E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
    3618 research outputs found

    WILLINGNESS TO PAY (WTP) OF TOURIST VISITORS SARASAH AIE LULUIH, SARASAH BUNTA, AND SARASAH MURAI

    Get PDF
    A Nature Tourism Park (TWA) is a type of conservation area. In addition to functioning as a conservation area, TWA also functions as a tourist attraction. Harau Valley is one of the favorite tourist attractions in West Sumatra Province. The Sarasah Bunta area has three waterfalls in the same landscape, namely Sarasah Aie Luluih, Sarasah Bunta, and Sarasah Murai. This study aims to determine the factors that influence the Willingness to Pay (WTP) of visitors to the Harau Valley Waterfall, determine the amount of Willingness to Pay (WTP) of visitors to enjoy the Harau Valley Waterfall tour, and compare the Willingness to Pay (WTP) values of tourists at the three Harau Valley Waterfalls. The data used in this study include primary data and secondary data. This study used a multiple linear regression analysis approach, the Contingent Valuation Method (CVM), and descriptive analysis. The results of this study indicate that the WTP values that have a significant influence are income level at Sarasah Aie Luluih, education level at Sarasah Bunta, and gender at Sarasah Murai. The average WTP value of willingness to pay at each waterfall is IDR 6,625.00 per entry at Sarasah Aie Luluih, IDR 7,906.25 per entry at Sarasah Bunta, and IDR 7,233.33 per entry at Sarasah Murai. The Total WTP value (TWTP) is IDR 6,123,812,816.28 with an estimated visitor count of 281,366 people in the Harau Valley. Overall, differences in location, facilities, and atmosphere of each waterfall create different visitor segmentations, so that tourism management and development at the three locations are adjusted to the characteristics of visitors to each waterfall

    REPRESENTASI NILAI SABILULUNGAN DALAM TRADISI MERLAWU (KAJIAN SEJARAH SOSIAL BUDAY GALUH – KERTABUMI)

    Get PDF
    Tradisi Merlawu di Desa Kertabumi, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu bentuk pelestarian warisan budaya Galuh yang masih bertahan hingga kini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pelaksanaan tradisi Merlawu dalam masyarakat kontemporer serta menggali nilai Sabilulungan sebagai representasi sosial budaya Galuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, melalui analisis data dari berbagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Merlawu memiliki tahapan prosesi seperti tawasul, mushafahah, ziarah leluhur, nyiraman pusaka, balakecrakan, hingga beber sajarah. Nilai Sabilulungan tercermin dalam partisipasi kolektif warga, semangat kebersamaan, dan gotong royong yang memperkuat solidaritas sosial. Dalam konteks modern, Merlawu tetap relevan melalui inovasi digital dan pelibatan generasi muda, sehingga berfungsi sebagai penguat identitas budaya dan modal sosial masyarakat Galuh

    Penerapan Komunikasi Non Verbal Dalam Permainan Tradisional Anak

    Get PDF
    Traditional games are a form of play therapy for children to increase motor skills. The application of non-verbal communication when playing can make children comfortable and stimulate children to understand the concept of the game more quickly. The aim of this community service is to see the application of educators' non-verbal communication in children's traditional games, especially in seeing children's growth  and development. The methods used in this PKM include; sharing information about the application of non-verbal communication in the traditional game "hi hi smart child", demonstrations to educators and kindergarten/PAUD children, and implementation of games by assessing children's motor skills before and after traditional games accompanied by non-verbal communication. The PKM results show that there is an increase in children's gross motor skills like speed and agility after being given traditional games accompanied by non-verbal communication. It is hoped that the TK/PAUD can continue this activity and carry out continuous evaluations, so that they can improve the quality of children's growth and development

    PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG UBI UNGU (Ipomoea batatas L.) DAN BEKATUL BERAS (Oryza sativa L.) TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA BRONIS KUKUS

    Get PDF
    Bronis kukus merupakan salah satu jenis kue yang cukup populer di Indonesia. Kue ini dikenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa manis yang khas. Penelitian ini menggunakan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) non faktorial dengan perlakuan perbandingan tepung ubi ungu dan bekatul beras dan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Hasil menunjukan bahwa perbandingan tepung ubi ungu dan bekatul beras merah berpengaruh sangat nyata terhadap kadar gula total dan kadar air bronis kukus. Kadar gula total tertinggi bronis kukus terdapat pada perbandingan tepung ubi ungu 80 %: bekatul beras 20 %dengan nilai rerata 32,76 %, dan Kadar air tertinggi bronis terdapat pada perbandingan tepung ubi ungu 80 %: bekatul beras 20 %dengan nilai rerata 28,62 %

    Kebijakan Hukum Pidana Terhadap Cyber Crime Berbasis Artificial Intelligence di Indonesia

    Get PDF
    Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa dampak signifikan terhadap dinamika kejahatan siber di Indonesia. AI dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindak pidana dengan modus yang semakin canggih, seperti penipuan deepfake, manipulasi verifikasi biometrik, hingga serangan siber otomatis. Fenomena ini menimbulkan tantangan serius dalam penegakan hukum pidana, mengingat regulasi yang ada terutama KUHP dan UU ITE belum secara spesifik mengatur karakteristik kejahatan berbasis AI, termasuk definisi yuridis, ruang lingkup delik, dan mekanisme pertanggungjawaban pidana. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum pidana yang berlaku, mengidentifikasi kelemahan regulasi, serta merumuskan kebijakan hukum pidana yang responsif terhadap Cyber Crime berbasis AI di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil kajian menunjukkan adanya kekosongan hukum terkait definisi AI, pembagian tanggung jawab antara pembuat, operator, dan pengguna AI, serta keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum dan infrastruktur forensik digital. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan hukum pidana yang mencakup penyusunan regulasi khusus AI Cyber Crime, penguatan kapasitas teknis aparat, pembentukan unit khusus penanganan kejahatan digital berbasis teknologi tinggi, dan integrasi prinsip etika teknologi dalam kebijakan nasional. Kebijakan yang adaptif dan komprehensif diharapkan mampu menjamin kepastian hukum, perlindungan masyarakat, serta efektivitas penanggulangan kejahatan siber di era kecerdasan buatan

    AMERICAN VS BRITISH SPELLING PREFERENCES IN SPOKEN TOURISM ENGLISH BY EFL LEARNERS

    Get PDF
    The issue of spelling variation between British English (BrE) and American English (AmE) in English- language tourism communication is often overlooked in English for Specific Purposes (ESP) instruction, particularly among learners of English as a Foreign Language (EFL). In reality, such variations can significantly influence how professionalism and message clarity are perceived in global communication contexts. This study aims to explore the spelling preferences used in spoken tourism English among two EFL learners, employing a qualitative case study approach. The research subjects were two fifth-semester students from Universitas Aisyah Pringsewu which were selected using purposive sampling. Data were gathered through transcripts of role-play simulations and reflective interviews, and analyzed using thematic coding and a linguistic observation rubric. The findings reveal that both participants predominantly used AmE spelling, influenced more by exposure to digital media than by systematic linguistic awareness. Nevertheless, BrE forms still emerged, particularly in contexts perceived as formal or institutional. These results highlight a limited metalinguistic awareness of spelling variation, which contributes to inconsistent register use in professional tourism communication. Therefore, it is recommended that English language instruction for tourism explicitly incorporate training on spelling variation and contextual usage to foster communicative competence that is both professional and adaptable in international settings

    Hubungan Pola Latihan Angkat Beban dengan Kejadian DelayedOnset Muscle Soreness (DOMS) pada Anggota Pusat Kebugaran X

    Get PDF
    Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) adalah kondisi nyeri otot yang muncul setelah aktivitas fisik yang intens (24-72 jam setelah latihan) terutama pada latihan beban dan ditandai oleh rasa nyeri, kekakuan otot, dan penurunan kekuatan otot. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya kondisi ini adalah pola latihan angkat beban. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola latihan angkat beban dengan kejadian Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada anggota pusat kebugaran X. Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah anggota pusat kebugaran X dengan sampel sebanyak 66 orang, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, serta didapatkan melalui purposive sampling. Data pada penelitian pola latihan  (drop set, super set, dan intraset rest) dan kejadian DOMS beserta derajat nyerinya didapatkan melalui wawancara dan formulir skala NRS. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji fisher exact test dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan pola latihan terbanyak adalah intraset rest (39,4%), dan sebanyak (95%) responden mengalami DOMS dengan mayoritas mengalami nyeri sedang (46,4%). Terdapat hubungan yang bermakna antara pola latihan angkat beban dengan kejadian Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada responden (p=0,01; OR=8,44). Dapat disimpulkan bahwa pola latihan dapat mempengaruhi terjadinya DOMS pada mereka yang melakukan latihan angkat beban.

    MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI A MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI SMK HIDAYATUL MUBTADIIN TEMPUREJO JEMBER TAHUN AJARAN 2023- 2024

    Get PDF
    Model pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang sangat penting untuk diterapkan dalam pembelajaran. Di SMK Hidayatul Mubtadiin, penggunaan model pembelajaran masih belum maksimal diterapkan. Guru masih menggunakan model pembelajaran yang konvensional untuk pembelajarannya. Berdasarkan hasil observasi, nilai yang diperoleh siswa kelas XI A SMK Hidayatul Mubtadiin Tempurejo Kabupaten Jember masih belum mencapai target KKM yang ditentukan pada mata pelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan dalam srtikel ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terbagi dalam 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II dari penelitian tindakan kelas termasuk tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini fokus pada semester II kelas XI tahun pelajaran 2023/2024 yang diikuti oleh 34 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif Jigsaw pada siklus I tidak menunjukkan bahwa model pembelajaran digunakan secara optimal, karena pendistribusian kelompok pada saat pembelajaran belum optimal. Sebaliknya pada saat penerapan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada siklus II, guru sudah sesuai dengan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dalam menerapkan model pembelajaran, karena untuk setiap kelompok yang dibentuk, guru memberikan pendampingan intensif kepada siswa dari kelompok asal dan kelompok ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode pertama siswa tidak mencapai tujuan KKM, sedangkan pada periode kedua siswa kelas mencapainya

    Edukasi Penerapan Energi Terbarukan dan Penggunaan Internet of Things (IoT) Pada Panel Surya Di Desa Paya Besar Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa MA Pondok Al-Umar mengenai penerapan energi terbarukan dan teknologi Internet of Things (IoT) pada panel surya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi, dan praktikum langsung, yang memberikan pengalaman belajar yang interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat dan cara kerja panel surya, serta efisiensi penggunaan energi melalui IoT. Data yang dikumpulkan mengindikasikan antusiasme peserta dan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan energi. Kesimpulannya penekanannya pada pentingnya pendidikan berkelanjutan untuk mendukung transisi penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan menuju. Kegiatan ini juga membuka peluang untuk penelitian dan pengembangan lebih lanjut di bidang energi terbarukan dan IoT, menunjukkan sinergi antara pendidikan, teknologi, dan keinginan

    Pembuatan Asinan Nanas untuk Pemberdayaan UMKM Desa Tanjung Lalang

    Get PDF
    Pembuatan asinan nanas merupakan salah satu inovasi produk olahan berbasis bahan lokal yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku UMKM di Desa Tanjung Lalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk asinan nanas yang dapat menjadi alternatif usaha bagi masyarakat setempat. Dalam proses pembuatan asinan nanas, bahan baku utama berupa nanas dipilih karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dan potensi pasar yang luas. Selain itu, asinan nanas memiliki rasa segar dan unik yang dapat menarik minat konsumen. Program pemberdayaan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM desa dalam hal teknik produksi, pengemasan, serta pemasaran produk. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pendapatan pelaku UMKM serta memperkenalkan produk asinan nanas sebagai salah satu produk unggulan dari Desa Tanjung Lalang. Melalui pemberdayaan ini, diharapkan tercipta peluang usaha baru, peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, serta pengembangan potensi produk lokal yang dapat bersaing di pasar yang lebih luas

    3,176

    full texts

    3,618

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇