E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN DI KELURAHAN MUARA SIBAN KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA PAGAR ALAM
This study aims to calculate how much profit and rate of profit on Allium fistulosum L farming in Muara Siban Village Dempo Utara Pagar Alam City. This research was carried out in Muara Siban Village Dempo Utara Pagar Alam City from April to June 2021. method The research used in this research is a survey method. The sampling method used in this study is the saturated sampling method (census). The data collection method used in this study is the method of observation, interviews and documentation which is asked directly to the respondents by using tools in the form of a list of questions that have been prepared in advance and data obtained from institutions related to this research. data processing and data analysis used in this study were coding, editing, and tabulating. Farming profits obtained by sample farmers in Allium fistulosum L farming with an average cultivated area of 2 Ha, with an average income of Rp. 78,828,923/Lg/Mt, with an average production cost of Rp. 31.797.922/Lg/Mt, resulting in an average profit of Rp. 46.951.973/Lg/Mt. The profit level of leek farming obtained by the sample farmers in Muara Siban Village Dempo Utara Pagar Alam City with a cultivated area of 2 Ha, is 2.5, meaning that the costs incurred are Rp. 31.797.922 which will generate 2.5 times the revenue. carried out by farmers, examples are profitable for farmers and deserve to be continued
SISTEM TATANIAGA CABAI MERAH KERITING DI KECAMATAN BANYUASIN III KABUPATEN BANYUASIN
The aims are Knowing the marketing channel of curly red chili, Knowing the marketing function carried out by the curly red chili trading institution, Calculating trade system costs, trading margins, farmer's share and share in institutions involved in chili trading activities, Knowing the efficiency of the curly red chili trading system, The research was carried out in Seterio Village, Banyuasin III District, Banyuasin Regency. The method used is a survey method for chili farmers and marketing institutions (chili traders). The data were analyzed using the formula for trading margins, trading costs, trading profits, farmer's share, institutional share and marketing channel efficiency. The results showed: the red curly chili trade system consists of 4 trading channels, namely: I = Farmers-collectors at village level-collectors at sub-district level-wholesalers- retailers-consumers, II=farmers-collectors at the sub-district level-wholesalers- retailers- consumers, III = Farmers-collectors at village level-retailers-consumers,and IV = farmers-collectors at the sub-district level-retailers-consumers. The marketing functions carried out in the chili trade system are: a) Exchange function: Buying and selling (performed throughout the institution), b) Physical function: transportation (performed by all trading institutions except wholesalers), c) Facility function: Standardization and grading (performed by sub-district traders and village collectors, wholesalers and retailers), risk assurance, financing and market information (performed by all trading institutions). Chile trading margin value, namely: channel I = Rp. 3.350/kg, channel II= Rp. 4,200/kg, channel III = Rp. 4.197/kg and channel IV = Rp.3.350/kg.Farmer's share value in: channel I = 78.83%, channel II = 79.66%, channel III = 79.52% and channel IV = 83.29%. All of the curly red chili trades on various channels are efficient, and the most efficient is channel IV..
ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS PABRIK KELAPA SAWIT PT. BULUH CAWANG PLANTATION DABUK REJO KECAMATAN LEMPUING KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ABSTRACTThe purpose of this study is to learn the input/input, production process, output / output in the palm oil mill of PT. Buluh Cawang Plantation, Lemembu Subdistrict, Ogan Komering Ilir Regency. To find out what are the obstacles in the field of production in the palm oil mill of PT. Buluh Cawang Plantation, Lemembu Subdistrict, OKI Regency. The method used in this research is case study. The results showed that production management at the PT. Reed Cawang Plantation starts from input which includes sources of raw materials, receipts, namely security posts, balance bridge registration posts, sorting. The production process includes loading ramp (filling fruit on the lorries) sterilizer (boiling), therser (shelling), digester (pulverizing and pressing), classification (separating and extracting oil) kernel (processing nuts and kernels) and Output / output, namely CPO ( Crude Palm Oil). Constraints on the input / input of raw materials that often occur are in the weighing process because the weighing machine often makes errors and the mistakes of the workers in doing administrative work of receiving FFB and sending palm oil products. material quality does not meet the criteria, security disturbances and heavy rain or security disturbances. The constraint in the production process that is often encountered at the boiling station is the distribution of steam that is not optimal, thus hampering the boiling cycle time.This problem arises because of the human factor (Man), negligence in checking the temperature of the storage tank and ignoring the existing SOP (Standard Operational Procedure). ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempelajari Input/masukan, Proses Produksi, Output/keluaran yang ada pada pabrik kelapa sawit PT. Buluh Cawang Plantation Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir. Untuk mengetahui kendala apa saja di bidang produksi yang ada di pabrik kelapa sawit PT. Buluh Cawang Plantation Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode case study (studi kasus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen produksi di pabrik PT. Buluh Cawang Plantation dimulai dari input atau masukan yang meliputi sumber bahan baku, penerimaan yaitu pos scurity, pos regestrasi jembatan timbangan, sortasi produksi meliputi loading ramp sterilize, therser, digester, klasifikasi dan dengan output atau keluaran yaitu CPO (Crude Palm Oil). Kendala pada proses input bahan baku yang sering terjadi yaitu pada proses penimbangan, kekeliruan para pekerja dalam melakukan pekerjaan administrasi penerimaan TBS dan pengiriman hasil produk kelapa sawit, kualitas bahan tidak sesuai kriteria, dan gangguan keamanan. Kendala pada proses produksi yang sering dihadapi pada stasiun perebusan adalah distribusi steam yang tidak maksimal sehingga menghambat cycle time perebusan. boiler Kekurangan bahan bakar, pipa boiler pecah. Kendala pada output/keluaran juga akan memberikan kontribusi terhadap kualitas CPO. Adapun kendala ini muncul karena faktor manusia (Man) , kelalaian pengecekan suhu tangki storage dan mengabaikan SOP (Standart Operational Procedure)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN TELUR AYAM RAS DI PASAR 16 ILIR KOTA PALEMBANG
This study aims to find out how the influence of variable prices of chicken eggs breeds, the price of other goods (tempe), and income to the demand for chicken eggs breeds in the market 16 Ilir Palembang city. The research method used is survey method and sample withdrawal method using accidental sampling. The data collection method used in the study was interviews to respondents who found as many predetermined samples using pre-prepared questionnaire tools. Data processing using multiple linear regression analysis. From the results of the study that the results of the analysis of factors that affect the demand for breed chicken eggs in the market 16 Ilir Palembang city, there is a significant influence on the price of chicken eggs breeds, haraga other goods (tempe ), and simultaneous income to the demand for chicken eggs breeds in the market 16 Ilir Palembang city, and there is a significant influence on the price of chicken eggs breeds and revenue partially to the demand for chicken eggs breeds in the market 16 Ilir Palembang city, then there is no significant contribution of the price of other goods (tempe/tofu) partially to the demand for chicken eggs breeds in the market 16 Ilir Palembang city
TEORI HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MEREK GADGET
Gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan. Gadget memiliki beberapa klasifikiasi jenis produk seperti, smartphone, laptop, tablet dan lain sebagainya. Penggunaan gadget di berbagai kelompok masyarakat beragam alasannya, untuk mendapatkan informasi dan menunjang kegiatan sehari – hari merupakan alasan utama dalam penggunaan gadget. Teori Hirarki Maslow menyatakan ada lima tingkatan dalam kebutuhan manusia, dimulai dari yang paling rendah yakni kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan social, kebutuhan ego dan kebutuhan aktualisasi diri sebagai tingkatan paling tinggi. Purpose – Penelitian ini bertujukan untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi bagi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian merek gadget berdasarkan variabel kebutuhan yang disesuaikan dengan teori hirarki kebutuhan milik Abraham Maslow.Design/methodology – Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah 350 responden yang tinggal di Kota Palembang.Findings - Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada kelompok responden usia 23 – 28 tahun memilih kebutuhan sosial sebagai variabel yang paling mempengaruhi, sedangkan responden kelompok usia 29 – 35 tahun dan responden kelompok usia di atas 36 tahun memilih kebutuhan aktualisasi diri sebagai variabel yang paling mempengaruhi dalam proses pengambilan keputusan merek gadget
SOSIALISASI PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA, BANTUAN HUKUM DAN TATANAN HIDUP BARU DALAM MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI ZOOM MEETING
UU Nomor 1 Tahun 1974 menyatakan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.. Sebelum dikeluarkannya UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekekarasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sanksinya masih diatur dalam pengaturan yang umum yaitu dalam Kitab undang – undang Hukum Pidana khusunya pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Setelah diberlakukannya UU PKDRT ini maka dengan sendirinya pelaku tindak pidana ini tidak lagi diancam dengan pasal yang terdapat dalam KUHP tapi dengan UU PKDRT yang ancaman Pidananya lebih berat karena UU ini bersifat khusus (Lex Specialis Derogat Legi Generali). Dari uraian, maka perlu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui Penyuluhan Hukum Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam rumah Tangga. Kegiatan ini dilaksanakan berkerjasama dengan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang Angkatan 56 Non Posko (KKN Mandiri) Tahun 2021. Mengaingat kegiatan ini dilaksanakan dalam masa Pandemi Covid Corona 19 (COVID 19) maka pelaksanaannya dilaksanakan secara Daring (dalam Jaringan) melalui zoom Meeting dan yang menjadi “tuan rumah” pelaksanaan Penyuluhan Hukum ini adalah Mahasiswa yang ber KKN di Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Eni
PENGELOLAAN KEUANGAN BISNIS DAN UMKM DI DESA BALAIREJO
Mengelola keuangan bagi sebagian pelaku bisnis, merupakan kegiatan yang dilakukan setiap hari. Namun ternyata masih belum banyak yang mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Pengelolaan keuangan yang banyak diketahui hanyalah sebatas kas masuk dan keluar, oleh karena itu pengelolaan keuangan yang didalamnya melibatkan hal-hal yang sangat riskan pun perlu diketahui. Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Balairejo merupakan mitra kegiatan pengadian, dimana permasalah mitra adalah perlunya pelatihan untuk ibu-ibu KWT dalam mengelola keuangan yang efektif dan efisien dikarenakan keterbatsan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan dalam program KWT dan rumitnya dalam melakukan pencatatan keuangan dengan benar menjadi kendala yang dihadapi oleh ibu-ibu KWT. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar ibu-ibu kWT dapat mengelola keuangan di dalam program KWT tersebut. Kegiatan PKM ini yaitu memberikan pelatihan pengelolaan keuangan dengan materi berupa beberapa tips dalam mengelola keuangan. Pelaksanaan kegiatan PKM menggunakan metode pendekatan institusional dan pendekatan partisipatif dengan cara melakukan diskusi, pemberian sosialisasi terhadap IPTEK, pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM menunjukkan bahwa pelatihan pengelolaan keuangan dapat diterima dengan sangat baik dan diterapkan oleh peserta di desa balairejo khususnya ibu-ibu KWT. Dari hasil kegiatan PKM ini diharapkan program KWT dapat berjalan efektif dan efisien dalam mengelola keuangan dan menghasilkan pendapatan
Eksistensi Hukum Waris Adat Patrilineal Di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur
This study aims to determine the implementation of customary inheritance law and the process of settlement of inheritance disputes based on customary inheritance law applicable in Sikka Regency. This study uses a qualitative approach with measuring instruments for data collection using structured, semi-structured, and observational interviews. The sampling technique used in this research is snowball sampling. The source of the data used is primary data from interviews with 10 informants who are elders and administrators of village traditional institutions in several villages in Sikka district. The results of this study reveal that the description or condition of the implementation of customary inheritance law in the patrilineal kinship system in Sikka Regency in the distribution of land inheritance is given full power to sons so that the amount of distribution is different from that of girls, while the dispute resolution process is based on negotiations after there is no settlement, then by means of deliberation to reconcile the disputing parties by the Village Customary Institution and the Village Government.Keywords: The Existence of Customary Inheritance; Customary Inheritance Law; Patrilineal Syste
Effect of Coffee Grounds as Compost on The Growth of Vorstenlanden Tobacco
Tobacco is an important commodity in Indonesia because the tobacco industry makes a significant contribution to the Indonesian economy. Tobacco plants need nutrients to grow optimally. One source of nutrients for soil media is compost made from coffee grounds. These coffee grounds are often found as waste from the many coffee shops in Yogyakarta. The purpose of this study was to determine the effect of organic fertilizer made from coffee grounds on soil fertility and the growth of Vorstenlanden tobacco plants on different compositions of growing media. This research was carried out using a non-factorial completely randomized design with 5 levels A0 (Without giving coffee grounds compost), A1 (53 gr compost), A2 (105 gr compost), and A3 (158 gr compost), A4 (210 gr compost). The results showed that the administration of coffee grounds compost with the lowest amount gave the highest growth pattern compared to the treatment with the high amount of coffee grounds compost, and the application of coffee grounds compost did not show a significant increase compared to the treatment with coffee grounds compost. Compost of coffee grounds fermented for 2 weeks should not be applied to Vorstenlanden tobacco plants
Kajian Yuridis Kemenangan Kotak Kosong Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Di Indonesia
Dalam Pemilukada serentak 2018, terdapat 16 calon yang bertarung melawan kotak kosong untuk pemilihan Walikota dan Bupati, yang mana di kota Makassar faktanya masyarakat lebih banyak memilih kotak kosong ketimbang calon tunggal dukungan partai politik, sehingga secara otomatis pemenangnya adalah kotak kosong itu sendiri. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan sumber bahan hukum dari data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dengan teknik penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, proses pelaksanaan Pemilukada berdasarkan peraturan perundang-undangan terkait Pemilukada pasangan calon melawan kotak kosong didasarkan dengan terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU-XIII/2015 yang ditindaklanjuti dengan ketentuan Pasal 14 ayat (1) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 14 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota Dengan Satu Pasangan Calon, yang menyatakan bahwa daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah dapat mengikuti Pemilukada serentak. Apabila dikaji secara yuridis mengenai kotak kosong yang menang melawan pasangan calon dalam pelaksanaan Pemilukada, maka didapati akibat hukum bahwa apabila pasangan calon kalah perolehan suara sah atau kurang dari 50%, maka Pemilihan berikutnya diulang kembali pada tahun berikutnya. Selanjutnya, terkait dengan keberlanjutan kepemimpinan kepala daerah lama yang telah habis masa jabatannya, Pemerintah melalui Kemneterian Dalam Negeri menugaskan Penjabat (Pj) Gubernur, penjabat Bupati, atau penjabat Walikota untuk mengisi kekosongan hukum hingga penyelenggaraan Pemilihan serentak periode berikutnya.