Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Analisis Status Mahram Raḍā’ah Melalui ASI Hasil Induksi Laktasi Perspektif Maqāṣid al-Usrah Jamaluddin ‘Athiyyah

    No full text
    Praktik induksi laktasi biasanya dilakukan oleh ibu angkat untuk menyusui anak adopsinya agar memiliki ikatan mahram raḍā’ah. Namun mengingat status mahram raḍā’ah tidak otomatis muncul hanya karena semata-mata menyusui, penting untuk meneliti bagaimana praktik induksi laktasi oleh ibu angkat dalam penetapan status mahram raḍā’ah. Sebelumnya penelitian tentang mahram raḍā’ah dalam konteks ini hanya dilakukan secara normatif. Sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengisi kekosongan fakta empiris terkait realita praktik induksi laktasi oleh ibu angkat di lapangan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian hukum empiris melalui pendekatan kualitatif untuk mengetahui ketetapan status mahram raḍā’ah melalui ASI hasil induksi laktasi oleh ibu angkat yang dianalisis menggunakan perspektif maqāṣīd al-usrah Jamaluddin ‘Athiyyah. Berdasarkan penelitian ini didapati hasil bahwa dari 4 terapis dan 2 ibu angkat yang diwawancara, ditemukan adanya komitmen dari terapis maupun ibu angkat untuk memenuhi syarat mahram raḍā’ah. Sehingga induksi laktasi berpotensi untuk menjadikan status mahram antar keluarga angkat. Namun, untuk mahram kepada ayah, ulama masih berbeda pendapat tentang eksistensi syarat laban al-fahl yang tidak ditemukan dalam praktik induksi laktasi. Sementara dalam hal maqāṣid al-usrah praktik ini dinilai sejalan dengan tanẓīm al-‘alāqah bayna al-jinsain karena dapat menjaga interaksi antar keluarga angkat, sejalan dengan hifẓ al-nasl karena melestarikan generasi melalui adopsi dan sesuai dengan hifẓ al-nasab karena nasab anak angkat tetap dinisbatkan kepada ayah kandungnya. Selanjutnya, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan konsep mahram raḍā’ah terutama dalam konteks induksi laktasi. Di mana, induksi laktasi dalam konteks ini bukan hanya terbatas pada ranah medis untuk memenuhi nutrisi bayi, melainkan juga berpotensi menjadi solusi dalam mekanisme relasional keluarga angkat ketika sudah memenuhi syarat sebagai mahram raḍā’ah dengan tetap memperhatikan batasan-batasan di dalam relasi mahram raḍā’ah salah satunya larangan mengubah nasab adopsi.   Kata Kunci: Maqāṣid al-Usrah, Mahram Raḍā’ah, Induksi Laktasi, Ibu Angkat

    Pengaruh Persepsi Keamanan Digital, Pengaruh Sosial, dan Kemudahan Terhadap Minat Menggunakan E-Wallet pada Pelaku UMKM di Bandar Lampung

    No full text
    Transformasi teknologi di bidang keuangan telah mendorong pergeseran sistem transaksi dari pola pembayaran konvensional menuju mekanisme digital, salah satunya melalui pemanfaatan dompet elektronik (e-wallet). Meskipun demikian, tingkat pemanfaatan e-wallet oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan persepsi serta kecenderungan perilaku pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi keamanan digital, pengaruh lingkungan sosial, serta persepsi kemudahan penggunaan terhadap minat UMKM dalam mengadopsi e-wallet di Kota Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan program SPSS melalui tahapan uji validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi keamanan digital, pengaruh sosial, dan kemudahan penggunaan memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap minat penggunaan e-wallet, baik secara individu maupun secara bersama-sama. Temuan ini mengindikasikan bahwa jaminan keamanan, dukungan dari lingkungan sekitar, dan kemudahan dalam pengoperasian sistem menjadi determinan utama dalam meningkatkan adopsi e-wallet di kalangan pelaku UMKM

    Implementasi Nilai Islam Dalam Pembentukan Etika Digital Remaja Muslim Di Media Sosial

    No full text
    The rapid development of social media has brought significant changes to the behavioral patterns and social interactions of Muslim adolescents, as indicated by the increasing prevalence of hoaxes, hate speech, privacy violations, and impulsive behavior in digital spaces. This condition reflects serious challenges in the internalization of moral and ethical values among the younger generation. This study aims to analyze the role of Islamic values as a way of life in shaping the digital ethics of Muslim adolescents in the era of social media, as well as to examine the contributions of the Islamic worldview and Islamic education in this process. This study employs a library research method by analyzing various relevant scholarly sources, including academic journals, books, and previous studies related to digital ethics, Islamic education, and adolescent character formation. The findings indicate that Islamic values as a way of life function as a comprehensive moral framework that guides adolescents in using social media wisely, responsibly, and ethically. The Islamic worldview serves as a value filter in navigating the influences of global digital culture, while Islamic education contributes significantly through value internalization, habituation, and role modeling. Therefore, the implementation of Islamic values as a way of life constitutes a relevant and effective conceptual strategy for fostering digital ethics among Muslim adolescents.Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan terhadap pola perilaku dan interaksi remaja Muslim, yang ditandai dengan meningkatnya fenomena hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran privasi, serta perilaku impulsif di ruang digital. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam internalisasi nilai moral dan etika pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai Islam sebagai way of life dalam membentuk etika digital remaja Muslim di era media sosial, serta mengkaji kontribusi Islamic worldview dan pendidikan Islam dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan, meliputi jurnal, buku akademik, dan hasil penelitian terdahulu terkait etika digital, pendidikan Islam, dan pembentukan karakter remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai Islam sebagai way of life berfungsi sebagai kerangka moral komprehensif yang mampu membimbing remaja dalam menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan beradab. Islamic worldview berperan sebagai filter nilai dalam menyaring pengaruh budaya digital global, sementara pendidikan Islam berkontribusi signifikan melalui internalisasi nilai, pembiasaan, dan keteladanan. Dengan demikian, implementasi nilai Islam sebagai way of life merupakan strategi konseptual yang relevan dan efektif dalam membangun etika digital remaja Muslim

    Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Nomor 4/JN/2022/MS.Lsm Tentang Kebenaran Materiil Dalam Perkara Pemerkosaan Dan Pelecehan Seksual

    Get PDF
    Penegakan hukum jinayat di Aceh bertujuan mewujudkan keadilan substantif melalui pencapaian kebenaran materiil dalam setiap putusan. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan problematika kualifikasi hukum yang berpotensi mengaburkan perlindungan terhadap korban, khususnya kelompok rentan. Penelitian ini berangkat dari persoalan adanya dugaan ketidaksesuaian antara fakta hukum yang terungkap di persidangan dengan kualifikasi jarimah dalam Putusan Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Nomor 4/JN/2022/MS.Lsm. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) apakah pertimbangan hakim telah mencerminkan kebenaran materiil; dan (2) apakah penentuan kualifikasi jarimah telah sesuai dengan unsur-unsur pemerkosaan sebagaimana diatur dalam Qanun Jinayat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara fakta persidangan, pertimbangan hukum hakim, dan penerapan norma hukum jinayat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), disertai analisis konseptual terhadap doktrin kebenaran materiil dalam hukum pidana Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim membatasi unsur pemaksaan pada kekerasan fisik semata dan tidak mempertimbangkan secara memadai eksploitasi kerentanan korban penyandang disabilitas intelektual sebagai bentuk pemaksaan nonfisik. Akibatnya, perbuatan yang secara substansial memenuhi unsur jarimah pemerkosaan justru dikualifikasikan sebagai pelecehan seksual. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat diskursus akademik mengenai pentingnya pendekatan substantif dalam pembuktian jarimah pemerkosaan, khususnya terhadap korban rentan, serta mendorong konsistensi penerapan prinsip kebenaran materiil guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak korban dalam penegakan hukum jinayat di Aceh. Kata Kunci: Kebenaran Material; Pemerkosaan; Pelecehan Seksual; Qanun Jinayat; Jarīmah Ta'zīr

    Analisis Manajemen Risiko Terhadap Perubahan Itinerary Perjalanan Umrah (Studi Pada PT Berkah Utama Tour and Travel Bengkulu)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko terhadap perubahan itinerary perjalanan ibadah umrah pada PT Berkah Utama Tour and Travel Bengkulu. Perubahan itinerary merupakan salah satu permasalahan yang kerap terjadi dalam penyelenggaraan umrah dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko, baik bagi jamaah maupun pihak perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pimpinan perusahaan, staf operasional, serta jamaah umrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan itinerary disebabkan oleh faktor internal seperti keterbatasan operasional dan koordinasi, serta faktor eksternal seperti perubahan jadwal penerbangan dan kebijakan maskapai. Dampak yang ditimbulkan meliputi risiko kenyamanan jamaah, penambahan biaya, serta penyesuaian pelayanan. Penerapan manajemen risiko yang baik dinilai mampu meminimalkan dampak negatif perubahan itinerary serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan jamaah umrah

    Analisis Pengaruh Prinsip Pariwisata Halal Terhadap Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Destinasi Wisata Taman Kota Kabupaten Mukomuko

    Get PDF
    Halal tourism is one of the sectors that has experienced rapid development in recent years, along with the increasing awareness of Muslim communities regarding the importance of tourism services that comply with Islamic principles. This study employs an associative/causal research design, which aims to examine the relationship as well as the influence between two or more variables. In this research, the independent variables consist of muamalah (X1), worship/ibadah (X2), and morality/akhlak (X3), which are analyzed for their effects on the dependent variable, namely MSME income (Y).This study adopts a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The results show that based on the partial test (t-test), the variables of muamalah, worship (ibadah), and morality (akhlak) each have a significant effect on MSME income. The muamalah variable has a t-value of -5.596 with a significance level of 0.000, the worship (ibadah) variable has a t-value of 4.955 with a significance level of 0.000, while the morality (akhlak) variable shows the most dominant influence with a t-value of 47.630 and a significance level of 0.000

    Analisis Manajemen Resiko Calon Jamaah Umroh (Studi di Desa Talang Tinggi Kabupaten Seluma)

    Get PDF
    This study aims to analyze the risk management faced by prospective Umrah pilgrims, particularly victims of Umrah Package fraud in Talang Tinggi Village, Seluma Regency, this study used a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of prospective Umrah pilgrims, fraud victims, and umrah travel agencies. The result show that prospective Umrah pilgrims face various risk, including administrative, operational,legal, economic, social, and psychological risks. The most dominant risks are economic and legal risks, which cause financial losses and uncertainty about departure. The implementation of risk management is carried out through the stages of identification, analysis, evaluation, and risk mitigation. Recommended strategies include increasing pilgrim literacy regarding travel legality, transparency ind fund management, strengthening internal coordination of travel agencies, and emotional support for victims. The  impelentation of appropriate risk management is expected to minimize the potential for fraud and increase protection for prospective Umrah pilgrim

    Multimodalitas pada Video Klip Lagu “Gala Bunga Matahari” Karya Sal Priadi

    Get PDF
    This study aims to reveal the meaning formed through the interaction of various forms, namely language, images, music, sound, and movement in the song video clip. Using a qualitative method with a multimodal discourse analysis approach, this study analyzes how the five forms of modes work simultaneously in conveying messages. The results of the study show that each form plays an important role in building the theme of longing, loss, and hope. Language is used to convey the narrative, images and movements strengthen the emotional meaning, while music and sound create an atmosphere that supports the overall message. These findings indicate that the multimodal discourse approach is able to reveal complex meanings in works of art, as well as being a means to represent ideas, experiences, and social realities through various complementary forms.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengungkap makna yang dibentuk melalui interaksi berbagai bentuk, yaitu bahasa, gambar, musik, suara, dan gerakan dalam video klip lagu. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana multimodal (Kress & Van Leewen, 2001), penelitian ini menganalisis bagaimana kelima bentuk moda tersebut bekerja secara simultan dalam menyampaikan pesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bentuk memainkan peran penting dalam membangun tema kerinduan, kehilangan, dan harapan. Bahasa digunakan untuk menyampaikan narasi, gambar dan gerakan memperkuat makna emosional, sedangkan musik dan suara menciptakan suasana yang mendukung keseluruhan pesan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan wacana multimodal mampu mengungkap makna yang kompleks dalam karya seni, serta menjadi sarana untuk merepresentasikan ide, pengalaman, dan realitas sosial melalui berbagai bentuk yang saling melengkapi.   ABSTRACT This study aims to reveal the meaning formed through the interaction of various forms, namely language, images, music, sound, and movement in the song video clip. Using a qualitative method with a multimodal discourse analysis approach (Kress & Van Leewen, 2001), this study analyzes how the five forms of modes work simultaneously in conveying messages. The results of the study show that each form plays an important role in building the theme of longing, loss, and hope. Language is used to convey the narrative, images and movements strengthen the emotional meaning, while music and sound create an atmosphere that supports the overall message. These findings indicate that the multimodal discourse approach is able to reveal complex meanings in works of art, as well as being a means to represent ideas, experiences, and social realities through various complementary forms

    Tren Perceraian Karena Financial Independence Istri: Analisis Maqasid Syariah dan Teori Keadilan Gender

    Get PDF
    Divorces in Indonesia continues to rise year after year. Many of these divorce lawsuits are filed by wives. One factor that motivates a wife to file for divorce from her husband is her financial independence. When a wife is financially stable, she is no longer dependent on her husband. Therefore, if the husband commits an act that violates the marriage, the wife can easily decide to end the marriage. This study aims to determine the factors causing divorce among financially independent wives, the concept of maqasid sharia in divorce decisions filed by wives, and the rights of wives after divorce from a gender justice perspective. This study is a normative study with a conceptual and case approach. The results show that factors that make financially independent wives easily choose to divorce include the wife's lack of financial dependence, the hope of having equal family relationships, and a high awareness of fighting for her dignity and honor. From the perspective of maqasid sharia, divorce can be a means to maintain the dignity, emotional health, and moral safety of women. According to the theory of gender justice, a wife who is financially independent still has the right to post-divorce rights because the essence of justice is not whether a woman is economically capable or not, but rather the fulfillment of responsibilities and relational respect.  The implications of this research suggest that a wife's financial independence should not be understood as a threat to the integrity of the marriage, but rather as a protection of the maqasid sharia and the enforcement of gender justice in marital and post-divorce relationships. Keywords: Divorce, Financial Independence, Maqasid Syariah, Gender Justice, Women's Rights.Perceraian di Indonesia kian meningkat dari tahun ke tahun. Gugatan cerai ini banyak dilakukan oleh para istri. Salah satu faktor yang melatarbelakangi seorang istri berani menggugat cerai sang suami disebabkan karena istri telah mampu secara finansial (financial independence). Ketika seorang istri mapan secara finansial ia tidak lagi bergantung dengan suaminya, sehingga apabila suami melakukan tindakan yang mengingkari pernikahan dengan mudah istri memberi keputusan untuk mengakhiri ikatan pernikahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor penyebab perceraian istri yang mandiri finansial, konsep maqasid syariah dalam keputusan cerai gugat istri, serta hak-hak istri pasca perceraian perspektif keadilan gender. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan konseptual dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang menjadikan istri finansial independen mudah memilih untuk bercerai dikarenakan istri tersebut tidak memiliki ketergantungan finansial, harapan memiliki relasi hubungan keluarga yang setara dan memiliki kesadaran yang tinggi memperjuangkan harkat dan martabat dirinya. Dalam pandangan maqashid syariah perceraian dapat menjadi sarana untuk menjaga kemuliaan, kesehatan emosional, serta keselamatan moral perempuan. Adapun menurut teori keadilan gender istri yang mandiri secara finansial tetap berhak atas hak-hak pasca perceraian dikarenakan inti dari keadilan bukan pada mampu atau tidak mampunya perempuan secara ekonomi melainkan pemenuhan tanggung jawab dan penghormatan relasional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kemandirian finansial istri tidak tepat dipahami sebagai keadaan yang mengancam keutuhan pernikahan, melainkan sebagai perlindungan maqashid syariah dan penegakan keadilan gender dalam relasi perkawinan dan pasca perceraian. Kata Kunci: Perceraian, Financial Independence, Maqasid Syariah, Keadilan Gender, Hak Perempuan

    Does Participation in Global Value Chains Promote Economic Growth? Evidence from Malaysia

    Get PDF
    Using qualitative and quantitative analyses of data on GVC membership and Malaysia's GDP from 2000 to 2022, this study examines what GVCs are, their importance to economic growth, and how they influence it. The underlying premise of this study is that GVC membership positively contributes to economic development. Did GVC membership influence Malaysia's economic development during the study period? To answer this question, this study uses the Autoregressive Distributed Lag (ARDL). The industrial sector contributes significantly to both local and foreign value added in exports, and participation in GVCs has a positive impact on Malaysia's economic growth during the study period. The impact of GVC participation on the industrial sector is reciprocal. Furthermore, linking local markets with foreign markets helps provide advanced intermediate raw materials and introduces modern production methods and technologies that enhance the competitiveness and productivity of local firms. GVCs also involve more firms through upstream and downstream linkages because they allow industries to specialize in certain parts of the production process rather than completing the entire process. This makes it easier for new firms to enter the market and be more competitiveUsing qualitative and quantitative analyses of data on GVC membership and Malaysia's GDP from 2000 to 2022, this study examines what GVCs are, their importance to economic growth, and how they influence it. The underlying premise of this study is that GVC membership positively contributes to economic development. Did GVC membership influence Malaysia's economic development during the study period? To answer this question, this study uses the Autoregressive Distributed Lag (ARDL). The industrial sector contributes significantly to both local and foreign value added in exports, and participation in GVCs has a positive impact on Malaysia's economic growth during the study period. The impact of GVC participation on the industrial sector is reciprocal. Furthermore, linking local markets with foreign markets helps provide advanced intermediate raw materials and introduces modern production methods and technologies that enhance the competitiveness and productivity of local firms. GVCs also involve more firms through upstream and downstream linkages because they allow industries to specialize in certain parts of the production process rather than completing the entire process. This makes it easier for new firms to enter the market and be more competitiv

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇