E-Journal Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Not a member yet
    3341 research outputs found

    Pola Asuh Orang Tua Karir dalam Menanamkan Karakter Religius Pada Anak di Desa Cungkup Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan

    Get PDF
    Parenting style can be defined as a pattern of interaction between parents and children that includes fulfilling physical needs, psychological needs and teaching socialization of norms in society. In this case, parents have their own ways or patterns in raising children. There are several types of parenting styles, including democratic, permissive, and authoritarian. By implementing an approach based on affection, providing role models, building valuable communication, and utilizing time together effectively, parents can still play a role as the main figures in instilling religious values in children. The objectives of this paper are: (1) to understand the parenting patterns of career parents in Cungkup Village, Pucuk District, Lamongan Regency (2) to understand and analyze how career parents instill religious character in children in Cungkup Village, Pucuk District, Lamongan Regency. In this study, using a qualitative descriptive method with a phenomenological approach, the data collection was done using interview, observation, and documentation methods. From the results of this study it can be seen that the parenting patterns applied in Cungkup Village, Pucuk District, Lamongan Regency, there are 2 types, namely democratic parenting patterns, and authoritarian parenting patterns. Meanwhile, in instilling religious character in the form of values that include social morals, discipline, and responsibility. In addition, there are several methods applied by career parents including instilling the value of monotheism, instilling morals and ethics, being a role model, and managing time with parents. The parenting style of career parents is not solely hampered by work commitments, but rather demonstrates flexibility and creativity in maintaining children's character education so that it remains in line with Islamic values

    Pembentukkan Karakter Religius Siswa Kelas VIII Melalui Kegiatan Shalat Dhuha di SMP NU Simo

    Get PDF
    Religious education has an important role in shaping the character of students, especially religious character which is the moral foundation in life. The habit of worship, such as the dhuha prayer, is one of the concrete efforts made by schools to instill religious values in students. At SMP NU Simo, dhuha prayer activities are made a routine before learning begins as a means of forming students' religious character. However, in its implementation, there are still several obstacles, such as the lack of discipline of some students in participating in the dhuha prayer, low awareness of the importance of this sunnah worship, the influence of the environment and peers who are less supportive, and the lack of variety of coaching methods that make some students carry out worship only as a formal obligation without understanding its meaning in depth. The results of the study show that the dhuha prayer activities carried out regularly at SMP NU Simo are able to form students' religious character, such as discipline, responsibility, and spiritual awareness. Students become more accustomed to carrying out worship independently and have an attitude that reflects the value of religious values in daily life. Inhibiting factors in the implementation of this activity include lack of student awareness, environmental influences, as well as limited time and teacher supervision. Keywords: Formation, Religious Character, Dhuha Prayer

    BAHASA GAUL PADA MEDIA SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

    Get PDF
    Bahasa gaul telah menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari, terutama di kalangan siswa sekolah dasar yang aktif menggunakan media sosial. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena menunjukkan bagaimana bahasa berkembang dan beradaptasi dalam lingkungan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk modifikasi kata, pola pembentukan istilah baru, serta struktur kalimat gaul yang digunakan siswa dalam interaksi di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik yang menyoroti hubungan antara bahasa dan faktor sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sampel penelitian adalah siswa kelas 4-6 di SD Negeri 4 Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, yang dipilih secara purposif berdasarkan keaktifan mereka di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi kata gaul dilakukan melalui pemendekan kata, perubahan ejaan, serta penambahan imbuhan khas. Istilah baru banyak dibentuk melalui singkatan, akronim, serta adopsi dari bahasa asing atau daerah. Media sosial memainkan peran besar dalam penyebaran istilah-istilah ini, terutama melalui tren dan konten kreator. Dari segi struktur kalimat, siswa cenderung menggunakan pola yang lebih santai dengan menghilangkan kata formal, mencampurkan berbagai bahasa, dan menyusun ulang tata bahasa untuk menciptakan kesan akrab atau humoris. Penelitian ini mengungkap bahwa bahasa gaul di media sosial bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga cerminan kreativitas dan identitas linguistik siswa sekolah dasar dalam era digital

    Penerapan Media Pembelajaran Big Book dengan Pendekatan Joyful Learning pada Materi Membaca Cerita di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan gambaran tentang penggunaan pembelajaran media big book terhadap aktivitas guru dan siswa pada materi membaca bacaan cerita di SD Negeri 1Lebakadi serta untuk mendapatkan gambaran tentang peningkatan hasil belajar siswa dalam penggunaan media big book dengan Pendekatan joyful learning  dengan materi membaca cerita  pada siswa kelas III SD Negeri 1Lebakadi. Penelitian ini menggunakan Pendekatan  penelitian (Deskritif Kualitatif). Penelitian ini dirancang dengan pendekatan penelitian deskritif kualitatif. Karena penelitian ini memberikan gambaran secara kualitatif tentang pembelajaran membaca cerita Pendek dengan Pendekatan Joyful Learning melalui media big book, di SD Negeri 1 Lebakadi Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan dengan peserta 10 siswa. Dalam pembelajaran membaca cerita di kelas III SD Negeri 1 Lebakadi , penggunaan media big book dengan Pendekatan Joyful Learning terbukti efektif dilihat dari tiga aspek. Pertama, dari segi aktivitas siswa, hasil pengamatan menunjukkan bahwa 9 aspek mendapat penilaian baik dan 15 aspek mendapat penilaian sangat baik, dengan persentase aktivitas siswa mencapai 90,63%. Kedua, dari segi aktivitas guru, persentase hasil pengamatan mencapai 91,67% dengan nilai 110 dari total 120, menunjukkan efektivitas penggunaan media tersebut. Ketiga, dari hasil belajar siswa, 80% siswa telah mencapai ketuntasan belajar, sementara 20% siswa masih perlu bantuan lebih. Dengan demikian, media big book dengan Pendekatan Joyful Learning terbukti berhasil meningkatkan pemahaman siswa, mencapai kompetensi pembelajaran, dan dapat dikatakan efektif dalam proses pembelajaran

    Penerapan Pembelajaran Membaca Pemahaman dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman pada materi teks deskripsi pada peserta didik kelas IV SD Negeri Latukan. Salah satu penyebab utama kesulitan peserta didik dalam memahami teks adalah penggunaan metode membaca yang kurang tepat selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui penerapan pembelajaran membaca pemahaman dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) di kelas IV SD Negeri Latukan ditinjau dari aktivitas peserta didik, (2) Untuk mengetahui penerapan pembelajaran membaca pemahaman dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) di kelas IV SD Negeri Latukan ditinjau dari aktivitas guru, (3) Untuk mengetahui penerapan pembelajaran membaca pemahaman dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) di kelas IV SD Negeri Latukan ditinjau dari hasil belajar? Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas peneliti sebagai guru di kelas IV Sekolah Dasar dan peserta didik yang berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan nontes. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa aktivitas peserta didik yang dilakukan selama kegiatan berlangsung dengan penerapan pendekatan CTL materi teks deskripsi pada pertemuan I sebesar 63,09% (Cukup), meningkat pada pertemuan II sebesar 89,28% (Baik Sekali). Aktivitas guru selama proses pembelajaran dengan penerapan pendekatan CTL materi teks deskripsi pada pertemuan I sebesar 64,77% (Cukup), meningkat pada pertemuan II sebesar 90,90% (Baik Sekali)

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) pada Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas V Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas V SD ditinjau dari aktivitas siswa, aktivitas guru, dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa hasil observasi aktivitas siswa dan guru serta hasil belajar siswa di SD Negeri Pilangsari I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa tergolong aktif dengan partisipasi tinggi dalam diskusi kelompok dan berbagi ide. Aktivitas guru juga berjalan optimal dengan rata-rata skor 90 dari 100. Rata-rata hasil belajar siswa mencapai 88,2 dalam kategori sangat baik, meskipun terdapat kendala dalam pemilihan diksi dan penyusunan puisi. Kesimpulannya, model TPS efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi dan direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. &nbsp

    Kelas Sosial Tokoh dalam Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye (Kajian Sastra Marxis)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan representasi kelas sosial pengamen dan dampak ketimpangan sosial kehidupan pengamen dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini ialah berupa kutipan pada novel yang menunjukan representasi kelas sosial, dan dampak ketimpangan sosial. Sumber data dalam penelitian ini ialah novel dengan judul "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" karya Tere Liye. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Representasi Kelas Sosial Pengamen dalam Novel “Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin” karya Tere Liye dari Perspektif Marxisme diperoleh data bahwa representasi kelas sosial meliputi kondisi ekonomi pengamen begitu terbatas, tinggal di rumah kardus dan bahkan sampai putus sekolah. Kondisi SDM yang rendah tidak mengandalkan kreativitas dan inovasi dalam profesi yang dijalankan. Kondisi Ideologi sosial pengamen yang menempatkan mereka pada lingkungan jalanan yang keras dan berada pada tekanan siapan yang kuat dia yang berkuasa. Kondisi tempat tinggal pengamen berada pada garis bawah menempatkan dirinya pada tempat tinggal berdinding kardus dan tidak layak huni

    Representasi Budaya Masyarakat Bali dalam Novel “Rumah Di Seribu Ombak” Karya Erwin Arnada (Kajian Sosiologi Sastra)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan, sikap toleransi antarumat beragama, sosiokultural masyarakat, dan Pariwisata  yang terkandung dalam novel Rumah di Seribu Ombak karya Erwin Arnada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis atau analisis isi. Metode yang digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen. Dokumen dalam  penelitian  ini adalah novel Rumah di Seribu Ombak karya Erwin Arnada. Data atau informasi penting yang dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang terdapat dalam novel tersebut, sedangkan sumber data yang digunakan adalah novel Rumah di Seribu Ombak dan informan yaitu pengarang novel. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pembacaan, pencatatan, analisis dan wawancara. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data, triangulasi metodologi dan triangulasi  teoretis.  Teknik  analisis  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah teknik analisis interaktif, dengan langkah-langkah, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Sikap kesederhanaan dan rasa yang saling menjaga kerukunan senasip sepenangunang dengan kultur budaya tradisional dan masyarakat yang ( agak kumuh) banyak dijumpai dan terjadi  pada masyarakat  Singarajadan masyarakat sekitar pantai di Indonesia.. Selain  itu,  sosiokultural  masyarakat  meliputi,  pendidikan,  pekerjaan,  bahasa, tempat  tinggal, adat dan  kebiasaan, agama, kepercayaan  dan  keyakinan, suku. Adapun nilai-nilai pendidikan yang terkandung adalah pendidikan adat- istiadat/budaya, pluralis, agama, sosial, moral

    Nilai Sosial dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai sosial dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata dengan menggunakan perspektif Marxis, khususnya untuk menganalisis bagaimana sistem pendidikan dalam novel ini merefleksikan dan memperkuat relasi kuasa, serta bagaimana nilai sosial dapat menginternalisasi pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan representasi nilai sosial dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. (2) Mendeskripsikan implikasi nilai-nilai sosial dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. (3) Mendeskripsikan internalisasi nilai sosial budaya pada novel Guru Aini Karya Andrea Hirata dalam pendidikan. Peneliti menggunakan teori sosiologi sastra Karl Marx untuk menganalisis unsur intrinsik, representasi, dan implementasi nilai sosial dalam novel Guru Aini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik baca dan catat untuk mengumpulkan data, serta triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Objek penelitian adalah novel Guru Aini yang diterbitkan oleh PT Bentang Pustaka pada tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini dapat ditafsirkan sebagai refleksi perjuangan kelas dalam sistem pendidikan. Novel menggambarkan ketimpangan sosial yang mempengaruhi akses pendidikan, bagaimana nilai sosial menginternalisasi ketimpangan tersebut, serta usaha individu untuk melawan sistem yang tidak adil. Dengan demikian, Guru Aini bukan hanya mengkritik ketidakadilan dalam pendidikan, tetapi juga menginspirasi perjuangan melawan ketimpangan kelas dalam masyarakat

    Contextual Assessment Models in Islamic Education: A Study of Pre-Service Teacher Projects

    Get PDF
    The contemporary landscape of Islamic education faces significant challenges in developing assessment models that align with both pedagogical soundness and students' developmental progression. This study investigates contextual assessment models designed by pre-service teachers in Islamic education programs, focusing on how these models reflect understanding of student developmental stages and educational contexts. Using a qualitative descriptive design with content analysis, this research examined final projects from 31 pre-service teachers enrolled in an Islamic Education program who completed individual assignments on "Islamic Education Learning Evaluation System Design." Participants were distributed across three educational levels: elementary (10 students), junior high (11 students), and senior high (10 students), covering subjects including Akidah Akhlak, Fiqh, Al-Qur'an Hadith, and Islamic History (SKI). Data were collected through final assignment projects, semi-structured interviews, and document analysis, then analyzed using multi-phase thematic and content analysis. Findings revealed that 87% of pre-service teachers demonstrated strong developmental appropriateness in their assessment designs, with non-test-based assessments being favored (45% of projects) over test-based approaches (39% of projects). Technology integration remained limited (16% of projects), while Islamic values integration was consistently strong across projects (87%). The study concludes that structured project-based assignments effectively foster assessment literacy and contextual sensitivity among future Islamic educators, though enhanced training in cultural adaptation and technological fluency is needed

    3,172

    full texts

    3,341

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇