E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN ABU CANGKANG SAWIT DENGAN BENDA UJI SILINDER TERHADAP KUAT TEKAN BETON F’C 24,9 MPA”
The use of additional materials as a mixture in the manufacture of concrete is progressive. The materials used are also increasingly varied, depending on the expected results, the added material that will hopefully achieve the expected quality of the concrete is f'c 24.9 MPa This research aims to increase the percentage of concrete increase in the percentage of addition of sugar cane dust and palm shell ash.This research uses cylindrical specimens with a total of 42 specimens consisting of 2.5% and 5% bagasse ash and 0, 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% palm shell ash as materials. alternative to the strength of the compressive strength test concrete for 28 days.Based on the results of testing the compressive strength of cylindrical concrete, it is concluded that the increase in compressive strength is the largest. can be obtained 5% bagasse ash and 5% palm shell ash with a characteristic value of f'C 26.31 Mpa for 28 daysKeywords: Concrete, bagasse ash, palm shell ash, compressive strengt
PENERAPAN PROGRAM K3 MEMENGARUHI PERILAKU PENGGUNAAN APD DI BAGIAN PENGANTONGAN PUPUK PT. PUSRI PALEMBANG
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani pekerja. Dengan K3 maka para pihak diharapkan dapat melakukan pekerjaan dengan aman dan nyaman. Proses penerapan program K3 diterapkan dengan tujuan K3 disuatu perusahaan dapat berjalan dengan efektif, sehingga tercipta suatu keadaan yang aman dan tindakan aman dari pekerja seperti menaati peraturan untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). APD merupakan upaya yang dilakukan dalam penerapan program K3 untuk mencegah terjadinya risiko kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penerapan Program K3 terhadap perilaku Penggunaan APD di PT. Pusri Palembang (Bagian Pengantongan Pupuk). Jenis penelitian observasi analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan PT. Pusri Palembang bagian pengantongan pupuk. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dengan besar sampel 80 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi. Data didapatkan melalui pengisian kuesioner dan dianalisis secara bivariat. Hasil uji statistik menggunakan uji Fisher didapatkan hubungan yang bermakna antara penerapan program K3 terhadap perilaku penggunaan APD (p value 0,010; OR=6,327). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara Penerapan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja terhadap perilaku Alat Pelindung Diri (APD) di PT. Pusri Palembang (Bagian Pengantongan Pupuk)
PENGARUH KOMUNIKASI GURU DENGAN SISWA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PALEMBANG
Berdasarkan pengamatan sementara masih ada diantara siswa-siswi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Palembang kurang termotivasi dalam belajar, apakah hal ini disebabkan oleh komunkasi guru dengan siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Adakah Pengaruh Komunikasi Guru dengan SiswaTerhadap Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Palembang?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah Pengaruh Komunikasi Guru dengan SiswaTerhadap Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Palembang yang berjumlah 389 siswa. Sampel penelitian diambil sebanyak 25% dari jumlah populasi dengan teknik random sampling sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 96 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah uji signifikan (Uji t). Berdasarkan analisis penelitian, hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa variabel Komunikasi Guru dengan Siswa berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Belajar Siswa, hal ini ditunjukan dengan nilai thitung sebesar 9.964 dengan signifikansi 0.000 dan nilai ttabel sebesar 0.200, maka thitung > ttabel atau 9.964 > 0.200. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ada Pengaruh Komunikasi Guru dengan Siswa Terhadap Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Palembang. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dijelaskan bahwa semakin baik komunikasi guru dengan siswa maka akan meningkatkan motivasi belajar siswa. Begitu juga sebaliknya, apabila tidak terjalin komunikasi yang baik, maka akan menurunkan motivasi belajar siswa. Saran: guru hendaknya dapat terus-menerus menciptakan komunikasi yang baik kepadasiswa, sehingga siswa dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Selain itu, siswa hendaknya dapat meningkatkan motivasinya dalam belajar untuk meningkatkan hasil belajar yang lebih baik
PENGARUH PENAMBAHANAN METAKAOLIN DAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA MUTU K-400
High-quality concrete usually uses an addition to workaholic, high-pressure, and concrete durability such as metacaolin and superplasticizer.The Study was conducted to find out how the metacaolin + superplasticizer addition to the strong K-400 press of concrete. The test object used was a cube 15 x 15 x 15 cm. Strong tests of concrete were made at the age of 3 days, 14 days, and 28 days. The research is done on normal concrete, and metacaolin 10% + superplasticizer 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3%, and 3,5% with separate parts.Research shows the strong value of normal concrete pressure at 28 days on 403,66 Kg/cm² while strong value of optimum concrete at 28 days occurs in a variety of Metacaolin 10% + Superplastizer 3% on 460,58 Kg/cm². It is known that adding metacaolin + superplasticizer add to strong concrete pressure.Key Words : concrete, metacaolin, superplasticizer, and strong press
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA KRITIS UNTUK MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kebutuhan bahan ajar membaca kritis bagi dosen dan mahasiswa, (2) produk bahan ajar membaca kritis hasil pengembangan, dan (3) efek potensial bahan ajar membaca kritis hasil pengembangan untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Baturaja. Bahan ajar yang dikembangkan adalah bahan ajar berbentuk buku teks yaitu Membaca Kritis. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Jolly dan Bolitho. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Subjek dalam uji lapangan ini terdiri atas 23 orang mahasiswa. Untuk memperoleh informasi kelayakan bahan ajar, dilakukan validasi ahli berdasarkan aspek materi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan. Data dalam uji lapangan terbatas diperoleh melalui tes tertulis yaitu tes tertulis berbentuk pilihan ganda dan uraian. Berdasarkan hasil analisis validasi ahli, bahan ajar Membaca Kritis yang dikembangkan dapat dikategorikan baik atau layak digunakan oleh mahasiswa. Hasil tes membaca kritis oleh mahasiswa juga mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 47,00 menjadi 69,26 dengan nilai selisih 22,26. Dengan demikian, prototipe bahan ajar Membaca Kritis hasil pengembangan peneliti dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membaca kritis dan layak digunakan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Baturaja
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA PERBEDAAN KOMPOSISI MEDIA TANAM
Fungi are plants that cannot carry out photosynthesis because they do not have chlorophyll. The purpose of this study was to determine the ratio of tankos and bran media as a planting medium to the growth and production of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) plants. The research was conducted from May to July 2019 in Talang Buluh Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The research method used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 5 replications. The results showed that the composition of the growing media 70% tankos, 27% bran, 3% lime was the best treatment for the growth and production of oyster mushrooms with a fresh weight of 320.26 g/baglog.
Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Padi Lahan Pasang Surut di Desa Mulya Jaya Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin
ABSTRACT This study aims to determine the use of production factors of tidal land rice farming. This research was conducted in the Village of Mulya Jaya, Lalan District, Musi Banyuasin Regency from December to February 2020. The research method used was the survey method. The sampling method used is by random (Simple Random Sampling), where from 300 paddy farmers will be taken 10% according to the number of requirements in the analysis used, the number of samples of paddy farmers used in this study is 30 people. Data collection methods used in this study were direct observation and interviews with respondents using a tool in the form of a list of questions that had been prepared in advance as well as data obtained from relevant institutions that are related to this research. The results showed that the use of production factors in tidal land farming in the form of Land, Seeds, Urea Fertilizer, TSP Fertilizer, Insecticides and Labor was inefficient so it needed to be added to reach an efficient level. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan faktor produksi usahatani padi lahan pasang surut. Penelitian ini di laksanakan di Desa Mulya Jaya Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin pada bulan Desember sampai dengan bulan Februari 2020. Metode penelitian digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah dengan secara acak (Simple Random Sampling), dimana dari 300 Petani padi akan diambil 10% sesuai dengan jumlah syarat dalam analisis yang digunakan maka jumlah sampel petani padi digunakan dalam penelitian ini adalah 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan alat bantu berupa daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya serta data -data yang didapat dari lembaga-lembaga terkait yang ada hubunganya dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi pada usahatani padi lahan pasang surut berupa Lahan, Benih, Pupuk Urea, Pupuk TSP, Insektisida dan Tenaga kerja tidak efisien sehingga perlu dikurangi untuk mencapai tingkat efisien.
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Formalin Pada Produk Terasi (Shrimp Paste) yang Diperdagangkan di Pasar Sentral Kota dan Pasar Sentral Wua-Wua
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan formalin pada terasi yang diperdagangkan di Pasar Sentral Kota dan Pasar Sentral Wua-Wua. Metode analisis yang digunakan yaitu metode Fenilhidrazin dan uji kuantitatif (Metode Titrasi). Uji kualitatif bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya formalin pada terasi, sedangkan uji kuantitatif bertujuan untuk mengetahui berapa kadar formalin yang terkandung pada terasi yang diperdagangkan di Pasar Sentral Kota dan Pasar Sentral Wua-Wua. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa sampel yang diambil dari 6 sampel Pasar Sentral Kota dan Pasar Sentral Wua-Wua 5 sampel positif mengandung formalin. Rata-rata persentase kadar formalin di lokasi Pasar Sentral Kota (A2) sebesar 77 mg/kg dan 54,6 mg/kg (A3). Pasar Sentral Wua-Wua (B1) 60 mg/kg, (B2) 66,7 mg/kg dan (B3) 107,2 mg/kg. Hasil penelitian menghasilkan simpulan terdeteksinya penggunaan formalin pada 5 sampel produk terasi yang beredar di lokasi Pasar Sentral Kota dan Pasar Sentral Wua-Wua kota Kendari
ANALISIS PROKSIMAT DAN DAYA TERIMA KUE TALAM DENGAN PENAMBAHAN IKAN GABUS
Kue talam adalah kue yang terbuat dari tepung beras dan tepung kanji, dengan bahan tambahan, santan, dan garam. Kehadiran produk kue basah juga menambah jenis makanan yang ada di masyarakat. Namun kreasi pengolahan kue talam tersebut masih sedikit, sehingga perlu dilakukan kreasi dalam pengolahan kue talam yang salah satunya dapat dilakukan dengan menambahkan bahan dasar pembuatan kue talam dengan menambahkan ikan gabus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi terbaik dan daya terima kue talam dengan penambahan ikan gabus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap non faktorial, eksperimen yang digunakan bersifat homogen atau tidak ada faktor lain yang mempengaruhi respon di luar faktor yang diteliti. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa formula terbaik adalah formula 2 (250 gram ikan gabus). Kandungan gizi formulasi kue tart terbaik berdasarkan analisis proksimat adalah energi 147,68 Kkal, protein 6,40%, lemak 6,04%, karbohidrat 16,93%. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam pembuatan kue tarpaulin dengan penambahan ikan gabus untuk menghilangkan bau amis ikan gabus dan membuat warnanya lebih menarik