Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Integrasi Fikih Jinayah Dan Hukum Adat Minangkabau Dalam Konteks Modern: Peran Ninik Mamak Menurut Persepsi Masyarakat

    Get PDF
    Problematika penelitian ini berpusat pada ketegangan antara penerapan hukum jinayah yang universal dengan kelenturan hukum adat Minangkabau di tengah arus modernitas, yang diperparah oleh memudarnya fungsi dan kewibawaan Ninik Mamak sebagai peng-integrasi kedua sistem hukum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi fikih jinayah dan hukum adat minangkabau mengenai persepsi masyarakat terhadap peran Ninik Mamak di era modern. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research atau penelitian kepustakaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku, artikel jurnal ilmiah dan laporan hasil penelitian yang terkait dengan Fikih Jinayah, Hukum Adat Minangkabau, dan peran Ninik Mamak. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Konsep Integrasi antara Fikih Jinayah dan Hukum Adat Minangkabau adalah bahwa integrasi antara Fikih Jinayah dan Hukum Adat Minangkabau dapat dilakukan melalui pendekatan harmonis, menggabungkan sanksi tegas dari Fikih Jinayah dengan musyawarah dan restorasi dari Hukum Adat. Hal ini memungkinkan penyelesaian kasus pidana yang adil secara hukum dan diterima secara sosial oleh masyarakat. 2). Persepsi Masyarakat terhadap Peran Ninik Mamak adalah bahwa masyarakat Minangkabau masih menganggap Ninik Mamak sebagai tokoh penting dalam menjaga keseimbangan adat dan agama. Namun, di era modern, peran mereka mulai menghadapi tantangan akibat perubahan sosial dan budaya, meskipun sebagian masyarakat tetap berharap Ninik Mamak dapat beradaptasi dengan perubahan zaman. 3). Tantangan dan Peluang Ninik Mamak adalah bahwa Ninik Mamak menghadapi tantangan seperti perubahan nilai sosial dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang kedua sistem hukum. Namun, peluang tetap ada melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan tokoh agama untuk memperkuat integrasi Fikih Jinayah dan Hukum Adat, sehingga mereka dapat tetap mempertahankan peran pentingnya di era modern.   Kata Kunci: Fikih Jinayah, Adat Minangkabau, Persepsi Masyarakat, Ninik Mamak, Era Modern

    Implementasi Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin Di KUA Medan Marelan: Kajian Empiris Pelaksanaan Kepdirjen Bimas Islam No. 172/2022

    Get PDF
    Penelitian ini menggambarkan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin di KUA Medan Marelan, pandangan peserta tentang pentingnya program, faktor yang mendukung dan menghambat, serta langkah perbaikan yang realistis. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan pendaftaran dan administrasi sudah sesuai aturan, namun sejak 2024 pelaksanaan lebih banyak memakai metode mandiri berdurasi sekitar 30 menit dengan fokus latihan ijab qabul dan materi dasar, sementara metode tatap muka dan virtual belum berjalan; konten bimbingan tetap mengikuti lima materi pokok resmi. Persepsi peserta umumnya positif: 55% menilai program sangat penting dan 35% penting karena memberi bekal pengetahuan, kesiapan mental–spiritual, dan keterampilan praktis berumah tangga. Faktor pendukung utama adalah kompetensi narasumber, kejelasan modul nasional, dan komunikasi yang terarah; hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran dan sarana serta rendahnya kehadiran akibat benturan jam kerja. Rekomendasi mencakup mengaktifkan kembali sesi tatap muka, menambah opsi virtual/hybrid dengan jadwal fleksibel, meningkatkan kapasitas fasilitator, dan menerapkan monitoring–evaluasi sederhana berbasis umpan balik. Kontribusi penelitian adalah menawarkan paket langkah praktis yang dapat langsung diadopsi KUA, mendorong penguatan dukungan pendanaan dan kolaborasi lintas sektor, serta menyediakan rancangan penilaian operasional sederhana untuk memantau mutu layanan bimbingan perkawinan di lingkungan perkotaan. Kata Kunci: Bimbingan Perkawinan; Calon Pengantin; KUA; Kepdirjen Bimas Islam 172/2022

    Implementasi Pasal 21 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani: Analisis Siyasah Tanfidziyah Di Pekon Tanjung Raya Lampung Barat

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji implementasi kewajiban pemerintah dalam kerangka perlindungan dan pemberdayaan petani, khususnya penyediaan sarana produksi pertanian, di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, dari sudut pandang Siyasah Tanfidziyah . Isu utama yang diangkat adalah adanya kesenjangan antara ketentuan hukum yang kuat untuk melindungi petani dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya di lapangan, khususnya terkait penyediaan sarana produksi bersubsidi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan ketentuan mengenai penyediaan subsidi sarana produksi pertanian dan meninjau implementasi tersebut dari perspektif hukum Islam, khususnya Siyasah Tanfidziyah , yang tekanan tanggung jawab pemerintah dalam menerapkan kebijakan yang mengutamakan keadilan dan keadilan bagi rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (Field Research ). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Peratin (Kepala Desa), ketua kelompok tani, dan anggota kelompok tani. Analisis data bersifat deskriptif-kualitatif untuk menginterpretasikan narasi dan fenomena di lapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi ketentuan perlindungan dan pemberdayaan petani belum berjalan optimal, karena sebagian besar petani masih belum merasakan manfaat bantuan, terutama dalam penyediaan fasilitas produksi pertanian. Faktor penghambat utamanya adalah kurang aktifnya kelompok tani sehingga penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tidak berjalan optimal, keterbatasan kuota pupuk, kekhawatiran komoditas yang disubsidi, dan belum diterimanya bantuan benih dan alat pertanian dalam beberapa tahun terakhir. Ditinjau dari perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah , pelaksanaan kebijakan ini dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah karena belum memberikan manfaat umum ( Maṣlaḥah 'Āmmah ) bagi sebagian besar petani. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menggunakan analisis Siyasah Tanfidziyah sebagai dasar normatif dalam menilai pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah, yang masih jarang dilakukan pada kajian-kajian terdahulu, sehingga memperkaya pengembangan hukum tata negara berbasis syariah. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Perlindungan Petani, Siyasah Tanfidziya

    Transformasi Kompilasi Hukum Islam Menjadi Undang-Undang: Kajian Filosofis, Teoretis, Dan Dogmatis

    Get PDF
    Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang diberlakukan melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 menghadapi problematika fundamental dalam sistem hukum nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi transformasi KHI menjadi Undang-Undang melalui tiga lapisan kajian: filosofis, teoretis, dan dogmatis. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, secara filosofis, transformasi KHI dijustifikasi oleh kerangka Maqashid al-Shari'ah khususnya prinsip hifzh al-nasl dan hifzh al-mal serta metodologi Maslahah Mursalah yang memungkinkan adaptasi hukum terhadap konteks kontemporer. Kedua, secara teoretis, transformasi ini menyelesaikan defisit struktural dalam perspektif Positivisme Hukum dan memperkuat tiga komponen Teori Sistem Hukum Friedman: struktur, substansi, dan budaya hukum. Ketiga, secara dogmatis, terdapat kekosongan norma materiil yang krusial terutama menyangkut harta bersama dalam poligami dan pengakuan kontribusi non-ekonomi istri yang dibuktikan oleh 23.761 putusan Mahkamah Agung terkait harta bersama dan penggunaan Pasal 1365 KUHPerdata dalam perkara keluarga Islam. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi KHI menjadi Undang-Undang Hukum Keluarga Islam merupakan kebutuhan sistemik untuk mewujudkan kepastian hukum dan keadilan substantif bagi umat Islam Indonesia. Kata Kunci: Kompilasi Hukum Islam; Transformasi Hukum; Maqashid al-Shari'ah; Teori Sistem Hukum; Kepastian Hukum

    Pengaruh Penambahan Biochar Tempurung Kelapa Terhadap Nilai PI Dan CBR Pada Tanah Di Kecamatan Maliku

    Get PDF
    Tanah lempung dengan Indeks Plastisitas (PI) yang tinggi dan nilai California Bearing Ratio (CBR) yang rendah cenderung rentan terhadap perubahan kelembapan dan memiliki daya dukung yang rendah sehingga perlu usaha untuk stabilisasi, salah satu stabilisasi yang masih jarang digunakan adalah stabilisasi mengunakan bahan adiktif seperti biochar tempurung kelapa. Biochar tempurung kelapa memiliki sifat yang mampu mengubah karakteristik fisik dan mekanik tanah, sehingga diharapkan dengan penambahan biochar dapat menurunkan nilai Indeks Plastisitas (PI) dan meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 8%, 12% dan 16% terhadap nilai Indeks Plastisitas (PI) dan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah asli dari Desa Maliku Baru, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Hasil dari pengujian menunjukan perubahan terhadap kedua parameter tersebut, semakin tinggi variasi biochar tempurung kelapa yang digunakan maka semakin rendah nilai Indeks Plastisitas (PI) dan semakin tinggi nilai California Bearing Ratio (CBR). Pada penelitian ini diperoleh hasil yang signifikan pada penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 16% diperoleh nilai Indeks Plastisitas (PI) dari tanah asli sebesar 33,64% menjadi 11,68% penurunan yang terjadi 62,4% dari tanah asli sedangkan nilai California Bearing Ratio (CBR) diperoleh dari tanah asli sebesar 2,95% menjadi 9,2% peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) adalah sebesar 78% dari California Bearing Ratio (CBR) tanah asli. Dengan demikian, penggunaan biochar tempurung kelapa sebagai bahan stabilisasi tanah sangat efektif dalam meningkatkan kualitas tanah lempung di daerah tersebu

    Peningkatan Pemahaman Perlindungan Hukum Debitur Kendaraan Bermotor di Desa Balongcabe Kedungadem Bojonegoro

    Get PDF
    Permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro berkaitan dengan adanya kasus penyitaan kendaraan bermotor oleh debt collector akibat masih kurangnya pemahaman hukum masyarakat, khususnya mengenai hak dan kewajiban debitur dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan literasi hukum agar masyarakat mampu melindungi haknya sebagai debitur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aspek hukum dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor melalui penyuluhan dan pendampingan hukum. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar perjanjian, hak dan kewajiban debitur, serta ketentuan eksekusi fidusia. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum peserta setelah mengikuti penyuluhan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi dan kesadaran hukum masyarakat serta mendorong sikap kritis terhadap praktik penarikan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan hukum. Ke depan, kegiatan lanjutan diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan melalui kerja sama dengan pos bantuan hukum setempat

    Hubungan Kepatuhan Diet Rendah Garam Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu

    Get PDF
    Hypertension is one of the most common chronic diseases in the community and serves as a major risk factor for heart disease and stroke. One effective non-pharmacological approach to controlling blood pressure is the adoption of a low-salt diet. However, patient adherence to dietary recommendations often remains low. This study aimed to examine the relationship between compliance with a low-salt diet and blood pressure among hypertensive patients. A quantitative research design with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of hypertensive patients selected using purposive sampling. Data were collected through the Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) questionnaire and blood pressure measurements, and analyzed using the Chi-square test. The results showed that the majority (76.8%) of respondents were compliant with a low-salt diet, and most were categorized as having grade 1 hypertension (62.2%). Statistical analysis revealed a significant relationship between compliance with a low-salt diet and blood pressure levels (p < 0.05). In conclusion, higher compliance with a low-salt diet is associated with a greater likelihood of achieving normal or controlled blood pressure. It is recommended that healthcare providers enhance education and monitoring efforts regarding dietary adherence as part of comprehensive hypertension management.Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak terjadi di masyarakat dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Salah satu upaya non-farmakologis yang terbukti efektif dalam mengendalikan tekanan darah adalah penerapan diet rendah garam. Namun, tingkat kepatuhan pasien terhadap anjuran diet sering kali masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan diet rendah garam dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien hipertensi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dan pengukuran tekanan darah, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (76,8%) responden tergolong patuh terhadap diet rendah garam dan mayoritas berada pada kategori hipertensi derajat 1 (62,2%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet rendah garam dengan tekanan darah (p < 0,05). Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat kepatuhan terhadap diet rendah garam, semakin besar kemungkinan tekanan darah berada dalam batas normal atau terkontrol. Disarankan agar tenaga kesehatan lebih aktif memberikan edukasi dan pemantauan kepatuhan diet sebagai bagian dari pengelolaan hipertensi

    PENGARUH EDUKASI BERBASIS YOUTUBE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG CYBERSEX DI SMP NEGERI 1 KEDUNGPRING

    Get PDF
    Objective: Cybersex is a deviant sexual behavior that can threaten adolescent development if not accompanied by appropriate understanding and attitudes. Health education through digital media, such as YouTube, is an effective alternative in the modern era. This study aims to determine the effect of YouTube video-based education on adolescents' knowledge and attitudes about cybersex at SMP Negeri 1 Kedungpring, Lamongan. Methods: The method used was quantitative, with a pre-experimental pretest-posttest design on 283 eighth-grade students using a total sampling method. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed using the Wilcoxon test using SPSS. Results: The results showed that before education, 54.8% of students had high knowledge, increasing to 66.4%, and 84.1% had moderate attitudes. After education, the moderate attitude level increased to 90.8%. The results showed a significant difference (p = 0.000 for knowledge and p = 0.000 for attitudes) in both variables, indicating a significant influence between adolescents' knowledge and attitudes before and after YouTube video-based education. Conclusion: It is concluded that YouTube video-based education is an alternative that can improve the knowledge and attitudes of teenagers because audiovisual media such as YouTube videos can present information in a more interesting, clear, and easy-to-understand way.Objective: Cybersex merupakan penyimpangan perilaku seksual yang dapat mengancam perkembangan remaja jika tidak disertai pemahaman dan sikap yang tepat. Edukasi kesehatan melalui media digital, seperti YouTube, menjadi alternatif efektif di era modern. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi berbasis video YouTube terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang cybersex di SMP Negeri 1 Kedungpring, LamonganMethods: Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen pretest-posttest pada 283 siswa kelas VIII dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan SPSS.Results: Hasil menunjukkan sebelum edukasi, 54,8% siswa memiliki pengetahuan tinggi meningkat menjadi 66,4% dan 84,1% didapatkan hasil sikap cukup; setelah edukasi, tingkat sikap cukup menjadi 90,8%. hasil kesimpulan memperlihatkan perbedaan signifikan (p = 0,000 untuk pengetahuan dan p = 0,000 untuk sikap). pada kedua variabel artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan sikap remaja sebelumda sesudah diberikan edukasi berbasis video youtube.Conclusion: Disimpulkan bahwa edukasi berbasis video youtube ini menjadi salah satu alternatif yang mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja karena media audiovisual seperti video youtube ini mampu menyajikan informasi secara lebih menarik, jelas, dan mudah dipahami

    Basic Life Support Training On Ability And Self- Confidence Student In Handling Cardiac Arrest

    Get PDF
    Background: Basic life support or BLS is a series of first aid measures in emergency situations to save the life of someone experiencing cardiac arrest or respiratory problems. Objective This research aims to determine the effect of BLS (basic life support) training on students' knowledge and self-confidence in handling cardiac arrest in students Bachelor of Nursing Study Program ITSK RS Dr Soepraoen Malang. Method In this study, a pre-experimental research design was used, namely research in which before the research was carried out, the sample was given first in the form of a pre-test on December 18th 2024 and at the end of the study the sample was given a post-test on December 22 2024. The population in this study were college study in Department of Nursing with 160 students involving 160 students as samples using the Cluster sampling method. The independent variable in this research is Basic Life Support (BLS) training and the dependent is knowledge and self-confidence, the data from the examination results are analyzed using univariate and bivariate analysis. Results The research results showed that students' knowledge in handling cardiac arrest was mostly poor, as many as 128 students (80%). and after students took part in the training, there was an increase in students, namely to 44 people (27.50%) who answered correctly and those who answered with less marks decreased to 66 students (41.25%). Meanwhile, the level of self-confidence of students in handling cardiac arrest was found to be mostly good, 112 people (70%). Students' self-confidence also increased for the better, to 138 people (86.25%) who answered good and the remaining 22 people (13.75%) answered enough. Conclusion There is an influence of basic life support training on students' level of knowledge and self-confidence in handling cardiac arrest. It is hoped that students can apply the knowledge they have gained from BLS training and continue to increase their knowledge and self-confidence to help victims with cardiac arrest.Latar Belakang: Bantuan hidup dasar atau BLS merupakan serangkaian tindakan pertolongan pertama pada situasi gawat darurat untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami henti jantung atau gangguan pernapasan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan BLS (bantuan hidup dasar) terhadap pengetahuan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam penanganan henti jantung pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan ITSK RS Dr Soepraoen Malang. Metode Dalam penelitian ini digunakan desain penelitian pra eksperimen yaitu penelitian yang sebelum penelitian dilakukan sampel diberikan terlebih dahulu berupa pre test pada tanggal 18 Desember 2024 dan pada akhir penelitian sampel diberikan post test pada tanggal 22 Desember 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Keperawatan dengan jumlah 160 mahasiswa dengan melibatkan 160 mahasiswa sebagai sampel dengan metode Cluster sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BBL) dan variabel terikatnya adalah pengetahuan dan kepercayaan diri, data hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswa dalam penanganan henti jantung sebagian besar kurang baik yaitu sebanyak 128 mahasiswa (80%). dan setelah mahasiswa mengikuti pelatihan terjadi peningkatan mahasiswa yaitu menjadi 44 orang (27,50%) yang menjawab benar dan yang menjawab kurang berkurang menjadi 66 mahasiswa (41,25%). Sementara itu, tingkat kepercayaan diri mahasiswa dalam penanganan henti jantung sebagian besar baik yaitu sebanyak 112 orang (70%). Kepercayaan diri mahasiswa juga meningkat menjadi lebih baik yaitu menjadi 138 orang (86,25%) yang menjawab baik dan sisanya sebanyak 22 orang (13,75%) menjawab cukup. Kesimpulan Ada pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar terhadap tingkat pengetahuan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam penanganan henti jantung. Diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dari pelatihan BLS dan terus meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan dirinya untuk menolong korban henti jantung

    MEDIA "AMMAR PUZZLE" SEBAGAI INOVASI GAMIFIKASI: STRATEGI REVOLUSIONER DALAM PEMBELAJARAN SHALAT AKHLAK (PAI) DI SD ICP AL-FALAH DARUSSALAM

    No full text
    This study examines the effectiveness of Ammar Puzzle as a gamification-based innovation in Shalat Akhlak learning at SD ICP Al-Falah Darussalam Tropodo. This study employs a a field research with a descriptive qualitative approach.. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The findings reveal that: 1) “Ammar Puzzle” is designed to enhance students' motivation and engagement through visual, auditory, and kinesthetic approaches; 2) The implementation of this media effectively improves students' focus and understanding of Shalat Akhlak through interactive and collaborative learning methods; 3) The challenges in using Ammar Puzzle include limited instructional time and varying levels of student comprehension, while the supporting factors consist of teacher support and students’ enthusiasm for game-based learning. Additionally, the application of this media contributes to improving students' social skills and teamwork in understanding Islamic values. Thus, Ammar Puzzle serves as an innovative alternative that can be applied in Islamic Religious Education (PAI) to create a more engaging, interactive, and meaningful learning experience.Penelitian ini mengkaji efektivitas media “Ammar Puzzle” sebagai inovasi gamifikasi dalam pembelajaran Shalat Akhlak (PAI) di SD ICP Al-Falah Darussalam Tropodo. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Media “Ammar Puzzle” dirancang untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik melalui pendekatan visual, auditori, dan kinestetik; 2) Implementasi media ini terbukti meningkatkan fokus serta pemahaman peserta didik terhadap materi Shalat Akhlak melalui pendekatan interaktif dan kolaboratif; 3) Faktor penghambat dalam penggunaan “Ammar Puzzle” adalah keterbatasan waktu pembelajaran serta variasi tingkat pemahaman peserta didik, sedangkan faktor pendukungnya meliputi dukungan guru serta antusiasme peserta didik dalam mengikuti pembelajaran berbasis permainan. Penerapan media ini juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan sosial dan kerja sama peserta didik dalam memahami nilai-nilai Islam. Dengan demikian, “Ammar Puzzle” menjadi alternatif inovatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) guna menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. This study examines the effectiveness of Ammar Puzzle as a gamification-based innovation in Shalat Akhlak (PAI) learning at SD ICP Al-Falah Darussalam Tropodo. This study employs a a field research with a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The findings reveal that: 1) “Ammar Puzzle” is designed to enhance students' motivation and engagement through visual, auditory, and kinesthetic approaches; 2) The implementation of this media effectively improves students' focus and understanding of Shalat Akhlak through interactive and collaborative learning methods; 3) The challenges in using Ammar Puzzle include limited instructional time and varying levels of student comprehension, while the supporting factors consist of teacher support and students’ enthusiasm for game-based learning. Additionally, the application of this media contributes to improving students' social skills and teamwork in understanding Islamic values. Thus, Ammar Puzzle serves as an innovative alternative that can be applied in Islamic Religious Education (PAI) to create a more engaging, interactive, and meaningful learning experience

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇