Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Perbandingan Uji Diagnostik Schirmer I Sebelum dan Sesudah Operasi Katarak Fakoemulsifikasi di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto

    Get PDF
    Latar Belakang: Fakoemulsifikasi merupakan salah satu teknik operasi katarak modern dengan insisi kornea lebih kecil dibandingkan teknik konvensional, namun menyebabkan berbagai efek pada mata yaitu terjadinya sindrom mata kering (Dry Eye Syndrome). DES adalah penyakit multifaktorial pada air mata dan permukaan mata yang menyebabkan ketidaknyamanan pada mata dan mempengaruhi fungsi penglihatan, ketidakstabilan lapisan air mata dan kualitas hidup. Pemeriksaan DES dapat dilakukan dengan pemeriksaan tes schirmer I tanpa anestesi. Tujuan: Mengetahui gambaran dan menganalisis perbedaan produksi air mata sebelum dan sesudah operasi katarak fakoemulsifikasi. Metode: Analisis melalui studi observasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 68 orang dan diambil dengan consecutive sampling. Data penelitian diperoleh dari hasil uji tes schirmer I tanpa anestesi pada pasien. Analisis data univariat dan bivariat dilakukan dengan statistic non parametrik wilcoxon. Hasil: Distribusi frekuensi pasien paling banyak diperoleh jenis kelamin perempuan dengan sampel sebanyak 37 orang (54,4%) dengan rata-rata usia pasien 62,09 tahun. Produksi air mata sebelum dan sesudah menunjukkan normal pada pasien sebanyak 5 orang, dan menunjukkan dry eye syndrome pada pasien sebanyak 63 orang. Uji statistik non parametrik wilcoxon menunjukkan nilai p=0,00 <0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara operasi fakoemulsifikasi terhadap gejala mata kerin

    The Function of Reduplication in Conveying Multifaceted Meanings within Madurese Vocabulary: A Sociolinguistic and Cross-Linguistic Analysis of Its Interaction with Other Linguistic Components

    Get PDF
    : The phenomenon of reduplication in the Madurese language is essential for enriching vocabulary and facilitating nuanced communication. This research explores the sociolinguistic and cross-linguistic aspects of reduplication in Madurese, emphasizing its diverse meanings and its interplay with other linguistic components. Our analysis seeks to reveal the ways in which reduplication influences cultural and social interactions among speakers of Madurese. Employing a qualitative methodology, data was collected through observations and interviews with native speakers. A comparative sociolinguistic approach was utilized to examine reduplication in Madurese in relation to analogous patterns in Javanese and Indonesian, underscoring the impact of contextual, cultural, and linguistic factors on meaning. The results demonstrate that reduplication in Madurese fulfills various functions, including the expression of plurality, intensity, and emotional nuances. Reduplicated nouns typically denote plurality, whereas adjectives indicate intensification, showcasing functions that differ from those in Javanese and Indonesian. This research enhances our comprehension of the multifaceted role of reduplication in Madurese, illustrating its contribution to linguistic identity and cultural representation. These results highlight the significance of studying reduplication to grasp the processes of meaning-making within sociolinguistic frameworks.Reduplikasi dalam bahasa Madura memiliki peran penting dalam memperkaya kosakata dan memperhalus komunikasi yang bernuansa. Penelitian ini mengkaji dimensi sosiolinguistik dan lintas bahasa dari reduplikasi dalam bahasa Madura, dengan fokus pada makna multifungsional dan interaksinya dengan elemen linguistik lainnya. Melalui analisis ini, kami bertujuan untuk mengungkap bagaimana reduplikasi membentuk interaksi budaya dan sosial di antara penutur bahasa Madura. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan penutur asli bahasa Madura. Metode sosiolinguistik komparatif digunakan untuk menganalisis reduplikasi dalam bahasa Madura bersama dengan pola serupa dalam bahasa Jawa dan Indonesia, menyoroti bagaimana faktor kontekstual, budaya, dan linguistik mempengaruhi makna. Temuan menunjukkan bahwa reduplikasi dalam bahasa Madura memiliki beberapa fungsi, seperti mengekspresikan pluralitas, intensitas, dan emosi. Kata benda yang direduplikasi sering kali mengindikasikan pluralitas, sementara kata sifat menunjukkan intensifikasi, mencerminkan fungsi yang berbeda dari bahasa Jawa dan Indonesia. Penelitian ini memperdalam pemahaman kita tentang peran multifungsi reduplikasi dalam bahasa Madura, menunjukkan bagaimana hal ini berkontribusi pada identitas linguistik dan ekspresi budaya. Temuan ini menekankan pentingnya memeriksa reduplikasi untuk memahami penciptaan makna dalam konteks sosiolinguistik

    Fostering Reading Comprehension: Exploring EFL-Students’ Perception Using Quizizz and Its Relation to Their Proficiency

    Get PDF
    This study explores EFL students' perceptions of using Quizizz as an assessment tool in Basic Reading class and examines its correlation with their reading proficiency. A survey was conducted among 25 students using a closed-ended questionnaire, and their reading proficiency was assessed using final test scores. The findings reveal that students generally have a positive perception of Quizizz, particularly in terms of its interactive features, motivation enhancement, and immediate feedback. Correlation analysis indicates a significant relationship between students' perceptions and their reading proficiency, suggesting that higher engagement with Quizizz is associated with better reading outcomes. However, some technical difficulties and accessibility challenges were noted, emphasizing the need for additional training and support. The study concludes that integrating Quizizz in reading instruction enhances student engagement and proficiency, though further research is needed to explore long-term effects and broader implementation strategies

    PEDAGOGIK UNTUK ANAK USIA DINI BERBASIS TEKNOLOGI: ANALISIS PEMETAAN KOMPUTASI BIBLIOMETRIK MENGGUNAKAN VOSVIEWER

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan penelitian pedagogik untuk anak usia dini berbasis teknologi dengan menggunakan metode analisis pemetaan komputasi bibliometrik menggunakan VOSviewer. Pengumpulan data dari penelitian ini yaitu berupa artikel yang sudah terpublis dari beberapa jurnal yang terindeks baik nasional maupun internasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menuliskan kata kunci “early childhood education, pedagogical technology†pada software publish or perish (PoP). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu database (artikel) terindeks google scholar dari tahun 2013 hingga 2022 (10 tahun), dan ditemukan sebanyak 994 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian dengan tema pedagogik untuk anak usia dini berbasis teknologi mengalami peningkatan dari tahun 2013 hingga 2016, kemudian ditahun 2017-2019 mengalami fluktuasi, ditiga tahun terakhir (2020-2022) mengalami penurunan sangat drastis. Dari hasil tersebut, terdapat tiga tema penelitian yaitu tema early childhood education yang menghasilkan total link 265, total link strength 1538, dan occurrences 192. Selanjutnya tema pedagogik yang menghasilkan total link 161, total link strength 372, dan occurrences 45. Terakhir tema teknologi yang menghasilkan total link 188, total link strength 587, dan occurrences 65. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peluang penelitian pada kajian pedagogik untuk anak usia dini berbasis teknologi masih memiliki peluang yang cukup tinggi dan dapat dikaitkan dengan istilah lain. Pendidikan bagi anak usia dini memerlukan inovasi yang harus terus mengikuti perkembangan jaman

    PENANAMAN NILAI- NILAI AKHLAKUL KARIMAH PADA ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK

    No full text
    Penanaman nilai- nilai akhlakul karimah pada anak usia 5- 6 tahun sangat penting karena anak- anak harus  selalau di biasakan untuk berperilaku baik kepada kedua orang tuanya maupun kepada temannya sendidiri. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui penanaman nilai-nilai akhlakul karimah serta upaya apa saja dilakukan orang tua dalam penanaman nilai- nilai akhlakul karimah pada anak usa 5-6 tahun di Kelurahan Patipelong Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif partisipatori. Serta objek penelitian ini adalah anak dan orang tuanya yang terdiri delapan anak. penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret sampai april dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penanaman nilai- nilai akhlakul karimah dilakukan berdasarkan 7 indikator yaitu penanaman sikap berbuat baik (Al- Ihsan), penanaman sikap berbakti kepada orang tua, penanaman sikap tolong menolong (At- Ta’awun), penanaman sikap silaturrahim, penanaman sikap merendahkan diri, penanaman sikap sabar dan penanaman sikap lemah- lembut  menggunakan metode keteladanan, perhatian, nasehat, pembiasaan dan cerita. Maka berdasarkan data penanaman nilai- nilai akhlakul karimah pada anak usia dini di Kelurahan Patipelong Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi dapat di kategorikan baik.Kata kunci: Anak UsiaDini, Penanaman Nilai- nilai Akhlakuk Karima

    Pemenuhan Hak Mediasi Dalam Perkara Perceraian Untuk Narapidana Dibawah Lima Tahun

    Get PDF
    It is important to discuss the fulfillment of the right to mediation in divorce cases for inmates under five years old so that we can find out about the rights of inmates who have not been fulfilled in divorce cases. The purpose of this writing is so that inmates continue to follow the steps in the case and the inmates continue to get their rights. The focus of this research is on the relationship between prisoners' rights and mediation as well as the relationship between prisoners' mediation rights in divorce cases. This research includes normative research, by taking data sources in the form of books, journals, and articles. The results of the study show that descriptive analysis is used. (1) There is a legal void in the fulfillment of the rights of prisoners under five years to be able to participate in mediation in divorce cases. (2) There is a legal void in the right of prisoners under five years to be able to participate in mediation in divorce cases.Abstrak: Pembahasan mengenai pemenuhan hak mediasi dalam perkara perceraian untuk narapidana dibawah lima tahun tersebut penting dilakukan agar kita dapat mengetahui mengenai hak narapidana yang belum terpenuhi terhadap perkara perceraian. tujuan penulisan tersebut, agar narapidana tetap mengikuti langkah dalam perkara tersebut dan narapidana tersebut tetap mendapatkan haknya. Fokus penelitian ini membahas mengenai kaitan hak narapidana dan mediasi serta kaitan hak mediasi narapidana dalam perkara perceraian. Penelitian ini termasuk penelitian normatif, dengan mengambil sumber data berupa buku, jurnal, serta artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis deskriptif digunakan. Adanya pemenuhan hak pada narapidana dibawah lima tahun untuk diperbolehkan keluar lapas dengan alasan perceraian, sehingga narapidana juga dapat mengikuti mediasi. Karena mengikuti mediasi bersifat wajib untuk para pihak terkait. Adanya hak narapidana dalam mengikuti mediasi, membuat para pihak yang dipenjara dapat menjelaskan alasan terkait perceraian secara langsung dan mediator dapat memberikan solusi terbaik terkait perkara tersebut. Kaitan hak narapidana dibawah lima tahun dalam mediasi pada perkara perceraian, yaitu adanya pemenuhan hak narapidana untuk mengikuti persidangan perceraian. Kekosongan hukum yang terjadi antara hak narapidana untuk diperbolehkan keluar lapas dan mengikuti persidangan perceraian dengan via digital atau pihak lapas menyediakan sarana dan fasilitas mediasi di dalam lapas. Kata Kunci: Hak Narapidana, Mediasi, Perceraian

    PENERAPAN EKSTRAKURIKULER HIZBUL WATHAN DI MADRASAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN SISWA

    No full text
    Tujuan penelitian ini  adalah mengungkap pembentukan karakter kepemimpinan anak pada di madrasah melalui aktivitas ekstra kurikuler Hizbul Wathan. Pertama, mendiskripsikan penerapan kepanduan Hizbul Wathan dalam membentuk karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Kedua, hasil  penerapan tersebut dalam membentuk karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Ketiga, faktor pendukung dan penghambat penerapan kepanduan Hizbul Wathan dalam pembentukan karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Jenis penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian pertama, penerapan kepanduan Hizbul Wathan  menggunakan pendekatan joyfull learning dan outdor learning.  Pembentukan karakter kepemimpinan anak menggunakan tiga tahap yaitu leadership knowing, leadership feeling, dan leadership action.. Hasil pembentukan karakter kepemimpinan  anak tersebut sangat efektif dapat mengembangkan karakter kepemimpinan demokratis, amanah, colaboratif, pelopor, creatif, komunikatif, peduli sosial. Faktor pendukung  yaitu: 1) onsistensi penanaman karakter kepemimpinan di kelas dan diluar kelas; 2) kebijakan kepala sekolah yang mendukung penuh program ekstrakurikuler HW; 3) guru yang secara konsisten mendampingi, mengajar dan melibatkan secara aktif siswa 4) Dukungan orang tua terhadap kegiatan ekstra HW . Sedangkan faktor faktor penghambatnya yaitu a) tempat latihan yang masih perlu ditingkatkan kenyamanannya ; b) SDM guru pembina HW yang belum di upgrading kapabilitasnya secara berkelanjutan ; c) siswa yang masih belum mandiri, sehingga membutuhkan pendampingan lebih ekstra.Tujuan penelitian ini adalah mengkaji paradigma baru filsafat sains dalam Islam dari sisi pertama, mendeskripsikan sains dan krisis peradaban modern. Kedua, mendeskripsikan sains dan konsep ‘ilm dalam Islam. Ketiga, mendeskripsikan sains modern menuju paradigma baru. Keempat, mendeskripsikan pensinergian agama dan sains. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian Pertama, sains dan krisis peradaban modern; melalui metode ilmiah, penelitian, dan eksperimen, sains telah membantu manusia memahami alam semesta, menciptakan teknologi canggih, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Namun, seiring dengan kemajuan sains, juga muncul beberapa isu dan krisis yang harus diatasi diantaranya krisis alam, krisis kebudayaan-peradaban, krisis sosial-ekonomi, dan krisis pendidikan dan moralitas. Kedua, sains dan konsep ilmu dalam Islam memiliki hubungan yang kuat, di mana pemahaman tentang alam semesta dan pengetahuan diperlukan untuk lebih mendekati Tuhan. Islam mendorong umatnya untuk mengamati, memahami, dan menggali rahasia-rahasia alam semesta sebagai bentuk ibadah dan penghormatan terhadap penciptaan Allah. Ketiga, sains modern menuju paradigma baru, sains selalu berkembang seiring waktu, mengikuti kemajuan teknologi, penelitian, dan pemahaman manusia tentang alam semesta. Perubahan paradigma dalam sains sering terjadi ketika pandangan kita tentang dunia fisik mengalami pergeseran mendasar, menghasilkan penemuan baru dan cara berpikir yang berbeda. Pergeseran paradigma dalam sains biasanya terjadi melalui penemuan berulang, pengujian ulang teori-teori yang ada, dan integrasi pemahaman baru dengan pengetahuan yang sudah ada. Keempat, Upaya untuk mensinergikan agama dan sains (Islamisasi sains) membuka harapan baru bagi umat Islam khususnya dalam menghadapi persaingan global. Posisi umat Islam sebagai konsumen teknologi diharapkan dapat berubah menjadi produsen teknologi modern secara berlahan-lahan. Sinergi agama dan sains juga akan menjadikan identitas dan memberikan nilai tambah terhadap lembaga pendidikan Islam

    PERAN GURU AGAMA DALAM UPAYA MEMBINA KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBELAJARAN DARING

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang peran guru agama dalam upaya membina karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik melalui pembelajaran daring di SMP Negeri 39 Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Bagaimana peran guru agama dalam upaya membina karakter disiplin dan tanggung jawab melalui pembelajaran daring di SMPN 39 Surabaya. Metode penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru agama 3 dan siswa yang berjumlah 30. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuisioner , serta studi dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan : (1) peran guru agama dalam upaya membina karakter disiplin peserta didik pada pembelajaran jarak jauh (daring) di SMP Negeri 39 Surabaya. (2) peran guru agama dalam upaya membina karakter tanggung jawab peserta didik pada pembelajaran jarak jauh (daring ) di SMP Negeri 39 Surabaya.Penelitian ini membahas tentang peran guru agama dalam upaya membina karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik melalui pembelajaran daring di SMP Negeri 39 Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Bagaimana peran guru agama dalam upaya membina karakter disiplin dan tanggung jawab melalui pembelajaran daring di SMPN 39 Surabaya. Metode penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru agama 3 dan siswa yang berjumlah 30. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuisioner , serta studi dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan : (1) peran guru agama dalam upaya membina karakter disiplin peserta didik pada pembelajaran jarak jauh (daring) di SMP Negeri 39 Surabaya. (2) peran guru agama dalam upaya membina karakter tanggung jawab peserta didik pada pembelajaran jarak jauh (daring ) di SMP Negeri 39 Surabaya

    Peran Regulasi Emosi terhadap Stres Pengasuhan Orang Tua Anak Kecanduan Gadget

    No full text
    Perilaku kecanduan gadget yang terjadi pada anak dinilai tidak sesuai dengan tuntutan peran yang melekat pada orang tua dalam pengasuhan anak, sehingga menimbulkan terjadinya stres pengasuhan yang dapat berimbas pada perilaku pengasuhan negatif terhadap anak. Oleh karena itu, diperlukan adanya regulasi emosi pada orang tua dalam menghadapi stres pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran regulasi emosi terhadap stres pengasuhan yang dialami orang tua anak kecanduan gadget di TK ABA Notoyudan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua dari siswa kecanduan gadget di TK ABA Notoyudan dengan jumlah 55 responden. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala modifikasi dari Parental Stress Index-Short Form (28 aitem, a=0,918)  dan skala regulasi emosi (35 aitem, a=0,870). Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa regulasi emosi memiliki peran yang lemah terhadap stres pengasuhan pada orang tua anak kecanduan gadget di TK ABA Notoyudan dengan arah korelasi positif (p=0,008<0,05; r=0,354). Stres pengasuhan yang terjadi juga berasal dari faktor karakteristik anak yang kurang baik hingga membuat orang tua merasa kewalahan dalam mengasuh anak dalam kesehariannya sehingga memunculkan terjadinya stres pengasuhan

    CERITA RAKYAT JAWA TIMUR ANDE-ANDE LUMUT: ANALISA KRITIS CERITA POPULAR ANAK DENGAN KRITIK SASTRA FEMINIS

    No full text
    Ande-Ande Lumut merupakan cerita legendaris dari Jawa Timur yang mengambil latar Kerajaan Jenggala Kediri. Cerita ande-ande lumut mengisahkan empat perempuan yang memperebutkan pangeran dan bagaimana citra tubuh perempuan digambarkan.  Ande-ande lumut menjadi bagian cerita sastra anak yang hingga hari memegang peranan penting dalam membentuk persepsi anak tentang dunia mereka. Pembagian peran yang dilekatkan dalam diri setiap tokoh, laki-laki dan perempuan merupakan bentuk representasi dari ideologi gender masyarakat Indonesia. Kritik sastra feminis adalah kritik sastra yang didasarkan pada pandangan atau ide feminisme yang berkeinginan memandang secara adil keberadaan perempuan sebagai penulis atau sebagai tokoh perempuan dalam karya sastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan in-depth analysis terhadap buku dongeng cerita asli Indonesia terbitan PT Elex Media Komputindo Gramedia. Dalam penelitian ini menegaskan bahwa pola budaya patriarki dalam cerita rakyat Jawa Timur khususnya Ande-Ande Lumut diungkapkan melalui tokoh Ande-Ande Lumut dan Yuyu Kangkang yang memiliki kewenangan penuh dalam menentukan keputusan dan bagaimana dalam cerita tersebut menggambarkan tubuh perempuan dicitrakan

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇