Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY): Open Journal Systems
Not a member yet
9386 research outputs found
Sort by
Green Human Resource Management as a Workforce Management Innovation to Support Sustainability and Poverty Reduction
This study analyzes the effect of Green Human Resource Management (Green HRM), defined as environmentally oriented human resource practices, on sustainability and poverty reduction among employees of coffee shops in Pontianak. The study also examines the mediating role of sustainability in this relationship. A quantitative approach was employed utilizing a survey questionnaire administered to 150 respondents. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that Green HRM had a positive and significant effect on sustainability and on poverty reduction. However, sustainability did not have a significant effect on poverty reduction and therefore did not mediate the relationship between Green HRM and poverty reduction. These findings indicated that Green HRM directly contributed to employee welfare through capacity building, training, and environmentally friendly policies, while sustainability practices implemented by coffee shops were more focused on environmental aspects and had not yet produced tangible socio-economic impacts. Overall, the findings emphasized that Green HRM played a strategic role in supporting the welfare of coffee shop employees. In contrast, sustainability practices needed to be expanded to generate a more significant contribution to poverty reduction
Petualangan Energi Angin Bersama Anak Rumah Singgah
The wind energy adventure with children from the shelter home has become the focus of a community service initiative aimed at elementary school children in the Cibogo area. The need for alternative forms of learning to stimulate interest and engagement among children at the shelter inspired the application of science using a wind power car as the central theme of this community service program. The activity was conducted using an experimental method, training the children to observe, design tools, measure results, and draw conclusions from the objects they created—ranging from mechanical components to the drive system—through hands-on experimentation. The outcomes of this wind energy adventure had a positive impact on the children, the service team, and the surrounding community, fostering awareness of the importance of experiment-based education and providing valuable knowledge to all participants involved
Ekologi Integral dalam Tangan Warga: Ecobrick Furniture sebagai Refleksi Laudato Si’ di Padukuhan Keruk III
Padukuhan Dayakan II, located in Dayakan Village, Tanjungsari District, Gunung Kidul Regency, Yogyakarta, faces challenges in managing citizen data that is still done manually, causing slow administrative processes and vulnerability to errors. As a solution, students from Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) developed an application based on Flutter and Dart for the digitalization of population data. This application development used the Agile methodology, which allows for iterative and flexible development according to user needs. The application facilitates the recording, updating, and searching of citizen data, reducing the time it previously took to search for one piece of data from 30 minutes to less than one minute. The application was tested through direct trials by village officials, and training was provided to the Kepala Dukuh (village head) as its partner to ensure the application could be used effectively. The results show that this application significantly improves administrative efficiency, accelerates public services, and enhances data accuracy. This application development is expected to be further developed with additional features to make administrative tasks easier and improve community services
Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Hewan Di Kabupaten Sumba Barat
Hewan ternak di Kabupaten Sumba Barat tidak hanya digunakan untuk dipelihara, tetapi juga memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan adat seperti upacara tradisional dan prosesi kematian yang sering kali bersifat mendesak. Meskipun demikian, penjualan hewan di wilayah ini hingga saat ini masih dilakukan secara konvensional, di mana pembeli harus datang langsung ke pasar atau memperoleh informasi dari orang-orang sekitar. Metode ini menimbulkan kesulitan karena keterbatasan informasi mengenai ketersediaan, harga, serta kondisi hewan, sehingga pembeli tidak memiliki banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi penjualan hewan berbasis digital guna mempermudah proses pencarian dan pembelian hewan. Sistem dirancang menggunakan metode waterfall karena pendekatannya yang sistematis dan terstruktur, dimulai dari tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Metode ini dipilih karena kebutuhan sistem telah dapat didefinisikan dengan jelas sejak awal, serta mempermudah dokumentasi dan pengelolaan proses pengembangan secara berurutan. Sistem yang dibangun juga menyediakan fitur komunikasi antara pelanggan dan peternak yang memudahkan interaksi jarak jauh sebelum atau sesudah transaksi dilakukan. Melalui sistem ini, pengguna dapat memperoleh informasi yang lebih akurat dan transparan terkait hewan yang akan dibeli. Diharapkan, sistem informasi ini mampu menjadi solusi inovatif dan praktis dalam aktivitas jual beli hewan di Kabupaten Sumba Barat serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses perdagangan hewan di wilayah tersebut
Optimalisasi Peran Artificial Intelligence dan Model Pembelajaran Problem Solving pada Materi Usaha dan Energi untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Padangsidimpuan
Model pembelajaran problem solving digunakan sebagai tahapan awal pembelajaran menutupi kelemahan metode ceramah yang selama ini berpusat pada guru. Bantuan Artificial Intelligence (AI) yang dimanfaatkan sebagai fasilitator pembelajaran personal yang adaptif mengikuti perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran problem solving berbantuan Artificial Intelligence (AI) terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan AI dan model problem solving, kemudian kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode ceramah. Subjek penelitian adalah 56 siswa kelas X, yang dibagi menjadi dua kelompok. Instrumen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar dan panduan observasi aktivitas siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen untuk melihat perbedaan kemandirian belajar antara dua kelompok. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kemandirian belajar siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen mencapai 84.73, sedangkan kelompok kontrol mencapai 75.58. Uji independen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kolaborasi AI dan problem solving dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif dalam penyampaian materi dan juga memberdayakan siswa belajar secara mandiri
ANALISIS MOTIVASI GEN Z DALAM MENJAGA KEMANAN DATA PRIBADI DI MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN PROTECTION MOTIVATION THEORY (PMT)
Penelitian ini menganalisis motivasi Generasi Z dalam menjaga keamanan data pribadi di media sosial (Instagram dan TikTok) menggunakan Protection Motivation Theory (PMT). Permasalahan utama adalah kecenderungan Gen Z untuk oversharing dan kurangnya kesadaran privasi digital, yang meningkatkan kerentanan terhadap pencurian identitas dan penyalahgunaan data. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor PMT (Perceived Severity, Perceived Vulnerability, Response Efficacy, Self-Efficacy, dan Response Costs) yang memengaruhi motivasi perlindungan data pribadi Gen Z. Lima hipotesis diuji mengenai pengaruh langsung setiap faktor PMT. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif inferensial dengan survei daring (kuesioner) pada 100 responden Gen Z (13-28 tahun) pengguna aktif Instagram/TikTok, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis dengan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil menunjukkan Perceived Severity, Perceived Vulnerability, dan Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi perlindungan data. Namun, Response Efficacy berpengaruh negatif dan signifikan, mengindikasikan keyakinan berlebihan terhadap efektivitas tindakan perlindungan dapat menurunkan motivasi aktif. Response Costs tidak berpengaruh signifikan
Effect of Porter's Generic Competitive Strategy and Service Quality on Customer Satisfaction and Competitive Advantage: In a Small-Scale Clothing Business at the Shopee MSME Campus in Malang
The research conducted has not found or no one has conducted research on "The Effect of Porter's Generic Competitive Strategy and Service Quality on Customer Satisfaction and Competitive Advantage". This study uses a quantitative explanatory research type with a sample of 96 owners or managers of small and medium clothing businesses with a random sample technique. Statistical analysis of validity tests, reliability tests, path model hypothesis tests using SPSS. The results show that the instrument is proven valid and reliable, hypothesis testing proves that Porter's generic competitive strategy has a significant effect on customer satisfaction and competitive advantage. Service quality has a significant effect on customer satisfaction and competitive advantage and customer satisfaction also has a significant effect on competitive advantage. Given the strong influence of service quality and Porter's generic competitive strategy on competitive advantage, low cost strategies, differentiation strategies, focus strategies and service quality must be maintained and improved. An important step is with the RBV theory that "sustainable competitive advantage comes from unique, valuable, rare, difficult to imitate, and non-substitutable internal resources and capabilities, viewing the capabilities of physical assets, humans, technology, and reputation as the foundation for beating competitors, not just market position
Perancangan Desain Antarmuka Aplikasi TikTok Kids dengan Menggunakan Metode Design Thinking
Perkembangan platform video singkat seperti TikTok meningkatkan kekhawatiran akan dampak negatif terhadap anak-anak. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka aplikasi TikTok Kids yang aman dan sesuai usia dengan menggunakan metode Design Thinking. Tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test diterapkan untuk memahami kebutuhan anak usia 5-13 tahun serta orang tua. Hasilnya berupa prototipe dengan fitur multi-layer filtering, kontrol orang tua real-time, dan mekanisme mitigasi risiko adiksi. Pengujian usability menggunakan SEQ dan SUS melibatkan 10 partisipan (anak, orang tua, guru, dan psikolog). Skor rata-rata SEQ 6.0 dan SUS 86.5 menunjukan tingkat usability yang sangat baik (excellent). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan child-cetered design berhasil menciptakan lingkungan digital yang menarik, aman, dan mendukung kesejahteraan anak.
Kata kunci: Antarmuka, TikTok Kids, Design Thinking, SEQ, SUS
Rancang Bangun Purwarupa Sistem Otomatisasi Respon Darurat Api dan Gas Berbasis Sensor
Kebakaran adalah suatu peristiwa yang terjadi ketika api tidak dapat dikendalikan oleh manusia, sehingga dapat menyebar dan menyebabkan berbagai kerugian. Api dapat muncul dari tiga elemen yaitu oksigen, bahan yang mudah terbakar, dan sumber panas. Deteksi dini kebocoran gas dapat membantu mengurangi risiko kebakaran. Dalam penelitian ini diimplementasikan alat untuk mendeteksi kebakaran yang berbasis Arduino. Sistem menggunakan sensor MQ-135 untuk mendeteksi gas, sensor api, dan sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan. Sistem dilengkapi dengan beberapa aktuator seperti pompa air sebagai respons terhadap api dan kipas exhaust sebagai respon terhasap kebocoran gas. Sistem ini mengutamakan pembacaan sensor gas dalam urutan deteksi, diikuti oleh sensor api dan pengukuran suhu untuk validasi lebih lanjut. Apabila kadar gas melampaui batas yang ditetapkan, alat ini secara otomatis menyalakan kipas untuk mengeluarkan gas dan memperingatkan dengan alarm. Uji coba pada area prototipe menunjukkan bahwa sistem beroperasi secara otomatis dan dengan akurat dalam mendeteksi kebocoran gas serta api. Hasil dari pengujian alat deteksi api dan gas menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi secara otomatis