Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
PENGARUH SARAPAN PAGI TERHADAP KOSENTRASI BELAJAR ANAK USIA DINI DI RA ROUDHOTUT THOLIBIN MOROBAKUNG GRESIK
Masa anak usia dini merupakan masa keemasan karena pertumbuhan dan perkembangan pada masa ini berlangsung sangat pendek dan peka terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarapan pagi terhadap kosentrasi belajar anak usia dini di RA roudhotut tholibin morobakung Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sarapan pagi terhadap kosentrasi belajar anak usia dini di di RA Roudhotut Tholibin Morobakung Gresik koefisien korelasi memperoleh nilai R sebesar 0.743 dengan dengan signifikansi 0.000 < 0.05. dari penelitian tersebut diketahui bahwa Ho di tolak dan Ha di terima dengan keterangan bahwasannya ada pengaruh yang signifikan sarapan pagi terhadap kosentrasi belajar pada anak usia dini di RA RA Roudhotut Tholibin Morobakung Gresik
STRATEGI GURU DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN ANAK BERKOMUNIKASI SAAT PEMBELAJARAN DITAMAN KANAK-KANAK PEMBANGUNAN
Based on researchers from researchers regarding children's communication during learning at the Taman Kanak-kanak Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang, they found that children were seen to be passive in learning. Children seem to communicate less during learning, tend to be more silent than respond to the learning that the teacher gives. However, after being observed again, over time the children who looked passive became more active in communicating in each learning process. The purpose of this study was to describe how the teacher's strategy to stimulate children's ability to communicate during learning in Taman Kanak-kanak Pembangunan Laboratorium Universitas egeri Padang. This study used descriptive qualitative method. Informants in this study were principals and teachers at the Taman Kanak-kanak Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Data collection techniques consisting of observation, interviews and documentation. Data analysis techniques were carried out by collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. While the data validity technique uses triangulation techniques. The results are generally known that the teacher's strategy in improving communication skills during learning is done by using simple language when communicating with children during learning, then using challenging conversations to stimulate children to communicate, using intentional communication, and using learning methods and learning media as learning support. So it can be said that teachers in stimulating children's communication during learning can be done using simple language, challenging conversations, intensive communication, methods and also learning medi
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK MELALUI METODE MONTESSORI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui metode Montessori. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain action research. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan pemeriksaan keabsahan data menurut Guba meliputi credibility, tranferability, dependability, dan confirmability. Â Hasil penelitian menunjukkan data pra tindakan sebesar 40,71 %, siklus I sebesar 74,12 %, dan siklus II sebesar 85,96%. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa metode montessori dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan ana
PENGARUH MEDIA DONGENG “SI AMAD†TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS ANAK MENGENAL VIRUS CORONA
stem pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini mengalami banyak perubahan dengan adanya pandemi virus corona (covid-19) yang menyerang warga Negara Indonesia pada awal tahun 2020. Virus ini berdampak besar pada berbagai sektor salah satunya pendidikan, dimana strategi pembelajaran yang semula tatap muka menjadi daring (dalam jaringan) kini kembali lagi tatap muka, namun anak-anak masih ada yang belum memahami tentang virus corona maka perlu adanya bimbingan dan diarahkan dari orang tua dan pendidik. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mengajak anak-anak mengenal hal-hal yang berhubungan dengan virus corona melalui media dongeng “Si Amad†yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berfikir kritis anak dalam mengenal virus corona. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif model eksperimen. Subjek yang digunakan yaitu anak usia 5-6 tahun di RA Darul Ulum sebanyak 14 anak. Melalui penilaian pretest dan posttest dapat merekam kemampuan berfikir kritis anak dalam indikator eksplorasi pengetahuan, menyelidiki dan mengidentifikasi yang semula terdapat 6 anak (40%) yang mengenal virus corona. Pada hasil posstest setelah diberikannya perlakuan menggunakan media dongeng digital “Si Amad†lebih banyak anak yang mengetahui dan mengenal virus corona yaitu 11 anak (81%) yang dapat merespon lembar kuisioner terkait tiga indiktor dalam berfikir kritis anak. Melalui penayangan dongeng digital “Si Amad†dapat membantu anak untuk berfikir kritis dalam mengenal virus corona
PELAKSANAAN TOILET TRAINING DI TEMPAT PENITIPAN ANAK PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengajaran tentang toilet training kepada anak usia dini. Toilet training tidak hanya bagaimana mengontrol buang air besar dan buang air kecil tetapi juga bagaimana melepas dan memakai pakaian kembali, bagaimana membersihkan tubuh area tempat buang air, serta bagaimana menyiram toilet dan mencuci tangan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan toilet training di Tempat Penitipan Anak Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang.Jenis penelitianyaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan guru di Tempat Penitipan Anak Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian ini yaitu toilet training dilaksanakan guru sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi setiap kelas karena setiap anak memilki kebutuhan dan tingkat perkembangan yang berbeda. Guru merancang program yang dapat menstimulasi anak dalam toilet training, diantaranya membuat RPPM yang didalamnya terdapat toilet training, membuat SOP toilet training dan membuat program khusus untuk anak yang baru belajar melepas diaper dengan dibawa ke toilet setiap dua jam. Dampak toilet training pada anak yaitu anak menjadi mandiri ke toilet, mengetahui tentang kebersihan dirinya, mampu mengontrol keinginannya untuk buang air di waktu dan tempat yang tepat, aspek kognitif dan motorik menjadi berkembang, dan anak tidak lagi memakai diaper ke sekolah. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa toilet training penting untuk diajarkan kepada anak usia dini karena akan berdampak pada tumbuh kembang anak
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PARTS PADA PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI ERA PANDEMI COVID-19
This research uses quantitative methods and related observations with the aim ofknowing the effectiveness of the steam learning method with loose parts media onchildren's cognitive development in the covid-19 pandemic era, knowing the advantagesand disadvantages of the steam learning method with loose parts media on children'scognitive development in the pandemic era covid-19, as well as knowing the steps forimplementing the steam learning method with loose parts media on children's cognitivedevelopment in the era of the covid-19 pandemic. The effectiveness of loose part media to improve cognitive abilities in group B children in Putra Harapan 2 increased significantly than learning without using loose part media. This can be seen from the increase in the number of pre-test scores of 161. While the total post-test scores of 248. This proves that in the learning process using loose part media that have been conveyed by the researchers have an influence on increasing cognitive ability to group B children (aged 5-6 years) in Putra Harapan 2 Kindergarten in Karanglangit Village
Studi Syiah: dalam Tinjauan Historis, Teologis, Hingga Analisis Materi Kesyiahan di Perguruan Tinggi Islam
Syiah merupakan bagian dari mazhab-mazhab dalam Islam yang boleh dipelajari, diikuti, atau dijadikan perbandingan hukum. Mempelajari Syiah yang beraliran moderat (bukan ghulat) akan membuka pemahaman, kesadaran, dan menghilangkan stigmatisasi buruk terhadapnya. Dalam kajian ini menunjukkan bahwa secara historis, Syiah lahir dari peradaban Islam, dan Syiah adalah bagian dari Islam. Secara teologis, Syiah tidak bertentangan dengan paham Sunni, meski terdapat beberapa perbedaan yang kecil. Juga, pentingnya materi kesyiahan diajarkan di perguruan tinggi Islam sebagaimana materi kesunnian untuk memperluas khazanah keilmuan Islam, menciptakan iklim akademik yang mapan, dan menanamkan sikap moderat, plural, dan toleran
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MADRASAH IBTIDAIYAH FARADISAL JANNAH BAURENO
Abstract: Education and curriculum are one thing that is closely related. This is because the curriculum determines the direction, content, and process of running educational activities, which ultimately determines the quality of graduates and educational institutions. This study aimed to determine the implementation of Islamic religious education curriculum development at MI Faradisal Jannah using a qualitative descriptive approach. The data collection process was conducted using observation, documentation, and interview techniques. The results showed that the implementation of Islamic religious education curriculum development carried out at MI Faradisal Jannah Baureno was carried out by compiling curriculum documents following Ministry of Religion policies, formulating teaching materials based on the Integrated Islamic School Network (JSIT) and using two approaches, namely, classroom development and outside of the classroom. Abstrak: Pendidikan dan kurikulum merupakan suatu hal yang tidak dapat di pisahkan. Hal ini dikarenakan kurikulum berfungsi sebagai penentu arah, isi serta proses berjalannya kegiatan pendidikan, yang pada akhirnya menentukan kualitas lulusan dan lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di MI Faradisal Jannah dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, serta interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam yang dilakukan di MI Faradisal Jannah Baureno dilaksanakan dengan menyusun dokumen kurikulum sesuai dengan kebijakan Kemenag, merumuskan bahan ajar berbasis jaringan sekolah Islam terpadu (JSIT) serta dengan menggunakan dua pendekatan yaitu, pengembangan di dalam kelas dan di luar kelas
Validitas Bahan Ajar Berbasis Project Based Learning Tematik Kelas IV Sekolah Dasar
Abstrak: Bahan ajar perlu dikembangkan untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dari pengembangan bahan ajar tematik berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Data kuantitatif diperoleh dari hasil penilaian produk oleh validator. Data kualitatif diperoleh dari saran, catatan oleh validator. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini berdasarkan tingkat validitas bahan ajar dengan hasil sebagai berikut: (1) validasi ahli desain bahan ajar memperoleh nilai rata-rata 4,77 dengan kriteria “sangat validâ€, (2) validasi ahli pembelajaran bahan ajar memperoleh nilai rata-rata 4,62 dengan kriteria “sangat validâ€, (3) validasi ahli kebahasaan bahan ajar memperoleh nilai rata-rata 4,85 dengan kriteria “sangat validâ€. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran tematik tema 6 subtema 3 kelas IV layak diuji coba kepada siswa dan guru.Abstract: Teaching materials need to be developed to assist teachers’ and students’ learning process. This study aims to measure the level of validity of the development of thematic teaching materials based on Project-based Learning (PjBL) for fourth grade elementary school students. A research and development design (R&D) was selected, using the ADDIE model. While quantitative data were obtained from the expert validation results, qualitative data were obtained from validators’ feedback. Interview protocols, questionnaires, and documentation were used to obtain the data. The results of this study regarding the level of validity of the teaching materials showed that (1) the expert validation of teaching materials design obtained an average value 4.77 with the criterion "very valid"; (2) the expert validation of teaching materials learning obtained an average value 4.62 with the criterion "very valid"; and (3) the linguistic expert validation of teaching materials obtained an average value 4.85 with the criterion "very valid". Hence, it can be concluded that the teaching materials based on Project-based Learning (PjBL) in thematic learning for fourth grade elementary school students could be piloted to the teachers and students
Penilaian Aspek Kognitif, Afektif dan Psikomotorik di Masa Pandemi Covid 19 Kelas V Sekolah Dasar Inpres Onekore 6 Kecamatan Ende Tengah
Abstrak: Pada masa pandemi covid 19, terjadi perubahan dalam proses dan penilaian pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penilaian aspek kognitif, afektif dan psikomotorik peserta didik, ketersediaan instrumen penilaian, bentuk instrumen dan kesulitan serta tantangan yang dihadapi guru dalam proses penilaian di kelas V SDI Onekore 6. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian aspek kognitif, afektif dan psikomotorik dilakukan setiap minggu setelah peserta didik mengumpulkan hasil pekerjaan yang diberikan oleh guru secara online (dalam jaringan) dan offline (luar jaringan). Instrumen penilaian tersedia untuk aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Penilaian aspek kognitif dilakukan dengan instrumen tes (tes pilihan ganda dan uraian), penilaian aspek afektif dan psikomotorik dengan instrumen non tes (wawancara dan dokumentasi). Kesulitan yang dialami guru secara umum adalah keterlambatan dalam mengumpulkan tugas, terbatasnya pengamatan aspek afektif dan psikomotorik. Tantangan dalam proses penilaian pembelajaran adalah teknik penilaian aspek afektif dan psikomotorik dalam pembelajaran secara tidak langsung.Abstract: During the Covid-19 pandemic, the learning process and assessment changes. Hence, the purpose of this study is to describe the assessment of cognitive, affective and psychomotor aspects of students, the availability of assessment instruments, the form of the instruments, and the difficulties and challenges faced by teachers in the assessment process at class V Inpres Onekore 6 Elementary School. This study used a qualitative approach with a case study method. The data collection stage was carried out through in-depth interviews and documentation. The data analysis stage was conducted using a qualitative analysis technique. The results showed that the assessment of cognitive, affective and psychomotor aspects was carried out every week after assignments given by the teacher online and offline. The instruments were available for assessing those three aspects. The assessment of cognitive aspect was done using tests (multiple choice tests and descriptions). The assessment of affective and psychomotor aspects was carried out using interviews and documentation. The difficulties experienced by teachers in general were delayed assignment submission and limited observations of the affective and psychomotor aspects. The challenge during the assessment process was on the assessment of the affective and psychomotor aspects in an indirect learning