Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY): Open Journal Systems
Not a member yet
9386 research outputs found
Sort by
Analisis User Engagement pada Akun Instagram @Folkative dari Perspektif Generasi Z
Generasi Z merupakan kelompok yang sangat aktif di media sosial dengan kecenderungan tinggi terhadap konsumsi konten informatif dan visual. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keterlibatan pengguna (user engagement) pada akun Instagram @Folkative dari perspektif generasi Z serta memahami persepsi mereka terhadap kualitas dan karakteristik konten yang disajikan. Dengan pendekatan mixed-methods, penelitian ini menggabungkan analisis kuantitatif terhadap 99 unggahan selama periode 29 September–28 Oktober 2025 dan wawancara kualitatif dengan sepuluh pengikut @Folkative. Hasil menunjukkan bahwa kategori “Edukasi & Informasi” paling dominan (37,37%) dan format foto memiliki tingkat keterlibatan tertinggi (3,84%). Responden menilai konten @Folkative informatif, relevan, dan menarik secara visual, namun menyoroti kelemahan seperti judul yang cenderung clickbait, ketidakkonsistenan bahasa, serta format tampilan yang belum mengikuti standar rasio terbaru. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan @Folkative dalam menarik perhatian generasi Z terletak pada penyajian konten yang aktual dan mudah dicerna, sementara peningkatan pada aspek akurasi, konsistensi, dan kredibilitas diperlukan untuk memperkuat engagement dan mempertahankan loyalitas audiensnya
Model Efektivitas Promosi Digital pada UMKM Berastagi Tanah Karo: Studi Kasus UD Yohana
UD Yohana Berastagi merupakan salah satu UMKM kios pakaian yang berlokasi di Pusat Pasar Berastagi yang menjalankan pemasaran secara konvensional. Seiring dengan meningkatnya peran digital marketing dalam memperluas jangkauan pasar UMKM, diperlukan kajian empiris untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas promosi digital dari sudut pandang konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi digital UMKM dengan menguji pengaruh Digital Marketing Readiness, Perceived Content Attractiveness, dan Perceived Interactivity Expectation terhadap Expected Promotion Effectiveness, dengan Perceived Customer Engagement sebagai variabel mediasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan kuesioner yang telah melalui tahap pilot study untuk memastikan kejelasan dan kelayakan instrumen. Sebanyak 93 responden yang berdomisili di Berastagi dan sekitarnya berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Customer Engagement berperan penting dalam meningkatkan efektivitas promosi digital UMKM. Perceived Content Attractiveness dan Perceived Interactivity Expectation terbukti berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan pelanggan, yang selanjutnya meningkatkan efektivitas promosi digital. Sementara itu, Digital Marketing Readiness tidak berpengaruh langsung terhadap efektivitas promosi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan promosi digital UMKM lebih ditentukan oleh kemampuan membangun keterlibatan pelanggan melalui konten yang menarik dan interaksi digital yang responsif
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN MAKANAN BERBASIS WEBSITE PADA DEPOT SATE BABI X
Pada era modern ini banyak pengusaha yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk kepentingan bisnis nya agar lebih efisien dan akurat. Seperti pada depot sate babi x ini akan diterapkan sistem yang dapat menangani pemesanan makanan dan transaksi. Sistem yang akan dibangun ini berbasis website menggunakan ReactJS sebagai frontend, Django (Python) sebagai backend dan database menggunakan PostgreSQL sebagai database. Pada penelitian ini digunakan metode requirement prototyping untuk merancang website. Pada website yang akan diterapkan ini dapat membantu para pelanggan untuk memesan makanan dan melakukan pembayaran. Pemilik depot dan kasir dapat melihat pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan pada sistem. Hasil dari uji coba menggunakan black box testing menunjukkan bahwa website depot sate babi x mampu berfungsi dengan baik mulai dari proses memasukkan menu makanan hingga proses transaksi yang dilakukan oleh pelanggan. Namun, terdapat area-area yang perlu ditingkatkan seperti seperti responsivitas terhadap kebutuhan pengguna dan kejelasan informasi, untuk menjaga tingkat kepuasan yang tinggi. Dengan demikian, implementasi sistem informasi pemesanan makanan berbasis website ini tidak hanya menjawab kebutuhan informasi dan transaksi depot sate babi x secara efektif, tetapi juga menawarkan pengalaman pengguna yang memuaskan dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam bidang bisnis
ANALISIS PENGARUH FLASH SALE TERHADAP PERILAKU IMPULSIF PENGGUNA DALAM BELANJA ONLINE PADA TIKTOK SHOP
Perkembangan e-commerce berbasis media sosial telah mendorong munculnya TikTok Shop yang menawarkan fitur flash sale untuk menciptakan urgensi dan mendorong perilaku pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh flash sale terhadap perilaku impulsif pengguna dengan pendekatan model Stimulus-Organism-Response (SOR). Tujuh variabel stimulus yang diteliti adalah Limited Quantity Scarcity, Limited Time Scarcity, Information, Visuality, Product Price, Ease of Payment, dan Recommendation Algorithm, yang memengaruhi sikap terhadap Attitude Towards Flash Sale, dan selanjutnya berdampak pada Impulsive Buying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 150 responden yang pernah berbelanja melalui fitur flash sale di TikTok Shop. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Limited Time Scarcity, Information, Visuality, Product Price, dan Recommendation Algorithm berpengaruh positif signifikan terhadap sikap terhadap Attitude Towards Flash Sale. Namun, Limited Quantity Scarcity dan Ease of Payment tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, Attitude Towards Flash Sale terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Impulsive Buying. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi flash sale efektif dalam membentuk sikap positif dan mendorong keputusan pembelian impulsif pengguna TikTok Shop
The Analysis of Impulsive Buying Factors as The Result of Social Media Exposure: Literature Review
Social media has significantly impacted modern human life, including encouraging online impulse purchases. Studies show that there are various variables that drive consumers to purchase impulsively. Some literature reviews regarding impulsive buying have been conducted extensively. However, the literature reviews study impulsive buying in a general context, not focusing on online buying as the effect of social media use. To fill in the gap, this study aims to analyze the variables driving consumers to buy impulsively as the effect of social media use. A systematic literature review was then conducted by collecting open-access articles from ScienceDirect and Proquest. The articles went through some sorting to adjust the topic discussion. As a result, there are several factors affecting impulsive buying behavior. Moreover, the qualitative approach enriched the findings especially for luxurious product consumers
Dekolorisasi Reactive Red oleh Konsorsium Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5
Perkembangan industri tekstil di Indonesia telah berkontribusi pada polusi lingkungan, yaitu melalui pembuangan air limbah yang mengandung pewarna. Diperkirakan sekitar 10-15% pewarna tekstil yang digunakan dalam proses pewarnaan dilepaskan ke dalamke dalam air bilasan dan selanjutnya dibuang ke lingkungan perairan. Air limbah yang mengandung pewarna tekstil harus diolah karena dapat mencemari lingkungan. Reactive Red merupakan salah satu pewarna azo yang banyak digunakan dalam industri tekstil. Salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan proses degradasi pewarna azo adalah dengan memutus ikatan azo menggunakan kultur campuran bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi kultur tunggal dan campuran isolat Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5 dalam mendekolorisasi Reactive Red. Kedua isolat bakteri tersebut diinokulasi secara tunggal dan campur ke dalam media yang mengandung Reactive Red dengan empat perlakuan konsentrasi inokula yaitu 0%, 2%, 4%, dan 8% dari volume kerja. Dekolorisasi tertinggi (76,80%) ditemukan pada kultur campuran dengan konsentrasi 8%, dimana kedua spesies bakteri ditambahkan dalam perbandingan 1:1. Dekolorisasi yang signifikan pada kultur campuran kemungkinan disebabkan oleh aksi sinergis antara dua spesies bakteri yang diinokulasikan secara bersamaan
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik dari Hutan Mangrove Bengkalis, Riau: Potensi Sebagai Agen Biofertilizer
Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang kaya akan bahan organik dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme penghasil enzim selulase. Salah satu kelompok mikroorganisme penting di lingkungan ini adalah bakteri selulolitik yang mampu mendegradasi selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk isolasi dan karakterisasi bakteri selulolitik dari sedimen dan rizosfer tanaman alami mangrove di Desa Kelapapati, Kabupaten Bengkalis, Riau. Penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel sedimen dan rizosfer, isolasi bakteri menggunakan medium Cellulose Congo Red Agar (CCRA), uji aktivitas selulolitik berdasarkan zona bening yang terbentuk di sekeliling koloni, dan karakterisasi makroskopis dan mikroskopis terhadap isolat yang menunjukkan aktivitas selulolitik. Sebanyak 36 isolat berhasil diisolasi, terdiri atas 21 isolat asal rizosfer dan 15 isolat asal sedimen. Hasil uji menunjukkan bahwa sebanyak 20 isolat konfirmasi membentuk zona bening dengan indeks selulolitik pada kategori tinggi sebanyak 13 isolat, kategori sedang sebanyak empat isolat, dan kategori rendah sebanyak tiga isolat. Isolat MAT 1.1 menunjukkan indeks selulolitik tertinggi mencapai 10,8±0,6 dan potensial sebagai agen biofertilizer. Sebagian besar isolat tergolong bakteri Gram negatif berbentuk bacil dan streptobacil. Lingkungan mangrove dengan pH 6, suhu rata-rata 30°C, dan salinitas 12,67 dS/m mendukung pertumbuhan bakteri selulolitik. Penelitian ini menunjukkan bahwa hutan mangrove Desa Kelapapati, Bengkalis, Riau merupakan sumber potensial bakteri selulolitik yang dapat dikembangkan sebagai agen biofertilizer
Data Transmission Performance on IoT Based Monitoring System of Soil Acidity and Moisture Levels in Chili Plantation
IoT technology is a development of automation technology that is very helpful in agriculture in maintaining plant health efficiently. It helps farmer in crop monitoring, livestock tracking, weather monitoring, automated irrigation, precision steering, greenhouse automation, and field mapping, remotely via Internet connection. This study will evaluate data transmission performance of IoT technology that is applied in agricultural, especially in chili plantation. The result of this study is that data error performance is acceptable as more than 98% data can be received with no error and the delay performance is more than 2,5 seconds and need to be improved
Utilizing Advanced Artificial Intelligence to Predicting Indonesia's Economic Growth and Strengthen Economic Decision-Making : (A Case Study of Indonesia's Macroeconomic Indicators)
Pertumbuhan ekonomi suatu negara menjadi indikator penting dalam menentukan kebijakan nasional yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Dalam penelitian ini, model simulasi dirancang untuk memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan nilai PDB negara tersebut. Penelitian ini menerapkan teknik kecerdasan buatan (AI) canggih (CNN-LSTM, GRU-LSTM, SVR, LLR) untuk memprediksi PDB Indonesia, pendekatan inovatif yang menggabungkan pembelajaran mesin dan pembelajaran mendalam dengan metode ensembel. Upaya modernisasi alat kebijakan ekonomi ini menawarkan potensi signifikan untuk meningkatkan proses pengambilan keputusan. Studi ini menggunakan 17 indikator variabel makroekonomi dengan rentang data 26 tahun (1997-2023), termasuk agregat moneter komprehensif (M2) dari lima ekonomi besar dan data perdagangan bulanan rinci untuk Indonesia. Dengan menerapkan metode ensembel ganda (rata-rata, median, dan stacked), studi ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan akurasi prediksi. Metode kombinasi, yang mencapai RMSE terendah (9,8316), menunjukkan bagaimana model AI yang berbeda dapat bekerja sama untuk mengurangi kesalahan dan meningkatkan prediksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai model simulasi dan nilai aktual menunjukkan pola yang konsisten. Konsistensi antara nilai simulasi dan nilai aktual menunjukkan bahwa model AI dapat memprediksi kondisi ekonomi dengan akurat, sehingga dapat menjadi dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih baik di masa depan. Selain itu, melalui prediksi yang akurat ini, pemerintah dapat melakukan upaya pencegahan lebih awal terhadap krisis potensial di masa depan
Desain Antarmuka Aplikasi GiziAnak Berbasis Design Thinking untuk Pemantauan Tumbuh Kembang Balita
Masalah gizi buruk dan stunting pada anak di Indonesia memerlukan solusi digital yang efektif dan berpusat pada pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses Design Thinking dalam merancang aplikasi mobile "GiziAnak" sebagai alat bantu pemantauan gizi dan tumbuh kembang anak bagi orang tua. Lima tahapan Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test) diaplikasikan untuk memastikan solusi yang dikembangkan relevan dengan kebutuhan pengguna sasaran. Prototipe hasil proses ini kemudian diuji usabilitas (usability testing) menggunakan metode task-based pada 10 partisipan. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penyelesaian tugas (Task Success Rate) sebesar 100%. Namun, analisis metrik misclick rate menunjukkan adanya kesulitan signifikan pada dua tugas, yakni misclick rate 34,4% pada fitur konsultasi gizi dan 55,0% pada pengaturan preferensi pengguna, yang mengindikasikan perlunya iterasi desain lebih lanjut. Proses Design Thinking efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan menghasilkan solusi yang fungsional. Walaupun demikian, hasil pengujian empiris membuktikan bahwa pengujian usabilitas sangat krusial untuk menemukan kelemahan spesifik pada antarmuka pengguna sebelum diimplementasikan