E-Journal Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Not a member yet
3341 research outputs found
Sort by
Analisis Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Status Kesuburan Tanah Pada Perkebunan Pala di Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara
Biji pala merupakan salah satu komoditas ekspor yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan tanaman pala harus didukung dengan kondisi kesuburan tanah yang memadai. Atas dasar tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis beberapa sifat kimia tanah dan status kesuburan tanah pada areal perkebunan pala di Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada tanah Inceptisol yang terdiri dari sub ordo Endoaquepts dan Dystrudepts. Penelitian dilakukan dalam bentuk survey, dimana titik sampel ditetapkan secara sengaja (purposive) pada tiga titik yakni T1 di desa Wantulasi, T2 di desa Lansiwa dan T3 di desa Matalagi. Pada setiap titik diambil 5 subsampel pada kedalaman 0-60 cm kemudian dikompositkan menjadi satu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pH tanah bervariasi antara 6,7 hingga 7,3, C-organik sangat rendah sampai rendah (0,62-1,8%), P tersedia sangat rendah sampai rendah (4,06-9,06 mg/kg), K tersedia rendah (0,11-0,14 me 100 g⁻¹), KTK rendah sampai sangat tinggi (15,50-57,17 me 100 g⁻¹), KB sedang (50,05 – 54,53 %). Dari penilaian sifat-sifat kimia tanah maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kesuburan tanah di lokasi penelitian termasuk rendah. Faktor pembatas utama kesuburan tanah pada T1 adalah kadar C organik rendah serta P dan K pada semua lokasi, sehingga untuk memperbaiki kesuburan tanah perlu dikombinasikan penggunaan pupuk organik dan anorganik
Keragaman dan Potensi Pemanfaatan Gulma pada Lahan Sawah Budidaya Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.)
Gulma memiliki dampak negatif bagi pertumbuhan tanaman karena menimbulkan persaingan air, unsur hara dan ruang tumbuh termasuk pada budidaya tanaman tebu. Identifikasi jenis gulma dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menentukan teknik pengendalian gulma yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman jenis gulma yang ditemukan pada lahan sawah budidaya tebu serta potensi pemanfaatannya. Penelitian dilaksanakan di Desa Tajinan Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Jawa Timur mulai bulan April hingga Mei 2025 di lahan tebu rakyat yang dibudidayakan di lahan sawah. Penelitian ini menggunakan metode sampling kuadrat dengan plot ukuran 1x1 m pada transek sepanjang 20 meter dan diulang sebanyak tiga ulangan sehingga terdapat 60 plot pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 jenis gulma yang terdiri dari 11 spesies gulma berdaun lebar, 3 spesies gulma berdaun sempit dan 2 spesies rerumputan. Spesies gulma yang mendominasi adalah spesies Ageratum conyzoides dengan nilai SDR sebesar 26,78. Indeks keanekaragaman gulma berada pada kategori keragaman sedang dengan nilai 1,83. Indeks dominansi simpson menunjukkan bahwa tidak ada spesies gulma yang mendominasi. Gulma yang ditemukan memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam bidang kesehatan terutama untuk obat tradisional yaitu sebanyak 9 spesies, untuk pakan ternak sebanyak 4 spesies dan bahan pangan sebanyak 3 spesies
Optimalisasi Macam Media Tanam dan Dosis Pupuk Organik Cair untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)
Amaranthus tricolor L. ialah sayuran bergizi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat, namun produksinya di Indonesia masih fluktuatif akibat rendahnya kualitas lahan dan keterbatasan unsur hara. Upaya optimalisasi budidaya perlu dilakukan melalui pemilihan media tanam dan pemupukan yang tepat. Media seperti pupuk kascing dan pupuk kandang ayam kaya akan hara makro, sementara pupuk organik cair (POC) mudah diserap tanaman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas macam media tanam dan dosis pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah. Penelitian dengan percobaan faktorial dua faktor dalam RAK, yaitu macam media tanam (tanah, tanah + kascing, dan tanah + pupuk kandang ayam) dan dosis POC (0, 20, dan 30 l/ha). Data dianalisis menggunakan analisis varian (uji F) pada taraf signifikansi 5%, dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf yang sama. Berdasarkan hasil penelitian, pertumbuhan dan produksi optimal dicapai dengan dosis POC sebesar 30 l/ha yang dikombinasikan dengan pupuk tanah dan pupuk ayam
A AN EXPLORATORY STUDY ON THE POSITION AND SIZE OF NATURAL AIR OPENINGS AS A PASSIVE VENTILATION STRATEGY IN SPACE
The issue of climate change in the world has become a serious problem until now. The excessive use of artificial air conditioning systems is one of the main contributors to climate problems in the world. Design solutions to help the world's climate problems through a design approach that creates optimal natural air conditioning performance. One of the things that affects the performance of natural ventilation is the placement of the opening position based on the Velocity of the airflow. Soori Bali designed by SCDA Architects was chosen as the object of study because the orientation of the building is designed to take advantage of the potential of the sea breeze as a natural ventilation strategy in its resort units. The method used is the simulation method using Autodesk CFD by evaluating several variations in the position and size of the openings placed horizontally from the left side to the right side of the building. The data collected included the airflow velocity (m/s), flow direction, and turbulence position to the layout of the room in each variation. The results of the simulation were compared to determine the most effective opening and furniture configuration configuration in supporting natural ventilation in tropical buildings. The results of the study showed that the 3 × 3 meter openings placed in the middle position of the room were able to produce an air flow of 1–3 m/s with a temperature distribution of 25–27°C, thus creating optimal passive thermal comfort in tropical buildings in accordance with the SNI 03-6572-2001 standard
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJER: Studi pada Perusahaan Manufaktur di Kabupaten Lamongan
The purpose of this study was to analyze the influence of participative leadership style and work environment, both partially and simultaneously, on the effectiveness of managerial decision-making in manufacturing companies in Lamongan Regency. The research method used was quantitative with an explanatory approach. The study population consisted of 250 managers from 45 manufacturing companies, with a sample of 170 respondents selected through proportional random sampling techniques. Data were collected using a closed questionnaire with a Likert scale of 1-5 which has been tested to be valid and reliable (Cronbach's Alpha > 0.70). Data analysis used multiple linear regression with classical assumption tests. The results of the study proved that: (1) Participative leadership style has a positive and significant effect on the effectiveness of decision-making (β = 0.428; p = 0.000); (2) Work environment has a positive and significant effect on the effectiveness of decision-making (β = 0.392; p = 0.000); (3) Simultaneously, both variables have a significant effect with a calculated F value of 45.892 (p = 0.000). The Adjusted R Square value of 0.609 indicates that 60.9% of the variation in decision-making effectiveness can be explained by these two independent variables. The study's conclusions confirm that the effectiveness of managerial decision-making in a Lamongan manufacturing company is significantly influenced by the implementation of a participatory leadership style and the quality of the work environment. The practical implications of these findings emphasize the importance of developing participatory leadership training programs and continuously improving the work environment to enhance the quality of managerial decision-making
PENERAPAN DESAIN VISUAL DAN OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL SEBAGAI STRATEGI EFISIENSI NILAI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM LELY GORDEN INTERIOR DI SIDOARJO
Lely Gorden Interior, a small business in Sidoarjo, offers quality products but struggled to establish a clear visual identity and effectively use social media for promotion. As a result, its marketing efforts were less appealing and had limited reach. Through this Community Service Program (PkM), the team aimed to enhance the business image by introducing a new visual design and providing support with social media management. The program was carried out in a participatory manner, involving observation, interviews, SWOT analysis, visual identity design, mentoring for Instagram, TikTok, and Facebook, and joint evaluation. The results were encouraging: the business now has a consistent visual identity, comprising a logo, brochure, banner, business card, and product watermark, which enhances its professional appearance. Social media accounts that were once inactive are now better managed, reflected in the growth of followers, more active interactions, and positive consumer responses. These achievements demonstrate that simple yet consistent strategies can have a meaningful impact on improving the competitiveness of MSMEs. The program also emphasizes value-efficiency, showing how limited resources can be leveraged to produce effective, cost-efficient solutions
Telaah Implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren serta Dampaknya terhadap Tata Kelola Pondok Pesantren di Lamongan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren serta dampaknya terhadap tata kelola pondok pesantren. Fokus kajian diarahkan pada aspek manajemen pendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta sistem pembiayaan pesantren sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang memungkinkan peneliti menggambarkan kondisi empiris pengelolaan pesantren secara mendalam dan kontekstual.
Lokasi penelitian ditetapkan pada sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, dengan memilih tiga pondok pesantren salafiyah yang merepresentasikan tingkat perkembangan yang berbeda, yaitu pesantren salafiyah unggul, pesantren salafiyah berkembang, dan pesantren salafiyah yang belum berkembang secara optimal. Pemilihan kategori ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai variasi implementasi kebijakan dan tantangan tata kelola pesantren.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 berdampak pada upaya perbaikan tata kelola pondok pesantren, antara lain melalui pelaksanaan studi banding ke pesantren yang telah menerapkan manajemen kelembagaan secara lebih sistematis, perekrutan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi dan sistem informasi, serta penguatan perencanaan sarana dan prasarana melalui pengajuan anggaran kepada pihak terkait. Selain itu, pesantren juga mengembangkan strategi pembiayaan pendidikan dengan menjalin kerja sama dengan lembaga filantropi keagamaan seperti LAZIS dan BAZNAS, serta memperluas jaringan donatur baik dari masyarakat umum maupun melalui jejaring alumn
EDUKASI KEWIRAUSAHAAN PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI NILAI RUPIAH
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi belum optimalnya potensi kewirausahaan peserta didik di SDN 3 Purwawinangun, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Selain itu, pemahaman tentang pemanfaatan limbah dan kesadaran akan isu lingkungan juga sangat rendah, hal ini didapat dari observasi awal di sekolah tersebut. Oleh karena itu, peneliti mengajukan kegiatan pada projek P5 dengan fokus pada peningkatan kewirausahaan melalui pemanfaatan barang bekas kain perca menjadi nilai rupiah atau nilai ekonomis. Projek ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan ekonomi sekolah. Tujuan dari proyek ini diantaranya meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep kewirausahaan dan aplikasinya, mengembangkan keterampilan kreatif dalam mengolah limbah kain perca menjadi produk bernilai jual, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 3 Purwawinangun, serta menciptakan produk inovatif dari limbah kain perca yang memiliki nilai jual dan dapat dipasarkan. Kegiatan dilakukan di sekolah melibatkan guru dan peserta didik. Produk yang dihasilkan dipamerkan pada pameran kepemimpinan kreasika di sekolah.
 
PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN DI SEKOLAH (PBLHS)
The Environmental Care and Culture Movement in Schools is regulated by the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019. The PBLHS movement is a conscious, voluntary, networked, and sustainable collective action carried out by schools in implementing environmentally friendly behavior. Elementary school is the right level of education for instilling an environmentally caring character, because elementary school is the first level of education that students take formally. This Community Service was carried out at SDN Tunjungsekar 4, Malang City. The purpose of this activity is to build an alpha generation with an environmental character. This activity was carried out by providing socialization of strengthening environmental character to students in grades 1-3, mapping activities that are part of the PBHLS movement carried out by the school, and analyzing obstacles that occurred. The results of the activity show that this movement has been implemented through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) which carries the theme of Sustainable Lifestyle. In addition, the school has also carried out habits through daily activities as a habit in building an environmentally caring character
Kemenarikan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Kode QR dalam Pembelajaran Bernegosiasi
Penelitian ini mengkaji pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis kode QR dalam materi teks negosiasi bagi peserta didik kelas X Akuntansi di SMK NU 5 Babat. Didominasi gaya belajar visual siswa yang belum terakomodasi oleh media pembelajaran konvensional sehingga minat belajar menjadi rendah. Tujuan penelitian adalah meningkatkan daya tarik serta pemahaman siswa terhadap materi negosiasi melalui media inovatif. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4‑D (Define, Design, Develop), dilanjutkan hingga tahap Develop yang mencakup validasi ahli dan uji kemenarikan skala kecil dan luas. Hasil validasi ahli menunjukkan tingkat kevalidan media berada pada kategori (Sangat Baik) desain dengan skor 85% dan materi dengan skor 93%. Uji kemenarikan pada skala kecil skor 79% (kategori Baik), skala luas skor sebesar 82% (kategori Sangat Baik). Kesimpulannya, animasi berbasis kode QR efektif meningkatkan minat dan media layak digunakan dalam proses pembelajaran sebagai alat yang interaktif, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik visual siswa