Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    PENERAPAN MEDIA MINIATUR DENAH 3D UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DALAM MEMBACA DENAH DAN ARAH MATA ANGIN KELAS 3 SD

    Get PDF
     Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan proses dalam membaca denah dan arah mata angin melalui media miniatur denah 3D. Metode penelitian dari penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian PTK ini dilakukan melalui 2 siklus, subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas 3C, yang terdiri dari 28 siswa di SDN Pacarkeling V Surabaya, yang dilaksanakan pada bulan Februari-Mei tahun 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi, tes dilakukan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses siswa dan observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam peningkatan keterampilan proses. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu pada siklus 1 didapatkan hasil ketuntasan klasikal sebanyak 78,57% dengan kategori cukup. Sedangkan jika dilihat pada siklus 2 terjadi peningkatan hasil ketuntasan klasikal keterampilan proses siswa mencapai 92,85% dalam kategori sangat baik, selain itu adanya peningkatan hasil observasi terhadap 6 indikator keterampilan proses dari siklus 1 dan siklus 2 yaitu kegiatan mengamati di siklus 1 mencapai 75,8% yang kemudian meningkat mencapai 85,89%. pada kegiatan bertanya di siklus 1 keseluruhan siswa hanya 58,92% siswa yang aktif bertanya dan pada siklus ke 2 meningkat cukup pesat menjadi 80,35%, pada kegiatan merencanakan & penyelidikan di siklus 1 sebanyak 70,5% siswa dan di siklus 2 terjadi peningkatan mencapai 82,14%, pada kegiatan menganalisis data di siklus 1 sebanyak 73,2% dan di siklus 2 mendapat peningkatan sebanyak 81,25% dan pada kegiatan mengkomunikasikan hasil terhadap peningkatan dari siklus 1 sebanyak 75% dan di siklus 2 mencapai 82,14%. Dengan itu peneliti menyimpulkan bahwa dengan penerapan media miniatur denah 3D dapat meningkatkan keterampilan proses dalam membaca denah siswa kelas 3 SD di SDN Pacarkeling V

    Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Sistem Pernafasan Manusia Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Kelas V di SD

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SD pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi sistem pernapasan manusia melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 27 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus, persentase ketuntasan belajar peserta didik hanya sebesar 40,74%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 66,67%, dan pada siklus II meningkat signifikan menjadi 92,59%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam memahami materi sistem pernapasan manusia

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA KELAS IV MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DENGAN PENGELOMPOKKAN HETEROGEN DI SDN SIDOTOPO 1 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas IV SDN 1 Sidotopo Surabaya melalui model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dengan pengelompokan heterogen. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dengan jumlah 33 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi untuk menilai keterampilan kolaborasi berdasarkan empat indikator, yaitu kemampuan mengelola kelompok, bekerja dan belajar secara kolaboratif, memecahkan masalah, serta mengatasi perbedaan dalam kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan kolaborasi dari 47,92% pada siklus I menjadi 75,00% pada siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, termasuk kemampuan mengelola kelompok, memecahkan masalah, bekerja kolaboratif, dan mengatasi perbedaan. Dengan demikian, PJBL dengan pengelompokan heterogen efektif diterapkan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dalam proses pembelajaran aktif di kelas

    Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris melalui Pendekatan Game-Based Learning pada Siswa Kelas VII-A SMPN 36 Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris siswa kelas VII-A SMPN 36 Surabaya melalui pendekatan Game-Based Learning (GBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi angket minat belajar dengan skala Likert, lembar observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan GBL dapat meningkatkan minat belajar siswa. Pada siklus I, sebanyak 24 dari 28 siswa valid (85,7%) mengalami peningkatan minat belajar. Pada siklus II, jumlah tersebut meningkat menjadi 25 dari 28 siswa (89,3%). Aktivitas pembelajaran berbasis permainan seperti Match-Up Cards Polite Expression dan kuis digital Zep Quiz terbukti menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, kompetitif, dan interaktif. Dengan demikian, penerapan GBL dinyatakan efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap Bahasa Inggris

    PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) MELALUI STRATEGI 3M (MELIHAT, MENIRU, DAN MEMODIFIKASI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PRISMATIS SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 7 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi prismatis siswa kelas VIII melalui strategi 3M (Melihat, Meniru, dan Memodifikasi) dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pendekatan ini diterapkan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama tiga siklus. Strategi 3M mendorong siswa untuk mengamati puisi pemantik, menirunya sebagai acuan struktur dan gaya, lalu memodifikasi menjadi karya orisinal. Dalam setiap siklus, penggunaan AI difungsikan untuk menyediakan puisi pemantik yang sesuai minat siswa serta memberi masukan otomatis terkait diksi, gaya bahasa, dan struktur puisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata siswa dari 58,06 pada siklus I menjadi 70,99 pada siklus II, dan meningkat lagi menjadi 76,24 pada siklus III. Peningkatan ini menunjukkan bahwa integrasi strategi 3M dan AI mampu mendorong kreativitas, meningkatkan kualitas tulisan, serta memperkuat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi ini efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis puisi prismatis sebagai bagian dari penguatan literasi kreatif berbasis teknologi

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN PENDEKATAN TARL DAN KONTEKSTUAL BERBASIS BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

    Get PDF
    pembelajaran PBL dengan pendekatan tarl dan kontekstual berbasis budaya pada mata pelajaran Matematika. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian menggunakan peserta didik kelas VE SDN Banyu Urip III Surabaya dengan jumlah peserta didik 29 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam kajian ini adalah observasi dan tes. Bentuk analisis informasi yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil nilai evaluasi pra siklus didapatkan rata-rata sebesar 50 (48%) dimana peserta didik belum tuntas dalam belajar. Pada siklus I didapatkan rata-rata nilai peserta didik sebesar 69,7 (70%) sudah mencapai ketuntasan hasil belajar. Selain itu pada siklus II 84,8 (85%) telah tuntas dalam belajar. Mengingat ketetapan indikator keberhasilan, tingkat pemenuhan hasil belajar siswa khususnya 85% peserta didik telah mencapai nilai ≥ 80, pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran PBL dengan pendekatan tarl dan kontekstual berbasis budaya dapat dinyatakan berhasil. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga menumbuhkan minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Peningkatan ini juga perubahan perilaku peserta didik selama proses pembelajaran

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MULTIMEDIA INTERAKTIF KODEKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SURABAYA SISWA KELAS V

    Get PDF
    Matematika sering dianggap menjadi mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi peserta didik. Salah satunya dikarenakan kurangnya sumber belajar di kelas dan mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas V sekolah dasar pada materi komposisi dan dekomposisi bilangan cacah. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian peserta didik di kelas VA SDN kapasan III Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan, nilai rata-rata pada siklus I sebesar 76.42%, hal ini menunjukkan peningkatan dibanding saat pra siklus atau observasi awal, namun hasil ini belum mencapai ketuntasan klasikal sehingga terdapat evaluasi dan refleksi pada pembelajaran siklus II. Pada siklus II menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa menjadi 90.10% dan sudah memenuhi persentase ketuntasan klasikal yang diharapkan. Peningkatan sebesar 13.68% ini menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif kodeka berbasis kearifan lokal Surabaya mampu meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar. &nbsp

    The Effect of Pictures Media on Sentence Writing Skills of 7th Graders

    Get PDF
    This classroom action research aimed to determine the effectiveness of picture media in improving the simple English sentence writing skills of seventh-grade students at a junior high school in Surabaya, Indonesia. The research, conducted in two cycles, utilized pre-tests, post-tests, observations, and open-ended questionnaires to collect quantitative and qualitative data. Initial findings from the pre-test indicated that the majority of students had difficulty constructing basic English sentences, with an average score of 69.03 and only 57.69% achieving the minimum passing criteria. Cycle I, which integrated picture media as a visual stimulus, showed a significant improvement, with the average post-test score increasing to 89.80 and learning mastery rising to 88.46%. However, Cycle II showed a slight decrease in the average post-test score to 87.88, although learning mastery remained the same. Qualitative data from the questionnaires indicated that grammatical challenges, a less conducive learning environment, and decreased student motivation contributed to this slight decline. While the use of picture media was initially proven beneficial in enhancing students' ability to produce simple sentences by providing context and stimulating ideas, this research highlights the need for a multi-faceted approach in teaching writing. This includes addressing grammatical understanding, managing classroom dynamics, and sustaining student engagement to achieve more consistent and significant improvements in writing skills

    Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas VII C SMPN 36 Surabaya dengan Menggunakan Running Dictation dan Game Berbasis Teknologi Digital

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa inggris kelas VII C SMPN 36 Surabaya melalui penggunaan game Running Dictation dan game berbasis teknologi digital. Penelitian melibatkan 23 siswa sebagai partisipan dengan mengintegrasikan penggunaan Running Dictation dan Game Berbasis Teknologi Digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan mendorong partisipasi siswa secara optimal. Analisis data hasil tes kosakata Bahasa Inggris dilaksakan secara kuantitatif dengan menghitung jumlah siswa yang tuntas dari hasil tes kosakata Bahasa Inggris yang menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan hasil tes dari 30% di siklus I menjadi 78% di siklus II. Dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan partisipatif, siswa lebih termotivasi untuk belajar dan mengalami peningkatan hasil tes pada setiap siklus. Kemudian, hasil angket menunjukkan keterlibatan dan minat siswa yang tinggi dalam Pelajaran Bahasa Inggris. Penggunaan game edukatif ini tidak hanya meningkatkan hasil tes, tetapi juga meningkatkan minat, mendorong interaksi, kerja sama antarsiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Running Dictation dan Game berbasis digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta meningkatkan kosakata Bahasa Inggris siswa

    PENGARUH FOOT CORE STABILITY TERHADAP PENURUNAN NYERI, PENINGKATAN ROM, KEKUATAN OTOT DAN AKTIVITAS FUNGSIONAL LANSIA PENDERITA NYERI LUTUT UNILATERAL: CASE REPORT

    Get PDF
    ABSTRAK Pendahuluan: Banyak lansia yang menderita nyeri lutut dan mengalami banyak penurunan dalam melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Foot Core Stability pada kasus nyeri lutut unilateral dalam mengurangi nyeri lutut, meningkatkan range of motion (ROM) dan kekuatan otot, dan meningkatkan aktivitas fungsional. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode case report pada lansia yang berusia 65 tahun dengan keluhan nyeri lutut. Pemberian Foot Core Stability sebanyak 3 kali dalam seminggu dimulai dari 29 Oktober-4 November 2024. Instrumen penelitian menggunakan VAS untuk mengukur nyeri lutut, goniometer untuk mengukur ROM pada lutut, MMT untuk mengukur kekuatan otot lutut dan katz index untuk mengukur kemampuan fungsional. Hasil: Setelah diberikan latihan Foot Core Stability sebanyak 3 kali dalam seminggu pada pasien yang berusia 65 tahun dengan keluhan nyeri lutut unilateral sinistra didapatkan hasil tidak ada nyeri lutut, dan terjadi peningkatan ROM, kekuatan otot dan aktivitas fungsional. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada pasien nyeri lutut dengan pemberian Foot Core Stability sebanyak 3 kali seminggu terbukti dapat menghilangkan nyeri lutut, dan meningkatan ROM, kekuatan otot dan aktivitas fungsional.   Kata Kunci: Lansia, Nyeri Lutut Unilateral, Aktivitas Fungsional, Foot Core Stabilit

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇