UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
Not a member yet
    765 research outputs found

    THE MOVEMENT OF BALI REJECT RECLAMATION (The Phenomenological Study Of Balinese Society Movement Rejects Benoa Bay Reclamation Among #ForBALI Alliances)

    Get PDF
    Abstrak. Bali dikenal sebagai kawasan wisata, dengan budaya dan seni khas yang membuat wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Bali. Bali sejak tahun 2012 dihadapkan dengan rencana proyek Teluk Benoa Reklamasi seluas 838 hektar yang menuai pro dan kontra dari masyarakat. Pro dan kontra yang muncul dan menjadi polemik karena berbagai pertimbangan jika proyek dibangun. Salah satu reaksi yang diberikan oleh kebanyakan orang Bali terhadap kebijakan reklamasi Teluk Benoa adalah penolakan terhadap reklamasi, kemudian membentuk aliansi komunitas yang tergabung dalam #ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi). Aliansi #ForBALI bergerak secara masif dan konsisten menyuarakan penolakan terhadap rencana reklamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencoba mengetahui motif #ForBALI menolak proyek reklamasi Teluk Benoa dan untuk mengetahui arti penolakan terhadap rencana proyek reklamasi Teluk Benoa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah dari para aktivis, mahasiswa, dan musisi yang sadar akan masalah lingkungan tentang reklamasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lima motif di balik penolakan reklamasi adalah dorongan rasa ingin tahu, perasaan cinta, ketakutan, ingin mempengaruhi orang lain, dan merasa dibohongi. Gerakan reklamasi penolakan memiliki simbol yang mengepalkan tangan kiri ke atas. Kata Kunci : #ForBali, gerakan, motif, makna, tolak reklamasi  Abstract. Bali known as tourism area, with a distinctive culture and art that makes tourists interested to visit Bali. Bali since 2012 faced with 838-hectare Benoa Reclamation Bay project plan that reap the pros and cons of the community. The pros and cons that arise and become polemical due to various considerations if the project is built. One of the reactions given by most Balinese to the reclamation policy of Benoa Bay was the rejection of reclamation, then formed a community alliance incorporated in ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi). The #forbali alliance is moving massively and consistently voicing rejection of the reclamation plan. The purpose of this research is to try to find out the motives of ForBALI reject the reclamation project of Benoa Bay and to know the meaning of rejection to the plan of reclamation project of Benoa Bay. This research uses qualitative method with phenomenology approach. The key informants in this study are from activists, students, and musicians that aware with environment issues about reclamation. The results of this study indicate that the five motives behind the rejection of reclamation are the urge of curiosity, the feeling of love, the fear, want to influence others, and feel lied to.  Keywords : #forBali, Movement, Motives, Meaning, Reject Reclamatio

    PENGANTAR REDAKSI

    No full text
    Jurnal Sosiologi Reflektif volume 14 nomor 1, Oktober 2019 ini mengkaji permasalahan sosial yang kompleks dalam perspektif sosiologis. kajian ditulis dalam edisi ini mencakup: harmoni kehidupan keberagamaan, perubahan sosial dalam konteks keagamaan, gerakan sosial keagamaan serta gerakan-gerakan sosial masyarakat

    MORALITAS, PASAR DAN GERAKAN DAKWAH: Dinamika Literasi Generasi Milenial di Kota Palu, Sulawesi Tengah

    Get PDF
    The Literacy level of Indonesian is relatively low. It can be inferred from the number of people who access newspapers less than 10 percent of Indonesia’s population. Nonetheless not necessarily the publishing company is in total failure. In the midst of the relatively low of literacy rate, the number of newspapers grew rapidly especially after the New Order. This study aims to find out how the dynamics of the development of the publishing industry in the middle of the relatively low of literacy rate. This study employs qualitative research methods. Primary data is obtained by conducting observations, interviews and focus group discussions (FGD). The result show that despite a wave of a relatively of literacy rates and limited income power, the book Industry still survives and some of them very dynamics. This study also indicates that the popularity of Islamic book is not only depend on the establish publishers with there distribution network, but also the social environment factors of the readers.Tingkat membaca di Indonesia tergolong rendah. Dapat dilihat dari jumlah penduduk  yang mengakses suratkabar kurang dari 10 persen populasi Indonesia. Meskipun demikian, tidak serta merta industri penerbitan gagal total. Di tengah tidak kunjung membaiknya tingkat baca, jumlah surat kabar justru berkembang pesat selepas Orde Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika perkembangan industry buku di tengah minat baca yang rendah. Metode penelitian kualitatif, data primer diperoleh dengan melakukan observasi, wawamcara dan FGD. Hasil penelitian menunjukan bahwa meski diterpa gelombang tingkat baca yang rendah dan keterbatasan daya beli, industri buku masih bertahan dan sebagian lainnya bahkan berkembang sangat dinamis. Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa buku-buku bertema keislaman yang memiliki jangkauan pembaca milenial paling luas adalah buku yang ditulis dalam bahasa yang sederhana, lugas dan sebagian cenderung puitis. Tingkat penetrasi buku populer yang diterbitkan oleh penerbit mapan di pasar pembaca tertentu tidak selalu berbanding lurus dengan kuatnya jaringan distribusi yang dimilikinya menyiratkan adanya faktor non-pasar yang turut menentukan. Faktor lingkungan sosial pembaca juga turut memediasi atau memfasilitasi penetrasi buku

    ISLAM BERKEMAJUAN DAN STRATEGI DAKWAH PENCERAHAN UMAT

    Get PDF
    This article to elaborate Progressive Islam from Muhammadiyah. Muhammadiyah was born 18 November 1918, it is the most popular in Indonesia contribute an Islamisation. Muhammadiyah movement can know dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar for community with Wasahtiyah Islam (moderate Muslim). That it is progressive Islam idea the same as with Indonesia Context. What it is portrait and process Islamic dakwah from Muhammadiyah and enlightenment it is focus this article. Method from article base on literature review, from the books, journal, and article. This is article encourage and push Islam progressive in society from early Muhammadiyah founded with dakwah bil lisan (speech) and bil amal (work). Tulisan ini hendak mengelaborasi gagasan tentang Islam Berkemajuan yang dialamatkan kepada Muhammadiyah. Sudah dikenal public bahwa Muhammdiyah yang berdiri 18 November 1918, telah berkontribusi pada perkembangan Islam Indonesia. Gerakan Muhammadiyah dikenal dalam bidang dakwah amar ma’ruf nahi munkar dengan membawa Islam washatiyyah. Islam washatiyah merupakan gagasan yang sesuai dengan pandangan Muhammadiyah dengan dakwah Islam Berkemajuan dalam konteks Islam Indonesia. Tulisan ini didasarkan atas kajian kepustakaan, baik jurnal, artikel atau pun buku yang dianalisis secara naratif. Dari kajian yang dilakukan Muhammadiyah telah memiliki gagasan Islam Berkemajuan dalam mengembangkan dakwah sejak berdirinya, kemudian dilakukan secara terus menerus dalam mengembangkan dakwah pencerahan pada umat (masyarakat) melalui dakwah bil lisan dan bil amal

    Proses Komunikasi Dalam Sosialisasi Pilgub Sumatera Barat Tahun 2015

    Get PDF
    Penelitian ini dilator belakangi oleh pelaksanaan komunikasi KPU Sumatera Barat dalam sosialisasi Pilgub Sumatera Barat Tahun 2015 yang tidak mencapai target partisipasi pemilih sebesar 77,5 %. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses penyusunan, penyampaian serta penerimaan pesan sosialisasi, menemukan hambatan dan mengusulkan model proses komunikasi dalam sosialisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dianalisis menggunakan model Boove dan Thil serta glamour theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komunikasi dalam sosialisasi belum maksimal dan pesan tidak tersebar merata diterima khalayak. Proses komunikasi dalam Pilgub Sumbar 2015 terdiri dari 8  (delapan) tahap. Hambatan yang ditemukan selama proses komunikasi yakni hambatan dalam proses, semantik, fisik dan psikologis. Hambatan lain yang ditemukan yaitu keterlambatan regulasi dan perencanaan yang tidak maksimal. Model proses komunikasi yang ditambahkan dalam tahapan komunikasi KPU Sumbar adalah tahap evaluasi. Saran dalam penelitian ini yaitu KPU Provinsi Sumbar perlu membuat perencanaan dengan baik, menggandeng relawan demokrasi yang dibekali dengan informasi pemilihan yang lengkap serta evaluasi sebaiknya dilakukan dalam setiap proses komunikasi. Kata Kunci: Proses Komunikasi, Sosialisasi. Tatap Muka.  This research motivate by the implementation of KPU West Sumatra communication in the 2015 West Sumatra Pilgub socialization which did not reach the voter participation target of 77,5%. The research objective are to describe and analyze arrangement process, delivery and acceptance the socialization message, found obstacles and model of communication process in socialization. This research used a qualitative metho, analyze by Boove and Thil Model with the glamour theory. The research found that communication activities in socialization not maximal yet because the message not distribute broadly and accepted by public. The communication process on  the 2015 West Sumatera Governor and Vice Governor Election consist of 8 (eight) phase. There are some obstacles found within communication process; obstacles in the process, semantic, physical and psychological. The others are delays in regulation and improper planning. Evaluation phase is model of communication process which is added on communication phase of West Sumatera Election Commission. The research propose that West Sumatera Election Commission have to plan qualified arrangement, cooperate with democratic volunteers which are provided with proper electoral information, then the evaluation should be performed in every process of communication. Keywords: Communication Process, Socialization, Face to fac

    Analisis Pengaruh Penggunaan Teks di Gambar Iklan terhadap Jangkauan dan Interaksi Konsumen

    Get PDF
    Iklan merupakan salah satu alternatif untuk mempromosikan produk atau jasa yang ingin dijual oleh suatu perusahaan maupun individu. Situs jejaring sosial Facebook.com sebagai salah satu penyedia layanan untuk mengiklankan produk atau jasa dengan bentuk hasil berupa jangkauan dan interaksi. Namun masalah yang sering muncul terjadi ketika pengiklan membuat iklan dengan kombinasi teks pada gambar yang tidak benar, sehingga membuat jangkauan iklan kecil dan konsumen kurang berinteraksi dengan iklan tersebut. Percobaan dilakukan menggunakan empat sampel iklan (kombinasi teks pada gambar) yaitu kombinasi rendah, kombinasi sedikit, kombinasi sedang dan kombinasi tinggi. Selanjutnya dilakukan perangkingan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan dengan bentuk kombinasi rendah memiliki hasil jangkauan dan interaksi konsumen yang lebih besar dibandingkan iklan dengan bentuk kombinasi yang lainnya. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perangkingan menggunakan metode SAW dengan nilai paling tinggi dimiliki oleh kombinasi rendah, sebesar 0,6985.Kata-kata kunci:   Facebook, Iklan Gambar, Interaksi Konsumen, Simple Additive Weighting, Teks. Advertising is one alternative to promote products or services that want to be sold by a company or individual. Social networking site Facebook.com as one of the service providers to advertise products or services with the results of the outreach and interaction. But the problem that often arises occurs when an advertiser creates an ad with a combination of text on an incorrect image, thereby making the reach of a small ad and consumers less interacting with the ad. The experiments were conducted using four ad samples (combination of text on images) that were low combinations, slight combinations, medium combination and high combination. Furthermore, ranking is done using Simple Additive Weighting (SAW) method. The results show that ads with low-combination forms have greater reach and costumer interaction results than ads with other combinations of forms. It can be seen from the ranking results using SAW method with the highest value is owned by a low combination, amounting to 0.6985.Keywords: Facebook, Image Ads, Consumer Interaction, Simple Additive Weighting, Text

    HUMANKIND REVOLUTION: SEJARAH SINGKAT TAHAPAN KEHIDUPAN MANUSIA

    Get PDF
    Judul          :  Sapiens; Riwayat Singkat Umat ManusiaPengarang : Yuval Noah HaririPenerbit.     : Kepustakaan Populer GramediaCetakan.     : 201

    Analisis Produksi Program Berita Indonesia Morning Show di News and Entertainment Television

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan produksi, proses produksi dan analisis produksi program berita Indonesia Morning Show di NET.TV. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan paradigma positifis. Data diperoleh melalui proses observasi dengan melakukan proses magang, wawancara baik terstruktur maupun tidak terstruktur dan studi dokumentasi. Dengan menggunankan Teori Hirarki Pengaruh yang diperkenalkan oleh Pamela J. Shoemaker dan Stephen D. Reese, maka penulis akan meneliti apakah ada tekanan dari level rutinitas media terhadap program berita Indonesia Morning Show yang ditinjau dari tiga unsur, yakni : Audiens (Consumers), Organisasi Media (Processor), dan Sumber Berita (Suppliers). Setelah melakukan penelitian Indonesia Morning Show dalam memproduksi programnya melalui tiga tahap, yakni : Pra-produksi, Produksi dan Pasca-produksi. Dilihat dari teori hirarki pengaruh level media rutin dalam proses produksi program berita Indonesia Morning Show di pengaruhi 3 unsur, yaitu : Audiens, Organisasi Media dan Sumber Berita. Dan pengemasan berita yang biasannya menggunakan format 5w+1H tim redaksi Indonesia Morning Show merubahnnya menjadi format S-P-O-K guna mendapatkan kesan berita yang mudah untuk diterima oleh audiens di pagi hari.Kata Kunci: Analisis Produksi, Teori Hirarki Pengaruh, Audiens, Organisasi Media, Sumber Berita.  This study aims to find out how the implementation of production, production process and production analysis of Indonesia Morning Show news program on NET.TV. The methodology in this research uses descriptive qualitative approach using positivist paradigm. Data obtained through the process of observation by apprenticeship process, structured and unstructured interviews and documentation studies. Using the Influence Hierarchy Theory introduced by Pamela J. Shoemaker and Stephen D. Reese, the authors will examine whether there is any pressure from the level of media routines on the Indonesia Morning Show news program in terms of three elements: Audiences (Consumers), Media Organizations (Processor), and Source news (Suppliers). After conducting research, Indonesia Morning Show in producing the program through three stages, namely: Pre-production, Production and Post-production. Judging from hierarchical theory, the influence of routine media level in the production process of Indonesian Morning Show news program influenced 3 elements, namely: Audience, Media Organization and News Sources. And the news packaging that usually uses the 5w + 1H format of the Indonesia Morning Show editorial team transforms it into S-P-O-K format to get an easy news impression to be received by an audience in the morning. Keywords: Production Analysis, Hierarchy Theory of Influence, Audience, Media Organization, Source of News

    PERTARUNGAN WACANA REPRESENTASI PADA SPANDUK KAMPANYE PEMILIHAN GUBERNUR JAWA TENGAH TAHUN 2018

    Get PDF
    Abstrak.Salah satu media yang digunakan untuk mengenalkan sosok kandidat kepala daerah adalah media luar ruang, misalnya spanduk. Media luar ruang yang dimaksud di sini adalah spanduk yang dipasang di jalan-jalan Kota Surakarta dengan menggunakan bahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertarungan wacana representasi pada media luar ruang kampanye pemilihan Gubernur Jawa Tengah, yang terdiri dari pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Sudirman SaidIda Fauziyah. Representasi pada media luar ruang yang ditampilkan oleh para politikus menjelang pemilihan gubernur Jawa Tengah tahun 2018 menarik untuk diteliti dengan menggunakan pendekatan metode analisis wacana kritis (critical discourse analysis /CDA). Metode ini akan melibatkan kajian mengenai apa yang sebenarnya ada di balik teks spanduk para politikus yang dipasang di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis dari Norman Fairclough.  Pada dasarnya, Fairclough menggunakan prinsip 3 dimensi dalam analisisnya, yaitu teks, praktik diskursus, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spanduk pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin lebih menekankan pada pemberian janji-janji untuk tidak melakukan korupsi dan membohongi masyarakat, sedangkan spanduk pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah lebih menekankan pada identitas sebagai seorang muslimin dan muslimat dan berjanji akan membangun provinsi Jawa Tengah, supaya masyarakat dapat hidup mulia. Penggunaan teks dalam spanduk kampanye dengan menggunakan bahasa daerah sangat tepat dilakukan untuk menarik simpati masyarakat setempat. Persamaan antara kandidat politik dan pemberi suara potensial dalam kondisi yang homophily memungkinkan seseorang untuk memberikan pilihannya secara sukarela.  Kata kunci:   Representasi, spanduk, pemilihan gubernur Jateng Abstract.One of the media used to introduce the candidates for regional heads is outdoor media, for instance banners. Outdoor media referred to here are banners, which are installed on the streets in Surakarta City using Javanese language. This study aims to determine the battle of representation discourse in the outside media of the Central Java governor election campaign, which consists of Ganjar Pranowo-Taj Yasin and Sudirman Said-Ida Fauziyah. The representation of outdoor media displayed by politicians towards Central Java governor election in 2018 is interesting to be examined using a critical discourse analysis (CDA) approach. This method will involve a study of what actually lies behind the banner text of politicians posted in Surakarta City. This study uses critical discourse analysis from Norman Fairclough. Basically Fairclough uses the principle of 3 dimensions in his analysis, namely text, discourse practice and social practice. The results showed that the banner of the pair Ganjar Pranowo-Taj Yasin emphasized giving promises not to commit corruption and lie to the society, while the banners of the pair Sudirman Said-Ida Fauziyah emphasized identity as Muslims and promised to build the province of Central Java, so that society can live noble lives. The use of text in campaign banners using local language is very appropriate to attract sympathy from the local society. The equality between political candidates and potential voters in homophily conditions allows someone to give her/his choice voluntarily. Keywords:  Representations, banners, Central Java governor elections

    SOSIOLOGI MASYARAKAT MADURA

    Get PDF
    Bunga rampai sosiologi Madura merupakan buku yang diterbitkan berdasarkan pada kerja sama antara Program Studi Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Trunojoyo Madura, bahasan bahasan yang dimuat dalam buku ini tergambar dalam judulnya yakni terkait dengan masyarakat Madura yang pandangannya menggunakan kaca mata teoritis dalam bidang akademik dengan hasil pemikiran yang berdasarkan pada basis penelitian dan pustaka. Berbagai aspek-aspek kehidupan masyarakat Madura dijelaskan seperti karakteristik, kebudayaan atau tradisi mereka, perilaku dan juga problematka-problematika yang terdapat didalamnya

    615

    full texts

    765

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇