Jurnal Elektronik STMIK DCI
Not a member yet
    394 research outputs found

    ANALISIS PEMAHAMAN SANTRI DALAM MEMPELAJARI KITAB KUNING MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA NAÏVE BAYES DI PONDOK AL ARIFAH BUNTET PESANTREN CIREBON

    No full text
    Pendidikan sangat memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas Sumber daya manusia yang ada di Indonesia. Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan utama yang tidak dapat dipungkiri eksistensi dan peranannya dalam perkembangan dunia pendidikan khususnya di Indonesia. Pondok Al Arifah Buntet Pesantren Cirebon adalah salah satu Pesantren yang ada di Buntet Astanajapura Cirebon yang mempelajari kitab kuning dan setiap tahunnya memiliki perubahan dalam data santrinya. Dalam mempelajari kitab kuning di Pondok Al Arifah Buntet Pesantren Cirebon memiliki banyak kendala sehingga santriwan dan santriwati tidak semuanya mampu memahami kitab kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model klasifikasi dari data santri dalam memahami kitab kuning di Pondok Al Arifah Buntet Pesantren Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Algoritma Naïve Bayes yang digunakan untuk mengklasifikasi data kemampuan santri dalam memahami kitab kuning. Tujuanya adalah untuk mendapatkan informasi tentang santri yang mampu dan tidak mampu memahami kitab kuning sehingga pengasuh dan pengurus Pondok Al Arifah Buntet Pesantren Cirebon dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menangani santri yang belum mampu memahami kitab kuning. Hasil dari klasifikasi data pembelajaran kitab kuning santri menggunakan atribut yang telah diklasifikasi berdasarkan fitur-fiturnya dan dilakukan literasi pada cross validation sehingga menghasilkan akurasi yang tepat. Berdasarkan hasil pengujian dengan metode algoritma naïve bayes mendapatkan hasil akurasi sebesar 89,14% dengan rincian hasil Prediksi Tidak Mampu yaitu 83 data dan hasil Prediksi Mampu yaitu 138 data. Kesimpulannya adalah metode algoritma naïve bayes mendapatkan tingkat akurasi yang baik dalam mengklasifikasi pencapaian pemahaman santri dalam mempelajari kitab kuning di Pondok Al Arifah Buntet Pesantren Cirebon Kata Kunci : Data Mining, Klasifikasi, Algoritma Naive Bayes

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN SMART TELEVISI MENGGUNAKAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

    No full text
    Artikel ini menyajikan sebuah sistem rekomendasi pemilihan pada smart televisi, metode yang digunakan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Terdapat lima kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu harga, ukuran layar, resolusi layar, konsumsi daya, dan garansi produk. Penggunaan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) diharapkan dapat membantu keputusan yang di ambil dalam memilih menentukan smart televisi (TV) yang tepat dan sesuai kriteria. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu cari alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot di setiap alternatif, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif mana yang tepat dan sesuai kriteria pengguna. Berdasarkan hasil validasi, isian dari 10 responden mengatakan presentase sebesar 78,8% sistem yang sudah dibuat mempunyai manfaat atau perceived of usefulness dan berdasarkan 10 responden mengatakan presentase sebesar 84% sistem yang sudah dibuat mudah dipakai atau perceived of ease bagi pengguna. Kata Kunci : Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan, Smart T

    APLIKASI OPTIMASI PRODUKSI KERUPUK RAMAYANA DENGAN METODE SIMPLEKS BERBASIS WEB

    No full text
    Perencanaan produksi dalam sebuah industri  sangat penting. Produksi optimal didalam industri maupun perusahaan harus jelas, tersruktur dan matematis.  Sebagai salah satu industri di kota Sampit Kerupuk Ramayana memiliki permasalahan dengan produksi. Pemilik tidak bisa menentukan produksi optimal kerupuk Ramayana. Pemilik juga kesulitan untuk mengelola stock barang yang kurang atau berlebih dikarenakan tidak bisa menentukan produksi optimal yang akan dilakukan. Selama ini pemilik melakukan perencanaan produksi  dengan mengira-ngira berdasarkan penjualan dihari sebelumnya. Berdasarkan permasalahan diatas maka solusi yang diberikan yaitu dengan menerapkan metode simpleks pada perencanaan produksi kerupuk Ramayana. Penerapan metode simpleks diimplementasikan pada suatu sistem optimasi produksi. Sistem optimasi produksi kerupuk Ramayana ini adalah sistem yang memiliki metode penyelesaian yaitu metode simpleks untuk mengatasi permasalahan produksi pada industry Ramayana. Sehingga hasil dari penerapan sistem ini yaitu sebuah produksi optimal pada setiap jenis kerupuk yang harus diproduksi oleh industri kerupuk Ramayana

    IMPLEMENTASI KANBAN FRAMEWORK DALAM PEMBUATAN WEBSITE PROFIL PERUSAHAAN MENGGUNAKAN WORDPRESS DAN ELEMENTOR

    No full text
    Intisari— Website profil perusahaan menjadi sebuah trend dalam melakukan promosi dan melakukan pelayanan pada era sekarang, dengan kemajuan teknologi yang pesat media promosi menjadi lebih efektif melalui media digital, pelayanan yang sering dilakukan salah satunya melalui website karena mempunyai fleksibelitas yang tinggi dalam menangani promosi, salah satu cara membuat website yang cepat dan mudah adalah menggunakan Content Management System (CMS) seperti Wordpress karena efektif dan lebih menghemat biaya, Wordpress sendiri bisa dimaksimalkan dengan beberapa plugin di dalamnya salah satunya adalah Elementor yang digunakan sebagai website builder Kata Kunci— Wordpress, Website, Company Profil

    SISTEM PAKAR HAMA DAN PENYAKIT CABAI BERBASIS TEOREMA BAYES (STUDI KASUS : DINAS PERTANIAN KARAWANG)

    No full text
    Sistem Pakar adalah suatu program komputer yang dirancang untuk mengambil keputusan seperti keputusan yang diambil oleh seseorang atau beberapa orang pakar. produksi cabai dari tahun 2012-2016 mengalami fluktuasi yang disebabkan oleh faktor iklim dan gangguan serangan hama penyakit. Tahun 2015 jumlah produksi cabai di Kabupaten karawang menempati puncak tertinggi sebesar 3.517,50 Kw, sedangkan pada tahun 2016 mengalami penurunan menjadi 3.103,00 Kw, karena musim panen cabai bertepatan dengan peningkatan curah hujan, yang menyebabkan buah cabai diserang jamur dan akhirnya rontok sebelum siap panen. Usaha tani adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mengalokasikan sumber daya yang dimiliki petani agar berjalan secara efektif dan efisien dan memanfaatkan sumber daya tersebut agar memperoleh keuntungan yang setinggi- tingginya. Dalam hal ini peran seorang expert atau pakar sangat diandalkan untuk menentukan jenis penyakit serta memberikan cara pengendalian guna mendapatkan solusinya. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membangun sistem pakar identifikasi hama dan penyakit cabai menggunakan metode Teorema Bayes. Hasil implementasi pada aplikasi ini adalah pengguna dapat mengetahui hama dan penyakit yang diderita berdasarkan gejala yang dialami pada cabai. Dengan adanya aplikasi ini, pengguna menjawab beberapa pertanyaan gejala yang sesuai dengan yang dialami oleh petani sehingga mendapatkan hasil atau kesimpulan sesuai dengan gejala yang dijawab dalam pertanyaan yang ada pada aplikasi sistem pakar hama dan penyakit cabai berbasis teorema bayes, dengan 6 penyakit yang dibahas. Kata Kunci: Produksi cabai, Sistem Pakar, Hama dan penyakit

    ANALISIS PEMILIHAN SISWA TELADAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) & ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) BERBASIS WEB PADA SDN 11 BAAMANG TENGAH

    No full text
    Kecedasan buatan merupakan bidang ilmu komputer (computer science) yang khusus ditujukan untuk membuat perangkat lunak dan perangkat keras yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia. Kecerdasan buatan harus didasarkan pada prinsip-prinsip teorikal seperti : struktur data,algoritma dan teknik – teknik bahasa pemrograman. SDN 11 Baamang Tengah merupakan sekolah dasar negeri  yang berstandar nasional yang terletak di Sampit, Kotawaringin Timur.  Jumlah siswa sebanyak 300 anak, yang terbagi menjadi 11 kelas. Program yang diterapkan adalah pemilihan siswa teladan. Siswa teladan merupakan siswa berprestasi dan aktif dalam mengikuti kegiatan. Permasalahan pada objek penelitian ini adalah setiap tahun pihak sekolah memilih murid dari kelas 4,5,6 untuk menjadi siswa teladan, dan selama ini sekolah hanya menggunakan 1 kriteria yaitu nilai akademik untuk pemilihan siswa teladan. Dengan hanya 1 kriteria saja maka hasil pemilihan siswa teladan kurang valid karena ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan, seperti kegiatan ektrakulikuler dan juga keterampilan dari setiap siswa. Solusi dari permasalahan di atas adalah dengan adanya sistem ini maka pemilihan siswa teladan bisa diketahui dengan dilakukan perhitungan oleh metode Simple additive weighting (SAW) dan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) maka hasil dari penelitian ini didapatkan pemilihan siswa teladan dengan menggunakan metode AHP dan SAW

    PENENTUAN RUTE TERPENDEK LOKASI BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG DENGAN ALGORITMA DIJKSTRA

    No full text
    Dalam kehidupan sehari-hari teknologi informasi sangat berkembang pesat dengan kinerja yang cepat. Seseorang sering menggunakan teknologi untuk melakukan perjalanan dari suatu tempat ke tempat tujuan. Dengan kebutuhan perjalanan yang menuntut adanya pemilihan rute dalam jangka waktu yang singkat dan efisien terhadap waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai ke tempat tujuan.Oleh karena itu dari permasalah tersebut peneliti menyimpulkan bahwa dalam menentukan rute atau jalur terpendek akan digunakan metode Algoritma Dijkstra yang diterapkan untuk memberikan rekomendasi rute perjalanan terpendek.Hasil dari penelitian ini rute terpendek menggunakan perhitungan Excel dan percobaan coding Python dan R. Berdasarkan pengujian yang dilakukan semua hasil pengujian menghasilkan rute terpendek yang dilalui adalah N1, N2, N5, N13, N15, N17, N20, N30, N32, N34, N36, N37, N38 dengan jarak dari titik awal N1 (Politeknik Pos Indonesia) ke titik akhir (Badan Pusat Statistik Kota Bandung) adalah 10.24 KM. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Algoritma Dijkstra, Rute Terpendek, Google Map

    PENERAPAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM INFORMASI AKADEMIK MAHASISWA (SIAM)

    No full text
    Penggunaan sebuah aplikasi atau sistem informasi di berbagai kegiatan manusia dewasa ini sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup yang sifatnya sangat penting. Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) berbasis website telah diperkenalkan oleh Universitas Mulia yang merupakan sistem pelayanan akademik yang dikhususkan untuk mahasiswa dalam mengakses informasi seputar catatan akademik selama proses perkuliahan, baik berupa info biodata, KRS, KHS, jadwal kuliah, serta informasi keuangan. Pemanfaatan SIAM dapat dilakukan secara efektif jika anggota dalam organisasi memiliki kemampuan dan keahlian dalam menggunakan teknologi tersebut dengan baik. Untuk itu, perlu dilakukan usaha-usaha untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap penerimaan Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM). Salah satu model penerimaan terhadap teknologi adalah Technology Acceptance Model (TAM).Terdapat 4 variabel yang diukur yaitu persepsi manfaat/kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap terhadap penggunaan, dan perilaku niat menggunakan. Adapun jumlah sampling yaitu jumlah responden berjenis kelamin laki-laki adalah 123 orang dan sisanya 24 orang berjenis kelamin perempuan. Sedangkan pertanyaan dikumpulkan menggunakan google form.Kesimpulan sikap penggunaan SIAM oleh mahasiswa berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku untuk terus menggunakan SIAM, persepsi kemudahan penggunaan yang dirasakan oleh mahasiswa dalam menggunakan SIAM berpengaruh secara signifikan terhadap sikap penggunaan SIAM, persepsi kemudahan penggunaan SIAM berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi kegunaan, persepsi kegunaan SIAM berpengaruh secara signifikan terhadap sikap penggunaan, dan persepsi kegunaan berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku terus menggunakan. Kata Kunci : Technology Acceptance Model, Sistem Informasi Akademik Mahasiswa

    SIMULASI ALAT PENGHITUNG BARANG OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO

    No full text
    Menghitung jumlah barang merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh manusia khusunya di bidang produksi barang, menghitung barang secara manual dengan jumlah banyak dapat memakan waktu.Seperti yang kita ketahui bahwa zaman telah berubah. Dimana banyak perkembangan yang tidak dapat dihitung, salah satunya dalam hal teknologi. Semua melalui proses dan kondisi tertentu, kita tau akan hal itu. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang penulis mendapat ide untuk menyelesaikan permasalahan di atas dengan merancang alat penghitung barang otomatis dengan menggunakan arduino uno.Penghitung barang otomatis ini dibangun menggunakan Arduino Uno R3, sensor Inframerah, motor DC, dan LCD 16x2. Cara kerja penghitung barang otomatis yaitu apabila barang melewati sensor inframerah maka barang akan terdeteksi dan hasil penghitungan akan ditampilkan pada LCD 16x2

    PENGELOMPOKAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN KATEGORI USIA 0-18 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK MENENTUKAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA DI KABUPATEN CIREBON

    No full text
    Penelitian mengenai pengelompokan jumlah penduduk berdasarkan kategori usia 0-18 tahun dengan menggunakan Algoritma K-Means untuk menentukan pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Cirebon bertujuan untuk mengetahui hasil nilai optimum dari rekapitulasi uji coba cluster, mengetahui hasil analisa cluster pengelompokan jumlah penduduk berdasarkan kategori usia 0-18 tahun, mengetahui jumlah desa yang memiliki pengembangan potensi wisata terbaik di Kabupaten Cirebon berdasarkan jumlah penduduk kategori usia 0-18 tahun. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dalam menyeleksi data kuantitatif dalam fungsinya analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran dari data yang terkumpul dari fakta-fakta yang ada.Dengan upaya tersebut penulis berfikir menggunakan Algoritma K-Means merupakan solusi yang tepat. Hasil Penelitian uji coba cluster 2 sampai dengan 20 nilai optimum pada 13 (Tiga Belas) kelompok dengan nilai DBi = 0.472. Pengelompokan berdasarkan rata rata centroid di kelompokan menjadi 4 (empat) Kategori dan setiap kelompok memiliki rata rata centroid  Avg. within centroid distance_cluster_0: 974732426.358, Avg. within centroid distance_cluster_1: 2357894919.544, Avg. within centroid distance_cluster_2: 1239931120.084, Avg. within centroid distance_cluster_3: 1892429956.582. Cluster terbaik yaitu pada cluster 1 dengan jumlah 137 desa, dapat diartikan bahwa prioritas berdasarkan kategori usia 0-18 tahun yang bisa dijadikan pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Cirebon. Kata Kunci : Kategori Usia, Desa Wisata, Algoritma K-Means, Kependuduka

    191

    full texts

    394

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Elektronik STMIK DCI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇