E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
Problematika Kepailitan dan Pembubaran Bumn Persero Serta Perlindungan Hukum terhadap Kreditor
Dalam praktiknya, tidak jarang ditemukan seseorang atau badan hukum yang terkena kasus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atau Kepailitan dan bersamaan telah dalam proses penyidikan atau sudah dinyatakan melakukan tindak pidana seperti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) maupun korupsi. Hal ini yang sering mengakibatkan pertanyaan terkait pertanggungjawaban direksi dan harta aset yang dimiliki, karena dalam menjalankan tugas, pengurus kurator sering berhadapan dengan penyidik Polri dan/atau kejaksaan berkaitan dengan sita pidana atas harta pailit.Pada dasarnya, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UUK dan PKPU) Pasal 1 ayat (1) mendefinisikan kepailitan sebagai: ‘sita umum atas semua kekayaan Debitur Pailit yang pengurusannya dan pemberesannya dilakukan oleh Kurator dibawah pengawasan Hakim Pengawas’. Adapun dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 disebutkan bahwa: ‘Debitur yang mempunyai dua atau lebih kreditor dan tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih, dinyatakan pailit dengan putusan pengadilan, baik atas permohonannya sendiri maupun atas permohonan satu atau lebih Kreditornya’. Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membubarkan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 tahun 2023 tentang Pembubaran Perusahaan Perseroan PT Merpati Nusantara Airlines. Pembubaran itu tak lepas dari putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 5/Pdt.Sus Pembatalan Perdamaian I 2022/ PN. Niaga Sby Jo Nomor 4/Pdt.Sus-PKPU/20l8/PN.Niaga Sby tanggal 2 Juni 2022, yang menyatakan Merpati Airlines pailit dan mengakibatkan kerugian besar bagi pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas. Artikel ini juga mengevaluasi langkah-langkah yang dapat diambil oleh pemerintah untuk menghindari kebangkrutan BUMN lainnya dan menjaga keberlanjutan perusahaan negara dalam industri penerbangan
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper Betle L.) pada Larva (Aedes aegypti) Instar III
Daun sirih (Piper betle L) adalah tanaman herbal yang memiliki beragam metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid. Senyawa tersebut memiliki efek larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi efektivitas ekstrak etanol daun pada larva Aedes aegypti instar III. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan desain penelitian posttest only control group. Sampel dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol daun sirih dengan konsentrasi 25%, 75%, 50%,100%, abate sebagai kontrol positif, dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Data dianalisis dengan uji one away annova selanjutnya perhitungan lethal concentration menggunakan analisis probit. Hasil dari efektivitas ekstrak etanol daun sirih terhadap larva Aedes aegypti didapatkan kematian larva pada konsentrasi 25% (0,3%), 50% (0,46%), 75% (0,63%), 100% (0,95%), kontrol positif (100%) dan 0% pada kontrol negatif. Hasil analisis probit didapatkan nilai lethal concentration (LC50) sebesar 37,849% berada pada konsentrasi 37,849% dan nilai LC90 berada pada konsentrasi 97,393%, ini bermakna pada konsentrasi 97,393% dalam waktu 24 jam mampu membunuh 90 larva. Ekstrak daun sirih efektif sebagai larvasida alami terhadap larva Aedes aegypti instar II
PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
Penggunaan media visual dalam pembelajaran sejarah memiliki peran penting dalam memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan pemahaman siswa. Media visual, seperti gambar, peta, video, dan infografis, dapat menyederhanakan konsep-konsep kompleks, memvisualisasikan peristiwa sejarah, dan membantu siswa memahami kronologi serta hubungan antar peristiwa dengan lebih baik. Media ini juga mampu menarik minat dan perhatian siswa, menjadikan pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Selain itu, visualisasi peristiwa sejarah membantu siswa untuk membayangkan situasi pada masa lalu, yang sulit dicapai melalui teks saja. Penggunaan media visual juga mendukung berbagai gaya belajar, terutama bagi siswa yang lebih responsif terhadap stimulasi visual. Dalam konteks digital, media visual memungkinkan penyampaian materi sejarah secara dinamis dan kontekstual, memanfaatkan teknologi modern untuk menjembatani kesenjangan antara generasi muda dengan peristiwa masa lampau. Dengan demikian, media visual menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa dalam pembelajaran sejarah
PENERAPAN TEKNOLOGI DAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS VIRTUAL REALITY DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA
Artikel ini membahas penerapan teknologi dan media pembelajaran sejarah berbasis Virtual Reality (VR) dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa. VR memungkinkan siswa untuk merasakan pengalaman langsung dari peristiwa sejarah, menciptakan lingkungan belajar yang imersif dan interaktif. Dengan menggunakan VR, siswa tidak hanya melihat gambar atau mendengarkan penjelasan, tetapi juga dapat "mengunjungi" tempat-tempat bersejarah dan mengalami konteks sosial serta budaya pada masa itu. Hal ini membantu siswa untuk memahami peristiwa sejarah dengan lebih mendalam dan mengembangkan empati terhadap tokoh-tokoh serta masyarakat yang terlibat.Studi kasus menunjukkan bahwa penerapan VR dalam kelas sejarah telah meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Pengalaman belajar yang menarik ini mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dan menjelajahi materi pelajaran dengan lebih antusias. Selain itu, artikel ini juga membahas prospek masa depan VR dalam pendidikan, termasuk pengembangan konten yang lebih beragam dan kolaborasi internasional antar-sekolah.Dengan demikian, penerapan teknologi VR dalam pembelajaran sejarah menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam metode pengajaran tradisional. Teknologi ini tidak hanya membuat pembelajaran sejarah lebih menarik tetapi juga lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, menjadikan mereka lebih siap untuk menghadapi tantangan global di masa depan
Pendampingan Literasi Numerasi dengan Metode KORAN (Kolaborasi Pembelajran) di SD Negeri Pusbasana 01
Tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa di SD Negeri Purbasana 01 dengan melakukan pendampingan metode KORAN. Metode pendampingan KORAN dengan melalui beberapa tahapan yaitu observasi, pretest AKM, pendampingan, Post Test AKM, serta evaluasi. Hasil dari pendampingan adalah adanya peningkatan kemampuan literasi numerasi pada siswa SD Negeri Purbasana 01 ditunjukkan dengan nilai rata-rata pada pre test yaitu 18,91 menjadi 78,26 saat post test
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK PADA NOVEL PANCARONA KARYA ERISCA FEBRIANI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Pancarona karya Erisca Febriani dengan menggunakan pendekatan strukturalisme genetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik dokumentasi. Sumber data penelitian ini berupa novel Pancarona karya Erisca Febriani. Teknik penelitian yang digunakan ialah teknik analisis dokumen berupa novel Pancarona. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat unsur intrinsik berupa tema, sudut pandang, alur, tokoh dan penokohan, latar, gaya bahasa, serta amanat. Terdapat pula unsur struktural genetik berupa fakta kemanusiaan yaitu fakta individu yang berupa fakta dibalik sifat tangguh dan ceria Rima, ia memiliki sifat cemas dan penakut. Terdapat pula fakta sosial yaitu masyarakat lampung percaya bahwa setiap orang harus memiliki anak laki-laki untuk menjadi pengganti ayahnya. Adanya fakta sosial tersebut menyebabkan terjadinya perselingkuhan. Adapun subjek kolektif yaitu mengenai kehidupan sosial kelas menengah, yang mana terdapat larangan bagi wanita untuk bekerja. Terdapat juga pandangan dunia pengarang pada novel yaitu menentang perlakuan semena-mena kepada seorang perempuan, menentang keras perselingkuhan dan setiap orang harus berdamai dengan luka
KESALAHAN BERBAHASA MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG: STUDI KASUS MAKALAH MAHASISWA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan berbagai bentuk kesalahan bahasa tulis yang ditemukan dalam makalah mahasiswa. Manfaat hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah pengetahuan dan acuan penulisan bagi pembaca terkait berbagai bentuk kesalahan yang harus dihindari dalam penulisan makalah. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan cara mengkaji kesalahan berbahasa pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis. Selanjutnya, data divalidasi dengan menggunakan teknik triangulasi sumber, yakni membandingkan atau mengecek data hasil kesalahan berbahasa makalah mahasiswa dengan sumber teori yang relevan. Data penelitian ini berupa makalah yang ditulis mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesalahan berbahasa tulis dalam berbagai aspek, diantaranya aspek ejaan dan tanda baca, kata dan kalimat, dan pengembangan paragraf. Kesalahan tersebut bersumber pada penggunaan tanda baca, penggunaan huruf tebal dan huruf miring, pemakaian ungkapan bahasa asing, gabungan kata dasar, dan pembuatan kalimat serta pengembangan paragraf yang baik. Hasil analisis kesalahan berbahasa dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi formulasi dan rujukan dalam menulis makalah
Implementasi ERP System pada Manajemen Persediaan Bahan Baku UMKM
Salah satu dampak paling signifikan dari era globalisasi adalah kemajuan teknologi informasi yang menyentuh juga dalam menjalankan proses bisnis pada sebuah industri termasuk industri skala kecil yaitu UMKM. Diantara proses bisnis tersebut adalah pengelolaan persediaan. Persediaan adalah aset yang bernilai bagi setiap bisnis, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, dapat menjadi beban yang substansial. UMKM sering kali menghadapi tantangan dalam manajemen persediaan, seperti risiko overstock (persediaan berlebihan) yang mengikis keuntungan, atau risiko understock (persediaan kurang) yang dapat menyebabkan kehilangan pelanggan maka pengembangan sistem informasi persediaan adalah alat yang memungkinkan UMKM untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) pada proses bisnis persediaan sebagai alat penting dalam pengelolaan persediaan dan peningkatan efisiensi bisnis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Adopsi ERP yang bijaksana dapat mengoptimalkan manajemen persediaan dan memperbaiki efisiensi bisnis pada UMKM serta menciptakan peluang pertumbuhan yang lebih besar. Dalam penelitian ini, analisis data dikakukan dengan cara identifikasi prosedur bisnis dan analisis data. Pendekatan analisis GAP menunjukkan proses bisnis yang berjalan melaui implementasi system ERP berbasis web pada pengelolaan persediaan dibandingkan dengan system lama (manual). Hasil dari penelitian ini menunjukkan dampak positif dari implementasi system ERP pada UMKM, terutama dalam hal efisiensi operasional dan peningkatan produktivitas. Hal ini akan menjadi landasan yang kuat bagi UMKM untuk bersaing di pasar yang semakin ketat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjuta
KOMPLEKSITAS PERUSAHAAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN RISIKO AUDIT TERHADAP FEE AUDIT
This research was conducted to determine the relationship between company complexity, company size, and audit risk on audit fees in manufacturing companies in the basic industrial and chemical sectors listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 period using secondary data, namely annual financial report data of industrial sector manufacturing companies. basics and chemistry. The type of research used is associative research. The population in this study was 75 companies and the samples taken were 17 companies. The data collection technique used is documentation. The data analysis method in this research is quantitative analysis using several techniques, namely classical assumption testing, multiple linear regression analysis, coefficient of determination and hypothesis testing assisted by data processing applications, namely Statistical Product And Service Solutions (SPSS). The results show that company complexity, company size, and audit risk influence audit fees
PENGARUH LOKUS KENDALI, KOMITMEN ORGANISASI DAN KINERJA TERHADAP PENERIMAAN DISFUNGSIONAL AUDIT
This research aims to determine the influence of the variables locus of control, organizational commitment, and performance on the acceptance of dysfunctional audits. Researchers used convenience sampling to determine respondents for the sample. The sample collected was 41 government auditors who worked at the BPKP Office of South Sumatra Province. The analysis in this research includes respondent characteristics, descriptive statistics and SEM-PLS analysis. The test results show that there is a significant influence between locus of control on organizational commitment, organizational commitment on performance, and organizational commitment on the acceptance of dysfunctional audits. The research results also show that there is no significant influence between locus of control on acceptance of dysfunctional audits, locus of control on performance, and performance on acceptance of dysfunctional audits