Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
The Use of Modified Scrabble Game to Improve Students’ Vocabulary in English Class at SMAN 20 Surabaya
This research is a Classroom Action Research (CAR) which aims to determine the improvement of students' mastery of English vocabulary through the application of modified Scrabble game. This research was conducted in class XI-6 of SMAN 20 Surabaya in even semester of 2024/2025 academic year with 35 students. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in two (2) cycles. Data were collected through English vocabulary mastery test. The data obtained were then analyzed descriptively, where the indicator of the success of the study was an increase in the percentage of the number of students who scored 75 after the implementation of the action using the modified scrabble game was 75%. The results of this study show that in cycle 1, there were 54.29% of learners getting a score of 75, while in cycle 2 there was an increase with a percentage of more than 75% of learners getting a score of 75 in cycle two (2) after the action using the modified scrabble game. Thus, it can be concluded that the use of modified scrabble game is known to improve the mastery of English vocabulary of students of class XI-6 SMAN 20 Surabaya
PENGGUNAAN PERMAINAN SPELLING BEE UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA SISWA
Permainan Spelling Bee dapat dianggap sebagai metode yang efektif untuk mengajarkan penguasaan kosakata kepada siswa SMP melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif. Siswa tidak hanya didorong untuk menghafal kosakata, tetapi juga untuk mengeja dan mengucapkannya dengan benar. Dalam penelitian ini, siswa kelas VII menghadapi beberapa masalah seperti kesulitan memahami bentuk kata dalam bahasa Inggris, keterbatasan kosakata, dan pelafalan yang kurang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui penerapan permainan Spelling Bee. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus karena target peningkatan belum tercapai pada siklus pertama. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas 7. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan catatan lapangan, sementara data kuantitatif diambil dari nilai pre-test dan post-test siswa. Hasil data kualitatif menunjukkan bahwa siswa lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran melalui permainan Spelling Bee. Hasil data kuantitatif menunjukkan peningkatan penguasaan kosakata siswa, dengan rata- rata nilai kelas meningkat dari 65,00 pada pre-test menjadi 84,59 pada post-test siklus kedua. Selain itu, 85,71% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal pada akhir siklus kedua. Hasil ini menunjukkan bahwa kriteria keberhasilan telah tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan Spelling Bee dapat menjadi metode alternatif yang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi
PENERAPAN MEDIA KALEM (KARTU LEMPAR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK TEKS FIKSI DAN NONFIKSI PADA SISWA KELAS VII C SMP MUHAMMADIYAH 4 GADUNG SURABAYA
Pembelajaran Bahasa Indonesia mencakup empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Di antara keempat keterampilan tersebut, menyimak sering dianggap sebagai keterampilan yang kurang mendapat perhatian dalam proses pembelajaran. Padahal, menyimak merupakan fondasi awal bagi keterampilan berbahasa lainnya.Di kelas VII C SMP MUHAMMADIYAH 4 GADUNG SURABAYA, hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa kemampuan menyimak siswa masih rendah. Hal ini tampak dari rendahnya nilai ulangan harian dan kurangnya partisipasi siswa saat kegiatan menyimak berlangsung. Ketika guru membacakan teks fiksi atau nonfiksi, banyak siswa tidak dapat menangkap isi teks, ide pokok, maupun informasi penting. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran yang bersifat satu arah dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan menantang.Untuk mengatasi hal tersebut, penulis mencoba menerapkan media KALEM (Kartu Lempar), yaitu media berbentuk kartu berisi pertanyaan atau perintah terkait isi teks yang dilempar secara acak kepada siswa. Media ini mendorong siswa untuk lebih aktif dan konsentrasi dalam menyimak karena mereka tidak tahu kapan akan mendapat giliran menjawab. Selain itu, aktivitas ini bersifat menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk lebih fokus menyimak materi yang dibacaka
Pengaruh Metode Pembelajaran Interaktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 13 SBY
Dasar dari penelitian ini adalah fenomena rendahnya motivasi belajar di kalangan siswa, yang terwujud dalam kurangnya partisipasi aktif, minat yang minimal terhadap apa yang dipelajari, dan antusiasme yang lemah dalam menyelesaikan tugas. Guru menggunakan metode konvensional yang tidak melibatkan siswa secara aktif, yang mengakibatkan kurangnya minat, antusiasme, dan partisipasi dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, ada kebutuhan akan inovasi dalam pembelajaran. Teknik observasi partisipatif digunakan dalam studi kualitatif ini. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengamati secara dekat proses pembelajaran. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik pengajaran interaktif meningkatkan motivasi belajar anak-anak kelas delapan. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan mendorong anak-anak untuk lebih aktif di kelas, penelitian ini menyarankan agar guru lebih sering menggunakan pendekatan interaktif
Pengaruh Pendekatan TaRL terhadap Hasil Belajar Menginferensi Cerita Fiksi Siswa SMP Muhammadiyah 4 Gadung
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menginferensi informasi dari cerita fiksi melalui pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Penelitian dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan desain spiral Kemmis dan McTaggart yang melibatkan dua siklus. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VII-B SMP Muhammadiyah 4 Gadung yang dikelompokkan ke dalam tiga tingkat kemampuan: rendah, sedang, dan tinggi. Setiap kelompok mendapatkan pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat penguasaannya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa. Rata-rata nilai meningkat dari 63,2 (pra-tindakan) menjadi 71,8 (siklus I) dan 77,9 (siklus II). Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 46,15% menjadi 84,62%. Selain itu, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat, terutama pada kelompok rendah. Dengan demikian, pendekatan TaRL terbukti efektif dalam mengatasi perbedaan kemampuan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi cerita fiksi
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI
Latar belakang: Status gizi pada usia remaja akan mempengaruhi kehidupannya di masa mendatang dan dapat menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya yaitu dapat menyebabkan anemia, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan, dan juga dapat mengganggu siklus menstruasi.
Tujuan: Untuk melakukan review pada beberapa literatur terkait dengan hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literatur Review (SLR) dengan pencarian artikel melalui google scholar. Didapatkan 30 artikel untuk dilakukan analisa mengenai hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja putri diberbagai daerah dan waktu penelitian berbeda.
Hasil: Hasil literatur review menunjukkan 30 artikel diketahui bahwa siklus menstruasi remaja putri dipengaruhi oleh berbagai variabel, antara lain status gizi, stress, aktivitas fisik, kecukupan zat gizi makro, dan gangguan endokrin. Namun terdapat salah satu faktor yang sih iih terhadap mempengaruhinya siklus menstruasi yaitu status gizi. Remaja yang memiliki masalah gizi kurang dan gizi lebih akan beresiko mengalami gangguan siklus menstruasi.
Kesimpulan: Status gizi mempengaruhi terhadap siklus menstruasi. Disarankan bagi instansi kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada remaja dan memberikan informasi dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang makanan yang bergizi seimbang untuk remaja..
Kata Kunci : status gizi, siklus menstruasi, remaja
 
PENGARUH ANKLE PROPRIOCEPTIVE EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN BALANCE DAN POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET SEPAK BOLA DI PSS DEVOLEPMENT CENTER
ABSTRAK
Latar belakang : Sepak bola merupakan permainan olahraga yang dimainkan oleh dua tim dimana setiap tim beranggotakan sebelas pemain. Tujuan dari olahraga ini yaitu memasukan bola kegawang lawan sebanyak-banyaknya dengan mengandalkan kerjasama tim. Pemain sepak bola supaya dapat memprovokasikan teknik dasar sepak bola dan meningkatkan peforma saat pertandingan harus memiliki kondisi fisik yang prima, untuk peningkatan balance dan power otot tungkai. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh ankle proprioceptive exercise terhadap peningkatan balance dan power Otot Tungkai Pada Atlet Sepak Bola Di PSS devolepment center. Metode: eksperimental dengan pendekatan quasi eksperimen, yaitu penelitian dengan melakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh yang timbul akibat suatu perlakuan atau eksperimen tertentu. Dengan desain penelitian “pretest-posttest control two group design”. Desain ini menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel berjumlah tiga puluh orang dengan program latihan tiga kali seminggu selama empat minggu. Instrument penelitian menggunakan Standing Broad Jump, serta analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, dan uji hipotesis Hasil: data penelitian berdistribusi tidak normal maka uji hipotesis menggunakan wilcoxon dengan hasil terdapat pengaruh ankle proprioceptive exercise kelompok Ankle Proprioceptive Exercise memiliki nilai rata-rata (mean) pre test yaitu 3,00±0,655 atau dalam kategori sangat baik dan nilai mean post test yaitu 1,60±0,507 atau dalam kategori sangat baik. Perubahan nilai mean yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan nilai Balance dan Power otot tungkai setelah diberikan latihan Ankle Proprioceptive Exercise dengan rata-rata peningkatan sebesar 1,4. Simpulan: Ada perbedaan pengaruh kelompok yang diberikan latihan Ankle Proprioceptive exercise dan kelompok yang tidak diberikan latihan terhadap peningkatan balance dan power otot tungkai. Pada atlet sepak bola di PSS Devolepment center. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya dapat membahas lebih jauh dan melanjutkan penelitian ini seperti dapat membandingkan antara kelompok Ankle Proprioceptive exercise dan kelompok tidak diberikan latihan terhadap peningkatan balance dan power otot tungkai.
Kata kunci : Ankle Proprioceptive Exercise, balance, power Otot tungka
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI UNTUK MENURUNKAN NYERI, MEMPERBAIKI POSTUR DAN POLA JALAN, MENINGKATKAN ROM, KEKUATAN OTOT DAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PENDERITA NYERI LUTUT : CASE REPORT
ABSTRAK
Tujuan: untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada kasus nyeri lutut dalam mengurangi nyeri lutut, meningkatkan range of motion (ROM) dan kekuatan otot, memperbaiki postur, memperbaiki pola jalan dan meningkatkan kemampuan fungsional. Metode: Penelitian ini menggunakan metode case report pada seorang ibu rumah tangga berusia 54 tahun dengan keluhan nyeri lutut. Pemberian intervensi dilakukan selama 1 minggu dengan 2 kali pertemuan, dimulai dari 7-13 Oktober 2024. Instrumen penelitian menggunakan video untuk mengukur postur dan pola jalan pasien, VAS untuk mengukur nyeri lutut, goniometer untuk mengukur ROM pada lutut, MMT untuk mengukur kekuatan otot lutut dan WOMAC untuk mengukur kemampuan fungsional. Hasil: penatalaksanaan fisioterapi pada pasien nyeri lutut dengan pemberian intervensi fisioterapi berupa static stretch, static contraction, GTO release pada otot hamstring dan soleus, koreksi postur, standing weight shift dan gait training sebanyak 2 kali pertemuan dalam seminggu menunjukkan adanya penurunkan nyeri, perbaikan postur dan pola jalan, peningkatan ROM, kekuatan otot dan kemampuan fungsional penderita nyeri lutut. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada pasien nyeri lutut dengan pemberian intervensi fisioterapi berupa static stretch, static contraction, GTO release pada otot hamstring dan soleus, koreksi postur, standing weight shift dan gait training sebanyak 2 kali dalam seminggu dapat menurunkan nyeri, memperbaiki postur dan pola jalan, meningkatkan ROM, kekuatan otot dan kemampuan fungsional penderita nyeri lutut.
KATA KUNCI: Nyeri Lutut, Static Stretch, Static Contraction, GTO release, standing weight shift, gait training
Kepemimpinan dalam Islam: Analisis Konsep "Al-Tawazun" dalam Al-Qur’an
Leaders and leadership are two interrelated aspects that play a crucial role in the life of a society, a nation, and a state. Islam, as a religion of rahmatan lil-‘alamin, also places leadership and the position of a leader as fundamental components of its teachings. The purpose of this study is to analyze the concept of leadership in Islam through the lens of the al-Tawazun principle as reflected in Qur’anic verses, specifically Surah Ar-Rahman verses 1–9. This research employs a qualitative method using a library-based approach, focusing on scholarly literature derived from books and peer-reviewed journal articles. The findings indicate that the concept of al-Tawazun is highly relevant to the Islamic concept of leadership (khalifah). The notion of balance articulated in these Qur’anic verses serves as evidence of the majesty and grandeur of Allah SWT. As leaders, human beings bear the responsibility to maintain balance and harmony within the universe, both in their relationship with the natural environment and in their interactions with fellow human beings.Pemimpin dan kepemimpinan merupakan dua persoalan yang saling berkaitan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Islam sendiri sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin juga menempatkan persoalan pemimpin dan kepemimpinan sebagai salah satu persoalan pokok dalam ajarannya. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis konsep kepemimpinan dalam Islam dengan konsep al-Tawazun yang terdapat dalam ayat al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1-9. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan pustaka (library research) dengan mengambil fokus pada kajian-kajian kepustakaan yang bersumber dari buku-buku dan artikel jurnal hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep al-Tawazun memiliki relevansi dengan konsep kepemimpinan dalam Islam (khalifah). Makna keseimbangan yang terdapat di ayat al-Qur’an tersebut merupakan salah satu bukti kebesaran dan keagungan Allah SWT, dan sebagai seorang pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan dan harmonisasi alam semesta, baik dalam hubungannya dengan alam maupun dengan sesamanya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROYEK PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN ELEMEN NILAI AGAMA DAN BUDI PEKERTI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ABA 69 SURABAYA
Model pembelajaran proyek adalah suatu pendekatan dimana anak bekerja secara berkelompok untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada disekitarnya secara kreatif melalui sebuah proyek. Capaian pembelajaran nilai agama dan budi pekerti pada karakter tanggung jawab dan peduli anak di TK Aisyiyah 69 masih tergolong kurang dimana dari 26 anak hanya 12 anak yang mau bertanggung jawab pada tugasnya dan 8 anak yang peduli dengan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan dan apakah ada pengaruh model pembelajaran proyek pada kurikulum merdeka terhadap capaian pembelajaran nilai agama dan budi pekerti anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 69 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karena model pembelajaran proyek sangat efektif dan memberikan pengalaman langsung pada anak. Hasil rata-rata pretest adalah 8,3 dan mengalami peningkatan menjadi 19,65 pada saat postest. Perbedaan rata-rata pretest dan postest dihitung menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran proyek pada kurikulum merdeka terhadap capaian pembelajaran nilai agama dan budi pekerti anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 69 Surabaya.
Kata kunci: Capaian Pembelajaran; Model Pembelajaran Proyek; Nilai Agama dan Budi Pekerti