Portal Jurnal STIE Widya Gama Lumajang (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
346 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Jasa Audit Eksternal Pada Koperasi Di Jawa Timur
The result of analysis showed that the members, cooperation scale, and total liabilities of simultaneous impact significant to service requisition audits external. Members partially impact significant to service requisition audits external, meanwhile cooperation scale and total liabilities not significant ascendant to service requisition audits external. Financial statement that auditing to have impact that advantages to divide efficiency and employee integrity, since what does he worked and reported by employee all this time was tested accuracy and its naturalness. Reporting that is audited will give result at least in fix accounting process fault and reduces estimation fault possible revaluation by employee. Other impact for management is base that check external auditor gets to give kind of autosuggestion to fix operation and up to greater operation efficiency
Audit Manajemen Dan Penilaian Kinerja Pemasaran
Pelaksanaan audit manajemen mempunyai pengaruh penting terhadap efektifitas dan efisiensi kinerja pemasaran. Tujuan audit manajemen atas fungsi pemasaran yang terjadi pada perusahaan dalam rangka memastikan apakah aktifitas tersebut berjalan dengan efektif dan efisien dalam mencapai tujuannya dan memberikan rekomendasi perbaikan atas berbagai kekurangan yang masih terjadi pada aktifitas pemasaran yang diaudit sebagai dasar peningkatan kinerja dari aktfitas tersebut.
Setelah melakukan evaluasi efektifitas fungsi pemasaran dapat disimpulkan bahwa secara umum pengelolaan aktifitas tersebut cukup efektif dan efisien, namun masih terdapat point-point yang masih menuntut perbaikan
Mengukur Kualitas Pemimpin Melalui Interaksinya Dengan Perilaku Individu Dalam Organisasi
Bukan rahasia lagi bahwa setiap individu memiliki kebutuhan hidup, mulai dari yang sederhana sampai kebutuhan yang mewah. Setiap individu memerlukan suatu tempat untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia memerlukan organisasi untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Baik itu organisasi di bidang pendidikan, hobi, pekerjaan, politik dan lain sebagainya. Teori perilaku organisasi telah menjelaskan bagaimana perbedaan kebutuhan antar individu, karakter – karakter setiap individu, dan komunikasi antar individu yang berpengaruh dalam pencapain tujuan itu. Dinamika perilaku individu dalam organisasi sangat unik dan menjadi menarik untuk diteliti sehingga dapat digunakan sebagai ukuran ‘kualitas’ terhadap pencapaian tujuan organisasi. Stigma ukuran terhadap individu dalam pencapaian tujuan organisasi akan terbagi menjadi 4 jenis yaitu : Orang Lama Berpikiran Lama, Orang Lama Berpikiran Baru, Orang Baru Berpikiran Lama dan Orang Baru Berpikiran Baru
Analisis Komparatif Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Atas Bangunan Membangun Sendiri Dengan Membangun Melalui Jasa Kontraktor
Penelitian ini berjudul analisis komparatif pengenaan pajak pertambahan nilai atas bangunan yang dibangun sendiri dengan membangun melalui jasa kontraktor. Penelitian ini merupakan penelitian yang mengkaji peraturan perpajakan yang sedang berlaku di Indonesia sampai saat ini, yaitu tentang pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Kegiatan Membangun Sendiri (PPN KMS), peraturan tersebut masih berjalan dan dilaksanakan di seluruh Kantor Pelayanan Pajak dilingkungan Direktorat Jenderal Pajak.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas aktiva bangunan yang dibangun sendiri (PPN KMS) yang mulai berlaku per tanggal 1 Januari 1995 dengan aktiva bangunan yang dibangun melalui jasa kontraktor yang dikenakan pajak sesuai dengan Undang-undang PPN dan Undang-undang PPh yang berlaku sejak Tahun 1984.
Dalam melakukan penelitian ini, peneliti melakukan kajian pustaka dengan mencari literatur peraturan perpajakan yang masih berlaku, melakukan penelitian lapangan di Kantor Pelayanan Pajak Mojokerto serta berdasarkan pengalaman melakukan pemeriksaan lapangan (PSL) PPN sewaktu peneliti berdinas di Kantor Pelayanan Pajak Mojokerto.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengenaan pembangunan aktiva yang dibangun sendiri (PPN KMS) lebih kecil pajaknya dari pada pengenaan pajak atas aktiva bangunan yang dibangun melalui jasa kontraktor, hal tersebut merupakan celah peraturan yang dapat dimanfaatkan oleh Wajib Pajak sehingga negara memperoleh penerimaan pajak yang lebih kecil dari seharusnya.
Kesimpulan penelitian ini menyarankan agar tarif PPN KMS (4%) ditinjau kembali dengan memper-hitungkan unsur pajak penghasilan seperti yang dikenakan pada kegiatan serupa yaitu pengenaan pajak Jasa Konstruksi
Analisis Pengaruh Variabel Earning Per Share, Debt To Equity Ratio Dan Cash Ratio Terhadap Pembayaran Deviden Pada Bank Umum Konvensional Yang Listed Di Bursa Efek Indonesia
Investor yang akan membeli saham suatu perusahaan terlebih dahulu akan mempertimbangkan faktor-faktor keuntungan dan resiko yang diperkirakan akan terjadi pada perusahaan tersebut pada masa yang akan datang. Keuntungan yang diperoleh oleh para investor antara lain : 1) saham yang likuid akan mudah diperjualbelikan dan 2) memperoleh keuntungan berupa capital gain dan deviden. Capital gain diperoleh apabila harga jual saham lebih tinggi dari pada harga yang dibayar sewaktu membeli saham. Sebaliknya jika harga jual saham lebih rendah dari harga belinya maka akan terjadi kerugian yang disebut dengan capital loss. Capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh investor dalam jangka waktu relatif lama. Keuntungan yang diperoleh investor dalam jangka pendek berupa deviden. Deviden merupakan bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan pada para pemegang saham. Deviden dapat berbentuk kas, dapat pula berbentuk saham yang disebut denga stock devidend (deviden saham). Ada beberapa variabel yang mempengaruhi kebijakan deviden antara lain earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio.
Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap pembayaran deviden secara simultan, 2) untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap pembayaran deviden secara partial, 3) untuk mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi pembayaran deviden pada bank umum konvensional yang listed di BEI. Jenis data adalah sekunder yakni data laporan keuangan bank umum konvensional periode 2006 dan 2007. Metode penelitian regresi linier berganda
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) secara simultan earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembayaran deviden, 2) secara partial earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio hanya earning per share yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembayaran deviden, 3) dan yang paling dominan pengaruhnya terhadap pembayaran deviden adalah earning per share
Pecking Order Hypotesis Teory: Pengaruh Opportunity Investment Dan Resiko Bisnis Terhadap Capital Expenditure
Dalam melakukan keputusan pengeluaran modal, manajemen harus berpedoman pada tujuan utama perusahaan yaitu meningkatkan kemakmuran pemegang saham (Brigham,
1999). Namun pihak manajemen sebagai pengelola perusahaan seringkali mengambil keputusan, termasuk keputusan pengeluaran modal tidak selalu mengutamakan kepentingan pemegang saham, tetapi keputusan yang diambil diutamakan untuk kepentingan manajer. Hal ini kerap kali menimbulkan konflik kepentingan (agency conflict) antara manajer dengan para pemegang saham.
Penelitian ini bersifat explanatory, dengan menggunakan 11 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2007. Sumber data external dengan jenis data sekunder (secondary sources). Populasi semua perusahaan manufaktur yang go publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2004-2007 dengan Tehnik simple random sampling, dengan tipe judgement sample.
Hasil Pengujian menunjukkan nilai R square 62,6%. Secara simultan OI dan Resiko Bisnis berpengaruh signifikan terhadap CE dan secara parsial variabel OI berpengaruh terhadap CE dan Variabel Resiko Bisnis tidak berpengaruh terhadap CE
Implementasi Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan: Studi Kasus pada PT. LAMICITRA NUSANTARA, Tbk Periode 2010-2012
Tujuan dari penelitian ini adalahmengimplementasikan rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan. Perusahaan yang diteliti adalah PT. Lamicitra Nusantara, Tbk untuk laporan keuangan periode 2010-2012. Hasil penelitian untuk tingkat rasio likuiditas dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 mengalami kenaikkan meskipun masih di bawah standart industri, berarti perusahaan masih likuid.Tingkat rasio sovabilitas modal asing lebih berperan untuk membiayai aktiva perusahaan dari pada modal pemegang saham perusahaan, tetapi perusahaan masil solvabel.Tingkat rasio aktivitas selama tiga periode berfluktuasi menunjukkan bahwa perusahaan masih kurang efektif dalam mengelola hartanyauntuk meningkatkan pendapatannya, tetapi diikuti dengan penurunan beban pokok dan operasionalnya.Tingkat rasio profitabilitas berfluktuasi tetapi cenderung mengalami penurunan.Dan rasio nilai pasar untuk earning per share berfluktuasi tetapi cenderung tetap. Dari rasio-rasio keuangan menunjukkan kinerja keuangan PT. Lamicitra Nusantara, Tbk dalam posisi likuiditas dan masih solvable, artinya mampu membayar kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya pada saat jatuh tempo, dan perusahaan dalam mengelola hartanya masih tidak efektif terutama untuk piutangnya sehingga tingkat profitabilitasnya/kemampuan dalam menghasilkan labanya mengalami penurunan. Rasio nilai pasar dari EPS selama tiga periode (tahun 2010-2012) mengalami fluktuasi setelah naik kemudian mengalami penurunan, menunjukkan laba yang tersedia bagi pemegang saham atau pemilik perusahaan mengalami kenaikkan dari tahun 2010 ke tahun 2011 dan turun pada tahun 2012. Hal ini karena kenaikan modal sndiri selama tiga periode sedangkan laba bersih yang dihasilkan naik tetapi turun, tetapi kenaikkan modal sendiri lebih besar dari pada kenaikkan laba bersih.Berarti selama tiga periode (tahun 2010-2012) dari rasio nilai pasar masih harus lebih ditingkatkan
Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Iklan Terhadap Brand Image Dan Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek Kawasaki
In the marketing and development of a product, the company must have a quality product, price and product positioning in the market place through the promotion, which in turn will affect the image barand and purchasing decisions. The transfer of a highly competitive business paradigm, companies are required to always be creative and innovative to get survive.
The research data obtained through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) analysis techniques. To perform this analysis technique, there are seven steps that must be done, which is extended on the basis of theoretical models, extended flowcharts, workflow diagrams the conversion into equity, selecting the input matrices and estimation techniques, printing identification problem, evaluating criteria of goodness of fit and the interpretation and modification of the model.
The full fit modeling results received using the technique of SEM analysis and tested the hypothesis that the quality of the product known influence on purchase decisions, promotional intensity influence on purchase decisions, affect the perceived price band image and purchasing decisions.
Based on the results of the study, there are several managerial implications that can be used as a review. To improve the brand image and purchase decisions may be done by improving product quality, competitive prices and promotions
Rasio Total Benchmarking Sebagai Indikator Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak: Studi Kasus Pada PT. Semen Gresik PERSERO TBK
Semakin meningkatnya pendanaan dalam APBN dari tahun ketahun yang bersumber dari penerimaan pajak, menuntut keikutsertaan aktif wajib pajak dengan semakin meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kepatuhan ini meliputi kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan yang sesuai dengan kebenarannya. Kepatuhan memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela (voluntary of complience) merupakan tulang punggung dari self assesment system, dimana wajib pajak bertanggung jawab menetapkan sendiri kewajiban perpajakan kemudian secara akurat dan tepat waktu dalam membayar dan melaporkan pajaknya
Analisis Pengaruh Persepsi Manajer Atas Informasi Akuntansi Terhadap Keberhasilan Perusahaan Kecil Di Kawasan Sidoarjo
Salah satu sumber kemampuan harga saham dalam memprediksi laba perusahaan masa datang adalah dengan informasi yang terefleksi pada ekspektasi pasar. Laba akuntansi pada suatu periode menunjukkan: 1) dampak dari transaksi perdagangan selama periode fiskal yang menghasilkan kas (seperti penjualan tunai dan perubahan piutang), 2) dampak dari aktivitas periode yang lalu (seperti biaya penyusutan dan harga pokok penjualan), dan 3) dampak dari pengeluaran untuk investasi masa yang akan datang.
Penelitian ini dirancang untuk menjelaskan pengaruh variabel dependen berupa Comulative Abnormal Return (CAR) dan variabel independen Unexpected Earning (UE). CAR merupakan proksi harga saham yang menunjukkan besarnya respon pasar terhadap laba akuntansi yang dipublikasikan. UE merupakan proksi laba akuntansi yang menunjukkan hasil kinerja keuangan perusahaan selama periode tertentu. Variabel independen lainnya adalah harga saham perusahaan. Model yang digunakan adalah model yang menghitung Earning Response Coefficient (ERC) sekaligus mencari hubungan antara Earning Response Coefficient (ERC) terhadap harga saham.
Penelitian ini meneliti 20 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2007-2011. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa Earning Response Coefficient (ERC) tidak dapat memprediksi harga saham perusahaan