Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Not a member yet
    191 research outputs found

    KAJIAN KEBUTUHAN TENAGA DOKTER UMUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFF NEED (WISN) DI POLI UMUM DAN UNIT GAWAT DARURAT (UGD) RSUD KABUPATEN BUTON UTARA

    Get PDF
    Ketersediaan sumber daya manusia kesehatan di rumah sakit harus menjadi perhatian, utamanya pada perencanaan kebutuhan Sumber daya manusia secara tepat sesuai dengan fungsi pelayanan setiap unit, bagian, dan instalasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan desikriptif dengan menggunakan Metode Perhitungan Workload Indicator Staff Need (WISN). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis WISN. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa waktu kerja tersedia bagi Dokter Umum adalah 244 hari kerja tersedia atau 1500 waktu kerja tersedia dalam satu tahun. Dengan kegiatan dan standar beban kerja Dokter Umum di poli umum sebesar 18000 dan di Unit Gawat Darurat sebesar 45000. Sementara itu standar kelonggaran dokter umum sebesar 0,22. Dengan kuantitas kegiatan pokok pada poli umum sebesar 130 dan Unit Gawat Darurat sebesar 366 maka kebutuhan Dokter Umum di Rumah Sakit Umum Buton Utara sebesar 1,6 atau dibulatkan menjadi 2. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Buton Utara membutuhkan tambahan tenaga Dokter Umum untuk memenuhi pelayanan kesehatan yang lebih paripurna kepada pasien RSUD Buton Utara

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI

    Get PDF
    Angka kejadian gastritis di Indonesia cukup tinggi. Prevalensi kejadian gastritis di Indonesia tahun 2014 sebesar 40,8%. Sementara prevalensi kejaian kasus Gastritis di Sulawesi Teenggara terus meningkat sejak tahun 2014 hingga 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Desain pnelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Poasia tahun 2018 periode Januari sampai Maret dengan rata-rata kunjungan perbulan berjumlah 242 orang. Jumlah sampel penelitian ini adalah 71 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental sampling. Analisis statistik menggunakan Uji chi square (X2). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara waktu makan dengan kejadian gastritis (X2 hitung = 11,784 > X2 tabel= 3,841), tidak ada hubungan antara pendapatan dengan kejadian gastritis (X2 hitung = 3,334 < X2 tabel = 3,841dan ada hubungan antara stress dengan kejadian gastritis (X2 hitung = 7,81> X2 tabel = 3,841)

    PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE PADA SISWA SMPN 5 KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA

    Get PDF
    Personal hygiene merupakan faktor penting dalam menentukan masalah kesehatan pada anak saat periode anak sekolah yang akan berdampak pada kesehatan dan kualitas anak dikemudian hari. Dengan demikian perlu dilakukan pemberian informasi tentang personal hygiene dalam bentuk penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan personal hygiene terhadap peningkatan pengetahuan siswa SMPN 5 Kulisusu Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Ekspreimen dengan rancangan One Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMPN 5 Kulisusu Kabupaten Buton Utara yang berjumlah 32 siswa dengan sampel adalah total populasi. Teknik pengumpulan data dengan cara menggunakan kuesioner pretest-posttest. Hasil penelitian berdasarkan uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value (0,000) < α (0,05) dengan nilai rata – rata pengetahuan siswa sebelum penyuluhan adalah 42,50 dan rata – rata pengetahuan responden sesudah penyuluhan adalah 65,16. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan personal hygiene terhadap pengetahuan siswa SMPN 5 Kulisusu

    GAMBARAN PERILAKU MAHASISWA BERISIKO TERTULAR COVID-19 SELAMA PANDEMI DI KOTA KENDARI

    Get PDF
    Di awal tahun 2020, dunia digemparkan dengan merebaknya corona virus jenis baru yaitu Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Namun, pada kenyataannya masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan tersebut termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku mahasiswa selama pandemi COVID-19 di Kota Kendari. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 2.039 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden terbanyak adalah kategori cukup yaitu 1.430 responden (70,1%), sikap responden terbanyak adalah sikap positif yaitu 1.440 responden (70,6%), dan tindakan berisiko responden terbanyak adalah tindakan berisiko rendah yaitu 1.523 responden (74,7%). Persentase perilaku berisiko tertular COVID-19 yaitu 18,7% masih bepergian ke tempat ramai, 46,5 % pulang ke kampung masing-masing, 16,7 tidak menggunakan masker, 6,4% tidak mencuci tangan pakai sabun/handsanitizer, dan 10,9% yang bepergian ke daerah yang terdapat kasus COVID-19. Kesimpulan dari penelitian ini sebagian besar mahasiswa di Kota Kendari telah memahami dan mengamalkan berbagai pengetahuan dan perilaku terkait pandemi COVID-19. Diharapkan agar mahasiswa dan juga masyarakat Kota Kendari dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dan juga patuh dalam menerapkan protokol kesehata

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENUNGGAKAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN MANDIRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI KOTA KENDARI

    Get PDF
    oai:ojs2.mjph.stikes-mw.ac.id:article/3Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan menetapkan kewajiban membayar iuran yang harus di ikuti masyarakat guna mendapatkan jaminan kesehatan. Namun seiring berjalannya waktu banyak peserta BPJS yang menunggak membayar iuran BPJS-nya. Pada bulan juni 2018 terdapat 711 jiwa yang masih menunggak pembayaran iuran BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan penunggakaan pembayaran iuran BPJS kesehatan Mandiri di Puskesmas Abeli Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh peserta BPJS yang menunggak di Puskesmas Abeli Kota Kendari sebanyak 711. Jumlah sampel sebanyak 88 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05, diperoleh hasil ada hubungan cukup kuat antara pengetahuan dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS (p-value = 0,000), ada hubungan cukup kuat antara pendapatan dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS (p-value = 0,000), ada hubungan cukup kuat antara presepsi dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS (p-value = 0,000). Kesimpulan menunjukkan bahwa penunggakan pembayaran iuran BPJS berhubungan dengan semua variabel penelitian. Olehnya itu disarankan perlu adanya sosialisasi dari pihak BPJS agar peserta lebih memahami tentang BPJS sehingga dalam pembayaran iuran peserta BPJS tidak menungak

    FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS BENU-BENUA KECAMATAN KENDARI BARAT KOTA KENDARI

    Get PDF
    Jumlah Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari terjadi peningkatan kasus tahun 2015 sebesar 1,70%, 2016 sebesar 1,72% dan 2017 sebesar 1,75%, target dan pencapaian pengobatan Diabetes Mellitus 100% -60%, belum optimal karena penderita diperoleh secara pasif. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko kejadian Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Case Control Study. Populasi penelitian yaitu semua pasien Diabetes Mellitus Tipe II yang terdapat dalam rekam medik di Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari berjumlah 63 pasien. Sampel penelitian yaitu sebagian pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari periode bulan Januari sampai Juli 2018 terdiri dari kasus berjumlah 54 dan kontrol berjumlah 54. Analisis Odds Rasio (OR).Hasil penelitian stres berisiko menderita Diabetes Mellitus Tipe II sebesar 6 kali lebih besar di bandingkan dengan responden yang tidak stres, responden yang obesitas berisiko menderita Diabetes Melitus tipe II sebesar 3 kali lebih besar dibandingkan dengan responden yang normal, dan responden yang ada riwayat keluarga menderita Diabetes Melitus tipe II berisiko sebesar 7 kali lebih besar dibandingkan dengan responden yang tidak ada riwayat keluarga

    STUDI PERSEPSI DAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI DESA MOLA BAHARI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 2018

    Get PDF
    Hasil survey pendahuluan di Desa Mola Bahari diketahui bahwa. Pada 10 orang wanita usia subur terdapat 7 oarang yang masih persepsinya masih kurang tepat mengenai kanker payudara dimana mereka mengatakan bahwa kanker payudara tidak bisa diketahui secara dini, selain itu mereka mengatakan hanya memeriksa payudaranya jika selesai mandi namun dilakukan tidak secara seksama dikarenakan mereka kurang mengetahui mengenai tekhnik dan proses pemeriksaan payudara sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi dan pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Tahun 2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dimana data disajikan akan dibahas berdasarkan data. Populasi penelitian adalah adalah semua Wanita Usia Subur di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi-Wangi Selatan yang berjumlah 147 orang dengan sampel sebanyak 59 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran persepsi Wanita Usia Subur tentang pemeriksaan payudara sendiri yang kurang sebanyak 44 responden (69,5%), sedangkan yang baik sebanyak 15 responden (25,4%). Gambaran pengetahuan Wanita Usia Subur mengenai cara pemeriksaan payudara sendiri yang kurang sebanyak 52 responden (88,1%) sedangkan yang cukup sebanyak 7 responden (11,9%)

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATAOLEO KAB. BOMBANA

    Get PDF
    Berdasarkan observasi awal data pelaksanaan kegiatan pada data profil Puskesmas Mataoleo pada tahun 2017, Puskesmas Mataoleo memiliki 11 Posyandu yang terdiri dari Posyandu Pratama 4 (36,3%), Posyandu Madya 3 (27,2%), Purnama 2 (18,1%) dan Posyandu Mandiri 2 (18,1%) dengan jumlah kader Posyandu yaitu 57 orang. Jumlah kader yang aktif 23 orang(40,35%) dan jumlah kader yang tidak aktif 34 ( 59,64%) orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mataoleo Kabupaten Bombana tahun 2018.Jenis penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah 57 orang dengan tehnik penarikan sampel proporsional random sampling. Jumlah sampel sebanyak 36 orang. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara jarak tempuh dengan keaktifan kader posyandu dengan nilai X2 hit = 4,287, φ= 0,407. Ada hubungan antara insentif dengan keaktifan kader posyandu dengan nilai X2 hit = 4,026, φ= 0,393. Ada hubungan antara pelatihan dengan keaktifan kader posyandu dengan nilai X2 hit = 3,914, φ=0.387. Diharapkan kepada pihak yang terkait khususnya Puskesmas Mataoleo untuk meningkatkan Pelatihan kepada para kader Posyandu dan memberikan insentif yang sesuai, sehingga dapat memaksimalkan kinerja para kader Posyandu

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT MASYARAKAT DALAM KEIKUTSERTAAN MENJADI PESERTA BPJS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI

    Get PDF
    BPJS Kesehatan ini merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat masyarakat dalam keikutsertaan menjadi peserta bpjs di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh kepala keluarga yang tinggal pada wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari sebanyak 5.592. Jumlah sampel sebanyak 89 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square test.Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi alpha 0,05, diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan dengan keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari ( pvalue = 0,000 ), ada hubungan antara persepsi dengan keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari ( pvalue = 0,001 ), ada hubungan antara penghasilan dengan keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari ( pvalue = 0,000 ).Kesimpulan menunjukkan bahwa keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari berhubungan dengan semua variabel penelitian. Olehnya itu disarankan perlu adanya sosialisasi tentang pentingnya kepesertaan BPJS agar masyarakat bisa mengetahui fungsi dan fasilitas apa saja yang didapatkan setelah menjadi peserta BPJS serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang kurang mampu agar semua masyarakat yang tidak mampu bisa menerima bantuan iyuran BPJS

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKAR KOTA KENDARI

    Get PDF
    Masalah gizi masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia maupun negara berkembang. Kekurangan gizi pada umumnya terjadi pada balita. Setiap tahun kurang lebih 11 juta balita di seluruh dunia meninggal oleh karena penyakit-penyakit infeksi seperti ISPA, Diare, malaria, campak dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara asupan energi protein, riwayat penyakit, pola asuh dan pendidikan ibu terhadap status gizi balita.Jenis penelitian adalah penelitian observasi analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang berada di wilayah kerja puskesmas mekar kendari yaitu 2035 orang/balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang/balita. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dan uji φ.Hasil penelitian, menunjukan asupan makanan energi dan protein X2 hitung 16,350, φ = 0,31, riwayat penyakit infeksi X2 hitung 0,00, pola asuh ibu terhadap X2 hitung 9,853, φ = 0,01, dan pendidikan ibu X2 hitung 0,42. Kesimpulan ada hubungan asupan makanan energi protein dan pola asuh dengan status gizi balita, tidak ada hubungan riwayat penyakit infeksi dan pendidikan ibu dengan status gizi balita di wilayah kerja puskesmas mekar kota kendari

    155

    full texts

    191

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Miracle Journal of Public Health (MJPH)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇