E-Journal Universitas PGRI Madiun (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4695 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN DIGITALISASI PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK UMKM SAMBEL PECEL ASLI SELO MADIUN
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk Sambel Pecel Asli Selo di Kota Madiun melalui strategi bisnis digital. Mitra utama kegiatan ini adalah Bapak Ridho Nur Wijaya, pemilik home industry Sambel Pecel Madiun Asli Selo. Saat ini, mitra menghadapi beberapa kendala dalam pemasaran, termasuk keterbatasan informasi produk, minimnya penetrasi pasar, dan absennya keberadaan toko online. Dalam pendampingan ini, dilakukan pembaharuan melalui bisnis digital dengan memberikan materi tentang pentingnya desain kemasan, optimalisasi penggunaan media sosial, arahan dalam menentukan strategi pemasaran, dan bantuan dalam membuat akun online shop. Tiga varian rasa sambel pecel dipasarkan, mulai dari pedas, sedang, hingga ekstra pedas. Pemasaran dilakukan melalui Instagram dan reseller, tetapi informasi produk seringkali tidak akurat dan kalah saing dari reseller. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan dampak positif terhadap mitra, di mana materi-materi bisnis digital mengubah cara mitra memasarkan produk. Setelahnya, mitra dapat mempelajari pengelolaan keuangan untuk kelangsungan aktivitas penjualan produk. Pendampingan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan, bagi mitra dalam mengembangkan pemasaran melalui media sosial, dan bagi masyarakat untuk dapat mengakses produk secara lebih luas. Perguruan Tinggi juga mendapatkan peluang untuk berkolaborasi secara berkelanjutan dengan UMKM sebagai tempat pengabdian mahasiswa.Kata Kunci: Bisnis Digital, Pemasaran, Sambel Pecel, UMKM, Pendampingan Masyarakat
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Cooperatif Learning Tipe Group Investigation pada Siswa SDN 1 Somoroto Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Deskripsi Tahun Pelajaran 2023 / 2024
By using the Cooperative Learning type Group Investigation model on descriptive text material written in the Indonesian language for fifth-grade students at SDN 1 Somoroto in the academic year 2023– 2024, this study seeks to characterize, clarify, and enhance learning outcomes. Data were gathered through observations, field notes, and final assessments for this qualitative Classroom Action Research (CAR), which was then both qualitatively and quantitatively analyzed. The average student score improved from 71.92 in Cycle I to 81.15 in Cycle II, indicating an improvement in the learning outcomes. Beyond the 75% target, the proportion of students achieving the minimal mastery standards increased from 42.30% in Cycle I to 88.46% in Cycle II. This illustrates how the Group Investigation model can improve learning objectives.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menjelaskan, dan meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe Group Investigation pada siswa kelas V SDN 1 Somoroto tahun ajaran 2023/2024 pada materi teks deskriptif Bahasa Indonesia. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kualitatif ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi, catatan lapangan, dan penilaian akhir yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar, dengan rata-rata nilai siswa meningkat dari 71,92 pada Siklus I menjadi 81,15 pada Siklus II. Persentase siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimum naik dari 42,30% pada Siklus I menjadi 88,46% pada Siklus II, melampaui target 75%. Hal ini menunjukkan efektivitas model Group Investigation dalam meningkatkan hasil belajar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MELALUI PENERAPAN METODE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION PADA SISWA KELAS X TKJ 2 SMKN 1 KARANGANYAR NGAWI
This study aims to improve students' exposition text writing skills through the application of the Team Assisted Individualization method among the tenth-grade TKJ 2 students at SMKN 1 Karanganyar, Ngawi Regency. This research is a Classroom Action Research consisting of three cycles. The data sources for this research include events, the learning process, information, and documentation. Data collection techniques encompass observation, assignments, in-depth interviews, and document analysis. The results of the study indicate that the application of the Team Assisted Individualization method can improve the exposition text writing skills of the tenth-grade TKJ 2 students at SMKN 1 Karanganyar, as evidenced by the increasing number of students meeting the Minimum Competency Criteria (KKTP). In the Pre-cycle, 16.67% of students met the criteria. In Cycle I, exposition writing skills proficiency reached 33.33%, in Cycle II it reached 66.67%, and in Cycle III it reached 86.67%.This study aims to improve students' exposition text writing skills through the application of the Team Assisted Individualization method among the tenth-grade TKJ 2 students at SMKN 1 Karanganyar, Ngawi Regency. This research is a Classroom Action Research consisting of three cycles. The data sources for this research include events, the learning process, information, and documentation. Data collection techniques encompass observation, assignments, in-depth interviews, and document analysis. The results of the study indicate that the application of the Team Assisted Individualization method can improve the exposition text writing skills of the tenth-grade TKJ 2 students at SMKN 1 Karanganyar, as evidenced by the increasing number of students meeting the Minimum Competency Criteria (KKTP). In the Pre-cycle, 16.67% of students met the criteria. In Cycle I, exposition writing skills proficiency reached 33.33%, in Cycle II it reached 66.67%, and in Cycle III it reached 86.67%.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi siswa melalui penerapan metode Team Assisted Individualization pada siswa kelas X TKJ 2 SMKN 1 Karanganyar Kabupaten Ngawi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 3 siklus. Sumber data penelitian ini adalah peristiwa, proses pembelajaran, informasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data meliputi pengamatan, pemberian tugas, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Team Assisted Individualization dapat meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi pada siswa kelas X TKJ 2 SMKN 1 Karanganyar yang ditandai dengan peningkatan jumlah siswa yang tuntas. Pada Prasiklus 16,67% siswa yang tuntas. Siklus I keterampilan menulis eksposisi mencapai 33,33%, siklus II mencapai 66,67% dan siklus III mencapai 86,67% siswa yang tuntas
Peluang Usaha Legget (Lele Nugget) Untuk Meningkatkan Nilai Jual Bagi Pembudidaya Lele Di Kabupaten Ponorogo
Pengabdian kepada masyarakat di Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengolah ikan lele sebagai Lele Nugget aneka rasa, dan melatih pembudidaya lele cara pengemasan Lele Nugget aneka rasa. Dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan ikan lele sebagai lele nugget untuk membuka peluang usaha guna meningkatkan nilai jual lele bagi pembudidaya lele desa Wringinanom. Sosialisasi dilakukan untuk menambah wawasan para pembudidaya ikan lele di desa Wringinanom dalam hal menambah nilai jual lele sebagai olahan makanan yang menyehatkan. Strategi yang digunakan dalam pelatihan pengolahan lele nugget yaitu pemilihan bahan baku yang berkualitas, pencampuran bahan yang merata, teknik pengolahan yang tepat, teknik pengolahan yang tepat, dan pengujian produk. Desa Wringinanom terdapat 20 penduduk yang memiliki usaha budidaya lele, pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan lele nugget ditujukan kepada kelompok pembudidaya ikan lele Anom Mina Jaya di desa Wringinanom Kabupaten Ponorogo. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan di sekretariat kelompok lele Anom Mina Jaya. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dua kali yaitu pada hari Minggu, 23 Juni 2024 dan hari Minggu, 7 Juli 2024. Bagi pembudidaya lele perlu menyiapkan ikan yang berukuran besar untuk memudahkan pengolahan ikan lele menjadi nugget dan meningkatkan nilai jual lebih tinggi dengan inovasi rasa yang lebih banyak agar dapat menarik minat konsumen
Pelatihan dan Pembimbingan Pembuatan Mind Mapping Pelajaran IPAS Siswa Kelas 4 SDN 03 Kanigoro Madiun
Artikel ini mengulas kegiatan pelatihan dan pembimbingan pembuatan Mind Mapping mata pelajaran IPAS bagi siswa kelas 4 SDN 03 Kanigoro Madiun. Penelitian ini bertujua untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis materi, meningkatkan kreativitas dan daya imaginasi siswa dalam membuat Peta Konsep, dan memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran. Tantangan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pada awal pembuatan Mind Mapping siswa masih kesulitan dan kebinggungan dalam mengaplikasikan materi kedalam Mind Mapping. Namun dengan mentoring dan pengarahan dari Tim Pengabdian tantangan tersebut dapat teratasi dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya keaktivan siswa selama proses kegiatan pelatihan, siswa dapat menghasilkan karya Mind Mapping yan baik, siswa dapat berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam pembuatan karya Mind Mapping, dan siswa berani untuk mempresentasikan hasil karya Mind Mapping dihadapan teman-temannya sebagai wujud melatih mentalits dan keberanian anak berbicara di depan umum. Akhirnya kegiatan pelatihan dan pembimbingan pembuatan Mind Mapping mata pelajaran IPAS bagi siswa kelas 4 SDN 03 Kanigoro Madiun berkonstribusi positif terhadap kemampuan siswa dalam menganalisis materi pelajaran, meningkatkan kreativitas siswa, meningkatkan logika dan daya kritis siswa terhadap materi, dan memudahkan siswa dalam memahami pelajaran
The role of punokawan stories in writing learning for young learners
Writing skills is critical not only in school, but also in everyday life, that can be accomplished by combining learning media with local resources such as Punokawan wayang figures. This study is objectively focused at comprehending exploratory studies to and characterizing the presence of picture story textbooks linked to writing skills based on Wayang punokawan, as well as conducting a requirements analysis of the picture story book textbooks used. This study a qualitative study which technically used content analysis to collect the data. The presentation of data analysis used an informal presentation method, namely the presentation of data in the form of formulations based on the collection of words. The methods comprised an in-depth interview with key informants; field survey at the location and documentation study. The results of this study obtained that planning for the preparation of textbook guides with the characters of puppet-servants to be used by teachers when teaching. Implementing writing theories, as well as drawing characters in line with the prepared literacy; supervising the implementation process related to learning writing skills, telling stories according to teacher and student handbooks, as well as modules and companion books used during learning
From Trenches to the Crest, effectuating a Greater Beneficence of Terminology Development to National Language Policy: the Nigeria Case
Terminology development as a tool that propels the evolvement of educational and translation materials and services besides enhancing the formation of a robust terminology is widely celebrated as a great linguistic tool. This is because of its’ potency in knitting together a multilingual society like Nigeria towards a common understanding and purpose. The afore-stated promotion of national unity, effective communication and the preservation of indigenous languages directed towards the creation of an inclusive nation are the same goals pursued by the National Policy on Education which couches Nigeria’s Language Policy. Consequently, this study titled, ‘From Trenches to the Crest, effectuatinga Greater Beneficence of Terminology Development to National Language Policy: The Nigeria Case’, primarily aims to explore the meritorious services of terminology development in the evolution, realization and implementation of an effective language policy in Nigeria. By surveying the historical development of Nigeria language policy, it identifies and condemns the overemphasis of the usage of English language for instructional and legislative purposes, pointing out its disservices to indigenous languages. The study also highlights the fundamental roles and challenges impeding a fuller beneficence of a symbiosis of terminology development and the National Language Policy in achieving national integration. Adopting the hermeneutical and content analysis methods of enquiry, the research in conclusion, suggests a novel pragmatic and proactive terminology development model, which will drive a vibrant language policy and implementation
Organisational cynicism and self-efficacy predicting professionalism among teachers in Oyo State, Nigeria
The 21st century teachers have been affected by globalization, technological innovation and diversity in workplace thus affecting their professionalism. Teachers who develop unconcern attitudes and suffer neglect are likely to have their performance at work affected. Therefore, this study examined organizational cynicism and self-efficacy as predictors of professionalism among teachers in Oyo State, Nigeria. Cross-sectional survey design was adopted while purposive sampling technique was used to select one Local Government Area for the study. Data were collected from 300 teachers using validated scales and analysed using t-test of independent means and multiple regressions analysis to test three hypotheses at a p < 0.05 level of significance. The result revealed that organizational cynicism and self-efficacy significantly influenced professionalism among teachers. Also, organizational cynicism and self-efficacy jointly and independently predicted professionalism among teachers. Finally, organizational cynicism and self-efficacy independently predicted professionalism among study participants. The study concluded that organisational cynicism and self-efficacy are strong predictors of professionalism among teachers. Therefore, government agencies and other stakeholders should work together to improve teachers’ professional skills
Optimalisasi Pembuatan Konten Sosial Media dan E-commerce pada UMKM Keripik Tahu Walik “BAROKAH”
Masalah kualitas produk merupakan sesuatu hal yang amat penting dalam rangka keberhasilan pencapaian tujuan perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pengendalian kualitas merupakan suatu aktivitas perusahaan untuk menjaga dan mengarahkan agar kualitas produk perusahaan dapat dipertahankan sebagaimana yang telah direncanakan. Daya beli merupakan kemampuan dari seseorang dalam membeli produk atau jasa yang dibutuhkan, dimana kemampuan seseorang menjadi hal yang berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. Daya beli ditandai dengan meningkat jika lebih tinggi dibanding periode lalu sedangkan daya beli menurun ditandai dengan lebih tingginya kemampuan beli masyarakat daripada periode sebelumnya. Pangsa pasar itu sendiri merupakan alat penting analisis bisnis dan perencanaan strategi. Jadi untuk melakukan pangsa pasar Industri Tahu Walik “BAROKAH” ini bisa memahami posisi di pasar dan mengidentifikasi peluang serta tantangan yang ada di pasar. Hal tersebut merupakan salah satu budaya masyarakat modern yang lebih praktis dalam memilih produk yang menarik tetapi harga juga terjangkau, dengan contoh nyata dalam melakukan pemasaran agar lebih menarik, lebih baik dan lebih praktis. Dengan peningkatan kualitas produk, masyarakat bisa menikmati dan juga membeli lagi dagangannya disana. Beberapa minimarket, UMKM Pahlawan Street Center dan e-commerce. Pelaku bisnis Keripik Tahu Walik juga ingin memperoleh keuntungan dalam memanfaatkan markep place, demikian penelitian yang dilakukan. Keripik Tahu Walik “BAROKAH” mendapatkan hasil positif dengan adanya market place ini.Kata Kunci: Industri Keripik Tahu Walik, Peningkatan Kualitas, Daya Beli Produk, Pangsa Pasa
Sosialisasi Tentang Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) Dan Pengurusan Sertifikat Halal Pada UMKM Di Desa Ngujung Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan
Pengabdian masyarakat memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya perizinan PIRT Dan sertifikasi halal pada produk UMKM di Desa Ngujung, Kecamatan Maospati, Kabupaten. Sosialisasi tentang perizinan PIRT dan sertifikasi halal Di Desa Ngujung diadakan pada tanggal 19 Desember 2023. Pelaksanaan Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah, tutorial, dan diskusi dalam hal ini peningkatan pemahaman peserta tentang manfaat mengurus PIRT dan sertifikat halal, persyaratan dan prosedur mengurus PIRT, sertifikat halal, Adapun indikator keberhasilan materi yaitu peningkatan pemahaman peserta tentang manfaat sertifikasi halal, prosedur sertifikasi halal, dan kewajiban yang harus dilakukan setelah tersertifikasi halal. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah memahami pentingnya perizinan PIRT dan sertifikasi halal, dan termotivasi untuk melanjutkannya, memahami prosedur perizinan PIRT, dan memahami prosedur sertifikasi halal. dengan demikian, minat beli konsumen dan kepercayaan konsumen diharapkan meningkat dengan adanya nomor PIRT dan label halal. Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dan kesejahteraan masyarakat di desa Ngujung, Kecamatan Maospati, Kabupaten Mageta