Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
DINAMIKA PERAN ORANG TUA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SALAM (SANGGAR ANAK ALAM)
Pendidikan memiliki peran krusial sebagai landasan pembentukan karakter dan keterampilan individu. Peran orang tua bukan hanya sekadar berpartisipasi dalam kegiatan formal ketika di sekolah, mengantar, dan menjeput anaknya sepulang sekolah, tetapi juga mencakup pemahaman yang mendalam terhadap filosofi dan tujuan dari Kurikulum Merdeka Belajar.
Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tentang dinamika peran orang tua dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SALAM (Sanggar Anak Alam). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen terhadap proses pembelajaran di SALAM. Sampel penelitian melibatkan orang tua, fasilitator, dan peserta didik yang terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah SALAM berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif dan melibatkan aktif orang tua. Kemitraan yang kuat antara semua pihak terlibat membuktikan bahwa Merdeka Belajar bukan hanya konsep, tetapi telah menjadi realitas yang menciptakan generasi yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tuntutan kehidupan di masa depan
THE EFFECTIVENESS OF DUOLINGO IMPLEMENTATION TO IMPROVE STUDENTS' VOCABULARY MASTERY
This research aims to examine the effectiveness of Duolingo to improve students' vocabulary mastery among junior high school students grade 8 at MTs Bustanul Aulad. Pre-experimental approach was used in this research with one group pretest-posttest before and after the use of Duolingo application. Questionnaire is also used to explore students' perspectives regarding their experiences. The participant of this research were 10 students of class 8 in Mts Bustanul Aulad. Results showed a significant improvement in vocabulary acquisition, with the mean posttest score rising from 53 to 85.5, as well as a T-test result of 0.0006 which was less than 0.05. Students also expressed positive perceptions towards the use of Duolingo, which was considered fun, interesting and useful for vocabulary development. The results of this research indicate that Duolingo is an effective language game-based application to improve vocabulary acquisition among students.Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Duolingo dalam meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas 8 di MTs Bustanul Aulad. Pendekatan pre-eksperimental digunakan dalam penelitian ini dengan satu kelompok pra-tes dan pascates pada sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi Duolingo. Kuesioner juga digunakan untuk mengetahui perspektif siswa mengenai pengalaman mereka dalam menggunakan aplikasi Duolingo. 10 siswa dari kelas 8 di MTs Bustanul Aulad merupakan sampel pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosakata, dengan rata-rata skor pascates dari 55 menjadi 85,5, serta hasil uji-T sebesar 0,0006 yang kurang dri 0,03. Pada kiesioner persepsi siswa juga menunjukan hasil yang positif terhadap penggunaan Duolingo yang dianggap menyenangkan, menarik, dan bermanfaat untuk pengembangan kosakata siswa. Dengan begitu, hasil penelitian ini menunjukan bahwa Duolingo merupakan aplikasi berbasis permainan bahasa yang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa
Penerapan Tools Digital sebagai Media Penguatan Pembelajaran Kolaboratif di Kelompok Kerja Guru (KKG) Malabiri
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) Malabiri dalam mengembangkan media penilaian dan pembelajaran interaktif menggunakan Google Form dan Canva. Metode yang digunakan adalah pelatihan praktik langsung dalam workshop satu hari yang diikuti oleh 56 guru sekolah dasar di Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap: persiapan (analisis kebutuhan dan pengembangan modul), pelaksanaan (pelatihan Google Form dan Canva), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari 42,1 menjadi 80,9. Secara khusus, pemahaman Google Form meningkat sebesar 36,8% dan Canva sebesar 40,8%. Setiap peserta berhasil mengembangkan setidaknya satu instrumen penilaian digital dan satu media pembelajaran interaktif yang siap digunakan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar.
Kelompok Kerja Guru (KKG) Malabiri di Kecamatan Minasatene menghadapi tantangan adaptasi pembelajaran digital, dimana 78% guru masih menggunakan metode evaluasi konvensional berbasis kertas, 85% belum pernah menggunakan platform desain digital untuk media pembelajaran, dan 67% membutuhkan bimbingan teknis dalam mengintegrasikan tools digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital anggota KKG Malabiri dalam mengembangkan media penilaian dan pembelajaran interaktif menggunakan Google Form dan Canva. Metode yang digunakan adalah pelatihan praktik langsung dalam workshop satu hari yang diikuti oleh 56 guru sekolah dasar. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan uji t-test berpasangan untuk membandingkan pre-post test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan (p<0,001), dengan rata-rata skor meningkat dari 42,1 menjadi 80,9. Pemahaman Google Form meningkat 36,8% dan Canva 40,8%. Setiap peserta berhasil mengembangkan instrumen penilaian digital dan media pembelajaran interaktif. Program ini membuktikan pelatihan praktik langsung efektif meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar
PENGARUH RESISTANCE EXERCISE DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Objective: Diabetes mellitus is an increasing global health problem, with serious complications that can occur if not properly managed. One widely researched approach is the use of resistance training as a method to control blood sugar levels. Many studies have shown the potential benefits of resistance training, but there are variations in the duration and frequency used. Therefore, this study aims to identify the most effective duration and frequency in such exercise programs
Methods: This study used a Systematic Literature Review approach by collecting and analyzing scientific articles from the Elsevier database, Google Scholar, and PubMed using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis) method which has gone through four stages, namely identification, screening, eligibility and accepted results. The search resulted in 10 articles that met the inclusion criteria and will be further analyzed for the effectiveness of resistance training in healing diabetes mellitus
Results: The results of this review show that resistance training has a significant positive effect in lowering blood sugar levels. Several studies showed a decrease in fasting blood sugar and HbA1c levels after a structured resistance exercise program.
Conclusion: These findings support the integration of resistance training programs in diabetes management and make an important contribution to the development of future clinical guidelines.Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dengan komplikasi serius yang dapat terjadi jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu pendekatan yang banyak diteliti adalah penggunaan latihan resistensi sebagai metode untuk mengontrol kadar gula darah. Banyak penelitian menunjukkan potensi manfaat latihan resistensi, namun terdapat variasi dalam durasi dan frekuensi yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi durasi dan frekuensi yang paling efektif dalam program latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel ilmiah dari database Elsevier, Google Scholar, dan PubMed dengan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis) yang telah melalui empat tahap, yaitu identifikasi, skrining, kelayakan dan hasil yang diterima. Dari pencarian tersebut, menghasilkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan akan dianalisis lebih lanjut untuk efektivitas latihan resistensi dalam penyembuhan diabetes melitus. Hasil dari review ini menunjukkan bahwa latihan resistensi memiliki efek positif yang signifikan dalam menurunkan kadar gula darah. Beberapa studi menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa dan HbA1c setelah program latihan resistensi yang terstruktur. Latihan resistensi dapat menjadi intervensi yang efektif untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes. Temuan ini mendukung integrasi program latihan resistensi dalam manajemen diabetes dan memberikan kontribusi penting untuk pengembangan pedoman klinis di masa depan
PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DM MENGGUNAKAN KOMBINASI PEBERIAN SIMPLISIA OKRA DAN MUROTTAL AL-QUR’AN
Objective: Blood glucose levels in diabetes mellitus patients are often difficult to control, which can lead to complications such as chronic kidney disease (CKD), hypertension, and coronary heart disease (CHD). Therefore, aside from the five pillars of diabetes mellitus management, complementary therapy such as consuming okra simplisia infusion and listening to Murottal Al-Qur’an therapy may provide additional benefits.
Methods: This study employed a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 61 diabetes mellitus patients, selected from a population of 126 Chronic Diseases Management Program (Prolanis) members at Kedungpring Community Health Center, using purposive sampling. The independent variable was the combination of okra simplisia consumption and Murottal Al-Qur'an therapy, while the dependent variable was blood glucose levels. Measurements were conducted before and after the intervention using a glucose meter, and data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test.
Results: The results indicate that the mean blood glucose level decreased from 234 mg/dL before the intervention to 184 mg/dL after the intervention. The Wilcoxon test showed a significant difference in blood glucose levels before and after the intervention (p=0.000, P<0.05).
Conclusion: The findings suggest that okra functions as a biological agent affecting biochemical mechanisms in the body, while Murottal Al-Qur’an serves as a psychological agent helping regulate blood glucose levels.Tujuan: Kadar gula darah pasien diabetes sering kali tidak terkontrol, Hal ini dapat menyebabkan timbulnya komplikasi penyakit lain seperti CKD, Hipertensi, dan PJK. Oleh karena itu di perlukan terapi selain 5 pilar diabetes mellitus berupa terapi komplementer yaitu mengonsumsi seduhan simplisia okra dan terapi murattal al-qur’an
Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel sejumlah 61 penderita DM dari populasi 126 orang anggota prolanis di Puskesmas Kedungpring, dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel independen adalah kombinasi pemberian simplisia okra dan murattal Al-Qur’an, sedangkan variabel dependen adalah kadar glukosa darah. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah intervensi menggunakan glukometer, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed rank test.
Hasil: Rerata kadar glukosa darah sebelum intervensi adalah 234 mg/dL dengan nilai minimal 128 mg/dl dan maksimal 428 mg/dl dan menurun menjadi 184 mg/dL dengan nilai minimal 102 mg/dL dan maksimal 464 mg/dL setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi.
Kesimpulan: Kombinasi ini menimbulkan efek penuruan glukosa darah dengan okra sebagai agen biologis yang mengatasi melalui mekanisme biokimia tubuh dan murattal al-qur’an sebagai agen psikologis untuk mengontrol glukosa darah
Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Masalah Keperawatan Nyeri Pada Lansia Hipertensi
Objective: The Final Scientific Paper of Nurses is to provide an overview of the results of the practice of the Nursing Profession with the Application of Gerontic Nursing Care with the Application of Finger-Grasping Relaxation Techniques for Nursing Problems of Pain in the Elderly with Hypertension in Sari Galuh Village, Tapung District, Kampar Regency.
Methods: the implementation carried out was using an experimental technique on families with Hypertension. The subjects of this application were 3 people, this application was carried out on April 28-30, 2025. This application was carried out 3 times a day for 3 days and was carried out for 10 minutes, each finger was carried out for 2 minutes. The success of the implementation of the intervention was measured before and after the application of finger-grasping relaxation was carried out on the family. The implementation of Evidence Based Practice Nursing (EBN) carried out was the provision of finger-holding relaxation therapy to reduce pain in patients with hypertension. The results of this case study after being carried out for 3 days on subjects of the application of finger-holding relaxation therapy showed that on average after being given there was a significant difference in the success of the elderly in terms of pain intensity before and after finger-holding relaxation therapy in the elderly with hypertension.
Results: This case study, after being carried out for 3 days on subjects undergoing finger-holding relaxation therapy, showed that on average, there was a significant difference in the success of the elderly with hypertension in terms of pain intensity before and after finger-holding relaxation therapy.
Conclusion: The application of finger grip relaxation for 3 consecutive days concluded that the measurement of the pain scale using (NRS) can be concluded that there was a significant decrease in the pain scale of the three patients, where before carrying out the application of the finger grip relaxation technique the patient's pain scale was 7-6 after the application of the finger grip relaxation technique the pain scale was 5-1
Hubungan pengetahuan kegawatan trauma olahraga dengan penggunaan body protector pada anggota komunitas pencak silat
ABSTRACT
Nur Aini, Dwi Miftia . 2025. The Relationship BetweenKnowledge of Sports Trauma Emergencies andthe Use of Body Protectors Among Members ofthe Pencak Silat Community in Bojonegoro.Undergraduate Thesis. Nursing Study Program. Universitas Muhammadiyah Lamongan. Advisors (1)Isni Lailatul Maghfiroh, S.Kep., Ns., M.Kep (2) Inta Susanti, S.Kep., Ns., M.kep
Sports-related trauma is a common risk in pencak silatpractice. The use of personal protective equipment (body protectors) is crucial in preventing trauma and mitigating the severity of sports injuries. This study aimed to examine the relationship between knowledge of sports trauma emergencies and the use of body protectors among members of pencak silatcommunities in Bojonegoro City. This correlational analytic research employed a cross-sectional approach. A total of 90 respondents were selected from the three largest pencak silatcommunities in Bojonegoro using a cluster sampling technique. The instruments included a sports trauma emergency knowledge questionnaire and an observation checklist for body protector use. Data were analyzed using the Spearman test. Results showed that 47.8% of respondents had good knowledge of sports trauma emergencies. Moreover, 43.33% of respondents reported complete use of body protectors, while 30% used them incompletely. Statistical analysis revealed a significant relationship between knowledge and the use of body protectors (p = 0.000, r = 0.391). Although the correlation strength was relatively weak, the findings highlight knowledge as a prerequisite for safe behavior. Knowledge of sports trauma emergencies influences the use of protective equipment. These results align with previous research that identifies knowledge, safety, and comfort as key determinants of compliance with protective gear use. Adequate understanding of trauma severity raises awareness and motivates pencak silat practitioners to wear body protectors during training. Therefore, improving knowledge of body protector use is essential to enhancing practitioner safety.
Keywords: Body Protector, Knowledge, Pencak Silat, TraumaNur Aini, Dwi Miftia . 2025. Hubungan pengetahuan kegawatan trauma olahraga dengan penggunaan Body Protector padaanggota komunitas pencak silat di Kota Bojonegoro. Skripsi program studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing (1) Isni Lailatul Maghfiroh, S.Kep., Ns., M.Kep (2) Inta Susanti, S.Kep., Ns., M.kep
Trauma olahraga merupakan salah satu risiko yang sering terjadi dalam olahraga pencak silat.Penggunaan alat pelindung diri (Body Protector) menjadi penting untuk mencegah terjadinya traumadan mencegah dari kegawatan trauma olahraga.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kegawatan trauma olahraga dengan penggunaan body protector pada anggota komunitas pencak silat di Kota Bojonegoro.
Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 90 responden dari tiga komunitas pencak silat terbesar di Kota Bojonegoro yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan kegawatan trauma dan lembar observasi penggunaan body protector. Analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil menunjukkan anggota pencak silat memiliki pengetahuan 47,8% dengan kategori baik tentang kegawatan trauma olahraga. 43,33% responden sudah menggunakan body protector secara lengkap, namun masih ada 30% yang menggunakan body protector secara tidak lengkap. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan kegawatan trauma olahraga dengan penggunaan body protectordengan hasil nilai p=0,000 r = 0,391. Meskipun kekuatan korelasi tersebut relatif lemah, temuan ini menegaskan pengetahuan sebagai prasyarat perilaku aman. Pengetahuan tentang kegawatan trauma olahraga berpengaruh terhadap perilaku penggunaan alat pelindung ini. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menempatkan pengetahuan, keamanan, dan kenyamanan sebagai determinan utama kepatuhan penggunaan alat pelindung. Pengetahuan yang baik tentang kegawatan trauma akan membuat seseorang lebih sadar dalam menggunakan body protector. Perilaku sikap ini akanmendorong seseorang untuk menggunakan body protector selama melakukan kegiatan olahraga pencak silat. Oleh karena itu, perlu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya penggunaan body protector guna memaksimalkan keselamatan pesilat.
Kata kunci: Body Protector, Pengetahuan,Pencak_Silat, Traum
Prototipe Sistem Pendingin dan Monitoring Panel Surya Menggunakan Penyiram Air Otomatis Berbasis Internet Of Things (IOT)
Kinerja panel surya adalah menangkap radiasi matahari yang dikonversi menjadi energi listrik dan tersimpan di tempat penyimpanan serta dialirkan ke alat elektronik. Kinerja panel surya dipengaruhi oleh faktor suhu yang apabila terjadi kenaikan suhu, maka efisiensi akan menjadi rendah, sehingga diperlukan sistem pedingin. Dengan mengusung tema Internet of Things (IoT) yang mencakup pemantauan sistem guna mengontrol dan monitor secara jarak jauh yang terhubung dengan internet. Oleh karena itu, penelitian ini akan merancang Prototipe Sistem Pendingin dan Monitoring Panel Surya Menggunakan Penyiram Air Otomatis Berbasis Internet Of Things (Iot). Hasil pengujian panel surya dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB, nilai tegangan, arus, daya dan suhu yang dihasilkan memiliki perbedaan, dimana nilai tegangan, arus, daya dan suhu yang dihasilkan oleh panel surya menggunakan pendingin melalui pengamatan langsung tegangan rata-rata 6,52%, arus rata-rata 4,8% dan daya rata-rata 11,63% lebih besar dibanding tanpa sistem pendingin. Sedangkan panel surya monocrystalline dengan menggunakan pendingin melalui ESP32 tegangan rata-rata 7,15%, arus rata-rata 4,2% dan daya rata-rata 11,85% lebih besar dibanding tanpa sistem pendingin. Selain itu, pompa penyiram panel surya dapat bekerja jika suhu pada panel surya diatas 40 oC sesuai dengan batas yang sudah ditetapkan
Hysterosalpingography (HSG) Findings in Primary Infertility: Serial Cases
Infertility is a condition in which a couple fails to achieve pregnancy after 12 months of unprotected sex. In Indonesia, the prevalence of infertility is estimated to be around 10-15%. Primary infertility occurs when a woman has never had a pregnancy. Hysterosalpingography (HSG) examination is a radiological modality that is often used to evaluate the condition of the uterus and fallopian tubes in infertile women. The case series features data from five female patients diagnosed with primary infertility, where each patient underwent an HSG examination, and the results of the analysis were based on radiological findings that included structural abnormalities in the uterus and fallopian tubes. The HSG findings showed various abnormalities such as hydrosalpinx, tubal occlusion, uterine arcuatus, uterine bicornuate, and salpingitis isthmica nodosa. Uterus arcuatus was found in two cases, while hydrosalpinx was detected in three cases. In addition, two cases showed the presence of bilateral occlusion of the fallopian tubes, which correlated with primary infertility. HSG examination is an effective modality for detecting various abnormalities in the female reproductive tract that contribute to primary infertility. Findings such as hydrosalpinx, tubal occlusion, and uterine anomalies play an important role in determining the right treatment strategy for patients.Infertilitas adalah kondisi di mana pasangan gagal mencapai kehamilan setelah 12 bulan berhubungan seksual tanpa perlindungan. Di Indonesia, prevalensi infertilitas diperkirakan sekitar 10-15%. Infertilitas primer terjadi ketika seorang wanita belum pernah mencapai kehamilan. Pemeriksaan Hysterosalpingography (HSG) adalah modalitas radiologi yang sering digunakan untuk mengevaluasi kondisi uterus dan tuba falopi pada wanita infertil.
Serial kasus ini menampilkan data lima pasien wanita yang didiagnosis infertilitas primer Dimana setiap pasien menjalani pemeriksaan HSG, dan hasil analisis dilakukan berdasarkan temuan radiologis yang mencakup kelainan struktural pada uterus dan tuba falopi.
Temuan HSG menunjukkan berbagai kelainan seperti hidrosalping, oklusi tuba, uterus arcuatus, uterus bicornuate, dan salpingitis isthmica nodosa. Uterus arcuatus ditemukan pada dua kasus, sementara hidrosalping terdeteksi pada tiga kasus. Selain itu, dua kasus menunjukkan adanya oklusi bilateral pada tuba falopi, yang berkorelasi dengan infertilitas primer.
Pemeriksaan HSG merupakan modalitas yang efektif untuk mendeteksi berbagai kelainan pada saluran reproduksi wanita yang berkontribusi terhadap infertilitas primer. Temuan seperti hidrosalping, oklusi tuba, dan anomali uterus berperan penting dalam menentukan strategi pengobatan yang tepat bagi pasien
Pengaruh Usia Perusahaan, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, Pendapatan Premi, dan Hasil Investasi terhadap Laba Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah di Indonesia Periode 2019-2024
The purpose of this study was to determine the effect of Company Age, Company Size, Liquidity, Premium Income and Investment Returns on Profit of Sharia Life Insurance Companies in Indonesia. The sampling technique used purposive sampling technique for 6 companies for the period 2019-2024. Secondary data sources are based on the annual financial reports on the official websites of each company. The analysis technique used in this study uses Eviews 12 software through panel data regression analysis. The results of this study indicate that partially the age of the company has a negative and significant effect on profit. Liquidity, premium income, and investment returns have a positive and significant effect on profit. While company size has no effect on profit. Meanwhile, simultaneously the age of the company, the size of the company, liquidity, premium income and investment returns on the profit of Islamic life insurance companies in Indonesia