Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Perbandingan Efektivitas Produk Asuransi Jiwa dan Gadai Emas dalam Pengelolaan Risiko Keuangan Individu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas produk asuransi jiwa dalam menyediakan perlindungan risiko keuangan individu, serta menganalisis efektivitas gadai emas dalam pengelolaan likuiditas dan mitigasi risiko keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain penelitian komparatif, yang memungkinkan perbandingan sistematis kedua instrumen dalam konteks stabilitas finansial individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuransi jiwa terbukti efektif dalam memberikan perlindungan finansial jangka panjang terhadap risiko besar seperti kematian atau cacat, dengan kontribusi signifikan terhadap stabilitas pendapatan keluarga tertanggung. Sementara itu, gadai emas dinilai unggul dalam penyediaan likuiditas cepat untuk kebutuhan mendesak, sekaligus berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan fluktuasi ekonomi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa strategi pengelolaan risiko keuangan individu yang optimal adalah dengan mengombinasikan kedua instrumen ini secara sinergis. Edukasi keuangan yang komprehensif sangat diperlukan untuk mendukung keputusan finansial yang lebih terinformasi dan adaptif terhadap berbagai kondisi ekonom

    Analisis Penerapan SAK EMKM pada Momoyo Kota Sukabumi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Momoyo Ice Cream & Fruit Tea Kota Sukabumi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Momoyo telah menerapkan pencatatan transaksi harian berbasis komputer, namun penyusunan laporan keuangan bulanan masih dilakukan secara manual dan belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Kendala utama yang dihadapi meliputi ketidakterpaduan antara sistem pencatatan harian dengan laporan keuangan bulanan, rendahnya pemahaman terhadap pentingnya laporan keuangan standar, serta minimnya sosialisasi SAK EMKM kepada pelaku usaha. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan akuntansi dasar dan penerapan bertahap SAK EMKM untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan UMK

    Determinants of Auditor Switching: A Study of Non-Cyclic Consumer Sector Food and Beverage Sub-Sector Companies in Indonesia

    Get PDF
    This study aims to empirically examine the influence of audit opinion, financial distress, audit delay, management change, and audit quality on auditor switching, with firm size used as a control variable. The sample consists of manufacturing companies in the consumer non-cyclicals sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. This research uses secondary data and includes 71 companies with a total of 213 observational data points. Tabulated using Microsoft Excel and the technical stage of data analysis was carried out using the SPSS statistical test tool. The results indicate that audit delay and management change have a positive influence on auditor switching. Meanwhile, audit opinion, financial distress, and audit quality are found to have no significant effect on auditor switching

    Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja Di Komunitas Rohani Kota Malang

    Get PDF
    Background: Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood, marked by various complex physical and emotional changes, including behaviors such as attraction to the opposite sex, which then triggers sexual urges. Sexual behavior refers to all actions driven by sexual desire towards the opposite sex. Parenting patterns within the family hold a strategic value in shaping a child's personality and play a very important role in adolescent development.Objective: To examine the relationship between parenting patterns and sexual behavior among adolescent congregants in the city of Malang. Methods: This study used an analytic design with a cross-sectional approach. The population in this study consisted of 100 individuals, using total sampling techniques. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. Results: Univariate analysis showed that nearly half (49%) of adolescents in one community at a house of worship in the City of Malang had democratic parenting from their parents. Furthermore, more than half (51%) of adolescents in the same community exhibited risky sexual behavior. Bivariate analysis found a significant relationship between parenting patterns and sexual behavior among adolescents, with a p-value = 0.000. Conclusion: Adolescents who receive permissive and authoritarian parenting tend to have riskier sexual behavior compared to those who receive democratic parenting. Parenting patterns are influenced by parental education; the higher the parents' education level, the better the type of parenting provided to their children

    Pengaruh Posisi Head Up 30o Terhadap Post Operative Nausea and Vomiting Pada Pasien Post Spinal Anestesi di Recovery Room RSUD Mardi Waluyo Blitar

    Get PDF
    Objective:    Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) is a common complication in patients undergoing spinal anesthesia. One of the interventions to reduce PONV is the application of a 30° head-up position, while maintaining patients in the supine position after spinal anesthesia may lead to high spinal block. The head-up position utilizes gravity to suppress the gastroesophageal reflex that triggers PONV. This study aims to analyze the effect of a 30° head-up position on the reduction of PONV. Methods:   The study employed a quasi-experimental design with a two-group pretest–posttest control group approach. The sample was obtained using a non-probability purposive sampling technique, involving 32 respondents divided into three groups. The inclusion criteria were postoperative spinal anesthesia patients experiencing moderate to severe PONV. The independent variable in this study was the 30° head-up position, while the dependent variable was the level of PONV. Data were collected using the RINVR observation sheet and analyzed with a paired-sample t-test. Ethical approval for this study was obtained from Mardi Waluyo General Hospital, Blitar. Results:    The results of the paired t-test showed a decrease in the mean PONV scores between the pretest and posttest in the control group, from 3.55 to 1.88. In the 30° head-up intervention group, the mean PONV scores decreased from 6.13 to 1.25 between the pretest and posttest. Conclusion:    The paired t-test analysis revealed that both groups demonstrated a significant difference between pretest and posttest PONV scores. The control group showed a reduction in mean PONV scores from 3.55 to 1.88, while the 30° head-up intervention group demonstrated a greater reduction, from 6.13 to 1.25. Both groups obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant effect of the intervention. Accordingly, the research hypothesis (H1) was accepted.    Tujuan:Mual dan muntah pascaoperasi (Postoperative Nausea and Vomiting/PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien dengan anestesi spinal. Salah satu intervensi untuk menurunkan PONV adalah penerapan posisi head up 30°. Posisi telentang setelah anestesi spinal berisiko menyebabkan blok spinal tinggi, sedangkan posisi head up memanfaatkan gravitasi untuk menekan refluks gastroesofagus yang dapat memicu PONV. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh posisi head up 30° terhadap penurunan PONV pada pasien pasca-anestesi spinal. Metode:Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan two-group pretest–posttest control group. Sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling sebanyak 32 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Kriteria inklusi adalah pasien pascaoperasi dengan anestesi spinal yang mengalami PONV sedang hingga berat. Variabel independen adalah posisi head up 30°, sedangkan variabel dependen adalah tingkat PONV. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi RINVR. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari RSUD Mardi Waluyo Blitar. Hasil:Uji paired sample t-test menunjukkan penurunan rerata skor PONV pada kelompok kontrol dari 3,55 menjadi 1,88. Pada kelompok intervensi posisi head up 30°, rerata skor PONV menurun lebih besar, yaitu dari 6,13 menjadi 1,25. Simpulan:Terdapat perbedaan bermakna antara skor PONV pretest dan posttest pada kedua kelompok. Kelompok kontrol menunjukkan penurunan rerata dari 3,55 menjadi 1,88, sedangkan kelompok intervensi posisi head up 30° mengalami penurunan lebih besar dari 6,13 menjadi 1,25. Nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05) pada kedua kelompok menunjukkan pengaruh intervensi yang signifikan. Dengan demikian, hipotesis penelitian (H1) diterima

    Pengalaman Keluarga Dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Dalam Keluarga

    Get PDF
    Objective: Tuberculosis is a contagious disease with a high incidence in the community. Tuberculosis can be transmitted through airborne droplets containing tuberculosis bacilli when an infected person coughs, sneezes, or speaks. Tuberculosis transmission can be prevented by involving families in health care. The purpose of this study was to explore families' experiences in preventing the transmission of pulmonary tuberculosis within families at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya. Methods: A descriptive phenomenological approach was used to collect. The participants were 10 families with Pulmonary Tuberculosis at the Kalijudan Community Health Center in Surabaya, who were selected by purposive sampling. Data collection was conducted through in-depth interviews based on semi-structured interview guidelines. The data analysis model used was interactive Miles, reduction, data display, analysis, conclusions, and data verification. Result: The research obtained five themes: family knowledge in recognizing family health problems, making treatment decisions, behavior in caring for family members, environmental modification, and utilization of health facilities. Conclusion: The family's ability to carry out health functions is essential in preventing the transmission of pulmonary tuberculosis within the family.  Objective: Tuberkulosis merupakan penyakit menular dengan insiden yang masih tinggi di masyarakat. Tuberkulosis dapat ditularkan melalui udara yang mengandung basil tuberkulosis, ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Penularan tuberkulosis dapat dicegah dengan melibatkan keluarga dalam pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman keluarga dalam mencegah penularan tuberkulosis paru di dalam keluarga di Puskesmas Kalijudan, Surabaya. Methods: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif phenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini 10 keluarga dengan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kalijudan, Surabaya, yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam berdasarkan pedoman wawancara semi-terstruktur. Model analisis data yang digunakan adalah Miles interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, analisis, kesimpulan, dan verifikasi data. Result: Hasil penelitian ini memperoleh lima tema: pengetahuan keluarga dalam mengenali masalah kesehatan keluarga, pengambilan keputusan pengobatan, perilaku dalam merawat anggota keluarga, modifikasi lingkungan, dan pemanfaatan fasilitas kesehatan. Conclusion: Kemampuan keluarga dalam menjalankan fungsi kesehatan sangat penting dalam mencegah penularan tuberkulosis paru dalam keluarga

    PROFESIONALISME GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAI

    Get PDF
    This study discusses teacher professionalism in implementing the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) subjects. The Merdeka Curriculum is designed to provide flexibility to educators in developing learner-centered learning, thus requiring teachers to be more adaptive, innovative, and highly competent. However, in its implementation, teachers face various challenges, such as limited resources, lack of teacher readiness in adjusting learning methods, and paradigm shifts in learning evaluation. Therefore, an appropriate strategy is needed to improve teacher professionalism in order to optimize their role in the Merdeka Curriculum-based education system. This research uses the literature study method by analyzing various relevant reference sources to identify challenges and solutions in improving the professionalism of PAI teachers. The results show that strengthening continuous training, improving pedagogical and professional competencies, and supporting comprehensive education policies are the main factors in supporting the effective implementation of the Merdeka Curriculum. With the right strategy, PAI teachers are expected to be better prepared to develop innovative learning that meets the needs of students.Penelitian ini membahas profesionalisme guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada pendidik dalam menyusun pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, sehingga menuntut guru untuk lebih adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi yang tinggi. Namun, dalam implementasinya, guru menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya kesiapan guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran, serta perubahan paradigma dalam evaluasi pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat guna meningkatkan profesionalisme guru agar mampu mengoptimalkan perannya dalam sistem pendidikan berbasis Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber referensi yang relevan untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam peningkatan profesionalisme guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional, serta dukungan kebijakan pendidikan yang komprehensif merupakan faktor utama dalam menunjang efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan adanya strategi yang tepat, diharapkan guru PAI dapat lebih siap dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. This study discusses teacher professionalism in implementing the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) subjects. The Merdeka Curriculum is designed to provide flexibility to educators in developing learner-centered learning, thus requiring teachers to be more adaptive, innovative, and highly competent. However, in its implementation, teachers face various challenges, such as limited resources, lack of teacher readiness in adjusting learning methods, and paradigm shifts in learning evaluation. Therefore, an appropriate strategy is needed to improve teacher professionalism in order to optimize their role in the Merdeka Curriculum-based education system. This research uses the literature study method by analyzing various relevant reference sources to identify challenges and solutions in improving the professionalism of PAI teachers. The results show that strengthening continuous training, improving pedagogical and professional competencies, and supporting comprehensive education policies are the main factors in supporting the effective implementation of the Merdeka Curriculum. With the right strategy, PAI teachers are expected to be better prepared to develop innovative learning that meets the needs of students

    Inovasi Manajemen Controlling dalam Pengelolaan Usaha Berbasis Syariah di Era Digital

    Get PDF
    This study aims to analyze the practice of controlling management in a Madura grocery store (Warung Madura) located in Telang Village from an Islamic economic perspective. The research employed a qualitative method with a single case study design, collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings reveal that although controlling practices remain simple, such as manual financial recording, stock management, and capital reinvestment, the store owner consistently applies Islamic principles, including fair pricing, reasonable profit margins, and trustworthiness in capital management. Digital innovation is evident through the use of QRIS, although the application of financial and inventory management systems is still limited. The limitation of this study lies in its focus on a single store, which makes the results contextual and not generalizable. Nevertheless, this research provides practical implications for the development of Sharia-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and theoretical contributions by reinforcing the relevance of Islamic principles in controlling practices for microbusinesses. Keywords: controlling management, Warung Madura, Islamic economics, digitalization, case study Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen controlling pada salah satu Warung Madura di Desa Telang dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun praktik controlling masih sederhana, seperti pencatatan manual keuangan, pengelolaan stok, dan reinvestasi modal, pemilik warung konsisten menerapkan prinsip syariah, seperti keadilan harga, margin keuntungan yang wajar, dan amanah dalam pengelolaan modal. Adopsi inovasi digital terlihat dari penggunaan QRIS, meski pemanfaatan aplikasi manajemen keuangan dan inventori masih terbatas. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti satu warung, sehingga hasilnya bersifat kontekstual dan belum dapat digeneralisasi. Penelitian ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan UMKM berbasis syariah serta memberikan kontribusi teoretis sebagai studi kasus yang menegaskan relevansi prinsip syariah dalam praktik controlling usaha mikro. Kata Kunci: Manajemen controlling, Warung Madura, ekonomi syariah, digitalisasi, studi kasu

    Analisis Tahapan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Berbasis Proyek

    Get PDF
    This study aims to analyze the suitability between the cognitive developmental stages of Early Childhood Education (ECE) and Primary School students with the implementation of Project-Based Learning (PBL). The research objective is to examine how PBL effectively develops critical thinking, problem-solving skills, and the mastery of basic concepts. The research method employed is a qualitative descriptive literature review, synthesizing findings from relevant studies published between 2020-2025. The results indicate a high alignment between PBL and both the pre-operational (ECE) and concrete operational (Primary) stages. For ECE, the hands-on nature of projects enhances symbolic ability and simple problem-solving. For Primary students, the structured inquiry and application of concepts in real contexts significantly develop logical reasoning and analytical skills. The conclusion suggests that PBL is a developmentally appropriate pedagogical strategy to stimulate higher-order cognitive abilities, transforming students into active knowledge constructors.Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian antara tahapan perkembangan kognitif anak usia dini (AUD) dan Sekolah Dasar (SD) dengan implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami mekanisme PBP dalam mengembangkan dan mendukung kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penguasaan konsep dasar peserta didik melalui investigasi kontekstual dan interpretasi data non-numerik. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur deskriptif kualitatif, dengan mensintesis temuan-temuan dari penelitian relevan periode 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya keselarasan tinggi antara PBP dengan tahapan pra-operasional (AUD) dan operasional konkret (SD). Pada AUD, sifat hands-on PBP meningkatkan kemampuan simbolik dan pemecahan masalah sederhana. Sementara itu, pada siswa SD, tuntutan PBP akan penyelidikan terstruktur dan penerapan konsep dalam konteks nyata secara signifikan mengembangkan penalaran logis dan keterampilan analitis. Kesimpulan menunjukkan bahwa PBP merupakan strategi pedagogis yang sesuai secara perkembangan untuk menstimulasi kemampuan kognitif tingkat tinggi, mentransformasi siswa menjadi pembangun pengetahuan yang aktif

    Pengenalan Huruf L Melalui Lagu dan Kartu Pada Anak Usia 4-5 Tahun dengan Memadukan Bahasa dan Seni: Recognizing the Letter "Ll": Integrating Language and Art

    No full text
    This article presents a cheerful and integrated learning method for introducing the letter “Ll” to 4-5 year old students at TK Negeri Bung Karno. The research aims for students to be able to recognize the letter auditorily and visually, and train their ability to find words starting with “Ll”. The learning focuses on two aspects: language (recognizing the letter and finding “Ll” words) and art (sounding out the letter through songs). The method involves introducing the sound through songs and flashcards, word searching, and fine motor activities. Fine motor activities include writing the letter in the air and on a friend's back. The result shows this multisensory approach is effective in helping students enthusiastically recognize the letter and find words. Keyword: letter L; early childhood education; song; language aspect; art aspect; multisensoriArtikel ini menyajikan eksplorasi metode pembelajaran terpadu yang interaktif untuk memperkenalkan fonem dan grafem L (posisi awal dan tengah) kepada peserta didik Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Bung Karno kelompok usia 4-5 tahun. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memastikan tercapainya pengenalan huruf secara holistik, meliputi diskriminasi auditori dan visual, serta pengembangan kemampuan leksikal dalam mengidentifikasi kata berawalan huruf L. Fokus pembelajaran diintegrasikan dalam dua aspek kurikuler, yaitu aspek bahasa yang mencakup pengenalan visual huruf dan pencarian kosakata, dan aspek seni yang memanfaatkan media lagu untuk stimulasi fonetik L. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Kualitatif dengan desain studi kasus. Temuan menunjukkan bahwa implementasi pendekatan interaktif ini secara signifikan meningkatkan antusiasme dan keberhasilan murid dalam mengenal huruf L dan mencari kata yang relevan

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇