Jurnal Pertanian UMPAR (Universitas Muhammadiyah Parepare)
Not a member yet
529 research outputs found
Sort by
INVENTARISASI JENIS – JENIS CENDAWAN PADA RHIZOSFER PERTANAMAN PADI
Mikroorganisme berguna merupakan mikroorganisme yang berperan sebagai agens hayati dan paling banyak ditemukan pada daerah rhizosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai jenis cendawan pada rizosfer pertanaman padi semi organik dan anorganik. Pengambilan sampel tanah pada penelitian ini dilakukan di Kabupaten Takalar pada pertanaman padi semi organik dan anorganik dan dilanjutkan di laboratorium identifikasi dan pengendalian Hayati, Jurusan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar. Metode penelitian, 10 gram sampel tanah yang telah difilter dimasukkan kedalam 90 ml air steril lalu divortex. Selanjutnya 1 ml suspensi dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang berisi 9 ml air steril kemudian divortex sampai homogen. Pengenceran berseri dilakukan hingga mendapatkan pengenceran 10?³. Dari pengenceran tersebut diambil 0,1 ml suspensi kemudian ditumbuhkan pada media PDA dan diratakan hingga kering menggunakan spatula. Diinkubasi selama 5-7 hari pada suhu 22-25°C. Cendawan-cendawan yang telah tumbuh selanjutnya diidentifikasi. Jumlah cendawan yang ditemukan pada rhizosfer pertanaman padi semi-organik yaitu sebanyak 9 isolat yaitu dari genus Fusarium sp., Aspergillus sp., Trichoderma sp. dan 2 isolat lainnya belum teridentifikasi, sedangkan pada rhizosfer pertanaman padi anorganik ditemukan 4 isolat yaitu genus Aspergillus spp. dan 1 isolat belum teridentifikasi
KERAGAAN PEMASARAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DENGAN PENDEKATAN STRUCTURE, CONDUCT AND PERFORMANCE (SCP)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemasaran buah naga melalui saluran pemasaran yang diterapkan serta menganalisis efisiensi pemasaran secara analisis Market structure, Market conduct, dan Market performance (diukur dari margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan atas biaya). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, dengan responden petani 15 orang, pedagang pengumpul 4 orang, pedagang besar I sebanyak 4 orang, pedagang besar II sebanyak 5 orang dan pedagang pengecer 30 orang (pengecer kaki lima dari Sulawesi Tengah 5 orang, dari Makassar 5 orang, supermarket 10 orang, warkop dan cafe 5 orang, serta gerai 5 orang). Penelitian menggunakan analisis deskriptif, analisis marjin, analisis farmer’s share, analisis rasio, dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran buah naga menggunakan 6 saluran pedagang pengumpul. Pedagang besar I dan pedagang besar II memiliki persaingan secara oligopoly, sedangkan pedagang pengecer memiliki persaingan secara monopolistik. Marjin pemasaran yang paling kecil adalah saluran pemasaran yang kedua dan ketiga. Besar marjin yang adalah Rp. 10.000/kg. Marjin yang paling besar adalah saluran pemasaran keenam dengan marjin sebesar Rp. 111.000/kg. Farmer’s Share yang paling besar diperoleh petani adalah saluran pemasaran pertama, dengan share 100%, dan yang paling kecil adalah saluran keenam yang memiliki share 11,90% terhadap petani. Saluran pemasaran pertama tidak ada biaya pemasaran. Petani menjual langsung kepada konsumen. Sedangkan rasio yang paling tinggi atas biaya-biaya yang digunakan adalah saluran pemasaran keenam sebesar 15,82%. Saluran pemasaran yang efisien ada empat, yaitu saluran pemasaran pertama (0%), kedua (2,17%), ketiga (2,4%) dan keempat (3,33%)
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH PADA PENGELOLAAN BELANJA BANTUAN SOSIAL DI DINAS SOSIAL KOTA PAREPARE
This research is entitled "Analysis of the Government Internal Control System in the Social Assistance Expenditures Management at the Social Service Office of the Parepare City". The problem raised in this study is the problem found in the 2015of Local Government Work Planof Parepare City, that there is no legitimate data about PMKS and the standardization of PMKS that receives assistance. The purpose of this study is to find out the implementation of the internal control system carried out by the Social Service Office in managing social assistance expenditure. The research method used in this study is quantitative data in the form of social assistance budget data for PMKS and qualitative data in the form of sentences through interviews. The results showed that of the 26 types of PMKS, only 5 PMKS received a budget and each year the social assistance budget increased from 2013-2016. Related to the government internal control system, there are elements that are not implemented well, namely control activities, exactly in the sub-elements of control over information system management, and accurate and timely sub-elements, and monitoring elements, exactly continuous monitoring sub-elements and separate evaluation sub-elements
TUMBUHAN LIAR BERKHASIAT OBAT DI DATARAN TINGGI KABUPATEN ENREKANG
Tumbuhan memiliki sejuta manfaat termasuk untuk penyembuhan berbagai penyakit. Ramuan obat-obatan tradisional hampir semua berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat tumbuh diberbagai daerah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis, cara pengolahan, dan manfaat tumbuhan liar yang berkhasiat obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara, data sekunder dengan studi literatur, pengambilan sampel tumbuhan, dan pembutan herbarium. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa tumbuhan liar yang berkhasiat obat di Desa Pebaloran, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Jenis tumbuhan tersebut adalah Bayam Duri (Amaranthus spinosus), Putri Malu (Mimosa pudica), dan Pegagan (Centella asiatica). Manfaat herbal bayam duri yaitu mengobati bisul, wasir, gusi berdarah, meringankan demam dan dapat melancarkan ASI. Herbal Putri Malu akar untuk penderita diabetes sedangkan daun dapat menyembuhkan batuk, mengobati hepatitis dan mengatasi insomnia. Herbal Pegagan untuk melancarkan peredaran darah, mengobati demam, membantu mengatasi alergi dan sebagai obat kesuburan. Organ tumbuhan yang sering dijadikan obat yaitu daun (Folium), selain itu organ lain yang dapat digunakan yaitu umbi, akar, buah atau seluruh bagian tumbuhan dapat digunakan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
The quality of government financial reports is influenced by the utilization of information technology. Constraints to the application of information technology are related to hardware conditions, software used, updating data, conditions of existing human resources, and limited funds. Another thing that affects the quality of financial statements is the government's internal control system itself. This study aims to determine the factors that influence the quality of local government financial reports. Where the factors that influence are the use of information technology and the government's internal control system. Respondents in this study were the head of the department and the finance department of the regional government of the Parepare City. Data analysis using the SPSS version 21.0 program. The statistical method used to test the hypothesis is linear double regression analysis
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA PERIMBANGAN, INVESTASI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN KONOMI KOTA PAREPARE
This study analyzes Regional Original Income , Funds of Balance, Investment and Government Expenditure Funds are independent variables in this study. This study aims to determine the effect of Regional Original Revenue, Balancing Funds, Government Investment and Spending on the Economic Growth of Parepare City. The economic growth data used is the constant value of Gross Regional Domestic Product. Secondary data on the variables of Economic Growth and independent variable data were taken from the Central Statistics Agency of the City of Parepare for the period 2007-2016. This research uses quantitative descriptive analysis method with multiple regression analysis approach. The results showed that partially the Regional Original Revenue, Balancing Fund variables had a positive but insignificant effect. Whereas Government Investment and Expenditures are partially negative but not significant to Economic Growth. Furthermore, simultaneously Regional Original Revenue, Fund balance, Investment and Government Expenditures have no significant effect on Economic Growth
PENGARUH SEKTOR PARIWISATA, SEKTOR INDUSTRI, DAN SEKTOR KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA PAREPARE
This study aims to determine the effect of the Tourism Sector, the industrial sector and the Financial Sector on the economic growth of Parepare City from 2004-2016. This type of research is quantitative research. The object of this study was the Regional Government of the City of Parepare, data collection techniques using documentation to collect reports on the 2004-2016 Gross Regional Domestic Product in the City of Parepare, and unstructured interviews with employees at the Parepare City Youth Youth Sports and Tourism Office, Parepare City Trade Office , The One Door City of Parepare Investment Services and Integrated Services Office, Parepare City Regional Finance Agency Office, and the Parepare City Central Bureau of Statistics Office. The results of this study indicate that (1) the tourism sector has a negative and significant effect on the economic growth of the city of parepare which is regressed as a whole, while the tourism sector has a positive and significant effect obtained from the simple regression method in which the research year is divided into two parts, namely the 2004 period 2011 and period II 2012-2016, (2) The Industrial Sector has a positive and significant effect on the economic growth of the city of Parepare, and (3) the Financial Sector has a negative and insignificant effect on the economic growth of the city of Parepare
ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK DAN RETRIBUSI IZIN BERBAYAR PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Salah satu sumber dari penerimaan pajak dan retribusi yaitu berasal dari sektor perizinan yang merupakan bagian dari jenis pajak dan retribusi daerah. Sebagai salah satu jenis dari sumber pendapatan daerah maka perlunya efektivitas dan efisiensi terhadap penerimaan pajak dan retribusi terhadap penerimaan izin berbayar ini sangat dibutuhkan sebagai suatu ukuran apakah penggunaan barang dan jasa yang dibeli dan digunakan oleh perangkat pemerintah yang bersangkutan dapat mencapai manfaat tertentu serta menunjukkan pada taraf tercapainya hasil yang secara sederhana dapat dijelaskan bahwa apakah target atas harapan pemerintah tersebut dapat dicapai sesuai dengan kebutuhan yang direncanakan yaitu dengan cara membandingan antara keluaran dan hasil. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, tingkat penerimaan retribusi dan pajak izin berbayar yang terdapat di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu mengalami fluktuasi (naik turun) pada beberapa jenis izin. Meskipun penerimaan yang terjadi mengalami fluktuasi namun berdasarkan data yang ada pada tingkat pendapatan yang diterima dari pajak dan retribusi izin berbayar setiap tahunnya kenaikan yang cukup signifikan. Penelitian ini beranjak dari sebuah masalah pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidrap.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu Observasi dan dokumentasi. Adapun analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat efisiensi pada izin berbayar yaitu dengan menggunankan analisis rasio efisiesi serta analisis rasio efektivitas. Dari hasil pembahasan izin berbayar yang terdapat pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada tahun 2013 hingga 2016, dapat disimpulkan bahwa tingkat realisasi yang meningkat setiap tahunnya tidak sesuai dengan tingkat efektivitas setiap tahunnya Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan pajak dan retribusi izin berbayar pada tahun tahun 2013 kurang efektif dengan nilai sebesar 81%, kemudian pada tahun 2014 naik menjadi 99% menjadi cukup efektif selanjutnya pada tahun 2015 tingkat efektivitanya turun menjadi kurang efektif dengan nilai hanya sebesar 86% dan naik pada pada tahun 2016 menjadi sangat efektif dengan nilai efektivitas sebesar 106%
PENGARUH BIAYA PROMOSI DAN TIKET ONLINE TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PT PELNI (PERSERO) CABANG PAREPARE
This research aims to Determine The Effect Of Promotioncosts And Online Tickets On Sales Volume At PT. PELNI (Persero) Parepare Branch. This research was conducted with the aim to determine the growth of promotion costs during 2011-2015 and the growth rate of online ticket sales during 2010-2015 and to determine the effect of promotion cost and ticket sales online on the volume of ticket sales at PT. PELNI (Persero) Parepare Branch. This research is expected to be a source of scientific studies in the field of accounting and can be an input for the PT. PELNI (Persero) Parepare Branch. This research was conducted at PT. PELNI (persero) Parepare Branch. This research method is quantitative research. The independent variables in this study are promotion costs (X1) and online sales (X2) with the dependent variable is the sales volume (Y). Data collection techniques used in this research are observations, namely direct observation of the object of research; documentation, namely collecting documents relating to research; and interviews, namely conducting question and answer to parties related to this research
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PENGGILINGAN DAGING DI KECAMATAN SERUYAN HILIR, KABUPATEN SERUYAN
Peningkatan pendapatan usaha penggilingan daging membutuhkan berbagai informasi terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dan produktivitas. Faktor penting dalam pengelolaan sumberdaya produksi adalah faktor alam, modal, tenaga kerja, dan faktor manajemen. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat pendapatan usaha penggilingan daging di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Pemilihan responden pada penelitian ini adalah 6 orang tenaga kerja dari 3 usaha penggilingan daging yang diambil secara acak sederhana (simple random sampling) dari daftar usaha penggilingan daging yang ada di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berdasarkan data primer dan sekunder dari hasil penelitian. Untuk menganalisis pendapatan usaha dilakukan pencatatan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran (biaya) dalam satu bulan pada bulan Juli hingga bulan Agustus tahun 2017. Pendapatan usaha merupakan hasil pengurangan antara penerimaan dengan biaya yang dikeluarkan. Penerimaan berasal dari total produksi dikalikan dengan harga jual jasa. Pengeluaran biaya pada penelitian ini terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usaha penggilingan daging “Usaha Bersama” lebih besar dibandingkan dengan pendapatan penggilingan daging “Sumber Rejeki”, dan “Ortomoro Group”. Usaha penggilingan daging “Usaha Bersama”, “Sumber Rejeki”, dan “Ortomoro Group” layak dan menguntungkan untuk diusahakan dan dikembangkan (rasio R/C > 1)