Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Hubungan antara Kepemimpinan Spiritual dan Kinerja Wirausaha Halal: Studi Empiris pada Komunitas Bisnis Syariah

    Get PDF
    This study aims to analyze the relationship between spiritual leadership and the performance of halal entrepreneurs in the Indonesian sharia business community. Spiritual leadership, which reflects the values ​​of monotheism, sincerity, trustworthiness, and moral responsibility, is believed to be a crucial element in shaping sustainable and sharia-compliant business behavior. This research method was quantitative, with a survey approach involving 100 business actors within the sharia business community. Data were analyzed using simple linear regression. The results indicate that spiritual leadership significantly influences the performance of halal entrepreneurs, both in terms of business sustainability, compliance with sharia principles, and customer satisfaction. These findings indicate that strengthening spiritual values ​​in leadership can be an important strategy in developing the sharia entrepreneurial ecosystem in the modern era

    Pengaruh Inklusi Keuangan, Pembiayaan Peer to Peer Lending (P2P) dan Non Performing Finance (NPF) terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2023

    No full text
    This study aims to see the variables of Financial Inclusion, Peer to Peer Lending (P2P) Financing and Non Performing Financing (NPF) in influencing Profitability. The population in this study is all Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority for the 2016-2023 period. The data used in this study is panel data from 8 selected Islamic commercial banks, with a total sample of 32. The sampling technique uses Purposive Sampling. The analysis technique uses the panel data regression method processed using Eviews 12. 0. The results of the study partially show that Third Party Funds (TPF) and the Number of Offices have a positive and significant effect on the profitability of Islamic commercial banks. While Financing, P2P Lending Financing and Non Performing Financing (NPF) have a positive and insignificant effect on the profitability of Islamic commercial banks. The results of the study simultaneously show that the variables of third party funds, number of offices, financing, P2P lending financing and non performing financing have an effect on the profitability of Islamic commercial bank

    PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA TEMA EKOSISTEM SAWAH DI KELAS V

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema “Ekosistem Sawah” di kelas V melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas V di salah satu sekolah dasar, dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Model Problem Best Learning dipilih karena dapat mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui penyelesaian masalah kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 65%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan PBL dapat memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa mengenai konsep ekosistem, khususnya dalam konteks kehidupan di sawah. Selain itu, model ini juga membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada tema ekosistem di kelas V. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model PBL sebagai alternatif strategi pembelajaran tematik yang berpusat pada siswa

    PENGGUNAAN ALAT BANTU VISUAL PUZZLE TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 1 SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika melalui penggunaan alat bantu visual berupa puzzle. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SD yang berjumlah 29 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tiga pertemuan, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase dan gain score. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 72,4%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, motivasi belajar meningkat menjadi 87,9% dan masuk dalam kategori tinggi. Nilai N-Gain sebesar 0,56 menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mampu mendorong partisipasi aktif siswa. Puzzle tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai media yang membangkitkan minat dan semangat belajar Matematika di kelas awal. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk mengintegrasikan media visual seperti puzzle dalam pembelajaran Matematika guna meningkatkan motivasi siswa

    PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI KELAS 5A SDN PAGESANGAN SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas 5A SDN Pagesangan dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Base Learning. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket untuk mengukur motivasi belajar, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta tes hasil belajar untuk mengetahui tingkat ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, baik dari sisi motivasi maupun hasil belajar siswa. Respon positif terhadap pembelajaran meningkat dari 59,62% pada siklus I menjadi 70,41% pada siklus II. Selain itu, jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 64,51% menjadi 77,42%. Hal ini membuktikan bahwa model Project Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan mendorong pencapaian akademik yang lebih baik

    PENERAPAN MEDIA GEOLAB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN

    Get PDF
    Hasil belajar IPAS materi kenampakan alam dan buatan kelas III di SDN Kapasan III tahun 2024/2025 masih tergolong rendah. Situasi ini disebabkan oleh masih banyaknya peserta didik yang belum menguasai materi, serta proses pembelajaran yang cenderung monoton dan minim penggunaan media sebagai alat bantu. Menyikapi permasalahan tersebut, perlu dikembangkan media pembelajaran yang tepat. Media pembelajaran GEOLAB merupakan media pembelajaran yang dirancang khusus untuk membuat proses belajar mengajar lebih menarik.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III pada mata pelajaran IPAS materi kenampakan alam dan buatan melalui penerapan media pembelajaran interaktif GEOLAB. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik terdiri dari 13 peserta didik laki-laki, dan 12 peserta didik perempuan kelas III SDN Kapasan III/145  Surabaya. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 44% pada pra-tindakan, menjadi 68% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Penerapan media GEOLAB terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, serta menjadikan pembelajaran lebih menarik dan bermakna

    PENGGUNAAAN MEDIA KONKRIT PAPAN PECAHAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media konkrit terhadap peningkatan hasil belajar matematika materi pembagian pecahan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IVE SDN Banyu Urip III Surabaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar. Pengujian dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 26, uji Wilxocon dilakukan menggunakan taraf signifikan 0,05 sebagai syarat pengambilan keputusan, hasilnya taraf signifikan hitung 0,000 < 0,05. Uji N-gain kemudian dilakukan untuk mengetahui tingkat efektifitas penggunaan media konkrit, hasilnya tingkat efektifitas rata-rata kelas 0,7678. Dengan demikian penggunaan media konkrit memiliki pengaruh efektifitas yang tinggi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik matematika materi pembagian pecahan

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV MATERI KEARIFAN LOKAL MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING

    Get PDF
    IPAS sering dianggap menjadi mata pelajaran yang membosankan bagi peserta didik. Salah satunya dikarenakan kurangnya sumber belajar di kelas dan mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar pada materi kearifan lokal di Surabaya. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian siswa di kelas IV-C SDN Pagesangan Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPAS siswa mengalami peningkatan, nilai rata-rata pada siklus I sebesar 76.92%, hal ini menunjukkan peningkatan dibanding saat pra siklus atau observasi awal, namun hasil ini belum mencapai ketuntasan klasikal sehingga terdapat evaluasi dan refleksi pada pembelajaran siklus II. Pada siklus II menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa menjadi 88.46% dan sudah memenuhi persentase ketuntasan klasikal yang diharapkan. Peningkatan sebesar 11.54% ini menunjukkan bahwa penerapan model project based learning jendela informasi mampu meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi kearifan lokal peserta didik sekolah dasar

    Implementation of Teaching at The Right Level (TaRL) Approach on Enhancing Students’ Writing Ability in 8th Grade of Junior High School

    Get PDF
    This classroom action research examines the implementation of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach to improve the writing of 8G grade students at a public junior high school in Surabaya during the 2024–2025 academic year. The pre-cycle evaluation at the beginning of the learning process showed that only 36.36% of students had mastery, with an average score of 60.22, suggesting that there was still much space for improvement.  As a result, lesson plans and student worksheets catered to different ability levels were created using the TaRL approach.  The average student score rose significantly to 85.30 after the adoption, indicating a notable improvement in writing ability.  The findings show that the TaRL model promotes equitable learning and increases student engagement, particularly when paired with differentiated learner worksheet (LKPD) and group activities.  Overall, the study finds that by addressing a variety of learning needs and encouraging collaborative learning environments, the TaRL strategy not only raises student response but also improves academic achievement

    Boosting Confidence and Fluency in Speaking Comprehension through Story-Relay Activity

    Get PDF
    This Classroom Action Research activity examines how a structured story-relay activity in recount text improves Grade 10 EFL students’ self-confidence and speaking fluency. A total of 31 students from an Indonesian high school participated in two cycles of intervention. The first cycle is to check their confidence and their ability to speak, while the second is to apply the treatment of story relay. Pre- and post-intervention assessments of self-record video conducted outside the normal learning activity and will be compared. Both assessment were conducted using two validated rubrics: one measuring fluency (flow of speech, grammatical accuracy, narrative structure, and pronunciation) and the other assessing confidence (body language, eye contact, vocal volume, and expressive intonation), each rated on a four-point scale (1 = needs significant improvement to 4 = excellent). After collecting both data of pre- and post-assessment, both data will be compared to see how far the improvement after the treatment of story-relay on their confidence and ability to speak. Findings demonstrate that collaborative, form-focused narrative tasks can effectively foster both linguistic competence and learner confidence in an EFL context. The study recommends integrating story-relay activities as a regular classroom strategy to reinforce students’ speaking fluency and self-confidence

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇