Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Not a member yet
    191 research outputs found

    HUBUNGAN KECEPATAN MENDAPATKAN LAYANAN, RAMAH DAN SIKAP SANTUN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUTON UTARA

    Get PDF
    Rumah Sakit Umum Daerah Buton Utara saat ini memfokuskan pemberian pelayanan kesehatan berkualitas yang diharapkan dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kepuasan pasien Rawat Inap terhadap pelayanan RSUD Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif. Sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan besaran sampel 45 Responden. Data primer diperoleh dari responden yang dikumpulkan oleh peneliti melalui pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecepatan mendapatkan pelayanan sudah baik karena ada sekitar 51,1% yang menyatakan telah mendapatkan pelayanan dengan cepat. Kecepatan mendapatkan layanan di semua aspek akan mendukung kepercayaan masyarakat dalam hal memilih pelayanan kesehatan untuk menangani masalah kesehatannya oleh karena itu kualitas layanan rumah sakit harus tetap ditingkatkan untuk menjaga mutu rumah sakit. Untuk sikap ramah dan sopan petugas di Rumah Sakit Umum daerah Buton Utara menunjukkan bahwa secara garis besar pasien atau responden menganggap bahwa petugas kesehatan sebagian besar bersikap ramah serta sopan santun terhadap pasien yang berkunjung ke Rumah sakit. Pelayanan yaang diberikan oleh rumah sakit yang berupa kemudahan, kecepatan, hubungan, kemampuan dan keramahtamahan yang ditujukan melalui sikap dan sifat dalam memberikan pelayanan untuk kepuasan konsumen

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EQUITY PADA UTILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI

    Get PDF
    Dalam Quality Management System (QMS) aspek yang masih berada di bawah 80%, yaitu jam buka pelayanan, kecepatan antrian, keramahan dan perhatian petugas, prosedur pelayanan, dan. Jenis penelitian yang digunakan adalah rancangan Deskrtiptif dengan menggunakan metode Cross Sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 3.763 kepala keluarga, dan sampel penelitian sebanyak 98 responden, diambil dengan menggunakan tekhnik random sampling. Metode analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini pada uji chi square menunjukan nilai X2hitung 4,316 > X2tabel 3,841 pada pendapatan, X2hitung 17,393 > X2tabel 3,841 pada kepesertaan asuransi kesehatan, X2hitung 58,285 > X2tabel 3,841 pada pemanfaatan yankes, X2hitung 20,946 > X2tabel 3,841 pada aksesbilitas, dan X2hitung 16,493 > X2tabel 3,841 pada kebutuhan. Diharapkan pihak Puskesmas Abeli, agar lebih menjaga equity pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat lebih merasa puas dengan pelayanan yang diberikan

    ANALISIS KESESUAIAN KINERJA PETUGAS PEMBERI PELAYANAN KESEHATAN DENGAN HARAPAN PASIEN BPJS DI PUSKESMAS PERUMNAS KECAMATAN KADIA KOTA KENDARI

    Get PDF
    Pasien peserta BPJS mengeluhkan adanya ketidaksesuaian kinerja dengan harapan pasien terhadap pelayanan yang diberikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian kinerja petugas pemberi pelayanan dengan harapan pasien di Puskesmas Perumnas. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study, populasi penelitian berjumlah 14.263 orang dengan jumlah sampel 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling kombinasi dengan Sistematic Random Sampling, metode analisis menggunakan Uji Chi Square dan Uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pada bukti fisik dengan harapan pasien BPJS (X2 hitung = 1,240), ada hubungan lemah pada daya tanggap dengan harapan pasien BPJS (X2 hitung = 5,021, Phi ( ) = 0,245), ada hubungan sedang pada kehandalan dengan harapan pasien BPJS (X2 hitung = 5,808, Phi ( ) = 0,262), ada hubungan lemah pada jaminan dengan harapan pasien BPJS (X2 hitung = 4,458, Phi ( ) = 0,233), tidak ada hubungan pada empati dengan harapan pasien BPJS (X2 hitung = 0,021). Diharapkan kepada petugas Puskesmas Perumnas agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan, yang kurang bisa ditingkatkan dan yang sudah baik bisa di pertahankan agar dapat sesuai dengan harapan pasien BPJS

    FAKTOR RISIKO OBESITAS, KEBIASAAN OLAHRAGA DAN ASUPAN PURIN TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT ASAM URAT PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA

    Get PDF
    Penyakit asam urat merupakan salah satu pnyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia terutama pada kelompok lansia. Kejadian kasus asam urat di Kabupaten Muna setiap tahun meningkat. Banyak factor yang menyembabkan tingginya kasus tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor risriko obesitas, kebiasaan olahraga, dan asupan purin terhadap kejadian penyakit asam urat pada lansia di Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian case control study Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna Propinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita asam urat pada lansia. Sampel berjumlah 41 orang dengan jumlah sampel kasus 41 responden dan sampel control 41 responden dengan total sebanyak 82 responden dan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan hasil uji statistik Odds Rasio diperoleh OR = 2.281 berarti obesitas berisiko menderita penyakit asam urat sebesar 2.281 kali, Kebiasaan olahraga OR = 5.635 artinya okurangnya olahraga berisiko menderita asam urat sebesar 5.635 kali. Asupan Purin OR > 1 yaitu 6.677 artinya asupan purin kurang baik berisiko menderita penyakit asam urat 6.677 kali lebih besar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa obesitas, kebiasaan olahraga, dan asupan purin merupakan faktor risiko kejadian asam urat pada lansia

    HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN WASOLANGKA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIGI KABUPATEN MUNA

    Get PDF
    Salah satu faktor pendukung meningkatnya kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita adalah kondisi lingkungan yang tidak memenuhi syarat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan dengan kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Kelurahan Wasolangka Wilayah Kerja Puskesmas Parigi Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah 115 kepala keluarga (KK) dengan sampel sebanyak 89 responden, yang diambil secara Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan kuat antara kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA (X2hitung=36,533> X2tabel=3,841); φ =0,663. Terdapat hubungan kuat antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA, (X2hitung=24,837> X2tabel=3,841); φ =0,551. Terdapat hubungan kuat antara kelembaban dengan kejadian ISPA pada balita (X2hitung=34,073> X2tabel=3,841) φ = 0,640. Kesimpulannya adalah ada hubungan kuat antara kebiasaan merokok, kepadatan hunian, kelembaban dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Wasolangka. Diharapkan kepada pihak petugas sanitarian dapat melakukan pemeriksaan secara berkala tentang kelembaban, suhu, dan lain-lain di lingkungan rumah warga

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA STIKES MANDALA WALUYA KENDARI

    Get PDF
    Kurangnya kebutuhan tidur akan berdampak pada menurunnya kemampuan untuk berkonsentrasi dalam aktivitas sehari-hari. Dari 12 orang mahasiswa angkatan 2016 hanya 3 orang yang memiliki jam tidur yang cukup, dan 9 orang mempunyai kebiasaan tidur di atas jam 12 malam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi kopi malam hari, aktivitas sampingan dan penggunaan handphone dengan kualitas tidur mahasiswa angkatan 2016 di STIKES Mandala Waluya Kendari. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2016 berjumlah 408 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden dengan teknik Proportional Random Sampling.Analisis menggunakan Uji Chi Square serta uji Koefisien Phi untuk melihat keberatan hubungan. Hasil uji Chi Square menunjukan bahwa ada hubungan antara konsumsi kopi malam hari dan penggunaan handphone dengan kualitas tidur mahasiswa angkatan 2016 di STIKES Mandala Waluya Kendari dengan nilai X2 hitung masing-masing 28,376 dan 7,370 serta nilai phi 0,596 dan 0,304. Tidak ada hubungan antara aktivitas sampingan dengan kualitas tidur mahasiswa di STIKES Mandala Waluya Kendari dengan nilai X2 hitung 1,414. Diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur dengan menggunakan variabel lain seperti stress dan penyakit

    FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB PARU BTA POSITIF DI DAERAH PESISIR DAN DAERAH PEGUNUNGAN: STUDI KOMPARASI PUSKESMAS BENU-BENUA DAN ANGGABERI

    Get PDF
    Tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia, khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari (daerah pesisir) dan Wilayah Kerja Puskesmas Anggaberi Kabupaten Konawe (daerah pegunungan). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan faktor risiko kejadian TB paru BTA Positif di Daerah Pesisir dan Daerah Pegunungan. Jenis penelitian adalah observasional analitik menggunakan studi perbandingan dengan rancangan Cross Sectional Study dari bulan September-Oktober 2019. Populasi penelitian ini adalah 57 kasus, dengan tehnik penarikan sampel secara Random Sampling, jumlah sampel sebanyak 32 kasus di daerah pesisir dan 25 kasus di daerah pegunungan. Metode analisis menggunakan uji Statistik Mann-Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan faktor risiko kebiasaan tidur kejadian TB paru BTA positif di daerah pesisir dan daerah pegunungan dengan p-value= 0,003 < α = 0,005), tidak ada perbedaan faktor risiko kebiasaan membuang dahak dengan p-value = 0,253 > α = 0,005, dan ada perbedaan faktor risiko kebiasaan membuka jendela kejadian TB paru BTA positif di daerah pesisir dan daerah pegunungan dengan nilai p-value = 0,003 < α = 0,005. Saran dalam penelitian ini menjadi bahan masukan bagi pengelola program pencegahan dan penanggulangan penyakit khususnya penyakit TB

    PENGARUH PENYULUHAN MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 18 MANDONGA KOTA KENDARI

    Get PDF
    Sekolah Dasar Negeri 18 Mandonga belum memiliki unit Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ataupun Usaha Kesehatan Gigi di Sekolah (UKGS) yang dilaksanakan di sekolah tersebut sehingga informasi tentang kesehatan gigi masih minim dan belum pernah dilakukan penyuluhan di SD tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas V di SD Negeri 18 Mandonga Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen bentuk rancangan yang digunakan adalah One Group Pre Test-Post Test. Populasi semua siswa kelas V SD Negeri 18 Mandongan Kota Kendari tahun 2019 yang berjumlah 49 orang, dengan penarikan sampel dilakukan secara Random Samplingdengan menggunakan rumus Sugiono dengan jumlah sampel 33 orang. Metode analisis menggunakan uji statistic yakni uji One Simple T Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh penyuluhan melalui media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan nilai means pre test mencapai 3,91 dan nilai means post test adalah 6,21 pada siswa kelas V di SD Negeri 18 Mandonga Kota Kendari. Diharapkan kepada pihak SD Negeri 18 Mandonga, agar dapat memotivasi murid untuk menjaga kebersihan gigi dan menyediakan poster atau spanduk sehingga dapat memberikan informasi kepada murid tentang kebersihan gigi dan mulut

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN LAPULU KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI

    Get PDF
    Diare merupakan gangguan buang air besar yang ditandai buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan konsentrasi tinja cair disertai darah. Berdasarkan data profil Puskesmas Abeli pada tahun 2016 terdapat 286 balita yang menderita diare kemudian pada tahun 2017 terdapat 269 balita yang menderita diare dan pada tahun 2018 terdapat 160 balita yang menderita diare. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit diare pada Balita di wilayah Pesisir Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan observasional yang menggunakan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 96 balita. Jumlah sampel sebanyak 49 responden, dengan teknik penarikan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Metode analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan ibu  p-value (0,012 < α 0,05), ada hubungan sedang antara penyediaan air bersih p-value (0,003< α 0,05), dan ada hubungan sedang  antara jamban keluarga p-value (0,004 < α 0,05) dengan kejadian penyakit diare pada Balita di wilayah Pesisir Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli Kota Kendari

    HUBUNGAN DISIPLIN DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS ANDOWIA KABUPATEN KONAWE UTARA

    Get PDF
    Diketahui bahwa Puskesmas Andowia mempunyai kinerja pegawai yang belum maksimal, dimana terdapat beberapa cakupan program kesehatan yang belum memenuhi target nasional, di antaranya yaitu Program Promkes, Gizi, dan Program Kesling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan disiplin dan motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah populasi 35 orang, jumlah sampel 35 responden, menggunakan teknik Total Sampling. Teknik analisis data yang dipakai adalah uji Chi Square. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara disiplin kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara dengan nilai X2hitung 12,586 ˃ X2 tabel 3,841 dengan nilai Φ = 0,657. Kemudian ada hubungan sedang antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe dengan nilai X2hitung 6,408 ˃ X2 tabel 3,841 dengan nilai Φ = 0,485. Dalam meningkatkan disiplin kerja, disarankan adanya kerja sama antara pimpinan dan pegawai untuk saling mendukung agar terciptanya kinerja pegawai yang baik

    155

    full texts

    191

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Miracle Journal of Public Health (MJPH)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇