Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
Strategi Meraih Keunggulan Dalam Industri Jasa Pendidikan Transformatif di Era Disrupsi
Meraih keunggulan dalam industri jasa pendidikan islam transformatif diperlukan beberapa macam strategi yang perlu ditentukan, strategi industri jasa pendidikan ini menjadi titik kunci awal suksesnya lembaga pendidikan dalam meraih industri pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah memaparkan strategi-strategi baru yang relevan digunakan di era discruption. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif (library research), data diperoleh dari jurnal, buku dan paper yang pernah diterbitkan.Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa strategi yang relevan digunakan diantaranya adalah strategi agresif, konservatif, deventif, kompetitif, inovatif, diservefikasi, preventif. Dalam mewujudkan strategi diperlukan beberapa langkah strategis pemasaran sekolah/madrasah diantaranya ditentukan oleh, pertama identifikasi pasar, kedua Segmentasi pasar dan positioning, ketiga deferensi produk, komunikasi pemasaran, pelayanan sekolah, membuat baik terhadap madrasahMeraih keunggulan dalam industri jasa pendidikan islam transformatif diperlukan beberapa macam strategi yang perlu ditentukan, strategi industri jasa pendidikan ini menjadi titik kunci awal suksesnya lembaga pendidikan dalam meraih industri pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah memaparkan strategi-strategi baru yang relevan digunakan di era discruption. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif (library research), data diperoleh dari jurnal, buku dan paper yang pernah diterbitkan.Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa strategi yang relevan digunakan diantaranya adalah strategi agresif, konservatif, deventif, kompetitif, inovatif, diservefikasi, preventif. Dalam mewujudkan strategi diperlukan beberapa langkah strategis pemasaran sekolah/madrasah diantaranya ditentukan oleh, pertama identifikasi pasar, kedua Segmentasi pasar dan positioning, ketiga deferensi produk, komunikasi pemasaran, pelayanan sekolah, membuat baik terhadap madrasa
KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS FIQIH MINORITAS (STUDI KASUS MADRASAH TSANAWIYAH AL-IMAM CIKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI)
This research aims to formulate a curriculum concept for Islamic Religious Education based on minority fiqh at the Madrasah Tsanawiyah (MTs) level. The subjects of this research are Madrasah Tsanawiyah Al-Imam Cikembar in Sukabumi Regency. This research is categorized as a qualitative approach using a case study method. Data were obtained through interviews, observations, and documentation. The study found that the concept of the Islamic Religious Education curriculum for minority Muslims is directed towards building harmonious relationships with followers of other religions. The teaching strategy emphasizes the Contextual Teaching and Learning (CTL) method, making students more responsive to the reality of diversity. The evaluation focuses on assessing the understanding and affective aspects of positive behavior within the plurality of society
Dinamika Kebijakan Pendidikan Di Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah
This study is to examine and identify the development of government policies for education in pesantren and madrasah diniyah. Using qualitative research methods, with the type of library research. The results showed that Islamic boarding schools began to receive government attention after the enactment of Law No.20 of 2003 concerning the national education system, in which both institutions were recognized as religious education institutions. The position and existence of the institution became stronger after the enactment of Government Regulation No.55 of 2007 concerning religious and religious education. The implementation procedures have been listed in PMA Number 13 of 2014. Equalization continues to be pursued through changes in existing policies to make pesantren and madrasah diniyah equal to other educational institutions, including the rights that must be obtained from the state. In 2019, Law No. 18/2019 was passed which was specifically prepared as an education policy in pesantren, with the main points regarding the form of institutions, the objectives and functions of pesantren, funding sources, and education quality assurance systems
ANALISA KEBIJAKAN PENDIDIKAN TERKAIT PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA
Pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi Islam di Indonesia menjadi aspek krusial dalam meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Artikel ini menganalisis kebijakan terkait pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi Islam di Indonesia dengan pendekatan kajian pustaka. Penelitian ini melengkapi penelitian sebelumnya dengan mempertimbangkan undang-undang terkait dan menambahkan informasi analisis kebijakan. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama memainkan peran penting dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan, termasuk standarisasi, bimbingan teknis, dan evaluasi. Kebijakan pemerintah telah fokus pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan relevansi pendidikan tinggi Islam, dengan model pengembangan kelembagaan yang mengadopsi pendekatan analisis kelembagaan. Artikel ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik yang mencakup aspek kelembagaan, akademik, dan kebijakan dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.Institutional development of Islamic higher education in Indonesia is a crucial aspect in improving the quality and relevance of education to meet the needs of society. This article analyzes policies related to the institutional development of Islamic higher education in Indonesia with a literature review approach. This research complements previous research by considering related laws and adding policy analysis information. The Directorate of Islamic Higher Education of the Ministry of Religious Affairs plays an important role in formulating and implementing policies, including standardization, technical guidance and evaluation. Government policies have focused on improving the quality, efficiency and relevance of Islamic higher education, with institutional development models adopting an institutional analysis approach. This article highlights the importance of a holistic approach covering institutional, academic, and policy aspects in the development of Islamic higher education in Indonesia
sebuah Manajemen Konflik Oleh Pengasuh Pada Santri Di Pondok Pesantren Metal Muslim Al-Hidayah Rejoso Pasuruan (Studi Kasus: Rejoso, Pasuruan): Manajemen Konflik Oleh Pengasuh Pada Santri Di Pondok Pesantren Metal Muslim Al-Hidayah Rejoso Pasuruan (Studi Kasus: Rejoso, Pasuruan)
Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen konflik yang diterapkan di Pondok Pesantren Metal Al-Hidayah Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Menggunakan desain kualitatif dengan metode eksploratif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara. Teknik analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, tampilan, dan penarikan kesimpulan. Informan dipilih secara purposive sampling, berjumlah lima orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh pesantren menerapkan berbagai strategi manajemen konflik akibat beragam latar belakang santri, seperti memberikan pendampingan kakak asuh sesuai usia, pendidikan melalui program mengaji, khataman Al-Quran, mendirikan sekolah formal, dan pelatihan di bidang perkebunan serta peternakan. Pendekatan ini berhasil membangun citra pesantren sebagai tempat bagi santri bermasalah yang mampu memberikan pendidikan dan perubahan positif, serta menciptakan lingkungan sosial yang nyaman bagi masyarakat sekitar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis manajemen konflik yang diterapkan oleh pengasuh kepada para santri di Pondok Pesantren Metal Al-Hidayah Rejoso Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode penelitian eksploratif dengan pengumpulan data yang peneliti lakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara. Sementara untuk teknik analisis data menggunakan pendekatan analisa data yaitu collection data, data reduction, data display, dan conslusion drawing. Pemilihan informan berdasarkan purposive sampling dan informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya konflik beragam yang ditimbulkan karena latar belakang santri yang berbeda, ada beberapa manajemen konflik yang diterapkan pengasuh kepada para santri yaitu dengan memberikan treatment yang berbeda, dengan memberikan pendampingan kakak asuh yang digolongkan sesuai dengan umur, memberikan pendidikan melalui program mengaji, khataman Al-Quran, mendirikan sekolah formal di dalam pesantren, hingga memberikan pelatihan di bidang perkebunan dan peternakan. Hal itu mampu memberikan persepsi kepada masyarakat umum bahwa Pondok Pesantren Metal Al-Hidayah merupakan Pondok khusus santri bermasalah dan merupakan tempat yang tepat dalam memberikan pendidikan hingga perubahan yang positif bagi setiap santri serta mempunyai keyakinan terus berupaya mewujudkan kenyamanan berkehidupan sosial di masyarakat sekitar
The Jarimatika Method in Improving Multiplication Calculation Skills in Mathematics for Elementary School Students
This research aims to explain the effectiveness of the jarimatika method in improving the multiplication skills of second-grade students in mathematics at SDI Al Hadad Kedungjambe Singgahan Tuban. This study is classified as qualitative research. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The research results show that the jarimatika method can improve student learning outcomes in multiplication material. The application of the Jarimatika method in the second grade at SDI Al Hadad Kedungjambe Singgahan Tuban shows that implementing the Jarimatika method significantly improves various aspects of mathematics learning. There is an increase in student active participation from 45% to 85%, multiplication accuracy rising from 50% to 90%, calculation speed with the average time to complete multiplication problems reduced from 10 minutes to 5 minutes, and student confidence rising from 40% to 80%. Additionally, the number of students achieving the Minimum Competency Criteria (KKM) significantly increased after applying this method. Inhibiting factors include students being noisy, often chatting, and lacking understanding. Supporting factors include the ease and practicality of using the jarimatika method and the teacher’s ability to effectively manage and condition the class
Upaya Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Finger Painting pada Anak Usia Dini TK Islam Terpadu Permata Surabaya
Perkembangan motorik anak usia dini ditingkatkan melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf, otot, dan otak. Perkembangan fisikmotorik adalah perkembangan jasmaniah melalui kegiatan pusat saraf, urat saraf, dan otot yang terkoordinasi. Gerak tersebut berasal dari perkembangan refleks dan kegiatan yang telah ada sejak lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perkembangan motorik halus anak TK Islam Terpadu Permata Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Media bermain konstruktif yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan media yang bersifat cair yakni menggunakan air, cat warna sehingga membuat hasil karya/lukisan dari cat jari melalui permainan finger painting dan juga adonan play dough sehingga anak dapat menghasilkan karya sesuai bentuk yang diinginkan. Teknik pengumpulan data berupa Wawancara, Observasi dan dokumentasi dengan analisis data milik Milles and Huberman. Hasil analisis mengenai proses perkembangan motorik halus anak TK Islam Terpadu Permata Surabaya yaitu: 1.) Seorang guru harus menetapkan tujuan dan tema kegiatan perkembangan motorik halus terlebih dahulu. 2.) Guru menetapkan bentuk metode yang dipilih. 3.) Guru menetapkan bahan dan alat yang dipergunakan. 4.) Guru menetapkan langkah kegiatan perkembangan motorik halus. 5.) Guru menetapkan penilaian kegiatan perkembangan motorik halus anak
Evaluasi Program “Isi Piringku dengan Pelibatan Orang Tua†di Taman Kanak-kanak Ceria Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur
Kesehatan sangatlah penting dalam proses tumbuh kembang seorang anak. Kesehatan juga menjadi hal utama dan terpenting dalam proses belajar seorang anak, karena anak yang sehat dapat menangkap informasi dengan baik, hal tersebut akan mengoptimalkan kecerdasannya. Anak yang sehat dapat bereksplorasi, bermain, bersosialisasi, mengungkapkan gagasan dan idenya, serta menciptakan berbagai karya kreatif. Pentingnyakesehatan dalam tumbuh kembang anak membuat upaya pemeliharaan kesehatan serta pemenuhan gizi yang sehat dan seimbang harus mendapatkan perhatian. Kesibukan orang tua seringkali mempengaruhi penyediaan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi anak, kebanyakan orangtua memilih makanan untuk anak dari segi kepraktisannya seperti membawakan makanan buatan pabrik sebagai bekal makanan di sekolah. Berbagai kegiatan sudah dilakukan Pemerintah dan diterapkan di sekolahsekolah seperti Kampanye Sekolah Sehat untuk pemeliharaan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan zat gizi yang sehat dan seimbang. Salah satu kegiatan tersebut adalah Program Isi Piringku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program Isi Piringku dengan pelibatan orangtua yang telah dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Ceria. Metode penelitian yang digunakan adalah Evaluasi Program dengan model CIPP (Context – Input – Process – Product). Pengambilan data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan dalam program Isi Piringku yang bertujuan untuk mengenalkan makanan sehat bergizi seimbang sertamendorong pola hidup bersih dan sehat pada anak dengan keterlibatan orang tua telah membuahkan hasil yang positif ditinjau dari unsur Context, Input, Process, dan Product, sehingga program Isi Piringku dapat terus dilanjutkan untuk mendukung Kampanye Sekolah Sehat di Taman Kanak-kanak Ceria.Kesehatan sangatlah penting dalam proses tumbuh kembang seorang anak. Kesehatan juga menjadi hal utama dan terpenting dalam proses belajar seorang anak, karena anak yang sehat dapat menangkap informasi dengan baik, hal tersebut akan mengoptimalkan kecerdasannya. Anak yang sehat dapat bereksplorasi, bermain, bersosialisasi, mengungkapkan gagasan dan idenya, serta menciptakan berbagai karya kreatif. Pentingnya kesehatan dalam tumbuh kembang anak membuat upaya pemeliharaan kesehatan serta pemenuhan gizi yang sehat dan seimbang harus mendapatkan perhatian. Kesibukan orang tua seringkali mempengaruhi penyediaan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi anak, kebanyakan orangtua memilih makanan untuk anak dari segi kepraktisannya seperti membawakan makanan buatan pabrik sebagai bekal makanan di sekolah. Berbagai kegiatan sudah dilakukan Pemerintah dan diterapkan di sekolah-sekolah seperti Kampanye Sekolah Sehat untuk pemeliharaan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan zat gizi yang sehat dan seimbang. Salah satu kegiatan tersebut adalah Program Isi Piringku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program Isi Piringku dengan pelibatan orangtua yang telah dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Ceria. Metode penelitian yang digunakan adalah Evaluasi Program dengan model CIPP (Context – Input – Process – Product). Pengambilan data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan dalam program Isi Piringku yang bertujuan untuk mengenalkan makanan sehat bergizi seimbang serta mendorong pola hidup bersih dan sehat pada anak dengan keterlibatan orang tua telah membuahkan hasil yang positif ditinjau dari unsur Context, Input, Process, dan Product, sehingga program Isi Piringku dapat terus dilanjutkan untuk mendukung Kampanye Sekolah Sehat di Taman Kanak-kanak Ceria
PENGARUH TEKNIK STENCIL PRINT BERKELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK KARTIKA 1-61 PADANG
Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih banyaknya siswa TK Kartika 1-61 Padang yang belum mampu mengembangkan kemampuan kooperatifnya. Anak-anak masih mengalami kesulitan dalam hal berbagi dan tanggung jawab, serta lebih suka menyelesaikan tugas sendiri. Permasalahan ini terlihat jelas ketika anak-anak mengikuti kegiatan belajar kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik cetak stensil kelompok terhadap kemampuan kooperatif anak TK Kartika 1-61 Padang. Peneliti menggabungkan teknik quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 24 anak yang menjadi populasi penelitian dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas B1 dan B2. Penelitian ini menggunakan strategi total sampling dengan mengambil sampel dari seluruh anggota populasi, yaitu seluruh 12 anak di kelas B1 dan B2, dengan kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan kelas B2 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui pengujian, observasi, dan pengambilan dokumentasi video. Pertama, dilakukan uji normalitas, dilanjutkan dengan uji homogenitas, dan terakhir uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata skor kemampuan kolaborasi anak di kelas eksperimen meningkat drastis dari 12,83 (pre-test) menjadi 29,58 (post-test) setelah teknik cetak stensil kelompok digunakan. Kelas kontrol hanya mengalami peningkatan dari 11,58 menjadi 25,17, sehingga peningkatan ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Selanjutnya diperoleh nilai P yang bersifat dua sisi (0,001 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa kemampuan kerjasama siswa TK Kartika 1-61 Padang dipengaruhi oleh teknik cetak stensil ketika digunakan secara kelompokPermasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih banyaknya siswa TK Kartika 1-61 Padang yang belum mampu mengembangkan kemampuan kooperatifnya. Anak-anak masih mengalami kesulitan dalam hal berbagi dan tanggung jawab, serta lebih suka menyelesaikan tugas sendiri. Permasalahan ini terlihat jelas ketika anak-anak mengikuti kegiatan belajar kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik cetak stensil kelompok terhadap kemampuan kooperatif anak TK Kartika 1-61 Padang. Peneliti menggabungkan teknik quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 24 anak yang menjadi populasi penelitian dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas B1 dan B2. Penelitian ini menggunakan strategi total sampling dengan mengambil sampel dari seluruh anggota populasi, yaitu seluruh 12 anak di kelas B1 dan B2, dengan kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan kelas B2 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui pengujian, observasi, dan pengambilan dokumentasi video. Pertama, dilakukan uji normalitas, dilanjutkan dengan uji homogenitas, dan terakhir uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata skor kemampuan kolaborasi anak di kelas eksperimen meningkat drastis dari 12,83 (pre-test) menjadi 29,58 (post-test) setelah teknik cetak stensil kelompok digunakan. Kelas kontrol hanya mengalami peningkatan dari 11,58 menjadi 25,17, sehingga peningkatan ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Selanjutnya diperoleh nilai P yang bersifat dua sisi (0,001 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa kemampuan kerjasama siswa TK Kartika 1-61 Padang dipengaruhi oleh teknik cetak stensil ketika digunakan secara kelompok
PENGARUH MEDIA SANDPAPER LETTER TERHADAP KEMAMPUAN PRA MEMBACA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini didasarkan pada pengamatan bahwa kemampuan pra-baca anak-anak belum mencapai potensi penuhnya. Hal ini karena beberapa anak masih mengalami kesulitan membedakan antara vokal dan konsonan, yang menunjukkan bahwa mereka masih mengalami kesulitan dengan pengenalan huruf. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media huruf Amplas terhadap kemampuan pra-baca murid di TK Citra Al Madina Padang di kelas 5 dan 6. Secara khusus, pendekatan kuantitatif digunakan dalam desain penelitian kuasi-eksperimental. Seluruh siswa yang terdaftar di TK Citra Al Madina Padang menjadi populasi penelitian. Lima belas siswa dari kelas B2 dan B3 menjadi sampel penelitian. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, kelas B2 dipilih sebagai kelompok eksperimen dan kelas B3 sebagai kelompok kontrol selama tahap pengambilan sampel. Pengujian, pendokumentasian, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Pengujian homogenitas, kenormalan, dan hipotesis merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor prates kelas eksperimen adalah 23,33, sedangkan rata-rata skor pascatesnya adalah 44,27. Sedangkan , rata-rata skor prates kelas kontrol adalah 20 sedangkan rata-rata skor pascatesnya sebesar 40,47. Selain itu, untuk mengetahui taraf signifikansi (P dua sisi) digunakan uji-t yang nilainya kurang dari kriteria 0,05 yaitu 0,039. Kemudian, uji-t menghasilkan hasil signifikansi statistik (P dua sisi) sebesar 0,039, yang nilainya kurang dari batas ambang 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan huruf amplas berpengaruh terhadap kemampuan prabaca anak usia lima sampai enam tahun di TK Citra Al Madina PadangPenelitian ini didasarkan pada pengamatan bahwa kemampuan pra-baca anak-anak belum mencapai potensi penuhnya. Hal ini karena beberapa anak masih mengalami kesulitan membedakan antara vokal dan konsonan, yang menunjukkan bahwa mereka masih mengalami kesulitan dengan pengenalan huruf. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media huruf Amplas terhadap kemampuan pra-baca murid di TK Citra Al Madina Padang di kelas 5 dan 6. Secara khusus, pendekatan kuantitatif digunakan dalam desain penelitian kuasi-eksperimental. Seluruh siswa yang terdaftar di TK Citra Al Madina Padang menjadi populasi penelitian. Lima belas siswa dari kelas B2 dan B3 menjadi sampel penelitian. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, kelas B2 dipilih sebagai kelompok eksperimen dan kelas B3 sebagai kelompok kontrol selama tahap pengambilan sampel. Pengujian, pendokumentasian, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Pengujian homogenitas, kenormalan, dan hipotesis merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor prates kelas eksperimen adalah 23,33, sedangkan rata-rata skor pascatesnya adalah 44,27. Sedangkan , rata-rata skor prates kelas kontrol adalah 20 sedangkan rata-rata skor pascatesnya sebesar 40,47. Selain itu, untuk mengetahui taraf signifikansi (P dua sisi) digunakan uji-t yang nilainya kurang dari kriteria 0,05 yaitu 0,039. Kemudian, uji-t menghasilkan hasil signifikansi statistik (P dua sisi) sebesar 0,039, yang nilainya kurang dari batas ambang 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan huruf amplas berpengaruh terhadap kemampuan prabaca anak usia lima sampai enam tahun di TK Citra Al Madina Padang