Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Equity Crowdfunding Digital Dalam Timbangan Maqashid Syariah: Studi Atas Kepastian Hukum Dan Perlindungan Investor di Indonesia

    No full text
    Studi ini meneliti hubungan antara kepastian hukum dan prinsip-prinsip maqashid syariah dalam praktik equity crowdfunding (ECF) di Indonesia, menyoroti lemahnya perlindungan investor meskipun platform tersebut berlisensi OJK. Studi ini mencakup semua penyelenggara ECF resmi dan kontrak elektronik yang mendasari transaksi. Data primer dikumpulkan dari peraturan OJK dan dokumen kontrak, sedangkan data sekunder dari putusan pengadilan, berita, dan publikasi ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis empiris untuk mengevaluasi implementasi aturan ECF berdasarkan standar kepastian hukum Gustav Radbruch dan nilai-nilai maqashid syariah. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, presentasi, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan kepastian hukum tidak terwujud karena tumpang tindih norma antara POJK No. 57/2020, POJK No. 16/2021, dan peraturan sektoral, yang membuat peraturan menjadi ambigu, tidak konsisten, dan tidak dapat diprediksi. Praktik ECF juga kurang memiliki perlindungan yang memadai, terlihat dalam sengketa informasi, tanggung jawab, dan masalah validitas kontrak elektronik yang mengganggu keadilan. Dari sudut pandang maqashid syariah, mekanisme ini gagal melindungi harta benda, akal budi, dan kedamaian batin. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan kerangka kerja terintegrasi dari teori kepastian hukum Radbruch dan syariah maqashid untuk menilai regulasi ECF. Implikasinya adalah perlunya regulasi yang koheren di bawah satu payung hukum untuk menghilangkan ambiguitas dan memperkuat perlindungan investor demi kepastian hukum yang adil dan selaras dengan syariah.   Kata Kunci : Equity Crowfunding, Maqashid Syariah, Kepastian Hukum, Perlindungan Investor

    Pelatihan Pengembangan Handicraft Inovatif untuk Meningkatkan Kreativitas UKM Al Manshurien Bangkalan

    No full text
    Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Al Manshurien di Desa Gili Timur, Bangkalan merupakan salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat, namun terdapat tantangan yang dihadapi terkait keterbatasan inovasi produk handicraft jamu. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kapasitas inovasi mitra melalui pelatihan pengembangan handicraft inovatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kebutuhan mitra, pemberian pelatihan desain dan inovasi produk, pendampingan praktik pembuatan produk, hingga evaluasi hasil karya. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya pemahaman mengenai strategi pengemasan produk menarik dan bernilai jual tinggi; adanya peningkatan kreativitas UKM dalam menciptakan variasi produk baru inovatif dari aspek desain, motif, dan fungsi Simpulan kegiatan ini adalah pelatihan pengembangan handicraft dapat meningkatkan kreativitas mitra dan memperkuat identitas produk jamu menarik. Implikasi kegiatan ini adalah perlunya keberlanjutan program pendampingan pemasaran produk inovatif UKM secara luas bagi masyarakat

    Skema Multiakad pada Kartu Kredit Syariah

    No full text
    Perkembangan produk keuangan syariah di Indonesia mendorong lahirnya kartu kredit syariah sebagai instrumen pembayaran nontunai modern yang mengintegrasikan beberapa akad (multiakad), yaitu ijarah, kafalah, dan qardh. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang berfokus pada satu akad atau kartu kredit konvensional, penelitian ini mengkaji implementasi multiakad secara komprehensif dalam kartu kredit syariah serta kesesuaiannya dengan prinsip syariah, seperti transparansi, keadilan, dan perlindungan harta (hifz al-mal). Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi antarakad, mekanisme biaya dan kompensasi, serta dampak sosial-ekonomi kartu kredit syariah bagi pengguna dan lembaga keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka deskriptif-analitis terhadap jurnal akademik, fatwa syariah (DSN-MUI), dan publikasi relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad ijarah menghasilkan pendapatan melalui biaya jasa, kafalah berfungsi sebagai mekanisme penjaminan dengan kompensasi yang diperbolehkan, dan qardh menyediakan pembiayaan tanpa bunga sehingga memperkuat kepatuhan syariah. Selain itu, biaya keterlambatan pembayaran (ta’widh) dialokasikan untuk program sosial yang bermanfaat. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya transparansi biaya, manajemen risiko yang efektif, dan edukasi pengguna guna meminimalkan risiko utang berlebihan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem pembayaran syariah yang adil, efisien, dan bertanggung jawab secara sosial. Kata kunci: kartu kredit syariah, multiakad, ijarah, kafalah, qard

    Dimensi Carter dalam Peningkatan Kualitas Layanan dan Loyalitas Nasabah pada PT. BPRS Bhakti Sumekar Cab. Pragaan

    No full text
    The quality of service provided by the bank is one of the factors that can attract customers. To find out how much quality of service in Islamic banking, you can use the CARTER dimensions, namely Compliance, Assurance, Reliability, Tangible, Empathy, and Responsiveness. However, there are still complaints from customers regarding the quality of service that is not optimal. Starting from the parking facilities that are still minimal and the assumption that BPRS does not provide ATM facilities. The problem raised in this study is how the quality of service and customer loyalty at BPRS Bhakti Sumekar Cab. Pragaan by using the CARTER dimension, which is described in two focuses, namely: 1. How is the application of the CARTER dimension at PT BPRS Bhakti Sumekar Cab. Pragaan 2. How the CARTER dimension can improve service quality and customer loyalty at PT BPRS Bhakti Sumekar Cab. Pragaan. This research was designed using a descriptive qualitative approach. The data sources in this research are branch heads, tellers, and customers. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and conclusion drawing. For data validity, researchers used observation persistence and triangulation. The results of this study are the implementation of the CARTER dimension that has been carried out at PT. Bank BPRS Bhakti Sumekar Cab. Pragaan has been implemented well, this can be seen from customer satisfaction with the services provided both in terms of compliance with sharia, guarantees, reliability, physical evidence, concern and responsiveness. CARTER dimensions can improve service quality and customer loyalty at BPRS Bhakti Sumekar Cab. Pragaan, this can be seen from employees when providing services to customers. While customer loyalty is seen from customers making repeated purchases, customers recommending to others, talking about positive things to others and showing immunity to the pull of competitors

    Implementasi Green Banking dalam Mendukung Transisi Ekonomi Hijau di Indonesia Studi Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Adam Malik Kota Bengkulu

    No full text
    This study aims to analyze the implementation of green banking in supporting Indonesia’s transition toward a green economy through a case study at Bank Syariah Indonesia (BSI) Bengkulu Adam Malik Branch. The research is motivated by climate change urgency and Indonesia’s Nationally Determined Contribution (NDC) commitment to reduce greenhouse gas emissions by 29% by 2030. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews and documentation. The analysis employs Edward III’s policy implementation theory and maqāṣid al-sharī‘ah framework. Findings indicate that green banking has not yet been formulated as a specific product but has been integrated through digital banking services, the BYOND by BSI application, e-Emas features, and paperless systems. The implementation aligns with Islamic objectives of protecting wealth and life while supporting sustainable finance

    Dinamika Hubungan Muhammadiyah Dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Dalam Pengembangan Kebijakan Publik

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam pengembangan kebijakan publik di tingkat lokal, dengan menyoroti pola relasi, bentuk kolaborasi, serta ketegangan kebijakan yang muncul dalam konteks otonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan, dengan sumber data berupa literatur ilmiah dan dokumen resmi yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis konten kualitatif melalui tahapan pengelompokan tema, reduksi data, serta interpretasi dan sintesis informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi Muhammadiyah dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersifat dinamis dan mencerminkan prinsip mutual reinforcement, di mana kolaborasi terjalin secara intensif terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan moderasi beragama, sementara Muhammadiyah tetap mempertahankan otonomi dan fungsi kontrol sosialnya. Ketegangan kebijakan yang muncul justru berperan sebagai mekanisme korektif dalam demokrasi lokal. Kesimpulannya, keterlibatan Muhammadiyah berkontribusi signifikan terhadap penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang partisipatif, inklusif, dan akuntabel, sekaligus memperdalam kualitas demokrasi lokal melalui keseimbangan antara kolaborasi dan independensi kritis

    HUBUNGAN DESAIN INTERIOR DENGAN KENYAMANAN BELAJAR ANAU USIA DINI TK MONICA DI BINJAI TIMUR

    Full text link
    Anak-anak berusia 0–6 tahun menjadi fokus utama dalam pendidikan anak usia dini karena periode ini dipandang sebagai masa emas perkembangan anak. Pasal 1 ayat 14 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mendefinisikan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai penyelenggaraan Pendidikan yang dirancang khusus untuk anak usia satu hingga enam tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara desain interior dan kenyamanan belajar anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Monica, Binjai Timur. Dengan pendekatan kuantitatif, metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru, orang tua, serta anak-anak. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen desain interior, seperti pemilihan warna, pencahayaan, dan tata letak ruang, yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan motivasi belajar anak. Hasil menunjukan bahwa desain interior yang menarik dan fungsional dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung perkembangan sosial dan emosional, serta meningkatkan konsentrasi anak. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan desain interior yang baik untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak

    Strategi Komunikasi Pemasaran Syariah BSI dalam Membangun Brand Religiosity di Media Sosial

    Full text link
    Perkembangan perbankan syariah di Indonesia yang signifikan mendorong Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk membangun citra merek yang kuat secara komersial sekaligus autentik dalam nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran syariah BSI dalam membangun brand religiosity di platform Instagram (@bsimaslahat) dan TikTok (@lifewithbsi) dengan menggunakan kerangka teori Mind Share, Market Share, dan Heart Share. Metode kualitatif deskriptif diterapkan melalui observasi konten, wawancara, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI menerapkan strategi diferensiasi: di Instagram berfokus pada pendekatan estetis-informatif untuk membangun citra profesional dan religius, sedangkan di TikTok mengadopsi pendekatan hiburan-relatable dengan konten kreatif bernilai Islami. Ketiga konsep pemasaran syariah terimplementasi secara sinergis: Mind Share dibangun melalui edukasi dan konten religius; Heart Share dibentuk melalui ikatan emosional-spiritual yang merefleksikan nilai shiddiq, amanah, tabligh, fathanah; dan Market Share diraih melalui konversi nasabah berbasis loyalitas religius. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi strategi komunikasi pemasaran syariah di kedua platform tersebut efektif membangun brand religiosity yang berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran merek, keterikatan emosional, dan perluasan pangsa pasar BSI di kalangan generasi muda Muslim

    Integrasi Maqāṣid Syariah dan Inovasi Digital dalam Pengembangan Produk Wakaf Ritel: Studi Kasus SWR005

    Full text link
    Abstrak Transformasi digital dalam keuangan sosial Islam membuka peluang baru bagi pengembangan instrumen filantropi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, namun juga menghadirkan tantangan terkait kepercayaan, transparansi, dan literasi publik. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Indonesia adalah Sukuk Wakaf Ritel (SWR005), yang mengintegrasikan wakaf uang dengan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip maqāṣid al-syarī‘ah diintegrasikan dalam struktur SWR005 serta peran inovasi digital dalam memperkuat efektivitas dan keberlanjutan wakaf ritel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui studi pustaka mendalam terhadap dokumen kebijakan, fatwa DSN-MUI, prospektus SWR005, laporan pemerintah, dan publikasi ilmiah terkait keuangan sosial Islam dan digitalisasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SWR005 telah merepresentasikan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya ḥifẓ al-māl dan taḥqīq al-maṣlaḥah, melalui perlindungan modal wakaf, penyaluran manfaat sosial yang terukur, serta pengawasan syariah yang ketat. Digitalisasi berperan signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas, transparansi, dan kepercayaan publik melalui sistem pelaporan berbasis data dan pemantauan real-time. Integrasi maqāṣid syariah dan inovasi digital menjadikan SWR005 sebagai model wakaf ritel yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam pengembangan kerangka maqāṣid-based digital innovation dalam keuangan sosial Islam serta memberikan implikasi praktis bagi regulator dan lembaga pengelola wakaf dalam memperkuat ekosistem wakaf digital di Indonesia.)

    Pengaruh Persepsi Manfaat, Kemudahan, dan Kepercayaan Terhadap Penggunaan Mobile Banking pada Nasabah Bank Syariah KC Jambi Patimura di Kota Jambi

    Full text link
    Penggunaan layanan mobile banking terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital dalam sektor perbankan, termasuk di perbankan syariah. Mobile banking memberikan kemudahan dan efisiensi bagi nasabah dalam melakukan transaksi keuangan sesuai prinsip syariah. Namun, tingkat pemanfaatannya belum optimal di kalangan nasabah Bank Syariah Indonesia KC Jambi Pattimura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh persepsi manfaat, kemudahan, dan kepercayaan terhadap penggunaan mobile banking pada nasabah Bank Syariah Indonesia KC Jambi Pattimura. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis regresi linear berganda digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, persepsi manfaat dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan mobile banking, sedangkan persepsi kemudahan tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, persepsi manfaat, kemudahan, dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan mobile banking pada nasabah Bank Syariah Indonesia KC Jambi Pattimura. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa bank perlu meningkatkan nilai manfaat layanan, memperkuat aspek keamanan untuk membangun kepercayaan, serta memastikan aplikasi tetap mudah digunakan agar adopsi mobile banking dapat meningkat secara optimal

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇