Jurnal Online Unipdu Jombang (Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum)
Not a member yet
1553 research outputs found
Sort by
Kesalahan Berbahasa Pada Tataran Morfologi dalam Karya Tulis Ilmiah Siswa Kelas XII
Manusia memerlukan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Bahasa juga sangat berperan dalam dunia pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan pada tataran morfologi dalam karya tulis ilmiah siswa kelas XII, menguraikan pembetulannya, dan menjelaskan penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dikaji dalam penelitian ini berupa kalimat dalam karya tulis ilmiah siswa kelas XII yang mengandung kesalahan morfologis. Data bersumber dari lima dokumen karya tulis ilmiah siswa kelas XII di salah satu SMA di Kudus, Jawa Tengah. Setiap dokumen disusun oleh dua orang siswa, sehingga responden penelitian berjumlah 10 orang. Untuk mengumpulkan data, digunakan teknik baca, teknik catat, dan kuesioner/angket. Analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan morfologis pada karya tulis ilmiah siswa kelas XII meliputi: (1) kesalahan penulisan preposisi di dan ke, (2) kesalahan afiks, (3) kesalahan penulisan reduplikasi, dan (4) kesalahan pemajemukan. Penyebab terjadinya kesalahan morfologis pada karya tersebut, di antaranya: (1) siswa kurang membaca dan memperbanyak referensi, (2) kurangnya pembiasaan menulis, (3) kurangnya ketelitian siswa dalam menulis, dan (4) kurangnya arahan dan bimbingan guru
Impoliteness Strategies in Hate Comments by Netizens Towards K-Pop on Social Media
One phenomenon that has become popular in Indonesia is the entry of Korean culture. Korean culture strongly influences various aspects of daily life, one of which is musical taste, namely K-pop music, which is in great demand by young people. However, only some have the same interests, so some netizens comment negatively on K-Pop on Instagram. This study aims to determine the types of impoliteness strategies and functions of impoliteness used by netizens in commenting on K-Pop on Instagram. This study used a descriptive-qualitative method. The writer has collected 37 comments from March 2022 to March 2023. In analyzing the data, the writer used the theory proposed by Culpeper (1996) for the types of impoliteness strategies and Culpeper's (2011) for the functions of impoliteness. The results of the study show that netizens used four impoliteness strategies in their hate comments only: bald on-record impoliteness is 11 comments, positive impoliteness is 12 comments, negative impoliteness is 5, and sarcasm or mock politeness is nine comments. Positive impoliteness becomes the most frequent strategy; furthermore, this study found two functions of impoliteness: affective impoliteness and entertaining impoliteness. Affective impoliteness appears as the dominant function in this study. The study is expected to raise awareness about being wiser when commenting on social media without applying impoliteness strategies.  
Content-Dependent Image Search System with Automatic Weighting Mechanism for Aggregating Color, Shape, and Texture Features
The existing image search system extracts features from the database images and performs queries thoroughly without considering the weight of each feature. Currently, all features are assigned the same weight, even though each image has different characteristics. This study proposes a new approach to image search systems that relies on content with automatic weighting. The automatic weighting process starts by calculating each moment. The first moment is obtained from the color matrix and is calculated as the average value. The second moment is obtained from the texture matrix and is calculated as the variance value. The third moment is obtained from the shape matrix and is calculated as the skewness value. These three moments are normalized to give the same weight to each feature for each picture. The results obtained for accuracy were: 70.38% for color, 60.99% for shape, 71.21% for texture, 72.65% for color-shape combinations, 78.43% for color-texture combinations, 72.65% for texture-shape combinations, and 80.5% for overall texture-color-shape features
Implementasi Metode Naïve Bayes dan Support Vector Machine (SVM) untuk Menganalisis Sentimen Pengguna Twitter terhadap Transjakarta
Twitter adalah media sosial populer di Indonesia yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan menyampaikan opini. Transjakarta adalah transportasi umum dengan jumlah penumpang harian terbanyak. Pengguna Transjakarta kerap berbagi pengalaman baik atau buruk, serta opini di Twitter. Beberapa masalah pada Transjakarta yang dibahas di Twitter yaitu terkait penutupan halte sementaradan kasus asusila yang dialami oleh pengguna Transjakarta. Artikel ini menganalisis opini pengguna Twitter tentang Transjakarta menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Lexicon based digunakan untuk pemberian label pada 6736 tweet. Hasil analisis menunjukkan 2228 tweet positif dan 2821 tweet negative. Metode Support Vector Machine mencapai akurasi 84.95%, presisi 83%, recall 83% dan f1-score 83%, sedangkan Naïve Bayes mencapai akurasi 76.43%, presisi 78%, recall 68% dan f1-score 73%.Twitter merupakan dari salah satu platform media sosial yang populer di Indonesia. Twitter menjadi salah satu media untuk mengungkapkan perasaan bagi para pengguna dan memberikan kritik atau saran terhadap suatu objek. Transjakarta merupakan salah satu transportasi umum yang memiliki jumlah penumpang harian terbanyak dibandingkan dengan transportasi umum lainnya. Berbagai pengalaman dirasakan oleh para pengguna Transjakarta. Beberapa pengguna membagikan pengalaman tersebut di Twitter. Namun tidak hanya pengalaman tetapi pendapat, kritik, dan saran juga pengguna utarakan di Twitter. Salah satu permasalahan yang terjadi pada Transjakarta yaitu beberapa halte mengalami penutupan sementara waktu. Selain itu marak terjadinya kasus asusila yang dialami oleh beberapa pengguna Transjakarta. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis opini pengguna media sosial Twitter terhadap Transjakarta dengan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Pada penelitian ini menggunakan lexicon based untuk pemberian label dari masing-masing kelas dan menggunakan dataset sebanyak 6736 tweet. Hasil yang didapatkan dari kelas positif berjumlah 2228 dan kelas negatif 2821. Berdasarkan Metode Support Vector Machine didapatkan akurasi 84.95%, presisi 83%, recall 83% dan f1-score 83% sedangkan Metode Naïve Bayes didapatkan akurasi 76.43%, presisi 78%, recall 68% dan f1-score 73%.
Kata kunci: Twitter; Transjakarta; Lexicon Based; Naïve Bayes; Support Vector Machin
Miskonsepsi Siswa dalam Menyederhanakan Ekspresi Aljabar berdasarkan Kerangka Asimilasi dan Akomodasi
This study adopts a qualitative approach with a descriptive research design. The subjects of this study consist of six students from class X of a high school during the second semester of the 2023/2024 school year. The data analysis process includes three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the findings was ensured through triangulation, which involved comparing data from students' work, interview results, and observation results. The findings revealed that students exhibited seven types of misconceptions leading to errors in simplifying algebraic expressions: (1) conjunction error, (2) exponent error, (3) reversal error, (4) difficulties with variables, (5) substitution error, (6) equation formation errors, and (7) a commutative-like terms error. These misconceptions were attributed to inappropriate assimilation and a lack of accommodation.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis miskonsepsi siswa ketika menyederhanakan soal ekspresi aljabar berdasarkan asimilasi dan akomodasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA semester 2 tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 6 siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan dilakukan menggunakan teknik triangulasi yaitu membandingkan data antara hasil pekerjaan siswa, hasil wawancara, dan hasil pengamatan yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan siswa mengalami tujuh jenis miskonsepsi yang menyebabkan kesalahan dalam menyederhanakan ekspresi aljabar yaitu miskonsepsi penyebab a conjoin error, miskonsepsi penyebab an exponent error, miskonsepsi penyebab a reversal error, miskonsepsi penyebab learnes’ difficulties with variable, miskonsepsi penyebab substituting numeric values for letters. Miskonsepsi penyebab an equation formation error, dan miskonsepsi penyebab a commutative like terms error. Miskonsepsi disebabkan asimilasi yang tidak sesuai dan akomodasi yang tidak terjadi.
Kata Kunci: miskonsepsi, ekspresi aljabar, asimilasi dan akomodasi
 
PENGARUH PENANAMAN NILAI-NILAI AKIDAH DALAM PEMBELAJARAN KITAB AQIDAH AL-AWAM TERHADAP PERILAKU MURID KELAS VI DI MADRASAH IBTIDAIYAH UNGGULAN AN-NUR KAUMAN MANCAR PETERONGAN JOMBANG
This research aims to analyse the Influence of Instilling Faith Values in the Learning of the Book of Aqidah Al-Awam on the Behaviour of Sixth Grade Students at Madrasah Ibtidaiyah Unggulan An-Nur Kauman Mancar Peterongan Jombang. The method employed is quantitative, utilising a simple linear regression approach, involving 44 respondents. The results of the study indicate that the instillation of faith values in the learning of the Book of Aqidah Al-Awam has a significant positive effect on student behaviour, including aspects of discipline, responsibility, and honesty. With structured teaching and supportive environments, students are able to internalise faith values effectively. This research underscores the importance of integrating faith values into the educational process to foster better character development among students, thereby providing a reference for curriculum development in madrasahs and other Islamic educational institutionsPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Penanaman Nilai-Nilai Akidah dalam pembelajaran Kitab Aqidah Al-Awam Terhadap Perilaku Murid Kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan An-Nur Kauman Mancar Peterongan Jombang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier sederhana, melibatkan 44 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai akidah dalam pembelajaran Kitab Aqidah Al-Awam secara signifikan berpengaruh positif terhadap perilaku murid, termasuk dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab dan kejujuran. Dengan adanya pengajaran yang terstruktur dan dukungan lingkungan, siswa mampu menginternalisasi nilai-nilai akidah dengan baik. Penelitian ini mengindikasikan pentingnya integrasi nilai-nilai akidah dalam proses pendidikan untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik, sehingga hasilnya dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum di madrasah dan lembaga pendidikan Islam lainny
Human Resources Career Development in Islamic Education Institutions: Case Study at SMPS Riyadhusholihin Pandeglang
Pengembangan karir sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan Islam telah menjadi topik yang semakin penting dalam konteks pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik-praktik pengembangan karir SDM di SMPS Riyadhusholihin Pandeglang dan upaya Lembaga untuk meningkatkan pengembangan karir SDM sebagai studi kasus yang merepresentasikan pendidikan Islam tingkat menengah. Metode penelitian yang diguanakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf pengajar, pengelola dan SDM di SMPS Riyadhusholihin. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan karir SDM di Lembaga pendidikan Islam ini melibatkan beberapa komponen kunci, termasuk identifikasi kebutuhan karir, pelatihan dan pengembangan kompetensi serta penilaian kerja. Program kegiatan sebagai bentuk upaya Lembaga dalam meningkatkan pengembangan karir SDM diantaranya seperti mengikuti forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), Pendidikan dan Latihan Profesional Guru (PLPG), dan program studi lanjut secara tugas yang dilaksanakan oleh individu seperti In House Training (IHT), dan kegiatan lain yang mendukung pengembangan dalam karir tenaga pendidik dan kependidikan di SMPS Riyadhusholihin Pandeglang. Selain itu, penulis memberikan saran untuk mengikuti pelatihan pada komunitas pendidik sekolah internasional (AISEI) untuk mendukung tujuan Lembaga pendidikan dalam pengembangan karir.
Human resource (HR) career development in Islamic educational institutions has become an increasingly important topic in the context of sustainable educational development. This study aims to examine HR career development practices at SMPS Riyadhusholihin Pandeglang and the Institute's efforts to improve HR career development as a case study representing secondary Islamic education. The research method used is qualitative research with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews with faculty, managers, and human resources at SMPS Riyadhusholihin. The results showed that HR career development in Islamic educational institutions involves several key components, including identification of career needs, training and competency development, and job assessment. Activity programs as a form of the Institute's efforts in improving HR career development include participating in the Subject Teacher Deliberation Forum (MGMP), Teacher Working Group (KKG), Teacher Professional Education and Training (PLPG), and further study programs on a task basis carried out by individuals such as In House Training (IHT), and other activities that support the development of educators' careers and education at SMPS Riyadhusholihin Pandeglang. In addition, the author provides advice to attend training at the International School Educator Community (AISEI) to support the educational institution's goals in career development.Pengembangan karir sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan Islam telah menjadi topik yang semakin penting dalam konteks pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik-praktik pengembangan karir SDM di SMPS Riyadhusholihin Pandeglang dan upaya Lembaga untuk meningkatkan pengembangan karir SDM sebagai studi kasus yang merepresentasikan pendidikan Islam tingkat menengah. Metode penelitian yang diguanakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf pengajar, pengelola dan SDM di SMPS Riyadhusholihin. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan karir SDM di Lembaga pendidikan Islam ini melibatkan beberapa komponen kunci, termasuk identifikasi kebutuhan karir, pelatihan dan pengembangan kompetensi serta penilaian kerja. Program kegiatan sebagai bentuk upaya Lembaga dalam meningkatkan pengembangan karir SDM diantaranya seperti mengikuti forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), Pendidikan dan Latihan Profesional Guru (PLPG), dan program studi lanjut secara tugas yang dilaksanakan oleh individu seperti In House Training (IHT), dan kegiatan lain yang mendukung pengembangan dalam karir tenaga pendidik dan kependidikan di SMPS Riyadhusholihin Pandeglang. Selain itu, penulis memberikan saran untuk mengikuti pelatihan pada komunitas pendidik sekolah internasional (AISEI) untuk mendukung tujuan Lembaga pendidikan dalam pengembangan karir.
Human resource (HR) career development in Islamic educational institutions has become an increasingly important topic in the context of sustainable educational development. This study aims to examine HR career development practices at SMPS Riyadhusholihin Pandeglang and the Institute's efforts to improve HR career development as a case study representing secondary Islamic education. The research method used is qualitative research with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews with faculty, managers, and human resources at SMPS Riyadhusholihin. The results showed that HR career development in Islamic educational institutions involves several key components, including identification of career needs, training and competency development, and job assessment. Activity programs as a form of the Institute's efforts in improving HR career development include participating in the Subject Teacher Deliberation Forum (MGMP), Teacher Working Group (KKG), Teacher Professional Education and Training (PLPG), and further study programs on a task basis carried out by individuals such as In House Training (IHT), and other activities that support the development of educators' careers and education at SMPS Riyadhusholihin Pandeglang. In addition, the author provides advice to attend training at the International School Educator Community (AISEI) to support the educational institution's goals in career development
An Analysis Affixation Of English Disney’s Frozen Songs
This paper explores the morphological phenomenon of an affixation in a particular context of song lyrics. The context as the data source is popular kids’ song, where in this present research, the researchers have selected Let It Go Song under particular consideration. The main thing to learn for language mastery is words. The words are dealt with in morphology, as they affect the spelling, reading comprehension, and vocabulary. This research paper dealt with derivation and inflection within the morphological analysis. The popular kids’ song was chosen as the data source, as the researchers found that the lyrics within the Kids Song are authentically native English. This study is descriptive qualitative research, in which researchers seek to find out the Affixation behaviors from words in the Let It Go Song Lyrics. The results found in this study were Prefix consisting of an affix which is placed before the stem of a word. and Suffix consisting of a letter or group of letters added at the end of a word which makes a new word. The Prefix and Suffix analyses were described with tables and captions, and suitable accounts. Upon the results of the findings, it is hoped that students of linguistics find it easy and enjoyable to learn morphology, especially in the topic areas of Affixation
Exploration of Prospective Mathematics Teachers' Computational Thinking Abilities in Solving Quadratic Equation and Function Problems Based on Learning Styles
Teachers must be capable of shaping individuals who can adapt to computational thinking skills. Learning styles impact students' performance and learning outcomes. This study examine the computational thinking abilities of prospective mathematics teachers from the perspective of visual, auditory, kinesthetic learning styles. A qualitative approach was used in this study, specifically a case study research design. The subjects of this study were first-semester students in the Mathematics Education program enrolled in the Basic Mathematics course. Research instruments: written tests, learning style questionnaires, interviews. The test questions were validated by three mathematics education experts and piloted with four students. Based on the research findings, it was concluded that learning style influenced students' computational thinking skills. Kinesthetic students demonstrated proficiency across all indicators of computational thinking ability. Visual and auditory students struggled with algorithmic thinking and pattern recognition. However, visual and auditory students, like kinesthetic students, performed well in abstraction and decomposition.Teachers must be capable of shaping individuals who can adapt to computational thinking skills. Learning styles impact students' performance and learning outcomes. This study examine the computational thinking abilities of prospective mathematics teachers from the perspective of visual, auditory, kinesthetic learning styles. A qualitative approach was used in this study, specifically a case study research design. The subjects of this study were first-semester students in the Mathematics Education program enrolled in the Basic Mathematics course. Research instruments: written tests, learning style questionnaires, interviews. The test questions were validated by three mathematics education experts and piloted with four students. Based on the research findings, it was concluded that learning style influenced students' computational thinking skills. Kinesthetic students demonstrated proficiency across all indicators of computational thinking ability. Visual and auditory students struggled with algorithmic thinking and pattern recognition. However, visual and auditory students, like kinesthetic students, performed well in abstraction and decomposition
Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Menghadapi Tantangan Perilaku Sosial Peserta Didik pada Abad 21 di Madrasah
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru Akidah Akhlak dalam menghadapi tantangan perilaku sosial peserta didik pada abad 21 di MAN Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang dilakukan adalah dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Masalah yang ditemukan di MAN Sumenep adalah merosotnya perilaku sosial peserta didik salah satunya karena kemajuan teknologi yang memberi dampak banyak hal terhadap peserta didik di antaranya, mereka cendrung kurang peduli terhadap lingkungan, mulai terbawa oleh suasana kehidupan yang individualis, menurunnya daya saing antar peserta didik, lemah dalam menentukan komunitas pertemanan dan merosotnya nilai-nilai akhlak di kalangan mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru Akidah Akhlak menerapkan strategi dengan menanamkan pentingnya belajar sebagai bekal di masa depan, mengajak peserta didik untuk peduli terhadap lingkungan, menggalakkan adab dan budi pekerti, mengaitkan materi Aqidah Akhlak dengan kehidupan nyata (kontekstual), memahami pola pikir peserta didik, menjadikan diri sebagai contoh atau teladan bagi peserta didik, dan berkolaborasi dengan wali murid.
The purpose of this study was to determine the strategies used by Akidah Akhlak teachers in facing the challenges of students’ social behavior in the 21st century at MAN Sumenep. This research uses qualitative research methods with descriptive qualitative research types. Data collection techniques used through observation, interviews, and documentation. The data sources used are primary data and secondary data. Data analysis is done by condensing data, presenting data, and drawing conclusions. The problem found in MAN Sumenep is the decline of social behavior of students one of which is due to technological advances that impact many things on students including, they tend to care less about the environment, began to be carried away by the atmosphere of individualist life, decreased competitiveness among students, weak in determining the community of friends and the decline of moral values among them. To overcome these problems, Akidah Akhlak teachers apply strategies by instilling the importance of learning as a provision for the future, inviting students to care for the environment, promoting adab and manners, linking Aqidah Akhlak material with real life (contextual), understanding the mindset of students, making themselves as examples or role models for students, and collaborating with student guardians.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru Akidah Akhlak dalam menghadapi tantangan perilaku sosial peserta didik pada abad 21 di MAN Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang dilakukan adalah dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Masalah yang ditemukan di MAN Sumenep adalah merosotnya perilaku sosial peserta didik salah satunya karena kemajuan teknologi yang memberi dampak banyak hal terhadap peserta didik di antaranya, mereka cendrung kurang peduli terhadap lingkungan, mulai terbawa oleh suasana kehidupan yang individualis, menurunnya daya saing antar peserta didik, lemah dalam menentukan komunitas pertemanan dan merosotnya nilai-nilai akhlak di kalangan mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru Akidah Akhlak menerapkan strategi dengan menanamkan pentingnya belajar sebagai bekal di masa depan, mengajak peserta didik untuk peduli terhadap lingkungan, menggalakkan adab dan budi pekerti, mengaitkan materi Aqidah Akhlak dengan kehidupan nyata (kontekstual), memahami pola pikir peserta didik, menjadikan diri sebagai contoh atau teladan bagi peserta didik, dan berkolaborasi dengan wali murid.
The purpose of this study was to determine the strategies used by Akidah Akhlak teachers in facing the challenges of students’ social behavior in the 21st century at MAN Sumenep. This research uses qualitative research methods with descriptive qualitative research types. Data collection techniques used through observation, interviews, and documentation. The data sources used are primary data and secondary data. Data analysis is done by condensing data, presenting data, and drawing conclusions. The problem found in MAN Sumenep is the decline of social behavior of students one of which is due to technological advances that impact many things on students including, they tend to care less about the environment, began to be carried away by the atmosphere of individualist life, decreased competitiveness among students, weak in determining the community of friends and the decline of moral values among them. To overcome these problems, Akidah Akhlak teachers apply strategies by instilling the importance of learning as a provision for the future, inviting students to care for the environment, promoting adab and manners, linking Aqidah Akhlak material with real life (contextual), understanding the mindset of students, making themselves as examples or role models for students, and collaborating with student guardians