E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
PERANAN YOSAPHAT SUDARSO DALAM UPAYA MEMPERSATUKAN IRIAN BARAT DENGAN NKRI PADA 1950-1963 SUATU SUMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA MASA KEMERDEKAAN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui Peranan Yosaphat Sudarso Dalam Upaya Mempersatukan Irian Barat Dengan NKRI Pada 1950-1963 Suatu Sumbangan Media Pembelajaran Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan. Pembahasan ini adalah untuk mengetahui : (1) Latar Belakang Yosaphat Sudarso dalam upaya Mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963 (2) peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963, (3) dampak peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963, (4) sumbangan media pembelajaran Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan. Metode: historis. Jenis Penelitian: kajian pustaka. Penulis menggunakan Pendekatan geografi, sosiologi, politik dan militer. Penulis juga menggunakan Teknik Pengumpulan Data: studi kepustakaan dan dokumentasi. Teknik Analis Data: kritik sumber (verifikasi), interpretasi dan historiografi, Kesimpulan (1). Latar Belakang Yosaphat Sudarso dalam Upaya Mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963 Yosaphat Sudarso ingin mempersatukan Irian Barat dengan NKRI karena Yosaphat Sudarso sebagai seorang anggota militer yang setia kepada bangsa dan negara, Yosaphat Sudarso merasa bahwa Irian Barat adalah bagian integral dari NKRI yang harus dipertahankan. Pada saat Indonesia baru merdeka, Belanda masih menguasai Irian Barat (Papua), meskipun Indonesia telah memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. (2) Peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963, yakni dimulai ketika Yosaphat Soedarso, menumpas pemberontakan Andi Azis di Makassar, menjadi komandan korvet Banteng menumpas gerakan rakyat Maluku Selatan, menempuh pendidikan di negeri Belanda, diangkatnya Yos sebagai Deputy I KSAL, pucaknya ketika Yos ikut terlibat dalam pembebasan Irian Barat dari kekuasaan Belanda, dibentuklah Komando Mandala yang bersifat gabungan dari unsur Angkatan Darat, laut dan udara dalam operasi pertempuran laut Aru. (3) dampak dari peranan Yosaphat Sudarso dapat mendorong opini publik nasional dan internasional dan juga membantu memperkuat tekanan terhadap Belanda. Kematian sang perwira dianggap sebagai simbol pengorbanan demi persatuan bangsa, turut memperkuat diplomasi Indonesia menuju kesepakatan New York atau perjanjian New York yang ditandatangani pada bulan Agustus 1962, dan pada tahun 1963 kembalinya Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi. (4) bentuk sumbangan dari materi peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI pada 1950-1963 dalam pembelajaran sejarah yakni sumbangan media pembelajaran berupa poster berbingkai yang ditunjuk untuk mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan. Poster tersebut berisikan tentang Latar Belakang Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI, biografi Yosaphat Sudarso, Peranan Yospahat Sudarso dan dampak peranan Yosaphat Sudarso
PENEMUAN SRIWIJAYA LAINNYA DI SEPANJANG SUNGAI MUSI
Kedatuan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13 Masehi. Sungai Musi menjadi jalur vital dalam menopang kejayaannya, baik sebagai sarana transportasi maupun pusat perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis peninggalan arkeologis di Sungai Musi, menjelaskan makna historisnya, serta menelaah nilai pentingnya bagi generasi modern. Hasil kajian menunjukkan ditemukannya artefak berupa keramik, manik-manik, koin, hingga cermin perunggu yang menegaskan peran Sriwijaya sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, agama Buddha, dan diplomasi internasional. Temuan tersebut memperlihatkan pentingnya pelestarian warisan budaya demi memperkuat identitas kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran sejarah di era modern
MEMBACA MASA LALU, MENULIS MASA DEPAN: PENDIDIKAN SEJARAH SEBAGAI AKSI KRITIS
Pendidikan sejarah tidak semata-mata bertujuan menanamkan hafalan peristiwa masa lalu, tetapi membuka ruang reflektif bagi peserta didik untuk memahami dinamika sosial, politik, dan budaya yang membentuk identitas kolektif. Artikel ini menyoroti urgensi pendekatan pendidikan sejarah sebagai aksi kritis yang mampu membekali siswa dengan kemampuan berpikir historis, kesadaran etis, dan keberanian untuk mempertanyakan narasi dominan. Melalui pembelajaran sejarah yang dialogis dan kontekstual, peserta didik diajak untuk tidak hanya membaca masa lalu sebagai fakta beku, tetapi menulis masa depan dengan sikap kritis, empatik, dan visioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan studi pustaka dan analisis kurikulum sebagai metode utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi pedagogi kritis dalam pendidikan sejarah mampu menciptakan ruang belajar yang demokratis dan transformatif. Sejarah diposisikan bukan sebagai instrumen legitimasi kekuasaan, melainkan sebagai medan dialektika dan pembebasan. Oleh karena itu, guru sejarah memegang peran strategis sebagai fasilitator kesadaran, bukan sekadar penyampai materi. Pendidikan sejarah yang demikian akan memungkinkan lahirnya generasi yang tidak hanya tahu tentang masa lalu, tetapi mampu mengartikulasikan masa depan secara lebih adil dan inklusif
Optimalisasi Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Branding Dan Penjualan Umkm Roti Sabal Khas Desa Rengas II
SMEs play an important role in the local economy, including in traditional culinary sectors such as Roti Sabal, which is a signature product of Rengas II Village. However, the main challenge faced by SMEs is the limited marketing and branding capabilities, especially in the digital era. This research aims to analyze how the optimization of digital technology can improve branding and sales for Roti Sabal SMEs in Rengas II Village. The research uses a qualitative approach with interviews and observations of SME actors, as well as secondary data analysis from digital platforms. The results show that the use of digital technologies such as social media, online marketplaces, and digital marketing strategies significantly contribute to increasing product visibility. With the optimization of digital technology, Roti Sabal SMEs in Rengas II Village are not only able to increase sales but also strengthen the product’s identity in a broader market. This study recommends continuous training and mentoring for SME actors to better prepare them for digital competition. With the right strategies, digital technology can be an effective solution in driving the growth of SMEs based on local product
Sosialisasi Dan Praktik Analisis Kebijakan Energi Nasional Menuju Transisi Energi Indonesia
Terdapat gerakan inovasi transisi energi yang ramah lingkungan guna meminimalisir emisi gas rumah kaca (GRK). Termasuk Indonesia mulai menggerakkan penggunaan energi ramah lingkungan. Didasari beberapa kebijakan, salah satunya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Hal ini perlu dilakukan analisis kebijakan energi nasional secara mendalam. Guna mengetahui penetapan KEN yang terukur maupun tidak terukur, cara penetapan sasaran KEN, potensi capaian sasaran KEN, dan perbaikan KEN agar mencapai kebijakan transisi energi. Maka dari itu kegiatan pengabdian ini ditujukan bagi mahasiswa Prodi Administrasi Publik sebagai mitra sebanyak 25 orang. Kegiatan sosialisasi dan praktik analisis kebijakan energi nasional untuk kesiapan transisi energi Indonesia diawali dengan kegiatan persiapan agar terselenggara dengan optimal dan lancar. Penyelenggaraan utama diselenggarakan dengan pemaparan materi dan praktik analisis kebijakan energi nasional dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Mitra menunjukkan keseriusan dalam pemaparan materi, tanya jawab, serta menganalisis KEN dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Serta ada penyebaran materi analisi kebijakan KEN melalui media sosial. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa seluruh mitra setuju dengan kegiatan pengabdian serta membutuhkan kegiatan bertahap dan berkala. Pada hasil wawancara diketahui bahwa terdapat perubahan dan peningkatan pemahaman dan tindakan pada mitra terkait analisis kebijakan energi nasional dengan metode kualitatif dan kuantitatif
Edukasi dan Pelatihan Terapi Komplementer (Akupresur, Akupuntur, dan Bekam) sebagai Upaya Pencegahan dan Perawatan Mandiri
Kesehatan masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh layanan medis konvensional, tetapi juga dapat ditunjang oleh terapi komplementer yang bersifat non-farmakologis. Terapi komplementer, seperti akupresur, Akupuntur, dan Bekam terbukti dapat membantu mengurangi nyeri, stres, kecemasan, serta meningkatkan kualitas tidur. Namun, sebagian besar masyarakat masih kurang memahami teknik penerapan terapi tersebut secara mandiri. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan terapi komplementer sederhana yang aman dan mudah dilakukan di rumah. Metode dilakukan melalui edukasi kesehatan, demonstrasi teknik terapi, praktik langsung, serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta mayoritas peserta mampu mempraktikkan seperti akupresur, Akupuntur, dan Bekam dengan benar. Peserta juga menyatakan bahwa terapi komplementer ini bermanfaat dan akan dipraktikkan secara mandiri di rumah. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat tentang terapi komplementer sebagai upaya mendukung kesehatan holistic.
Pemanfaatan Limbah Plastik dan Abu Batu untuk Pembuatan Paving Block
Permasalahan sampah plastik dan kondisi jalan lingkungan yang rusak merupakan isu penting di Desa Babatan Saudagar Kec Pemulutan Kab. Ogan Ilir. Sampah plastik rumah tangga seperti kantong kresek dan botol plastik masih banyak dibakar atau dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran dan risiko kesehatan. Di sisi lain, jalan gang lingkungan belum diperkeras dan menjadi sulit dilalui saat musim hujan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan melatih warga membuat paving block dari limbah plastik dan abu batu sebagai solusi infrastruktur dan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan melibatkan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa warga antusias mengikuti kegiatan, memahami dampak sampah plastik, serta berhasil memproduksi paving block yang layak digunakan untuk perkerasan jalan ringan. Teknologi sederhana ini dinilai mudah diterapkan, ramah lingkungan, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha kecil berbasis daur ulang sampah
STRATEGI PEMASARAN MINUMAN FERMENTASI CV KAUSA LESTARI BERBASIS DIGITAL DI ERA SOCIETY 5.0
ABSTRACTThis research aims to find out the digital marketing strategies implemented to increase sales of Promic products in the Society 5.0 era and the opportunities that arise from the implementation of digital marketing strategies at CV Kausa Lestari. The research was conducted at CV Kausa Lestari, Palembang, in the period January to April 2025 using phenomenological methods and qualitative approaches. The sampling technique used was non-probability sampling with purposive sampling and accidental sampling methods, involving one key informant and 27 supporting informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data condensation, data presentation, and descriptive qualitative inference techniques. The results showed that CV Kausa Lestari's marketing strategy with the 7P marketing mix approach can increase the visibility and competitiveness of Promic products, especially through the utilization of Facebook and WhatsApp platforms that successfully reach the main target market, namely millennials and baby boomers. Digital-based marketing opportunities are seen through the role of educators and partnerships that are able to increase sales through webinars, testimonials, and personalized approaches. This strategy also opens up opportunities for people to participate in the business. This potential can be strengthened by the integration of technologies such as Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), and Artificial Intelligence (AI) in future marketing strategies.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan untuk meningkatkan penjualan produk Promic di era Society 5.0 serta peluang yang muncul dari penerapan strategi pemasaran digital pada CV Kausa Lestari. Penelitian dilakukan di CV Kausa Lestari, Palembang, pada periode Januari hingga April 2025 dengan menggunakan metode fenomenologi dan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling dan accidental sampling, yang melibatkan satu informan kunci dan 27 informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran CV Kausa Lestari dengan pendekatan bauran pemasaran 7P dapat meningkatkan visibilitas dan daya saing produk Promic, terutama melalui pemanfaatan platform Facebook dan WhatsApp yang berhasil menjangkau target pasar utama, yaitu generasi milenial dan baby boomers. Peluang pemasaran berbasis digital terlihat melalui peran edukator dan kemitraan yang mampu meningkatkan penjualan melalui webinar, testimoni, dan pendekatan personal. Strategi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam bisnis. Potensi ini dapat diperkuat melalui integrasi teknologi seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI) dalam strategi pemasaran di masa mendatang
Peran Guru Aqidah Akhlak dalam Menanamkan Karakter Religius di MA Al-Fatah Palembang
Guru Aqidah Akhlak di MA Al-Fatah Palembang memainkan peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Mereka tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga motivator, fasilitator, dan contoh teladan. Dengan pendekatan personal, metode pembelajaran interaktif, pemanfaatan teknologi, serta materi yang disesuaikan dengan konteks siswa, guru berhasil menanamkan nilai-nilai keagamaan secara mendalam. Kolaborasi erat dengan orang tua dan masyarakat juga menjadi kunci penguatan karakter tersebut. Meski menghadapi tantangan seperti pengaruh media sosial, kurangnya dukungan keluarga, keterbatasan fasilitas, dan pelatihan, sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sangat dibutuhkan agar nilai religius tumbuh kuat dan menyeluruh dalam diri siswa
Penegakan Hukum Oleh Badan Narkotika Nasional Sumsel Terhadap Anak Dibawah Umur Yang Melakukan Tindak Pidana Dibawah Pengaruh Narkotika
Fenomena narkoba saat ini telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan muda. Penegakan hukum terhadap anak di bawah umur yang melakukan tindak pidana di bawah pengaruh narkotika merupakan tantangan signifikan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penegakan hukum yang diterapkan serta hambatan-hambatan yang dihadapi, sekaligus mengeksplorasi peran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak di bawah umur yang melakukan tindak pidana di bawah pengaruh narkotika akan melewati proses pemeriksaan yang mengacu pada KUHAP pada umumnya.Namun dikarenakan pelaku masih anak maka perlu dipandang bukan hanya sebagai pelaku tapi juga korban yang harus dilindungi.Penegakan hukumnya berbeda dari orang dewasa, yaitu melalui pendekatan restorative justice sesuai dengan Undang-Undang No.11 tahun 2012 yang lebih menekankan pada pembinaan dan rehabilitasi bukan sekadar penghukuman dan dalam hal ini BNN sumsel berperan penting dalam edukasi, pencegahan serta penanganan kasusnya secara hukum dan rehabilitative. Khususnya dalam mengatasi hambatan dalam penegakan hukumnya. Peran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan dalam mengatasi hambatan penegakan Hukum terhadap anak yang melakukan tindak pidana dibawah pengaruh narkotika dapat dilakukan dengan cara yang dapat dilakukan oleh BNN dalam mengatasi hambatan yang dihadapi, yaitu dengan Upaya preventif (pencegahan melalui sosialisasi, edukasi, pelibatan berbagai pihak) dan Upaya represif melalui pendampingan dan rehabilitas