Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
    744 research outputs found

    PENGARUH PENDEKATAN EKSPLORASI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK

    No full text
    Kemampuan Kognitif merupakan suatu proses berfikir yaitu kemampuan dalam menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi di lingkungannya. Pentingya mengembangkan kemampuan kognitif pada anak sejak usia dini karena kognitif ialah komponen utama yang akan menentukan keseluruhan aspek perkembangan pada anak. Pada usia 5-6 tahun kemampuan kognitif anak berada pada tahapan praoperasional. Meliputi kemampuan dalam berfikir logis dan simbolik. Berfikir logis meliputi mengklasifikasi benda berdasarkan warna, bentuk dan ukuran, mengurutkan benda benrdasarkan ukuran paling kecil ke paling besar, berfikir simbolik mencakup menyebutkan lambang bilangan 1-20, menggunakan benda untuk berhitung, mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatakan kemampuan kognitif pada anak yaitu pendekatan eksplorasi. Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan eksplorasi terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasi Eksperimen. Berlandaskan hasil perhitungan menggunakan uji t dengan bantuan SPSS 22 For Windows. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya berdasarkan uji t diketahui nilai sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,002 <0,05, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan pendekatan eksplorasi terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 01 Linggo Sari Baganti Pesisir Selatan Tahun Ajaran 2021/2022. Kata kunci:Kognitif; Pendekatan Eksplorasi; Anak Usia 5-6 Tahun;Â

    PENGARUH KEGIATAN SENI MENGGULUNG KERTAS TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS DI TAMAN KANAK-KANAK

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi kurang berkembangnya motorik halus anak dan penggunaan media yang kurang kreatif oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan paper quilling (seni menggulung kertas) terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Putih Asri Kamboja Sumedang Kabupaten Pesisir Selatan. Studi penelitian ini memakai kuantitatif dalam bentuk quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah 34 anak Taman Kanak-kanak Putih Asri Kamboja Sumedang Kabupaten Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sampelnya yaitu Purposive Sampling anak kelas B1 dan kelas B2, masing-masing berjumlah 11 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa indikator-indikator yang akan dicapai sebanyak 10 butir item, yang dilakukan melalui tes perbuatan. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, alat pengumpulan data menggunakan lembaran pernyataan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 22.0 for windows. Hasil dari penelitian terlihat bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dalam menggunakan kegiatan paper quilling dan kelas kontrol menggunakan kegiatan melipat origami adalah sama atau homogeny. Kemudian berdasarkan tabel di atas diketahui nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,004 < 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan paper quilling (seni menggulung kertas) terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-Kanak Putih Asri Kamboja Sumedang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun Ajaran 2021/2022.Kata kunci:Paper Quilling;Motorik Halus;Anak Usia Dini

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI MA AL-KHOIRIYAH MANTUP

    No full text
    This research is motivated by a phenomenon that often occurs in the learning process in schools, namely the lack of interest in learning from students. To be able to create conducive and pleasant learning conditions, learning methods are needed, one of which is by applying the example non example learning method. This research answers about: How the effect of the application of example non example learning methods on students' learning interest in Aqidah Akhlak at MA Al-Khoiriyah Mantup Lamongan. This research uses quantitative methods. The results of the study can be concluded that: the results of hypothesis testing show that there is a significant effect of the application of example non example learning methods on students' learning interest in Aqidah Akhlak at MA Al-Khoiriyah Matup Lamongan. This is evidenced by a significance value of 0.001 <0.05 and the value of correlation/relationship is 0.499, so the level of correlation is in the medium category

    Pendidikan Keluarga Dalam Perspektif Islam, Al-Ghazali, dan John Locke

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah pendidikan keluarga saat ini, faktor yang menyebabkan pendidikan keluarga ditinggalkan, dan menggunakan perspektif Islam, Al-Ghazali dan John Locke tentang pendidikan keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini akan dilakukan dengan cara dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan berbagai sumber data secara kepustakaan yang berupa buku, artikel penelitian ilmiah, dan sumber-sumber lain seperti internet yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa alasan pendidikan keluarga saat ini mulai ditinggalkan adalah karena maraknya perceraian yang menyebabkan anak terlantar dan orang tua yang lupa dengan tanggung jawab. Selain itu perkembangan teknologi menyebabkan banyak orang tua lupa dengan kewajibannya mendidik anak karena disibukkan dengan gadget. Dalam Islam pendidikan keluarga adalah hal yang penting. Karena dalam Islam orang tua adalah madra>satul u>la> yang berperan sebagai pendidik pertama untuk anaknya. Sayyid Quthub menambahkan bahwa metode pendidikan keluarga dalam Islam dilakukan dengan metode keteladanan, nasehat, pembiasaan, hukuman dan ganjaran. Selanjutnya menurut al-Ghazali dan John Locke orang tua memiliki peran penting dalam mendidik anak. Sehingga bagi mereka pendidikan keluarga harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk membentuk karakter dan budi pekerti yang baik bagi anak

    Teori Dominasi Maslahah perspektif Ahmad al-Raysuni

    No full text
    Artikel ini membahas tentang  Ikhtiar al-Raysuni dalam mengembangkan Maqa@s}id dalam ranah hukum Islam saja, akan tetapi kajian juga dalam kajian keislaman lainnya, seperti Tauhid, Etika, Politik, Ekonomi, HAM dan lain-lain. al-Raysuni berusaha menjadikan maqÄs}Ä«d sebagai manhaj al-fikr (metodologi berpikir) salah satunya adalah dengan teori dominasi (taghlib) diantara maslahah dan mafsadah adalah sesuatu yang fitrah dan ditunjukan dalam agama dan syariah, maka yang paling kuat (arjah) diantara dua maslahah adalah yang paling luas kemanfaatanya dan paling minimal daruratnya. Dalam kerangka pikir seperti di atas, Ahmad al-Raysuni dalam karya- karyanya hadir untuk mengembalikan ruh tasri’ sebagai metode istinbat hukum Islam.Â

    Pola Pembinaan Sikap Tawadhu' Peserta Didik Di MA Matholiul Anwar Simo Lamongan

    No full text
    This research is entitled Patterns of Fostering Tawadhu Attitudes of Students at MA Matholiul Anwar Simo Karanggeneng Lamongan. This study uncovers problems in the character of each student who is currently experiencing a decline, the purpose of this research is to find out the pattern of fostering the attitude of humility of students to educators at MA Matholiul Anwar Simo Karanggeneng Lamongan. This research uses qualitative research and a phenomenological approach. The results of this study, the first is the pattern of implementing the development of the tawadhu attitude of students in learning at MA Matholiul Anwar Simo. And the second is related to the process of fostering the humble attitude of students in everyday life at MA Matholiul Anwar Simo. The supporting factor in this program is the important battle of various supporting elements to realize the personality characters of students to be better and useful in the community. While the inhibiting factors in this program lie in various internal and external factors that affect the students themselves whose level of development of thinking patterns is still easily shaken by things that are vague. To overcome these inhibiting factors is through efforts to develop the character of students (tawadhu) patiently and continuously

    DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    No full text
    Islamic Education Curriculum is designed to increase the students' faith and devotion to Allah SWT and the formation of noble morality. Faith, devotion and morality could expectedly be achieved through Islamic Religious Education by firstly encouraging the students to have the knowledge and understanding comprehensively related to the teachings of Islam and be capable of carrying it out properly. Thus the Islamic Education curriculum should be able to deliver students to the knowledge and understanding that are balanced between the acquisition of knowledge about Islam and the ability of implementing the teachings and developing the values of noble morality. To explore the substance of this curriculum, the writer will do more in-depth explanation of the curriculum as subject centered design, learner centered design, and problem centered design.Keywords: Design development, curriculum, Islamic religious educatio

    IMPLEMENTASI GERAKAN MADRASAH INOVATIF MELALUI PENYELENGGARAAN MADRASAH ENTREPRENEUR DI MAN 1 JOMBANG

    No full text
    MAN 1 Jombang is one of the madrasas that implements the Innovative Madrasah Movement Program through the Let's Build Madrasah (GERAMM) movement, one of which is organizing entrepreneurial madrasas. The researcher aims to discuss the Entrepreneurial Madrasa at MAN 1 Jombang, focusing on the implementation process and the obstacles faced. This study uses a qualitative research type with a case study approach. The analysis results found that the entrepreneurial madrasa at MAN 1 Jombang was carried out through various entrepreneurship units, cooperatives, and waste banks. In addition, students are also taught to write scientific papers related to entrepreneurship and are often involved in expo activities. This has met the criteria for an entrepreneur madrasa launched by the Ministry of Religion of the East Java Region. Meanwhile, the obstacles faced in implementing entrepreneurial madrasas are still the uneven perception of students about entrepreneurship and the limited facilities and infrastructure to support entrepreneurship

    Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Tematik Berbasis Multiple Intelligences di Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini mengangkat isu bahwa distribusi penyebaran aspek kecerdasan majemuk (multiple intelligence) pada buku tematik kurikulum 2013 belum merata. Tujuan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar yang berbasis Multiple Intelligences pada pembelajaran tematik khususnya Tema Pengalamanku Subtema Pengalaman Masa Kecil yang didesain khusus untuk Kelas I di MI Matholibul Huda Jenggolo Jenu Tuban tahun 2020/2021 dengan memaparkan validitas, kepraktisan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain pengembangan 4-D. Desain pengembangan 4-D meliputi tahapan define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Akan tetapi, tahapan dalam penelitian ini terbatas pada tahap develop (pengembangan) saja. Berdasarkan hasil penelitian, bahan ajar yang dikembangkan dinilai sangat valid, Hasil uji kepraktisan dari hasil lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan dinilai dalam kategori baik. Disamping itu, bahan ajar tersebut juga dinilai dapat diterapkan secara efektif dalam  meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik. Sehingga disimpulkan bahwa Bahan Ajar Berbasis Multiple Intelligences yang dikembangkan pada pembelajaran tematik dinilai layak diimplementasikan di Kelas I di MI Matholibul Huda Jenggolo Jenu Tuban.Abstract: This study raises the issue that the distribution of aspects of multiple intelligences in the 2013-Curriculum thematic books has not been even. The purpose of this study was to develop teaching materials based on Multiple Intelligences on the theme of My Childhood Experience which was specially designed for Class I at MI Matholibul Huda Jenggolo Jenu Tuban in 2020/2021 by explaining its validity, practicality, and effectiveness. This study employed the Research and Development (R&D) method which refers to the 4-D development model. The 4-D development model comprised defining, planning, developing, and disseminating. However, the researchers only focused on the development stage. The results showed that the teaching materials developed were categorized as strongly valid. The results of the practicality aspect from the observation sheet of the learning process showed that the teaching materials developed were effectively used because they could significantly increase the value of the students’ learning outcomes. Therefore, it can be concluded that the thematic learning materials, based on Multiple Intelligences are feasible to use

    Implementasi Classical Conditioning dalam Gerakan Literasi Sekolah (Studi Minat Baca Peserta Didik) di MIN 1 Kota Palangka Raya

    No full text
    Abstrak: Penelitian lapangan dilakukan guna mengetahui implementasi teori classical conditioning pada Gerakan Literasi Sekolah di MIN 1 Kota Palangkaraya terhadap minat baca. Penelitian ini memiliki fokus pada pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data dari model Miles dan  Huberman. Diperoleh hasil dari penelitian ini yaitu; 1) Tim Literasi Sekolah di MIN 1 Kota Palangka Raya telah menerapkan sebuah teori belajar classical conditioning pada pelaksanaan literasi dengan tujuan memberikan ruang untuk tumbuhnya dorongan keinginan untuk membaca bagi siswa dengan pembiasaan membaca. 2) Program Gerakan Literasi Sekolah MIN 1 Kota Palangka Raya, meliputi; membaca 15 menit, sudut baca kelas, literasi perpustakaan, bantuan gratis buku, pojok baca, perkumpulan tim literasi, aksi literasi, mengundang penggiat literasi, penghargaan literasi, pembuatan mading, serta semester menulis 3) Minat membaca peserta didik setelah diterapkannya GLS melalui upaya penerapan teori classical conditioning yang dilakukan tim literasi sekolah dalam mengelola kegiatan literasi, pada akhirnya mampu menumbuhkan minat baca peserta didik, dibuktikan dengan peningkatan kunjungan perpustakaan dan antusias peserta didik pada saat kegiatan literasi. Saran dari peneliti agar program dari kegiatan literasi terus dipertahankan serta ditingkatkan pada tahapan-tahapan selanjutnya supaya budaya membaca pada peserta didik terus meningkat dan melekat pada diri.Abstract: This field research is conducted to discover the implementation of classical conditioning theory in the School Literacy Movement (SLM) at Islamic State Elementary School (MIN) 1 Palangkaraya City on reading interest. This study focuses on a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation as the data collection techniques and the Miles and Huberman’s model to analyze the data. The research results showed that the School Literacy Team at the school has applied the classical conditioning learning theory to provide the students space to increase their desire to read and their reading habits. The School Literacy Movement at the school covered 15 minutes reading, classroom reading corner, library literacy, free books, reading corner, literacy team association, literacy action, inviting literacy activists, literacy awards, making wall magazines, and writing semester. After implementing SLM through classical conditioning theory carried out by the school literacy team in managing the literacy activities, the students could foster their reading interests, as evidenced by the increase in library visits and enthusiasm during the literacy activities. The researchers suggest the literacy activities to be continued, maintained, and improved in the subsequent stages so that the students’ good reading culture can increase continually and be attached to themselves

    39

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇