Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Not a member yet
191 research outputs found
Sort by
EFEKTIFITAS PENGENDALIAN LIPAS AMERIKA (Periplaneta america)DENGAN MENGGUNAKAN JENIS UMPAN YANG BERBEDA DI TERMINAL BARUGA KOTA KENDARI
Upaya pengendalian lipas dapat dilakukan dengan cara sanitasi, biologis, mekanis atau kimiawi. Umumnya pengendalian dengan cara kimiawi banyak dilakukan oleh masyarakat, seperti penyemprotan atau pengasapan dan lainnya, karena dinilai lebih praktis walaupun sangat berbahaya dan berakibat buruk bagi manusia. Oleh karena itu, salah satu solusi adalah dengan penggunaan perangkap lipas dengan pemberian jenis umpan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pengendalian lipas Amerika (P. americana) dengan jenis umpan yang berbeda yaitu umpan selai kacang, gula pasir cair, gula merah dan makanan sisa terhadap jumlah lipas yang masuk ke dalam fly trap.Jenis penelitian ini adalah Pra-Experiment dengan desain One-Shoot Case Study, untuk mengetahui suatu kelompok perlakuan dan observasi pemberian jenis-jenis umpan berbeda bagi lipas Amerika (P. americana) yang tertangkap pada fly trap.HasilUji Asumsi Kolmogorov-Sminrov Test menunjukkan nilai P-value = 0.998> 0.05, artinya data berdistribusi normal. Hasil Uji Test of Homogentitas of Variances menunjukkan nilai P-value = 0,521 > 0,05, bahwa lipas Amerika (P. amenricana) yang tertangkap dengan menggunakan jenis umpan berbeda adalah bervariasi/berbeda. Uji ANOVA diperoleh nilai Fhitung = 4.744 > Ftabel df.3,12 ɑ 0,05 = 3,49 taraf kepercayaan 95%, artinya H0 ditolak dan Ha diterima, bahwa pengendalian jenis lipas (P. americana) dengan menggunakan berbagai jenis umpan yang berbeda efektif terhadap jumlah lipas yang tertangkap pada fly trap.Saran bagi masyarakat adalah menjadi bahan informasi penting di dalam upaya pengendalian lipas dengan menggunakan jenis umpan berbeda
IDENTIFIKASI GAMBARAN KARAKTERISTIK INDIVIDU KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT WILAYAH PEGUNUNGAN DAN WILAYAH PESISIR KOTA KENDARI
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kendari dalam 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa kejadian penyakit hipertensi terus meningkat. Ada banyak faktor risiko yang dapat mempengaruhi tekanan darah pada seseorang salasatunya adalah faktor geografis yakni wilayah pesisir pantai lebih besar risikonya mengalami hipertensi dibandingkan wilayah pegunungan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Gambaran Karakteristik Individu Dengan kejadian hipertensi pada wilayah pegunungan dan wilayah pesisir di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif. penelitian ini sebagai populasi adalah semua Masyarakat Yang Bertempat Tinggal Di Wilayah Kerja Puskesmas Kandai (Pegunungan) dan Di Wilayah Kerja Puskesmas Abeli (Pesisir). Dengan Jumlah Sampel 75 Sampel. Analisis data menggunakan analisis deskriftif. Hasil penelitian menunjukkaan bahwa Berdasarkan usia, Kejadian hipertensi pada masyarakat pegunungan dan masyarakat pesisir paling banyak pada usia 45 - 54 Tahun dan 20 – 44 Tahun. Berdasarkan jenis kelamin, kejadian hipertensi pada masyarakat pegunungan dan masyarakat pesisir paling banyak pada yang berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan kebiasaan Merokok, kejadiaan hipertensi pada masyarakat pegunungan dan masyarakat pesisir paling banyak adalah kebisaan merokok cukup. Berdasarkan Konsumsi Garam, Kejadian hipertensi lebih banyak pada kelompok masyarakat pesisir dibandingkan pada masyarakat pegunungan. Berdasarkan konsumsi alkohol, kejadian hipertensi lebih banyak pada kelompok masyarakat pegunungan dibandingkan pada masyarakat pesisir
EVALUASI SISTEM KAPITASI BERBASIS KOMITMEN PELAYANAN DI PUSKESMAS WUA-WUA KOTA KENDARI
Kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan adalah penyesuaian besaran tarif kapitasi berdasarkan hasil penilaian pencapaian indikator pelayanan kesehatan perseorangan yang di sepakati berupa komitmen pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Standar pencapaian indikator Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan yaitu meliputi Angka Kontak ≥ 150 permil, Rasio Rujukan Rawat Jalan Non Spesialistik < 5%, dan Rasio Peserta Prolanis Rutin berkunjung ke FKTP ≥ 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan serta mengevaluasi Sistem Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan di PuskesmasWua-Wua Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam. Informan pada penelitian ini berjumlah 4 orang yakni Kepala Tata Usaha, Bendahara BPJS, Pelaksana Program Prolanis dan PTM, dan 1 orang Dokter Umum yang di pilih dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Puskesmas Wua-Wua belum mencapai target, hal ini karena Angka Kontak Puskesmas Wua-Wua belum mencapai target pada zona aman dan rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjungke FKTP mencapai target pada zona aman. Diharapkan kepada Kepala Puskesmas Wua-Wua agar dapat melakukan optimalisasi penggunaan sarana kesehatan, agar kegiatan promotif dan preventif khusus kegiatan Prolanis dan kunjungan rumah dapat berjalan dengan optimal
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PETANI SAWAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOMEETO KABUPATEN KONAWE SELATAN
Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Ranomeeto bahwa prevalensi kejadian penyakit dermatitis pada tahun pada 2016 terdapat 27,78% penderita, pada tahun 2017 menurun dengan prevalensi 18,8%, dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 55,18%. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak iritan di wilayah kerja Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, populasi penelitian adalah seluruh petani sawah di wilayah kerja Puskesmas Ranomeeto yang berjumlah 238 petani tahun 2018 dengan jumlah sampel 54 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Metode analisis menggunakan Uji Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara personal hygiene dengan kejadian dermatitis kontak iritan, ada hubungan kuat antara pengetahuan dengan kejadian dermatitis kontak iritan dan ada hubungan kuat antara penggunaan APD dengan kejadian dermatitis kontak iritan
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN PETOAHA KECAMATAN NAMBO
Gizi kurang masih menjadi masah kesehatan pada balita. Di Puskesmas Nambo kasus gizi kurang pada tahun 2017 sebanyak 97 kasus (10,1%) dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 sebanyak 170 kasus yang tersebar di lima Kelurahan . Kasus terbanyak terdapat pada Kelurahan Petoaha dengan jumlah 50 kasus (30,1%). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan polah asuh, pengetahuan ibu, riwayat ASI Eslusif dengan kejadian gizi kurang pada balita di Wilayah Pesisir Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12-59 bulan yang berada di Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo sebanyak 166 balita dengan jumlah sampel 62 responden dengan teknik simpel random sampling. Analisis dengan menggunakan uji chi-Square. Hasil uji statistik menujukan ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian gizi kurang pada balita (X2hitung =18,34>X2tabel= 3,841), Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada balia (X2hitung =17,51>X2tabel= 3,841) dan Ada hubungan riwayat ASI Esklusif dengan kejadian gizi kurang pada balita (X2hitung =20,99 > X2tabel= 3,841)
ANALISIS FAKTOR RISIKO NEGATIVE AFFECTIFITY, SOCIAL INHIBITION DAN STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI USIA 15–44 DI PUSKESMAS KEMARAYA KOTA KENDARI
Puskesmas kemaraya mendapatkan data bahwa di tahun 2018 hipertensi tidak hanya di derita oleh lansia, tetapi juga diderita oleh usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah NA, SI dan stress merupakan faktor risiko terhadap penyakit hipertensi pada usia 15-44 di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 908 orang, degnan teknik penerikan sampel secara accidental sampling, dengan jumlah sampel 55 orang.Metode analisis menggunakan uji Statistik Odds Ratio.Hasil penelitian menunjukkan bahwa NA, SI, dan Stres merupakan faktor risiko hipertensi. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai uji statistik NA (OR= 4,235), SI (OR= 3,353) dan Stres (OR= 4,266) dimana p < α yang menunjukkan perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Negative affectifity, Social inhibition, dan Stres merupakan faktor risiko hipertensi. Diharapkan Perlu diadakan pengecekan tekanan darah oleh pihak puskesmas secara rutin minimal sekali setahun untuk mendeteksi kasus hipertensi pada usia muda terurtama di sekolah menengah atas dan penderita hipertensi agar selalu mengontrol tekanan darahnya
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PELAYANAN PASIEN BPJS DI PUSKESMAS KEMARAYA KOTA KENDARI
Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan antara kinerja atau hasil yang dirasakan dengan yang diharapkannya. Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu. Semakin banyak aspek yang sesuai dengan keinginan individu, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pelayanan pasien BPJS di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh peserta BPJS di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari. Jumlah sampel sebanyak 82 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square test.Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi x2tab 3,841, diperoleh hasil ada hubungan antara kecepatan pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS (x2hit= 15,177), ada hubungan antara sikap pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS ( x2hit= 17,935 ), ada hubungan antara ketersediaan obat dengan kepuasan pasien BPJS (x2hit= 6,502 ).Kesimpulan menunjukkan bahwa kepuasan pelayanan pasien BPJS berhubungan dengan semua variabel penelitian. Olehnya itu disarankan perlu memperhatikan keluhan dari pasien dalam memberikan pelayanan, membuat program dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar yang berlaku kepada pasien.Kata Kunci : Kepuasan pelayanan pasien BPJS, Kecepatan pelayanan, Sikap pelayanan, Ketersediaan obat
 
PENGARUH PENYULUHAN ISPA MELALUI MEDIA FILM TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG ISPA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPOBALANO KECAMATAN SAWERIGADI KABUPATEN MUNA BARAT
ISPA pada umumnya dialami oleh masyarakat, penderita ISPA di Puskesmas Kampobalano tahun 2015 tercatat 238 orang (48,1%), tahun 2016 sebanyak 346 orang (66%) dan tahun 2017 (periode Januari-September) meningkat menjadi 576 orang (84,1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan ISPA melalui media film terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang ISPA.Jenis penelitian ini adalah Pre Experimental Design dengan pendekatan one group pre test-post test design.Populasi dalam penelitian adalah seluruh masyarakat yang menderita ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Kampobalano Kecamatan Sawerigadi sebanyak 576 orang dan sampel sebanyak 65 orang yang diambil secara Simple Random Sampling. Metode analisis menggunakan uji Shapiro wilk dan uji wilcoxon sign rank test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 sampel, pengetahuan sebelum penyuluhan 58,5% kurang dan 41,5% cukup dan pengetahuan sesudah penyuluhan 89,2% cukup dan10,8% kurang. Hasil uji wilxocon sign rank test didapatkan nilai p value 0,000 p<0,05, sehingga ada pengaruh penyuluhan ISPA melalui media film terhadap peningkatan pengetahuan tentang ISPA
PELATIHAN PROGRAM STATISTIK SPSS BAGI GURU SMK KESEHATAN DI KOTA KENDARI
Penggunaan teknologi ini akan sangat membantu para guru dalam menyelesaikan persoalan analisis dan perhitungan materi pembelajaran. Salah satu software statistik yang paling populer digunakan saat ini adalah SPSS (Statistical Product and Service Solution). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi professional dalam memahami teori metode penelitian dan statistik serta penggunaan program SPSS untuk diaplikasikan baik dalam pengajaran maupun penelitian. Mitra yang dilibatkan dalan kegiatan ini adalah SMK Kesehatan se-Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Materi pelatihan dalam bentuk teori dan praktek. Hasil analisis menunjukkan, ada perbedaan pemahaman peserta terhadap teori metode penelitian dan statistik sebelum dan sesudah pelatihan (p-value=0,000), ada perbedaan pemahaman peserta terhadap praktek analisis data sebelum dan sesudah pelatihan (p-value=0,000). Hasil analisis evaluasi kepuasan peserta menunjukkan 11(55%) sangat puas, 8 (40%) puas dan 1 (5%) cukup puas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman teori dan praktek tentang metode penelitian dan statistik serta merasa puas dengan pelaksanaan pelatihan
EFEKTIVITAS VARIASI UMPAN TERHADAP PENGGUNAAN PERANGKAP LALAT (FLY TRAP) DI PASAR BASAH ANDUONOHU KOTA KENDARI
Lalat merupakan salah satu vektor penyebab penyebaran penyakit diare di masyarakat, oleh sebab itu perlu adanya pengendalian lalat. Variasi umpan insang ikan, udang basah dan tomat busuk yang dipergunakan dapat membuat lalat tertarik karena dari ketiga umpan yamg dipergunakan memiliki beberapa kandungan yang sama dan aroma yang khas disukai oleh lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas variasi umpan terhadap penggunaan perangkap lalat (fly trap) di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eskperimen dengan menggunakan desain one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lalat yang ada di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari. Peneliti menggunakan perangkap fly trap yang berjumlah 9 buah, dengan umpan insang ikan 3 ekor, umpan udang basah sejumlah 3 ekor dan umpan tomat busuk 3 buah. Metode analisis menggunakan Uji one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwahasil uji one way anova diperoleh nilai Fhitung (24,271) > Ftabel (5,14) serta p value (0,001) < dari α (0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa terdapat perbedaan efektivitas variasi umpan terhadap penggunaan perangkap lalat (fly trap) di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari