Portal E-Journal System PNUP (Politeknik Negeri Ujung Pandang)
Not a member yet
3447 research outputs found
Sort by
Penggunaan Biji Plastik Polypropylene (PP) Sebagai Bahan Tambah pada Campuran Aspal Hangat Lapisan AC-WC
Inovasi penggunaan limbah plastik sebagai bahan tambahan untuk memodifikasi aspal dan mengurangi dampak lingkungan dilakukan melalui metode campuran beraspal hangat (WMA). Penelitian ini menggunakan biji plastik jenis PP sebagai bahan tambahan, dengan tujuan untuk menentukan karakteristik campuran aspal hangat AC-WC yang sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, serta menemukan kadar biji plastik yang paling optimal dalam campuran hangat lapisan AC-WC. Variasi kadar aspal yang diterapkan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% dari total berat agregat, dengan campuran AC-WC yang bergradasi menerus. Campuran aspal hangat ini dimodifikasi dengan penambahan biji plastik sebesar 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Pengujian dilakukan menggunakan parameter Marshall untuk mengukur stabilitas, flow, VMA, VIM, VFA, dan MQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biji plastik meningkatkan stabilitas, MQ, dan VIM dibandingkan dengan campuran aspal hangat tanpa biji plastik, serta menurunkan nilai VMA, VFA, dan flow. Kadar biji plastik yang paling optimal ditemukan sebesar 3,75%, dengan nilai stabilitas 1569,06 Kg, flow 3,78 mm, VMA 15,91%, VIM 4,87%, VFA 69,41%, dan MQ 417,56 Kg/mm. Karakteristik ini telah sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018.
Kata Kunci : AC – WC ; Biji Plastik ; Laston ; Marshal
Perbandingan Analisis Sentimen pada Ulasan Aplikasi Sirekap Menggunakan Support Vector Machines dan Naive Bayes
This research analyzes the sentiment reviews of the SIREKAP application on the Google Play Store using two machine learning algorithms, namely Naïve Bayes and Support Vector Machine (SVM). The dataset used consists of 19,925 reviews that have gone through preprocessing stages, including text cleaning, stopword removal, stemming, and tokenization. To overcome data imbalance, oversampling and undersampling techniques were applied. Furthermore, TF-IDF is used for feature extraction, converting text into numerical representation. The dataset is divided into 80% training data (15,940 data) and 20% test data (3,985 data). The results show that oversampling provides better performance than undersampling. In the oversampling method, the SVM algorithm achieved the highest accuracy of 95%, with consistent precision, recall, and F1-score values across all sentiment classes. The Naïve Bayes algorithm also performed quite well, with an accuracy of 77% on the oversampled data. In contrast, in the undersampling method, both algorithms have the same accuracy of 61%. This study confirms that the combination of oversampling technique and SVM algorithm is the best approach to handle imbalanced data and provides important insights into user perception of the SIREKAP application
Exploring Sustainable Transportation Perceptions Among Politeknik Negeri Ujung Pandang Students: A Mixed-Methods Study Using Mental Mapping and Unstructured Interviews
This study investigates student perceptions of sustainable transportation at Politeknik Negeri Ujung Pandang, Indonesia, within the context of a tropical urban environment. Combining mental mapping exercises, unstructured interviews, and GIS spatial analysis, the research analyzes mobility patterns and attitudes toward sustainable transportation among 165 students commuting to and from campus. Correlation analysis revealed that routes utilizing sustainable transportation (e.g., walking, cycling) were most common within a 1,000-meter radius of the campus, with safety, travel distance, and time emerging as key determinants of mode choice. The findings highlight the challenges of promoting sustainable mobility in tropical settings, where factors such as extreme heat, seasonal rainfall, and fragmented infrastructure influence commuting behavior. This study underscores the need for climate-responsive urban planning and targeted interventions, such as shaded walkways, secure cycling lanes, and improved public transit connectivity, to enhance the adoption of sustainable transportation in tropical university environments.Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa terhadap transportasi berkelanjutan di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Indonesia, dalam konteks lingkungan perkotaan tropis. Menggabungkan metode mental mapping, wawancara tidak terstruktur, dan analisis spasial GIS, penelitian ini menganalisis pola pergerakan dan persepsi 165 mahasiswa terhadap transportasi berkelanjutan selama perjalanan pulang-pergi kampus. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa rute yang menggunakan transportasi berkelanjutan (berjalan kaki dan bersepeda) paling dominan dalam radius 1.000 meter dari kampus, dengan faktor keamanan, jarak tempuh, dan waktu perjalanan sebagai penentu utama pemilihan moda transportasi. Temuan ini mengungkap tantangan dalam mendorong mobilitas berkelanjutan di wilayah tropis, di mana cuaca ekstrem (panas tinggi, curah hujan musiman) dan infrastruktur yang terfragmentasi memengaruhi perilaku perjalanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya perencanaan kota yang responsif iklim dan intervensi terarah—seperti penyediaan jalur pejalan kaki teduh, jalur sepeda yang aman, serta peningkatan konektivitas angkutan umum—untuk meningkatkan adopsi transportasi berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi tropis
Analysis of Immersion Time Variation on the Toughness and Macrostructure of Sansevieria Fiber Composites Using the Taguchi Method
Abstract— Sansevieria fibers have potential as composite reinforcing materials due to their superior mechanical characteristics, but special treatment is required to improve their compatibility with polymer matrices. In this study, Sansevieria fibers were soaked in a solution of sodium chloride (NaCl) with time variations of 5, 7, and 9 days, then dried and processed into composites with resin epoxy matrix and hardener using the continuous lay-up method. Tests were carried out on the toughness of composites using the Charpy impact test method according to the ASTM E23-56T standard, while macrostructure analysis was carried out with an optical microscope. The results of the experiment were analyzed using the Taguchi method, with a Signal-to-Noise Ratio (S/N Ratio) approach to determine the optimal level of immersion time that results in the best toughness. In addition, an Analysis of Variance (ANOVA) was conducted to evaluate the significance of the effect of immersion time on the mechanical properties of composites. The results showed that increased immersion time contributed to increased composite toughness. The 9-day immersion time yielded the highest toughness value of 0.0074 J/mm², compared to 5-day (0.0036 J/mm²) and 7-day (0.0046 J/mm²) immersions. Analysis of the macro structure showed that longer immersion improves the bond between the fiber and the matrix, reduces the phenomenon of fiber pull-out, as well as improves load transfer in composites. Based on the results of Taguchi's analysis, the soaking time has a significant influence on the increase in toughness, with the optimal time obtained at 9 days of immersion in NaCl solution. Thus, this study confirms that the soaking treatment of Sansevieria fibers in NaCl solution can improve the toughness and macrostructure quality of natural fiber-based composites. These results can be a reference in the development of natural fiber-based composite materials for structural applications that require lightweight materials with high mechanical resistance.
Keywords—, Sansevieria Fiber, NaCl Solution, Toughness, Microstructure, Taguchi Metho
Prediksi Kerusakan Permukaan Perkerasan Jalan Lentur Berdasarkan Metode HDM-4
HDM-4 yang dikembangkan oleh World Bank (1968) dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan kerusakan perkerasan jalan di tahun awal operasi ke tahun – tahun berikutnya selama periode analisa. Kerusakan yang akan dimodelkan diantaranya yaitu kerusakan retak, ravelling, lubang, dan edge break. Pada penelitian ini data Lalulintas Harian Rata - rata, data Falling Weight Deflectometer, dan data struktur perkerasan jalan di dua lajur lambat lokasi studi akan digunakan pada model sebagai variabel dalam proses analisis. Dari data tersebut menghasilkan nilai YE4 (beban sumbu standar), YAX (jumlah sumbu kendaraan) dan nilai ITP (indeks tebal perkerasan) yang berbeda. Studi kasus penelitian berada di jalan Lohbener – Jatibarang yang merupakan jalan nasional di Provinsi Jawa Barat. Hasil analisis data kerusakan yang terjadi pada permukaan perkerasan mendekati 30% dari total luas kerusakan, sehingga dibutuhkan suatu tindakan penanganan pada jalan tersebut. Dengan menggunakan model prediksi ini, dapat memberikan informasi untuk menyusun suatu program pemeliharaan yang tepat pada kerusakan jaringan jalan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WISATA MELALUI INTEGRASI INFORMASI DIGITAL DAN MEDIA SOSIAL UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA NISOMBALIA KABUPATEN MAROS
The integration of digital information and social media is key to enhancing sustainable tourism through empowering local communities. One village that holds great natural and cultural potential is Nisombalia Village in Maros Regency, South Sulawesi. Nisombalia Village faces challenges in strengthening its potential as a tourist village and in increasing the community's knowledge of the digital world. A team of volunteers, consisting of lecturers and students from the Business Administration Department of Ujung Pandang State Polytechnic, assists and mentors the local community and the maritime youth. The programs conducted include knowledge transfer and social media training. These programs introduce tourism destinations to open up new job opportunities through the identification of tourism spots, such as Kuri Caddi Beach and the Mangrove Forest, and provide social media training on topics like benefits, content design, copywriting, and social media calendars. The local community and maritime youth have found the volunteer program helpful, as it enhances their understanding and skills in using social media Instagram to support local economic development and promote the village as a tourist destination
Pengaruh Pemanfaatan Limbah Abu Kulit Jagung Sebagai Pengganti Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar
Sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi, inovasi terhadap material konstruksi tentu semakin beragam salah satunya material yang berbahan dasar mortar. Di dunia ketekniksipilan kita sudah banyak melihat penelitian-penelitian mengenai pemanfaatan limbah sekitar sebagai alternatif dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya tanaman jagung. Di Indonesia tanaman jagung memiliki jumlah produksi yang cukup besar. Dengan banyaknya produksi jagung maka semakin banyak pula limbah yang dihasilkan. Dari hasil uji kandungan kimia terhadap kulit jagung yang telah melalui proses pengabuan diketahui bahwa terdapat kandungan SiO2 sebesar 13,44%, dimana kandungan tersebut dimiliki juga oleh semen portland yang menjadi bahan pengikat. Penelitian dengan judul pengaruh pemanfaatan limbah abu kulit jagung sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan mortar menggunakan variasi 0%, 2%, 5%, 10% dari volume semen. Dalam penelitian ini benda uji yang digunakan berupa mortar dengan ukuran 5x5x5 cm. Masing-masing variasi menggunakan 30 sampel benda uji. Adapun kulit jagung yang digunakan merupakan jenis jagung manis yang berasal dari kabupaten Luwu Utara. Metode pengabuan yang digunakan pada kulit jagung yaitu metode pembakaran yang dilakukan secara tidak langsung, yang kemudian disaring menggunakan saringan no. 100. Hasil pengujian kuat mortar pada umur perawatan 28 hari dengan kuat tekan mortar menggunakan abu kulit jagung sebagai sebagian pengganti semen dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% menghasilkan kuat tekan rata-rata yaitu, pada variasi 0% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 15,32 MPa, pada variasi 2% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 13,10 MPa, pada variasi 5% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 9,70 MPa, dan pada variasi 10% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 11,27 MPa. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa, hasil pengujian kuat tekan mortar dengan penambahan abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen mengalami penurunan dari nilai kuat tekan mortar normal
Pengembangan Sistem Monitoring Rubber Tyred Gantry Crane Berbasis Long Range di PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal 2
Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring jarak jauh untuk Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane di PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal 2, dengan mengganti komunikasi dari WiFi ke LoRa guna mengatasi blindspot jaringan yang menghambat pemantauan optimal. Sistem baru juga dilengkapi dengan sensor RFID dan Lidar untuk memantau jumlah dan kondisi kontainer secara real-time di lapangan penumpukan. Data dari PLC RTG ditarik menggunakan program Python dan ditampilkan melalui website monitoring yang dapat diakses dari kantor. Proses penelitian melibatkan pengumpulan data, studi literatur, perancangan sistem elektronik, pemrograman, pengujian sensor, instalasi perangkat pada E-Room, hingga implementasi sistem monitoring. Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil menampilkan kondisi kerusakan RTG serta informasi kontainer secara realtime, dengan delay data selama 3 detik melalui modul LoRa. Teknologi ini memungkinkan staf dan engineer untuk memantau kerusakan maupun operasional RTG tanpa harus turun langsung ke lapangan, sehingga meningkatkan efisiensi dan keamanan proses bongkar muat peti kemas. Crane Monitoring System (CMS) berbasis website terbukti efektif dan responsif dalam mendukung kelancaran operasional terminal petikemas
Analisis Aerodinamika Pada Bangun Ruang Sama Kaki dan Sama Sisi di Ruang Uji Wind Tunnel
Aerodinamika merupakan cabang ilmu fisika yang mepelajari perilaku aliran udara di sekitar benda padat. Bidang aerodinamika memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi, termasuk transportasi, konstruksi bangunan, dan energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aerodinamika bangun ruang sama kaki dan sama sisi. Salah satu metode yang umum digunakan untuk menguji karakteristik aerodinamika adalah menggunakan terowongan angin (wind tunnel) dengan standar ASME PTC 16 dan disimulasi dengan software ansys. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan aliran 30 m/s dan 40 m/s untuk masing-masing benda uji pada pengujian wind tunnel untuk mendapatkan data eksperiman dan simulasi ansys yang digunakan peneliti untuk menganalisis gaya angkat (lift), gaya hambat (drag), dan karakteristik aliran di sekitar objek yang diuji. Hasil pengujian didapatkan bahwa bangun ruang sama kaki menunjukkan nilai koefisien drag yang lebih besar dibandingkan dengan segitiga sama sisi pada semua kecepatan sedangkan koefisien lift pada bangun ruang sama sisi cenderung lebih stabil dibandingkan dengan bangun ruang sama kaki. Dari hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam desain struktur aerodinamis yang lebih efisien di berbagai bidang transportasi
Design and Implementation of Distributed Parallel Architecture for IoT-Based Smart Home Network Traffic Optimization
The increasing implementation of Internet of Things (IoT) in 5G technology and cellular communications faces significant challenges regarding data traffic load and network congestion, particularly in conventional smart home systems. This research proposes and implements a distributed parallel smart home architecture as a solution for optimizing data traffic management and enhancing system reliability. The developed architecture adopts a three-layer structure: a cloud layer as the parent node, a route layer based on ESP8266 as distributed nodes, and a leaf layer consisting of sensors and actuators. Implementation was conducted through a prototype model at the UMI Electrical Engineering Laboratory with comprehensive system performance testing. Results demonstrate a 47% reduction in traffic load compared to conventional centralized systems, achieving 99.7% reliability with a 2.3-second recovery time. The system maintains bandwidth utilization below 60% and demonstrates scaling capability up to 200% without performance degradation. Under normal conditions, the system achieves an average traffic rate of 0.93 Kbits with a 45ms response time, while in emergency mode, it handles peak traffic up to 0.94 Kbits with a 32ms response time. This research contributes significantly to developing more efficient and scalable smart home architectures while providing a framework for implementing parallel distributed systems in broader IoT applications