Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
Not a member yet
    325 research outputs found

    EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI KECEMASAN MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGHADAPI UJIAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas bimbingan kelompok untuk mereduksi kecemasan mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) menghadapi ujian. Metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain randomized postest only control group design. Sampel terdiri dari 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih secara acak dari mahasiswa PTI semester II. Analisis data menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa bimbingan kelompok efektif mereduksi kecemasan mahasiswa PTI  menghadapi ujian

    ADVENTURE BASED COUNSELING DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KELOMPOK

    Get PDF
    This paper aims to analyze Adventure Based Counseling (ABC) with a focus on the study of ABC application in group counseling and guidance services. Intensive literature review of the nature of ABC, the underlying theory of ABC, the positive implications of ABC in group counseling and guidance services in facilitating the counselee's personal development is the research methodology of this paper. Therefore, this paper is expected to contribute to the development of knowledge in the field of group counseling and guidance services

    DESAIN SISTEM PENJAMINAN MUTU PADA SATUAN PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK (TK)

    Get PDF
    This paper will substantially discuss the quality assurance system in the kindergarten education unit. This matter becomes very important because the education unit of kindergarten to date hasn’t yet implemented the optimal quality assurance system. Though kindergarten as the foundation of early education level is very effective role in developing intellectual, emotional, social and spiritual intelligence. Thus, the kindergarten education unit absolutely requires a serious quality management system that is managed seriously to direct and control educational programs in accordance with the policy direction, objectives, plans, and processes or quality procedures and their achievements in a sustainable manner. The implementation of quality assurance in the kindergarten education unit is done through: first, designing institutional quality assurance unit. Second, formulate the vision, mission, objectives and target institutions. Third, develop the Master Plan for Development, Strategic Plan and Operational Plan. Fourth, compile quality documents. Fifth, conduct an internal quality audit

    FUN COOKING: PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN BAGI ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Artikel ini merupakan kajian literatur terkait pembelajaran matematika bagi anak melalui program fun cooking. Matematika merupakan salah satu bidang ilmu yang dipelajari di seluruh jenjang pendidikan, termasuk jenjang PAUD. Sayangnya, pembelajaran matematika pada beberapa lembaga PAUD seringkali menggunakan drill and paper pencil test, yang terkesan kaku dan monoton, bahkan cenderung memberikan tekanan bagi anak usia dini. Pembelajaran matematika di lembaga PAUD seyogyanya dapat disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Pembelajaran matematika tersebut perlu dikenalkan pada anak dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Alernatif pembelajaran matematika yang menyenangkan dapat dikemas melalui kegiatan memasak yang didesain untuk meningkatkan berbagai kemampuan matematis anak. Program fun cooking dilakukan dengan melibatkan berbagai proses matematis seperti kegiatan mengukur, berhitung dan membentuk pola kue yang akan dibuat oleh anak, sehingga diasumsikan dapat memberikan kontribusi positif terhadap berbagai aspek kemampuan matematis anak tersebut

    MELATIH SIKAP SABAR KEPADA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING

    Get PDF
    ABSTRAKDefinisi Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat bahkan dikatakan sebagai lompatan perkembangan karena itu usia dini dikatakan sebagai golden age (usia emas) yaitu usia yang berharga dibanding usia selanjutnya. Usia tersebut merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial, dan moral (Rianto,2004:69). Usia dini / pra sekolah merupakan kesempatan emas bagi anak untuk belajar. Pembinaan pada pendidikan anak usia dini merupakan bagian terpenting dalam memaksimalkan kemampuan dan potensi anak, serta dapat memanfaatkan masa golden age sebagai masa pengarahan, pembimbingan dan pembentukan karakter anak usia dini. Berkaitan dengan hal tersebut, maka peranan guru sangat penting dalam menentukan pencapaian terhadap pembelajaran yang berlangsung di kelas, seperti halnya didalam melatih sikap sabar kepada anak. Dalam melatih sabar anak digunakan metode demonstrasi, proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam, sehingga membentuk pengertian dengan baik dan sempurna juga siswa dapat mengamati guru selama proses pebelajaran berlangsung. Adapun penggunaan metode demonstrasi mempunyai tujuan agar siswa mampu memahami tentang cara melakukan sesuatu, mengatur atau menyusun sesuatu, misalnya kegiatan menggunting guru mempraktekan secara detail kemudian sisiwa mempraktekannya.Kata Kunci : melatih sikap sabar; anak usia dini (AUD); kegiatan menggunting ABSTRACTDefinition Early childhood is an individual who is experiencing the process of rapid growth and development even said to be a leap of development because it is said early age as golden age (golden age) is a valuable age than the next age. The age is a unique life phase with distinctive characteristics, both physically, psychologically, socially, and morally (Rianto, 2004: 69). Early age / pre-school is a golden opportunity for children to learn. Guidance on early childhood education is the most important part in maximizing the ability and potential of children, and can utilize the golden age as a period of guidance, coaching and character formation of early childhood. In this regard, the role of teachers is very important in determining the achievement of learning that takes place in the classroom, as well as in exercising patience to the child. In the practice of patient patience is used demonstration method, the process of acceptance of students to the lesson will be more memorable in depth, so as to form a good and perfect understanding also students can observe the teacher during the process of learning takes place. The use of demonstration methods have a purpose so that students are able to understand about how to do something, organize or arrange something, for example, the activity of cutting the teacher to practice in detail and then putting it into practice.Keywords: practice patience; early childhood (AUD); cutting activit

    URGENSI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK

    Get PDF
    ABSTRAK   Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini. Karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Pembentukan karakter sejak usia dini sangat mempengaruhi karakter masa depan bangsa ini. Membangun karakter akan tumbuh dengan baik, jika dalam proses pertumbuhan mereka mendapat perhatian dan bimbingan dari orang tua dan sekolah. Mengelola karakter anak-anak tidak cukup hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi sekolah harus menerapkan sebuah pembelajaran melalui pembiasaan atau budaya sekolah. Kegiatan pembiasaan yang dilakukan oleh Madrasah Tebas Parit Jawai, Kabupaten Sambas bukan hanya memberikan perintah, tetapi guru memberikan contoh praktis secara langsung  kepada anak-anak   Kata Kunci : Manajemen, Karakter, Anak.   ABSTRACT   Character education must begin early. Because children are the future generation of the nation. Formation of characters from an early age greatly influences the future character of this nation. Character building will grow well, if in the process of growth they get attention and guidance from parents and school. Managing children's character is not enough to only be taught through classroom subjects, but schools also apply it through habituation or school culture. Habitual activities carried out by the Parit Jawai Private Islamic Junior High School Madrasah Tebas, Sambas District are not just orders, but the teacher gives direct or exemplary practice to the children. Keyword:  Management, Character, Children

    DISPOSISI MATEMATIS ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI KELOMPOK A PAUD PERMATA HATI AISYIYAH TASIKMALAYA)

    Get PDF
    ABSTRAK     Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan 1) pembelajaran matematika yang dapat mengembangkan disposisi matematis anak di kelompok A PAUD Permata Hati Aisyiyah, dan 2) mendeskripsikan kecenderungan disposisi matematis anak usia 3-5 tahun di kelompok A PAUD Permata Hati Aisyiyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian yaitu siswa kelompok A PAUD Permata Hati Aisyiyah Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan 1) disposisi matematis anak memiliki potensi kemunculan lebih banyak pada aktifitas pembelajaran yang menggunakan media nyata dan berbasis aktifitas untuk anak, dan 2) anak usia 3-4 tahun menununjukkan kecenderungan disposisi matematis berkembang pada aspek percaya diri terhadap kemampuan matematika dan rasa ingin tahu terhadap matematika. Sedangkan pada usia 4-5 tahun, cenderung menunjukkan kemunculan disposisi matematis yang dominan pada kepercayaan diri, rasa ingin tahu, daya cipta, serta sedikit frekuensi kemunculan pada ketekunan, fleksibilitas dan apresiasi matematis.   Kata Kunci: disposisi matematis, matematika anak, PAUD.   ABSTRACT   This article is the result of research that aims to describe 1) mathematics learning that can develop mathematical dispositions of children in group A PAUD Permata Hati Aisyiyah, and 2) describe the tendency of mathematical dispositions of children aged 3-5 years in group A PAUD Permata Hati Aisyiyah. Qualitative research with a case study method used in this research. The research subjects were group A students of Permata Hati Aisyiyah PAUD, Tasikmalaya City. The results showed that 1) the mathematical disposition of children has more potential for emergence in learning activities that use real object and activity-based for children, and 2) 3-4 year olds show a tendency for mathematical dispositions to develop on aspects of self-confidence in mathematical abilities and curiousity about mathematics. Whereas at the age of 4-5 years, it tends to show the emergence of dominant mathematical dispositions on self-confidence, curiosity, inventiveness, and a slight frequency  in perseverance, flexibility and mathematical appreciation.   Keywords: mathematical disposition, childr mathematics, PAUD

    Konstruksi Berpikir Kritis Melalui Pengenalan Fungsi Jam dan Konsep Waktu Pada Anak Usia Dini

    Get PDF
    Kajian ini merupakan penelitian tindakan kelas pada anak kelompok usia 5 – 6 tahun di Sekolah Laboratorium Taman Kanak-Kanak Yasmin Jember, yang bertujuan untuk mengenalkan fungsi jam dan konsep waktu. Pengenalan tentang jam sudah sering dilakukan di TK Yasmin, yang dikaitkan dengan pengenalan lambang bilangan yang ada pada jam. Sedangkan konsep waktu dikenalkan pada anak berkaitan dengan kegiatan sehari-hari yang dilakukan anak. Namun pengenalan fungsi angka, fungsi jarum jam sebagai penunjuk lama atau kapan keberlangsungan suatu kegiatan dilakukan, yang dikenal sebagai waktu, seringkali dianggap tidak penting untuk dikenalkan pada anak. Mengenalkan makna waktu mengkonstrak berpikir kritis anak untuk melakukan regulasi memahami sikap, pengetan dan keterampilan agar belajar memahami pentingnya pelaksanaan suatu kegiatan dengan batasan waktu tertentu. Kajian ini dianalisis secara naratif interpretative berbasis teori untuk memahami kompetensi anak dalam mengkonstrak pengetahuan baru dalam bentuk kreatif. Kata kunci: fungsi jam, konsep waktu, berpikir kritis   This study is a class action research aims to introduce the concept of time for young children. Introduction about the hours it has often been done in the kindergarten Yasmin, which is associated with the introduction of existing numbers had taken on the clock or a watch. While the concept of time usually introduced by regarding to everyday activities that kids do. However, the introduction of a number of functions, the clock function as the length pointer for the activity or when the existence of an activity is performed, which is known as time, often considered unimportant for children. The aim of the study is to introduce the meaning of time concept as a critical thinking that helped children to understand about attitude, knowledge and skills in order to regulate the importance of the time limit implementation for their activity in daily life. Keywords: clock function, concept of time, critical thinkin

    SOSIALISASI OLAHRAGA TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN DAN MINAT SISWA SD TERHADAP PEMBELAJARAN OLAHRAGA DI WILAYAH KECAMATAN TAMANSARI

    Get PDF
    Pembelajaran olahraga di Sekolah Dasar perlu berorientasi pada minat dan kesenangan dalam melakukan aktivitas fisik, orientasi belajar gerak khusus untuk meningkatkan keterampilan satu kecabangan olahraga tidak bisa dilakukan di Sekolah Dasar. Pelaksanaan keterampilan kecabangan berpotensi menurunkan motivasi dalam bergerak. Olahraga tradisional di indonesia belum terlalu gencar dilaksanakan. khususnya di daerah Tasikmalaya olahraga ini terkadang oleh guru kurang diberi perhatian lebih akibatnya berdampak pada peserta didik yang kehilangan motivasi berolahraga, motivasi bergerak dan kesadaran olahraga secara mandiri belum tercipta. Karena anak tidak pernah mengalami pengalaman belajar gerak yang menyenangkan. Dalam  PENGMAS Program Studi PGSD akan menerapkan program pendidikan olahraga berbasis permainan untuk anak SD di kecamatan tamansari kota Tasikmalaya. Adapun metode tersebut merupakan hasil penelitian bahwa permainan tradisional berpengaruh signifikan terhadap pengembangan motorik kasar dan peningkatan level kebugaran jasmani anak pada kategori usia SD. Tujuan dari pengabdian ialah meningkatkan minat terhadap pembelajaran olahraga, meningkatkan level kebugran anak SD di kecamatan tamansari dan memperkenalkan olahraga tradisional sebagai alat untuk melestarikan kebudayaan masyarakat Jawa Barat khususnya kepada generasi penerus bangsa yaitu anak SD.  Metode permainan olahraga tradisional dilakukan dengan metode Play-Teach-Play yang disisipkan pada tahap pelaksanaan pemanasan olahraga sebelum masuk ke dalam materi inti

    POLA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENANGANAN SISWA BERMASALAH DI SMA PGRI 4 PALEMBANG

    Get PDF
    The purpose of this research is to find out and evaluate the form of handling pattern of troubled students conducted by guidance and counseling teacher at pgri 4 senior high school palembang. the research method used in this research is qualitative method with descriptive explanatory level. data collected through interviews, observation and documentation. further data analyzed refers to miles and huberman analysis model with data reduction, data presentation and conclusion. the results showed that the pattern of handling palembang was dominated by disciplinary approach with the imposition of sanctions which is conducted by guidance and counseling teacher in pgri 4 senior high school palembang. &nbsp

    295

    full texts

    325

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇