E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
    3618 research outputs found

    Perkuliahan Good Governance Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa Di Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Banyuasin

    No full text
    Tata Kelola Pemerintahan Desa diperlukan saat ini dalam rangka membangun Desa yang bersih dan mandiri sesuai pelaksanaan dari Undang-Undang Desa dan Pelayanan Publik serta pemerintahan. Diawali oleh perlunya penerapan dalam tata Kelola pemerintahan disuatu negara sebagaimana yang dikemukakan oleh World Bank bahwa penerapan suatu good governance diperlukan bagi suatu negara dan terkhusus juga adalah Indonesia. Dalam perkembangannya penerapan good governance atau tata Kelola pemerintahan yang baik tidak hanya pada tataran pemerintahan pusat saja ataupun pemerintahan provinsi saja dan ataupun hanya pada tataran pemerintahan Kabupaten atau Kota saja. Namun, dalam perkembangannya tata Kelola pemerintahan sangat pula diperlukan pada layanan di pemerintahan desa sebagai sentra langsung pada masyarakat di desa.Wujud tata Kelola pemerintahan desa ini diorientasikan pada seluruh perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan dan penyelenggaraan pemerintahan itu sendiri. Prinsip-prinsip Good Governance atau tata Kelola pemerintahan yang meliputi Transparansi yaitu yang dapat dibangun atas dasar arus informasi yang bebas. Seluruh proses pemerintahan lembaga dan informasi dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan, dan informasi yang tersedia harus memadai agar dapat dimengerti. Peduli pada Stakehoder, berorientasi pada Konsensus, kesetaraan, efektifitas dan Efisiensi, akuntabilitas, visi strategis, partisipasi masyarakat dan tegaknya supremasi hukum.Hasil yang dicapai setelah pelaksanaan adalah para perangkat desa memahami dan mengaplikasikan tata Kelola pemerintahan dalam rangkan melaksanakan kinerja aparatur pemerintahan Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Banyuasin

    Kesadaran Hukum Penggunaan Media Sosial di Masyarakat Desa Berkat Kecamatan Sirau Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir

    No full text
    Kesadaran Hukum Penggunaan Media Sosial di Masyarakat Desa Berkat Kecamatan Sirau Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ili

    PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI UMKM DI KELURAHAN AIR BATU DAN AIR BATU JAYA

    Get PDF
    Pengetahuan Masyarakat mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Air Batu dan Air Batu Jaya. UMKM adalah suatu usaha perdagangan yang dikelola oleh orang-perorangan atau berbentuk badan usaha yang kegiatan usahanya pada lingkup kecil atau juga mikro. Dengan adanya kesadaran untuk mendukung UMKM Daerah untuk maju, membuat lingkup usaha semakin terbuka. Salah satu kunci keberhasilan usaha mikro, kecil dan menengah adalah adalah tersedianya pasar yang jelas bagi produk UMKM. Sementara itu kelemahan mendasar yang dihadapi UMKM dalam bidang pemasaran adalah orientasi pasar rendah, lemah dalam persaingan yang kompleks dan tajam serta tidak memadainya infrastruktur pemasaran. Peran masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam pengetahuan UMKM juga akan membantu memajukan persaingan pasar. Dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif, peneliti mendapatkan seberapa penting pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan masyarakat terhadap potensi usaha UMKM di daerah setempat. Peneliti juga memberikan penyuluhan mengenai UMKM dengan harapan masyarakat dapat mandiri dalam menunjang perekonomian dan memperluas kesempatan kerja

    Perbedaan Hasil Pemeriksaan Hb Elektroforesis dengan One Tube Fragile Osmotic Test pada Pasien Talasemia di RSUD Majalaya

    Get PDF
    Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus talasemia cukup tinggi. Perlu dilakukan skrining untuk menghentikan atau mengurangi angka kejadian talasemia, antara lain salah satunya menggunakan pemeriksaan Hb elektroforesis dan One Tube Fragile Osmotic Test. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Majalaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien yang pernah melakukan pemeriksaan Hb elektroforesis menurut data rekam medis di RSUD Majalaya sejumlah 24 pasien. Data yang digunakan adalah rekam medis Hb Elektroforesis dan data hasil pemeriksaan One Tube Fragile Osmotic Test. Uji statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil yang didapatkan menunjukan sebanyak 11 sampel (91,7%) dengan hasil pemeriksaan Hb Elektroforesis talasemia menunjukan hasil positif pada OTFOT dan sebanyak 1 sampel (8,3%) dengan hasil pemeriksaan Hb Elektroforesis talasemia tetapi menunjukan hasil negatif pada OTFOT. Ada pula didapatkan 9 sampel (75%) dengan hasil Hb elektroforesis yang menunjukan tidak talasemia dengan OTFOT positif dan 3 sampel ( 25 %) didapatkan hasil pemeriksaan Hb elektroforesis tidak talasemia dengan OTFOT negatif. Hasil uji Chi-square dengan p-value 0,590 (p>0.05) menunjukan tidak ada perbedaan antara hasil pemeriksaan Hb elektroforesis dengan hasil pemeriksaan One Tube Fragile Osmotic Test

    Pemodelan dan Implementasi Gerak Robot Manipulator dengan Menggunakan Robotics System Toolbox pada MATLAB

    Get PDF
    Penggunaan robot manipulator dalam dunia industri sudah sangat tidak asing lagi. Namun, apabila melihat dari sudut pandang dunia pendidikan, pembelajaran tentang robot manipulator cenderung mengalami kesulitan yaitu dalam hal biaya pembuatan robot manipulator itu sendiri yang cenderung mahal. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan dan implementasi yang dapat memungkinkan pembelajaran terkait robot manipulator dapat dilakukan dalam dunia pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan salah satu library pada MATLAB yaitu Robotics System Toolbox dan kemudian mengimplementasikannya pada mikrokontroller Arduino Mega 2560 untuk dapat dijalankan pada prototipe robot manipulator. Hasil yang diperoleh bahwa simulasi dan implementasi gerak robot dengan menggunakan Robotics System Toolbox dapat terintegrasi secara langsung dan menghasilkan gerakan yang mampu mengikuti input berupa titik koordinat pada bidang x, y, dan z. Blok invers kinematik mampu dengan akurat dalam menghitung secara otomatis besar sudut tiap joint robot manipulator yang dapat memposisikan end effector robot pada titik koordinat lintasan gerak yang telah ditentukan

    Islamic State Senior High School: The Effect of Using Talking Stick Method on Student’s Speaking Performance

    Get PDF
    This study discussed about using Talking Stick Method on students’ speaking skill at MAN 3 Kota Jambi. The goals of the research are to find out the effect of Talking Stick Method on Students’ Speaking Performance after being taught by using Talking Stick Method and to find out significant different between students’ who are taught by using Talking Stick Method and those who are not. This research used quasi experimental method with quantitative approach. Sample of the research were 60 students which experimental class was 30 students and control class 30 students. The data collection is used pre-test and post-test. Data analysis is used speaking test. The result of this research shows that applying Talking Stick Method affected on students’ speaking performance. It can be seen at paired sample t- test and independent sample t-test. The result of the average students’ speaking score from the same group who taught by using Talking Stick Method got score 0.000 which can be seen from criteria of hypothesis if the score lower than 0.05 it means Ha is accepted. And the result of independent sample t- test shows that the mean of different was 13. 26667 and the  significant 2-tailed ? 0.05 (0.000 ? 0.05). It can be seen there are difference effect of students’ speaking skill between experimental and control class. To sum up, it can be concluded that there was any difference significant effect of students’ speaking skill between students’ who were taught by using Talking Stick Method and students who were taught by using conventional Method at MAN 3 Kota Jambi.

    Klasterisasi Desa Wisata Berbasis Ketahanan Bencana dan Masyarakat di Desa Kunjir, Lampung Selatan

    Get PDF
    Kunjir Village has been designated as a Leading Tourism Village by the South Lampung Regency Government in early 2022. However, Kunjir Village is still have declining in tourism activities, especially after tsunami disaster in 2018. Based on this potential disaster, the authors in previous research have formulate into 4 (four) zoning of Kunjir Village’s coastal area. These zoning directives needs to be completed by actual data based on the potential for new tourism development and the aspirations of the community. The purpose of this study is to arrange clustering of tourist villages based on regional spatial conditions by considering environmental conditions in order to support people's welfare. This research is a descriptive study using qualitative methods with secondary data sources and information from respondents selected by purposive sampling with conducting structured interviews. The analysis was carried out by combining this research findings with the previous research results. The results of this study are developt 4 (four) superior tourism clusters including the Kunjir's Giant Seawall Cluster, the Kunjir Culinary Tour Cluster, the Kunjir Hot Springs and Waterfall Cluster, and the Kunjir Open Air Museum Cluster. This tourism village clustering can be used as a reference and will be able to be held regularly then become the tourism agenda of South Lampung Regency.Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan pada awal tahun 2022 mencanangkan Desa Kunjir sebagai salah satu desa wisata unggulan. Sebelumnya Desa Kunjir juga terkena dampak tsunami pada tahun 2018 yang berdampak pada penurunan kegiatan wisata di Desa Kunjir maupun sekitanya. Sebelumnya penulis melakukan penelitian dengan hasil berupa penyusunan 4 (empat) zonasi kawasan pesisir Desa Kunjir. Dengan adanya arahan dari zonasi tersebut kemudian dilakukan pendataan terkait potensi pengembangan wisata baru serta aspirasi dari komunitas masyarakat. Tujuan penelitian ini menyusun klasterisasi desa wisata berdasarkan kondisi ruang wilayah serta tata lingkungan yang dinamis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode analisis kualitatif dengan sumber data sekunder serta informasi dari responden yang terpilih secara purposive sampling dengan melakukan wawancara terstruktur. Dalam proses analisa dengan menggunakan hasil penelitian penulis terdahulu  dan menggabungkan dengan hasil temuan penelitian ini. Hasil penelitian ini menghasilkan 4 (empat) pengembangan klaster wisata unggulan diantaranya Klaster Wisata Kunjir’s Giant Seawall, Klaster Kunjir Culinary Tour, Klaster Wisata Air Terjun dan Sumber Air Panas Kunjir Hot Springs, dan Klaster Kunjir Open Air Museum. Dengan demikian konsep klasterisasi desa  wisata Kunjir tersebut dapat terlaksana secara rutin dan menjadi agenda wisata yang mampu dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selata

    PERBANDINGAN NILAI EOSINOFIL ANTARA PENDERITA RINITIS ALERGI DAN PENDERITA ASMA BRONKIAL

    Get PDF
    Rinitis alergi dan asma bronkial merupakan penyakit saluran pernapasan yang memiliki kesamaan dalam hal anatomi dan mediator inflamasi. Inflamasi  pada rinitis alergi dan asma bronkial melibatkan akumulasi eosinofil dalam membran mukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan nilai eosinofil antara penderita rinitis alergi dan penderita asma bronkial. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik desain cross sectional. Pemeriksaan nilai eosinofil menggunakan Automated Hematology Analyzer Sysmex XS-800i di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Teknik consecutive sampling sebanyak 31 penderita rinitis alergi dan 31 penderita asma bronkial yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata nilai eosinofil penderita rinitis alergi 2,26% dan penderita asma bronkial 5,74% dengan hasil Mann-Whitney test diperoleh p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan, terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai eosinofil antara penderita rinitis alergi dan penderita asma bronkial

    Pengujian Peluahan Sebagian Menggunakan Rogowski Coil Inti Ferit dan Non Ferit dengan Variaasi Lilitan Sebanyak 10 Lilitan

    Get PDF
    Partial Discharge is one of the phenomena that occurs in the electric power system, which is characterized by the phenomenon of heat which will disrupt the insulation system. If this phenomenon is left for a long time, it will disrupt the process of distributing electricity, even stopping the process of distributing electricity. Partial discharge testing can be tested in 2 ways, namely conventional using coupling and conventional using electromagnetic methods, optical methods, acoustic methods, and chemical methods. Moisture testing in part in this study uses a non-conventional method with the electromagnetic method. The electromagnetic method used is the Rogowski Coil with ferrite and non-ferrite cores. Each Rogowski Coil core has an inner diameter of 1.2 cm, an outer diameter of 2.5 cm, a height of 2.5 cm and a total of 10 turns. The results of the partial sweat test show that the non-ferrite core Rogowski Coil responds faster than the ferrite core Rogowski Coil. As for the sensitivity level of the second core used for partial discharge testing, it can be seen that the Rogowski Coil with a ferrite core is more sensitive than the non-ferrite core with a sensitivity value of 11.63%

    Potensi Energi Angin Menjadi Energi Alternatif Listrik di Kawasan Jalur Lintas Selatan Kabupaten Lumajang

    Get PDF
    Energi angin memiliki banyak potensi, namun belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui apakah angin dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif listrik di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Kecamatan Condro, Kabupaten Lumajang. Nantinya, energi alternatif listrik akan mampu berkontribusi pada minimnya penerangan jalan di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS). Survei langsung dilakukan untuk mengumpulkan data pada tanggal 16 Oktober 2022, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 Waktu Indonesia Barat di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Kecamatan Condro, Kabupaten Lumajang. Selain itu, dengan mengkaji tinjauan beberapa literatur yang relevan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi smartphone yakni aplikasi Zephyrus wind meter yang digunakan untuk mengambil data kecepatan angin. Dilakukan tiga pengukuran, yakni dengan variasi tiga jam. Berdasarkan hasil pengukuran, perbedaan kecepatan angin maksimum pada titik lokasi yang diteliti adalah 0,7 m/s, 1,5 m/s, dan 1,9 m/s. Fakta tentang kemunkinan angin untuk dimanfaatkan menjadi energi alternatif yang efisien dijelaskan dalam beberapa jurnal studi literatur. Akan tetapi, berdasarkan data dan fakta yang terdapat pada Jalur Lintas Selatan (JLS) pada Kecamatan Condro Kabupaten Lumajang asumsi awal tidak cocok dengan fakta di lapangan karena kawasan tersebut tidak cocok untuk pembangkit listrik tenaga angin. Maka dari itu, kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa jalur lintas selatan yang ada di Kecamatan Condro Kabupaten Lumajang tidak memiliki cukup potensi untuk dijadikan pembangkit listrik tenaga angin

    3,176

    full texts

    3,618

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇