18 years who did not have a father figure. The instruments consisted of validated and reliable scales that measured self-esteem, social support, and self-confidence. The analysis revealed a significant relationship between self-esteem and self-confidence, as well as between social support and self-confidence in high school/vocational school students without a father figure in Surabaya. Multiple correlation analysis indicated a very strong combined influence of self-esteem and social support on self-confidence in high school/vocational school students without a father figure in Surabaya