E-Journal Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Not a member yet
    3341 research outputs found

    Analisis Preferensi Anak Usia Dini terhadap Tabungan Pintar dalam Mengembangkan Literasi Keuangan di TK-IT Wildani 6 Desa Menongo Kec. Sukodadi Kab. Lamongan

    Get PDF
    The low interest and engagement of early childhood children in saving activities impact their limited understanding of financial literacy concepts. Therefore, an educational medium that is appropriate for the children's developmental stage is needed. This research aims to analyze the use of a smart savings tool (tabungan pintar) in developing the financial literacy of early childhood children at TK-IT Wildani 6 Menongo, Sukodadi District, Lamongan Regency. The study employed a descriptive qualitative approach with a total of 27 children from Group B serving as the subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and subsequently analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the smart savings tool holds significant meaning for the children as it facilitates their understanding of the concept of money and the practice of saving in a straightforward manner. This medium also made a tangible contribution to the development of financial literacy, evidenced by an increase in the children's understanding of monetary value, motivation, and discipline. Furthermore, the children demonstrated a positive preference for using the smart savings tool through active engagement with its simple digital features. Thus, the smart savings tool is proven to be effective as an educational medium for strengthening early childhood financial literacy while simultaneously fostering an interest in saving from an early age

    Urgensi Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Di Desa Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa

    Get PDF
    Perpanjangan masa jabatan kepala desa yang awalnya enam tahun selama tiga periode berubah menjadi delapan tahun selama dua periode. Masa jabatan kepala desa selama enam tahun dan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama selama tiga periode sesuai dengan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjadi masa periode ditambah dua tahun menjadi delapan tahun dan periode maksimal selama dua periode. Urgensi perpanjangan masa jabatan kepala desa berdampak langsung terhadap pembangunan di desa. perpanjangan masa jabatan kepala desa penting untuk dilakukan. Permasalahan di desa sangat kompleks, sehingga butuh waktu yang lebih panjang untuk menyelesaikan permasalahan di desa

    KETIDAKADILAN SEORANG ISTRI PADA NOVEL CATATAN HATI SEORANG ISTRI KARYA ASMA NADIA: KAJIAN FEMINISME

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakadilan gender terhadap perempuan dalam pernikahan, serta perjuangan para istri dalam menghadapi ketidakadilan tersebut. Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi bentuk ketidakadilan terhadap istri, perjuangan yang dilakukan istri dalam menghadapi ketidakadilan suami, dan dampak yang ditimbulkan dari ketidakadilan yang dialami oleh istri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, di mana data diperoleh melalui kajian teks novel dan interpretasi feminis. Hasil penelitian ini ialah bentuk ketidakadilan terhadap istri dalam novel ini terlihat melalui berbagai tindakan yang merugikan perempuan dalam konteks pernikahan. Ketidakadilan tersebut antara lain berupa kekerasan fisik yang dilakukan oleh suami, yang menimbulkan penderitaan emosional dan fisik bagi istri, serta pelecehan verbal berupa ejekan dan penghinaan yang merusak harga diri istri. Poligami, yang merupakan pilihan suami dalam novel ini, juga menciptakan ketidakadilan, baik bagi istri pertama maupun kedua, dengan memunculkan konflik emosional dan perasaan rendah diri. Dampak ketidakadilan terhadap para istri, mencakup ketidakbahagiaan, penurunan harga diri, rasa sakit, dan rasa bersalah. Ketidakadilan dalam bentuk dominasi suami, perselingkuhan, dan kekerasan verbal memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi istri. Perasaan rendah diri, kecurigaan, dan ketegangan emosional terus menghantui mereka, yang berujung pada keharmonisan hubungan keluarga yang terganggu

    Kritik Sosial dalam Novel Laut Pasang 1994 Karya Lilpudu : Kajian Sosiologi Sastra

    Get PDF
    Kritik sosial muncul sebagai respons terhadap kekecewaan, ketidakpuasan, dan kegelisahan individu dalam lingkungan sosial. Dalam novel Laut Pasang (1994) karya Lilpudu, terdapat banyak kritik sosial yang disampaikan melalui cerita dan karakter yang ada. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada kritik sosial dalam novel tersebut dengan judul "Kritik Sosial dalam Novel Laut Pasang (1994) Karya Lilpudu: Kajian Sosiologi Sastra". Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan isu-isu sosial yang diangkat dalam novel, seperti kekerasan dalam rumah tangga, kesenjangan sosial dan ekonomi, serta sistem pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra karena karya sastra dapat merefleksikan realitas sosial yang ada di masyarakat. Dalam penelitian ini, teori konflik Karl Marx digunakan sebagai landasan utama. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menganalisis teks dalam novel yang menggambarkan kritik sosial. Berdasarkan kajian sosiologi sastra, ditemukan bahwa kekerasan dalam rumah tangga, baik secara fisik maupun psikologis, berdampak besar terhadap korban, termasuk trauma berkepanjangan. Selain itu, kesenjangan sosial dan ekonomi dapat memengaruhi status dan pilihan hidup individu. Dunia pendidikan pun tidak sekadar tempat memperoleh ilmu, tetapi juga menjadi sarana pelestarian ideologi kapitalis dan dominasi kelas

    Penerapan Model Pembelajaran Concept Sentence pada Materi Menulis Puisi Bagi Siswa Kelas V di SD Negeri Klino V Bojonegoro

    Get PDF
    Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran berlangsung. Aktivitas siswa dianalisis berdasarkan beberapa aspek, seperti perhatian, antusiasme, partisipasi dalam diskusi, serta kemampuan menyelesaikan tugas. Sementara itu, aktivitas guru dinilai dari cara guru mengelola kelas, menyampaikan materi, serta interaksi yang terjalin antara guru dan siswa. Penilaian hasil belajar siswa dilakukan dengan memberikan tes menulis puisi, yang hasilnya kemudian dianalisis untuk melihat sejauh mana keterampilan menulis puisi siswa tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berhasil mencapai hasil yang memuaskan dalam keterampilan menulis puisi, dengan sebagian besar siswa memperoleh nilai yang termasuk dalam kategori "Sangat Baik". Aktivitas siswa selama pembelajaran juga menunjukkan keterlibatan yang positif, dengan mayoritas siswa menunjukkan perhatian dan antusiasme yang tinggi dalam proses belajar. Aktivitas guru juga berjalan dengan baik, di mana guru berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung partisipasi aktif siswa dan memberikan bimbingan yang efektif. Secara keseluruhan, pembelajaran menulis puisi di kelas ini berhasil meningkatkan keterampilan siswa dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan

    Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Elegi Tawa Niyusa Karya Lin Aiko (Kajian Psikologi Sastra)

    Get PDF
    Penelitian ini mengambil data dari novel karya Lin Aiko yang berjudul Elegi Tawa Niyusa. Kepribadian seseorang menjadi kajian utama dalam penelitian ini. Perjalanan kehidupan Niyusa menjadi alasan penulis ingin mengetahui lebih dalam kepribadian tokoh Niyusa. Fokus penelitian ini adalah (1) Aspek kejiwaan menurut teori Sigmund Freud pada tokoh utama dalam novel Elegi Tawa Niyusa karya Lin Aiko, (2) Konflik batin yang dihadapi tokoh utama dalam novel Elegi Tawa Niyusa karya Lin Aiko dan (3) Cara tokoh utama dalam novel Elegi Tawa Niyusa menyelesaikan konflik batin yang dipengaruhi aspek kejiwaannya. Penelitian ini mengkaji gambaran watak dan perilaku tokoh utama menggunakan teori kepribadian Sigmund Freud.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra.. Pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh utama dalam novel Elegi Tawa Niyusa karya Lin Aiko mengalami konflik batin yang rumit antara id, ego, dan super ego. Dorongan dasar dalam diri tokoh utama, yang tercermin dari naluri dan keinginan yang kuat, sering bertentangan dengan kecemasan yang muncul karena ketegangan dengan realitas sosial yang dihadapinya. Kejiwaan tokoh utama dalam novel elegi tawa niyusa, yang mendominasi adalah kejiwaan ego. Ego dalam psikologi sering diartikan sebagai bagian dari diri yang berhubungan dengan realitas, pengendalian diri, dan pertahanan diri. Dalam konteks konflik batin, ego berperan penting dalam cara seseorang menangani ketegangan batin yang timbul akibat perasaan, pikiran, atau nilai yang saling bertentangan

    Evaluation of Interdisciplinary Islamic Environmental Education in the Independent Curriculum at SMAN 1 Cempaga

    Get PDF
    Evaluation of Islamic religious education learning related to the independent curriculum and the environment plays an important role in measuring student progress in understanding the Islamic religion. The aim of this research is to describe the evaluation of environmental interdisciplinary Islamic religious learning in the independent curriculum at SMAN 1 Cempaga and to describe the supporting and inhibiting factors for evaluating environmental interdisciplinary Islamic religious learning in the independent curriculum at SMAN 1 Cempaga. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The results of this research show that evaluation of PAI learning related to the independence and environmental curriculum at SMAN 1 Cempaga is not only carried out with written tests. Evaluation is also carried out through project assignments that hone students' skills in collaboration, communication and critical thinking. Supporting factors for evaluating PAI learning related to the independent and environmental curriculum at SMAN 1 Cempaga include teacher and student participation, resources, and support from the school and parents. Factors inhibiting the evaluation of PAI learning related to the independent curriculum and the environment at SMAN 1 Cempaga include limited teacher expertise, teacher workload, and students' lack of understanding of reading and writing the Koran

    Professional Code of Ethics for Managing Interreligious Cohesion in the Digital Era

    Get PDF
    A professional code of ethics is a written guideline that affirms values, norms, and professional conduct. It clarifies professional ethics, prevents bias, safeguards integrity, and builds public trust. Binding in nature, any violation is subject to sanctions and must be upheld by all members of the profession. Individuals in any vocational field, especially those engaged with religious affairs, are equally obliged to honor their professional code of ethics. On World Human Rights Day 2024, Imparsial observed that religious actors in Indonesia failed to strengthen social cohesion, while state apparatuses were permissive toward groups undermining religious freedom. This research aims to answer: What if the professional code of ethics were employed as a framework of managing interreligious social cohesion in Indonesia’s digital era? This qualitative and explanatory study positions TAP MPR No. 6/2001 on the Ethics of Living as a Nation as its material object, and Jimly Asshiddiqie’s concept of the National Ethics Court (MEN) as its formal object. In Indonesia’s digital era information unavoidably finds pathways into the public sphere regardless of boundaries or constraints. As corporeal and digital actions increasingly converge the digital realm paradoxically demands corporeal solutions, particularly in contexts where ethical integrity is essential. TAP MPR No. 6/2001 encompasses socio-cultural ethics, political governance ethics, and fair legal enforcement ethics as a constitutional foundation for interreligious cohesion. Asshiddiqie envisions MEN as the culmination of Indonesia’s ethical judicial process, integrating institutional ethical systems. Guided by MEN’s framework, national ethics can reinforce the role of professional codes, offering more relevant and effective sanctions to guide religious-sector actors in upholding their ethical obligations and preserving interreligious social cohesion

    Kesalahan Berbahasa dalam Surat Dinas Siswa Kelas VII MTs Sunan Drajat Sugio Lamongan

    Get PDF
    This study aims to describe various forms of language errors in the writing aspect of official letters composed by seventh-grade students of MTs Sunan Drajat Sugio using a qualitative descriptive method. The data were obtained from fifteen official letters written by these students. Data were collected through testing, observation, and note-taking techniques, using test questions and document-based corpora as research instruments. The data analysis procedure consisted of several stages, namely data selection, error identification, classification, analysis, and conclusion drawing. The results revealed several types of errors related to spelling, including: (1) punctuation errors—comprising period errors (4 instances), comma errors (4 instances), and slash errors (2 instances); (2) capitalization errors (11 instances); and (3) preposition or prefix misuse (6 instances).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk kesalahan berbahasa dalam aspek penulisan pada surat dinas karya siswa kelas VII MTs Sunan Drajat Sugio dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari lima belas surat dinas hasil tulisan siswa kelas VII MTs Sunan Drajat Sugio. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, simak, dan catat dengan menggunakan instrumen berupa soal tes serta dokumen korpus data. Prosedur analisis data meliputi tahapan seleksi data, identifikasi kesalahan, klasifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan adanya beberapa jenis kesalahan pada aspek ejaan, meliputi: (1) kesalahan penggunaan tanda baca—terdiri atas tanda titik (4 data), tanda koma (4 data), dan tanda garis miring (2 data); (2) kesalahan penggunaan huruf kapital sebanyak 11 data; serta (3) kesalahan penggunaan preposisi atau kata depan sebanyak 6 data

    SIMBOL DAN MAKNA LEGENDA KAMANG KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT: SEBUAH PENDEKATAN SEMIOTIKA

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji simbol dan makna yang terkandung dalam Legenda Kamang Kabupaten Landak Kalimantan Barat Dayak Kanayatn. Legenda ini bukan hanya sekedar cerita rakyat, tetapi juga perbuatan mewakili nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan pandangan dunia masyarakat Dayak Kayatn. Legenda Kamang Merupakan cerita di masa lampau tentang ngayau (memotong atau memengat kepala musuh). Dalam Ngayau senjata yang di gunakan yaitu Tangkitn (mandau) yang bertujuan untuk  menyelamatkan kampung dari wabah penyakit. Sebelum Kamang berangkat Ngayau, Kamang menyiapkan bahan-bahan untuk ritual seperti menyiapkan pahar/wadah tempat, beras, ayam, dengan telur ayam dan daun sirih.  Melalui tokoh Kamang, seorang pahlawan yang memiliki kekuatan luar biasa, legenda ini menyampaikan pesan-pesan penting tentang keberanian, kepemimpinan, hubungan manusia dengan alam, dan penghormatan terhadap leluhur

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇