Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Membangun Kesadaran Investasi Sukuk: Tantangan Digital Bagi Generasi Z
Abstrak
Investasi sukuk sebagai instrumen keuangan syariah memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan inklusi keuangan di Indonesia. Namun, partisipasi Generasi Z dalam investasi sukuk masih terbatas akibat rendahnya literasi keuangan syariah, persepsi risiko, serta kurangnya pemahaman mendalam mengenai produk tersebut. Generasi Z yang merupakan digital-native menunjukkan preferensi terhadap pendekatan edukasi yang interaktif, visual, dan sesuai karakteristik digital mereka. Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang dalam membangun kesadaran investasi sukuk di kalangan Generasi Z melalui strategi digital inovatif, seperti kampanye media sosial, gamifikasi, kolaborasi dengan influencer syariah, dan integrasi materi keuangan syariah dalam pendidikan formal. Pendekatan holistik yang melibatkan pemerintah, lembaga keuangan, regulator, dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi dan partisipasi investasi sukuk secara berkelanjutan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan inklusi keuangan syariah dan memperkuat ekonomi nasional melalui partisipasi aktif Generasi Z.
Kata kunci: Investasi Sukuk, Literasi Keuangan Syariah, Edukasi Digital, Generasi 
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Fasilitas Pelayanan Pajak dan Pengetahuan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi Bangunan (Studi Kasus pada Kantor UPTD PPD Kota Sukabumi)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak, fasilitas pelayanan pajak, dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayah kerja UPTD PPD Kota Sukabumi. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh masih adanya tingkat kepatuhan wajib pajak yang rendah, yang ditunjukkan dengan banyaknya tunggakan pembayaran pajak dari masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif serta analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel independen, yaitu kesadaran wajib pajak, fasilitas pelayanan pajak, dan pengetahuan perpajakan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran kesadaran, kemudahan pelayanan, dan pengetahuan perpajakan dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran PBB
Analisis Implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Desa (SAPDES) dalam Pengendalian Internal Keuangan di Desa Sukadamai
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Desa (SAPDes) dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Desa Sukadamai dipilih sebagai lokasi penelitian karena telah menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan Desa (SAPDes) namun masih menghadapi berbagai kendala dalam penguatan sistem pengendalian internal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan Desa (SAPDes) dalam struktur dan proses pengendalian internal keuangan desa, mengevaluasi efektivitas komponen pengendalian internal berdasarkan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO), serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan Desa (SAPDes) di Desa Sukadamai telah berjalan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal. Masih terdapat kelemahan dalam pemisahan tugas, sistem evaluasi internal, serta kurangnya pelatihan aparatur desa. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, pemahaman akuntansi yang rendah, serta ketergantungan pada satu pihak dalam pencatatan keuangan. Meskipun demikian, penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Desa (SAPDes) dinilai telah mendukung upaya peningkatan pengendalian internal dan menjadi pijakan penting menuju tata kelola keuangan desa yang lebih baik
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Melalui Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan pada Badan Pendapatan Daerah di Kabupaten Kutai Timur
Penelitian ini berdasarkan persoalan yang timbul dari adanya otonomi daerah, di Kabupaten Kutai Timur sendiri menjadi terkendala akibat data yang kurang jelas yakni mencatat sekitar 70.000 wajib pajak di daerah yang masih menunggak pembayaran pajak bumi dan bangunan sebab sebagian besar merupakan penunggak pajak warisan kabupaten induk (Kabupaten Kutai). Meskipun dalam kondisi tersebut, Badan Kabupaten Kutai Timur dapat memungut pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan sudah cukup baik dalam realisasinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Badan Pendapatan Daerah Kutai Timur memaknai Pajak Bumi dan Bangunan setelah dialihkan ke daerah, untuk mengetahui hambatan penerimaan PAD melalui PBB Perdesaan dan Perkotaan di Kutai Timur, dan untuk mengetahui upaya optimalisasi penerimaan PBB Perdesaan dan Perkotaan di Kutai Timur. Hasil penelitian menunjukkan PBB-P2 setelah dialihkan ke daerah dianggap sebagai kesempatan bagi daerah untuk berkembang dan mengelola urusan daerahnya secara lebih efektif. Selain itu, pengalihan ini juga diartikan sebagai amanat bersama yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah. Namun, masih ada hambatan yang dirasakan dalam upaya optimalisasi PBB-P2, adapun upaya yang dilakukan untuk optimalisasi PBB-P2 yakni dengan sosialisasi perpajakan, pelatihan sumber daya aparat maupun rekrutmen relawan pajak serta kegiatan pemutakhiran data
Analisis Skema Bagi Hasil Tradisional, Return dan Rsiko Paronan Sapi di Desa Tobai Timur Sampang Madura
Abstrak
Paronan sapi adalah salah satu sistem tradisional yang di praktekkan pemilik sapi dengan memberi hewan ternak kepada peternak local untuk dipelihara. Jika sapi tersebut beranak atau hasil penjualan sapi, maka hasilnya dibagi antara pemilik sapi dan peternak. Skema ini merupakan simbiosis mutualisme di mana pemilik sapi mendapatkan pemeliharaan gratis dan peternak mendapat bagian dari hasil penjualan. Sistem bagi hasil merupakan sistem di mana dilakukannya perjanjian bersama dalam melakukan kegiatan usaha, Paronan tradisional adalah contoh nyata dari kebijakan keuangan yang terorganisir dengan baik dalam konteks komunitas lokal. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif untuk menyelidiki masalah penelitian ini. Pendekatan kualitatif ini menekankan pada masalah kehidupan sosial yang nyata. Skema bagi hasil keuntungan memberikan kesamaan porsi keuntungan yang rata terhadap pemilik dan penerima paronan. Dalam praktek paronan sapi di desa tobai timur tidak hanya ada prilaku bagi untung antar pemilik dan pengambil paronan, dalam prakteknya mereka juga melakukan bagi rugi terhadap praktek paronan sapi.
Kata Kunci : Bagi Hasil, Tradisional, Parona
Analisis Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal dalam Mengatasi Kredit Bermasalah (Studi Kasus di Bank BJB KCP Jampang Kulon pada Produk Kredit Ritel Periode 2022-2024)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko dan sistem pengendalian internal dalam mengatasi kredit bermasalah pada produk Kredit Ritel di Bank BJB KCP Jampang Kulon selama periode 2022β2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko telah diterapkan melalui sistem Loan Management System (LMS) yang berbasis scoring untuk menilai kelayakan calon debitur. Sistem ini mampu meminimalisasi intervensi subjektif dan meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan kredit. Di sisi lain, sistem pengendalian internal dijalankan melalui SOP, pemantauan aplikasi BJB Grid, dan kebijakan cadangan angsuran untuk mencegah keterlambatan pembayaran. Temuan menunjukkan bahwa kedua pendekatan ini efektif dalam menekan rasio Non-Performing Loan (NPL) meskipun fluktuasi ekonomi dan faktor eksternal tetap menjadi tantangan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan sumber daya manusia dan pemutakhiran sistem berbasis teknologi untuk menjaga kualitas kredit yang disalurkan
Peran BOPO Sebagai Mediator Pengaruh NPF, Inflasi, dan Suku Bunga Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia
Industri perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari sisi aset dan perluasan jaringan. Namun demikian, Bank Umum Syariah (BUS) masih menghadapi tantangan serius dalam menjaga efisiensi operasional dan kualitas pembiayaan di tengah ketidakpastian ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non Performing Financing (NPF), inflasi, dan BI-Rate terhadap Return On Assets (ROA), dengan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel dan uji mediasi Sobel. Data diambil dari laporan keuangan tahunan BUS yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2019β2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap BOPO, namun berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA, dan dimediasi secara signifikan oleh BOPO. Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap BOPO maupun ROA, serta tidak dimediasi oleh BOPO. BI-Rate berpengaruh negatif signifikan terhadap BOPO dan ROA, dengan pengaruh tidak langsung yang juga signifikan melalui BOPO. Selain itu, BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor krusial dalam menentukan profitabilitas bank syariah, melampaui pengaruh kondisi makroekonomi atau risiko pembiayaan.
Kata kunci: NPF, Inflasi, BI-Rate, BOPO, ROA, Efisiensi Operasional, Bank Umum Syariah
IMPLEMENTASI TEKNIK BILANGAN KELIPATAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL PEMBAGIAN BERSUSUN SISWA KELAS IV SD
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal pembagian bersusun. Permasalah tersebut didasari oleh data awal yang didapatkan dari hasil pelaksanaan pembelajaran matematika yang membutuhkan kemampuan peserta didik untuk menghitung hasil pembagian dalam mencari lebar atau tinggi dari persegi panjang pada materi. Penelitian ini meneliti tentang penerapan teknik bilangan kelipatan dalam menyelesaikan soal pembagian bersusun. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan teknik bilangan kelipatan dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal terkait pembagian bersusun siswa kelas IV sekolah dasar. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan model penelitian spiral dari Kemmis dan Taggart yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas IV di SDN Kandangan I/121 Surabaya. Siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi
PENERAPAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPAS
Pendidikan merupakan sarana penting dalam meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Namun dalam praktiknya guru hanya menggunakan metode pengajaran yang monoton sehingga menyebabkan siswa merasa jenuh dan sulit memahami materi pelajaran. Dalam proses pembelajaran penggunaan media pengajaran dapat membantu pencapaian keberhasilan belajar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Pacarkeling V Surabaya dengan penggunaan media Pop Up Book pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menggunakan teknik tes, rata-rata, dan KKTP. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pada pra siklus rata- rata nilai siswa 69,22 dengan presentase 59,38%. Setelah dilakukan siklus I nilai rata- rata siswa meningkat menjadi 74,06 dengan presentase 71,88% sedangkan pada siklus II nilai rata- rata siswa yaitu 86,13 dengan presentase 84,38%. Berdasrakan hasil penelitian bahwa penggunaan media Pop Up Book sangat efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) karena tampilan media dalam bentuk tiga dimensi, sehingga membuat peserta didik antusias dalam mempelajari materi di dalamnya
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Aplikasi Geogebra Dengan Model Probelm Based Learning
Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI SDN Margorejo 1/403 Surabaya dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) yang didukung oleh media GeoGebra dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, mengevaluasi kepraktisan penggunaannya dalam kegiatan pembelajaran, serta menilai sejauh mana peningkatan hasil belajar yang dicapai. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembeljaran berbasis problem based learning dengan menggunakan aplikasi geogebra dinyatakan valid atau layak digunakan. Pernyataan ini didukung dengan hasil peningkatan pada hasil post-test antara siklus 1 dan siklus 2. Selain itu, menggunakan model pembelajaran problem based learning ini juga tampak dari perbandingan nilai rata-rata N-Gain antara 2 siklus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning menggunakan aplikasi geogebra efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VI C SDN Margorejo 1/403 Surabaya