E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
Analisis Capaian Simulasi Pengurangan Kumuh Melalui Kegiatan Penanganan Skala Kawasan Pada Kawasan 29 Ilir Kota Palembang
This study examines the effectiveness of slum reduction simulation through a region-based intervention strategy in the 29 Ilir settlement, Palembang City. This research differs from previous studies by simulating slum reduction with a measurable quantitative approach for each sectoral aspect. The analytical descriptive approach method was used to integrate primary data from field surveys, namely the seven Slum Aspects (Aspek Kekumuhan). The data analysis process utilized scoring to determine the severity level of the settlement. The research findings from the simulation highlight that interventions targeting environmental infrastructure—especially road improvements and fire protection systems—have the most substantial impact on slum reduction. This result underscores the effectiveness of a region-based approach in accelerating the improvement of substandard urban settlements. To ensure the long-term sustainability of the improved conditions, strategic follow-up measures are essential as part of a preventive and integrated urban development framework
Pelaksanaaan Ham Dikawasan Tanpa Rokok Ditinjau Dari Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
Kesehatan merupakan hak asasi manusia yang wajib dijamin dan dilindungi oleh negara. Salah satu ancaman terhadap hak tersebut adalah kebiasaan merokok yang menyebabkan pencemaran udara dan menimbulkan berbagai penyakit, baik bagi perokok aktif maupun pasif. Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menetapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan pelaksanaan penegakan hukum Kawasan Tanpa Rokok ditinjau dari perspektif hak asasi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan menelaah dokumen hukum, asas-asas, serta praktik penegakan hukum di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif pengaturan tentang KTR di NTB telah sesuai dengan prinsip perlindungan HAM terhadap hak atas kesehatan dan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Namun, dalam implementasinya penegakan hukum terhadap pelanggaran KTR belum berjalan efektif. Hambatan utama yang dihadapi antara lain belum terbitnya peraturan gubernur sebagai dasar penjatuhan sanksi administratif, kurangnya fasilitas pendukung, serta rendahnya kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk mewujudkan penegakan hukum yang optimal serta menjamin perlindungan hak asasi manusia melalui pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok secara konsisten
INTEGRASI MULTIKULTURALISME DAN PENDIDIKAN GLOBAL DALA M PEMBELAJARAN IPS
Artikel ini membahas pentingnya integrasi multikulturalisme dan pendidikan global dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dalam konteks globalisasi yang semakin meningkat, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai alat untuk membangun kesadaran multikultural dan pemahaman antarbudaya. Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kritis dan empati terhadap berbagai budaya, yang sangat diperlukan dalam masyarakat yang semakin beragam. Penelitian ini menggunakan data dan statistik terkini untuk menggambarkan dampak positif dari integrasi ini dalam pembelajaran IPS, serta memberikan contoh kasus yang relevan sebagai ilustrasi
Memajukan UMKM Masyarakat Kelurahan Tanjung Raja Selatan ditinjau dari Manajemen dan Akuntansi
This community service activity aims to improve the capacity and performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tanjung Raja Selatan Village through an applied management and accounting approach. The main problems faced by MSMEs in this area include weak business planning, suboptimal resource management, and a lack of systematic financial record-keeping, which impacts competitiveness and business sustainability. The activity's implementation methods included outreach, training, direct mentoring, and case study-based evaluations of individual MSMEs. Training materials covered operational management, strategic planning, simple financial reporting, cost analysis, and the use of digital technology in business management. The activity's results demonstrated an increased understanding of management and accounting concepts among MSMEs, demonstrated by their ability to develop business plans, maintain more accurate financial records, and identify opportunities for increased efficiency and profitability. Overall, this activity positively impacted MSME development in Tanjung Raja Selatan Village by strengthening management and accounting as a foundation for sustainable community business advancement
Pengaruh Letak Bracing Pada Menara Air 5000 Liter Terhadap P-Delta
An unstable structure will undergo significantly greater deformation under loading compared to a stable structure. To enhance stability, one common method is the incorporation of a bracing system (structural reinforcement elements). Bracing helps resist vertical loads such as gravity, as well as horizontal or lateral forces such as earthquake loads, thereby reducing the potential for excessive vibration or sway in the building. The water tower, which functions as a storage structure, was analyzed using three bracing configuration models through structural analysis. The P-Delta effect in Model Type 1 reached 1.74 mm, while the minimum value was observed in Model Type 2 at 0.83 mm. In contrast, Model Type 3 showed a non-optimal P-Delta value of 1.52 mm. These variations occurred due to the influence of the different bracing arrangements. Model Type 2 demonstrated the most optimal P-Delta performance among the three configurations
Efforts To Prevent Forest And Land Fires Through Community Empowerment Patterns In The Manggala Agni Daops Activities Sumatra Ix/Jambi City
Forest and land fires (karhutla) are ecological problems that continue to recur in Jambi Province, especially in peatland areas that are highly vulnerable to fire hotspots. Pulau Mentaro Village and Puding Village in Kumpeh District are areas with a high level of vulnerability due to peat characteristics and pressures from human activities. This study aims to analyze the implementation of the forest and land fire prevention program through community empowerment patterns by Manggala Agni Daops Sumatra IX/Jambi City, as well as to identify internal and external factors affecting the program using SWOT analysis. The study was conducted from March to May 2025 using a descriptive qualitative and quantitative approach, involving 32 respondents through in-depth interviews, observation, and documentation studies. The results show that the forms of empowerment that have been implemented include training for Fire Care Communities (MPA), counseling, socialization, early prevention, and seasonal patrols. The SWOT analysis shows a strength score of 2.8, a weakness score of 2.9, an opportunity score of 3, and a threat score of 2.9, placing the program in Quadrant III (WO Strategy). This position indicates the need for a "turnaround" strategy, which involves improving internal weaknesses by leveraging external opportunities such as expanding collaboration networks, enhancing personnel and MPA capacity, and optimizing fire monitoring technology. This study confirms that community empowerment plays a significant role in reducing wildfire risks but requires better support in terms of resources, equipment, and accessibility to achieve more optimal preventio
Kejadian Obesitas pada Remaja : Analisis Potong Lintang Peran Sarapan Pagi di Kota Yogyakarta
Obesitas menjadi masalah utama di kalangan remaja karena dapat meningkatkan risiko morbiditas dan kematian dini. Berdasarkan data SKI di Yogyakarta, prevalensi obesitas pada anak usia 16–18 tahun mencapai 5,6%. Salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan obesitas adalah kebiasaan melewatkan sarapan, yang berhubungan dengan pola makan tidak sehat dan kualitas gizi yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian obesitas pada remaja di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, yaitu remaja berusia 15–18 tahun yang bersekolah di Yogyakarta, bersedia menjadi responden, dan menyetujui informed consent. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner SQ-FFQ dan kuesioner kebiasaan sarapan, serta pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan menggunakan timbangan serta microtoise yang telah dikalibrasi dengan akurasi 0,1 kg dan 0,1 cm. Status gizi responden ditentukan berdasarkan indikator IMT/U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi obesitas pada responden adalah 12,1%. Dari jumlah tersebut, 55,56% memiliki kebiasaan sarapan, sedangkan 44,44% tidak sarapan. Meskipun terdapat perbedaan persentase, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian obesitas pada remaja di Kota Yogyakarta (p-value = 0,855). Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain mungkin lebih berpengaruh terhadap kejadian obesitas, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor risiko lain yang berkontribusi terhadap obesitas pada remaja
ANALISIS TINDAK TUTUR IMPERATIF DALAM FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI KARYA ANGGA DWIMAS SASONGKO
Tindak tutur imperatif memainkan peran yang sangat penting dalam berbagai aspek komunikasi, baik dalam interaksi sehari-hari maupun dalam media seperti film. Penggunaan tindak tutur ini membawa berbagai fungsi yang esensial untuk mengatur, mengendalikan, dan mengarahkan tindakan orang lainPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan fungsi tindak tutur imperatif dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Angga Dwimas Sasongko serta mengetahui relevansinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Teori yang digunakan adalah teori Searle dan Kunjana Rahardi. Sumber data dalam penelitian ini adalah film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang rilis pada Januari 2020. Dengan menggunakan pendekatan metodologis yang berupa deskriptif kualitatif dan pendekatan teoritis dengan kajian pragmatik berupa tindak tutur imperatif. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap mulai dari menonton, mentranskrip, menganalisis, mengklasifikasi, mengidentifikasi, hingga memberikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 24 data tuturan imperatif dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Semua 24 data tersebut dikumpulkan menjadi lima fungsi tindak tutur imperatif, yaitu: (1) permintaan, (2) suruhan, (3) ajakan, (4) pemberian izin (5) larangan. Kemudian data tersebut diklasifikasikan dalam empat kategori yaitu: (1) Sangat baik, (2) baik, (3) cukup, (4) sangat kurang.
ALAT PENGANGKUT SAMPAH SUNGAI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)
Sampah yang berserakan di hulu telah menarik perhatian. Sungai-sungai di kota-kota besar, seperti Sungai Musi di Palembang, digunakan untuk membuang sampah alih-alih warga membuangnya ke truk. Banyaknya limbah yang tidak diolah telah menyebabkan buruknya kondisi lingkungan di sekitar sungai. Jumlah penduduk Kota Palembang tumbuh secara signifikan setiap tahunnya. Pemerintah Kota Palembang mencatat, jumlah sampah yang dihasilkan warga Kota Palembang mencapai 1.200 ton per hari pada tahun 2021. Sementara jumlah sampah secara nasional pada tahun 2020 mencapai 67,8 juta ton. Banyaknya sampah yang menumpuk pada sungai menimbulkan banyak dampak negatif yang diantaranya kurangnya air bersih serta dapat mengakibatkan banjir .Solusi dari permasalahan sampah sungai adalah dengan mendapatkan alat untuk membersihkan sampah sungai.Alat tersebut dikembangkan menggunakan sistem Internet of Things yang secara otomatis menjalankan sistem kerja alat tersebut. alat ini berguna untuk membawa sampah yang menumpuk pada permukaan sungai dan mengangkutnya ke kotak sampah yang ditentuka