E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Motor Universal Sebagai Tenaga Penggerak Mesin Peniris Minyak Dengan Pengatur Kecepatan
Peralatan listrik yang menggunakan motor listrik sebagai tenaga penggerak meningkat demikian pesat. Keberadaan peralatan listrik tersebut telah banyak membantu meringankan sebagian besar pekerjaan manusia khususnya yang melibatkan pemakaian tenaga fisik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa kinerja motor universal untuk mesin peniris minyak dengan mengidentifikasi pengaruh kecepatan putar motor universal terhadap arus dan tegangan. Motor universal dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak mesin peniris minyak ini dengan bentuk yang sederhana dan dapat mengatur kecepatan putar yang maximal dengan daya yang kecil. Hasil riset didapatkan putaran akhir proses penirisan terendah mesin spinner adalah 680 rpm, dan tertinggi 1990 rpm. Mesin universal yang dimanfaatkan sebagai mesin peniris terus bertambah kecepatan putarnya seiring dengan kenaikan setting step dimmer.
PERIBAHASA DAN PEPATAH BAGHI JURAI TUE BAHASA BESEMAH KECAMATAN TANJUNG SAKTI PUMI KABUPATEN LAHAT
Peribahasa dan pepatah muncul karena nenek moyang dulu ingin menyampaikan nasihat-nasihat berupa ajaran-ajaran yang baik. Nasihat itu disampaikan pada saat bersilaturahmi antar keluarga, sahabat, tetangga, dan masyarakat lainnya yang diucapkan disela-sela percakapan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan peribahasa dan pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. (2) melestarikan peribahasa dan pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan cara sampel purposif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur/ terpimpin dan rekaman. Hasil penelitian yang di dapat dari nara sumber yang berjumlah 8 orang ini mendapatkan 86 pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat. Peribahasa dan pepatah sama saja pengertiannya, hanya saja pemakaian peribahasa atau pepatah tersebut harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Peribahasa atau pepatah baghi jurai tue bahasa Besemah kecamatan Tanjung Sakti PUMI kabupaten Lahat perlu dilestarikan karena generasi penerus yang ada di Tanjung Sakti
ANALISIS WACANA KRITIS TEKS PIDATO PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Ir. JOKO WIDODO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dalam menyembunyikan makna berdasarkan struktur makro, superstruktur, struktur mikro dalam teks pidatonya, dan ideologi yang tersembunyi yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia dalam teks pidatonya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, strategi yang digunakan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo yaitu menyembunyikan makna ideologi kerakyatan dan ideologi nasionalisme dalam struktur mikro, terdapat pada unsur background, detail, pronomina, bentuk kalimat, presuposisi, koherensi, leksikon, dan grafik. Makna ideologi kerakyatan dijelaskan dengan menguraikan kalimat yang berisikan ajakan untuk menyelesaikan segala sesuatu bersama seluruh rakyat Indonesia, khususnya menghadapi pandemi Covid-19. Makna ideologi nasionalisme merupakan kalimat harapan agar rakyat tetap bekerja keras dengan segala keterbatasan untuk memajukan Indonesia
Analisis Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
The purpose of this study is to find out how the financial performance of banks listed on the IDX can be affected by credit risk, market risk, and liquidity risk. This study uses businesses in the banking sector and is recorded on the IDX from 2017 to 2019 as a research sample of 40 companies using a quantitative research method, namely multiple regression analysis. This study provides results stating that Credit Risk (X1) has a negative effect on Financial Performance with significant (negative) results. Market Risk (X2) has a positive influence on Financial Performance with significant (positive) results. Liquidity Risk (X3) does not affect Financial Performance. It can be concluded that, Non-Performing Loans which are selected as Credit Risk proxies contribute to Financial Performance. Net Interest Margin chosen as a proxy for Market Risk contributes to Financial Performance. Liquidity Risk as proxied by Loan to Funding Ratio contributes to the Financial Performance of banks listed on the IDX
KARAKTERISTIK PEKERJA SPBU DENGAN KELUHAN KESEHATAN AKIBAT TERPAPAR TIMBAL DI SPBU KEC. SEBERANG ULU II
Timbal merupakan salah satu logam yang sering digunakan untuk beberapa jenis keperluan, salah satunya digunakan untuk bahan bakar bensin sebagai bahan aditif. Timbal berasal dari asap knalpot kendaraan dan uap dari bahan bakar bensin dengan faktor risiko pada petugas SPBU. Stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) adalah tempat terpapar nya timbal, Kelompok masyarakat yang rentan terpapar timbal adalah petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pekerja SPBU yang menyebabkan keluhan kesehatan akibat terpapar timbal di SPBU Kec. Seberang Ulu II. Penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah petugas SPBU Coco dan SPBU 24.302.21 dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan besar sampel 35 sampel data didapatkan dengan membagikan kuisioner kepada responden. Data kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan karakterisitik petugas SPBU yang terbanyak usia ?30 tahun dengan jumlah 25 orang (71,4%), berdasarkan jenis kelamin laki-laki dengan jumlah 28 orang (80%), berdasarkan lama kerja yang bekerja ?3 tahun dengan jumlah 23 orang, berdasarkan yang menggunakan alat pelindung diri dengan patuh dengan jumlah 22 orang (62,9%) dan keluhan kesehatan yang terbanyak adalah kelelahan (91,4%), sakit kepala (57,1%), mudah marah (57,1%), gangguan tidur (51,4%), sulit berkonsentrasi (51,4%)
Metode Ekspositori : Hasil Belajar Siswa Meningkat Pada Materi Persamaan Garis Lurus
This study aims to describe student learning outcomes in the material of straight line equations through the expository learning model for class VIII in SMP Negeri X and describe students' responses to the expository model in the mathematics learning process for the material on straight-line equations for class VIII in SMP Negeri X. This research is a classroom action research consisting of 2 cycles. The number of subject was 29 students. The data obtained in this study through test results and student observation sheets taken at each cycle. Based on the results of the study, the data obtained in the first cycle the number of students who met the minimum completeness criteria > 75 totaled 21 people with a percentage of 72.91% and 8 students who did not meet the minimum completeness criteria of < 75 with a percentage of 27.09%. In the second cycle, there were 24 students who met the minimum completeness criteria 75 with a percentage of 82.75% and 5 students who did not meet the minimum completeness criteria <75 with a percentage of 17.25%, which means that student learning outcomes in the second cycle have reached the indicators of success. Thus, it can be concluded that learning by using the expository method on the area of straight line equations can improve student learning outcomes for class VIII SMP Negeri X
POTENSI PENINGKATAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt.) MELALUI KOMBINASI APLIKASI VERMIKOMPOS DAN PUPUK KCl
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan dosis pupuk vermikompos dengan pupuk KCl yang sesuai terhadap hasil tanaman jagung manis (Zea mays Saccharata Sturt.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai September 2020, menggunkan rancangan acak kelompok faktorial dengan 9 kombinasi dan 3 ulangan. Adapun faktor perlakuan yang dimaksud adalah Pupuk Vermikompos (V) yaitu V1 = 1,5 ton/ ha ; V2 = 3 ton/ ha ; V3 = 4,5 ton/ ha dan pupuk KCl (K) yaitu K1 = 150 kg/ha ; K2 = 300 kg/ha ; K3 = 450 kg/ha. Variabel pengamatan dalam penelitian ini yaitu panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm), berat tongkol per tanaman (g) dan berat tongkol per petak (kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tabulasi kombinasi pupuk vermikompos 3 ton/ha dengan pupuk KCl 300 kg/ha memberikan hasil tertinggi pada jagung manis yaitu 5,53 kg/petak.This study aims to determine and determine the appropriate dose of vermicompost fertilizer with KCl fertilizer on the yield of sweet corn (Zea mays Saccharata Sturt.). This research was conducted from June to September 2020, using a factorial randomized block design with 9 combinations and 3 replications. The treatment factors in question are Vermicompost Fertilizer (V), namely V1 = 1,5 ton/ha ; V2 = 3 ton/ha ; V3 = 4,5 ton/ha and KCl fertilizer (K), namely K1 = 150 kg/ha ; K2 = 300 kg/ha ; K3 = 450 kg/ha. Observation variables in this study were the length of the ear (cm), diameter of the ear (cm), weight of the ear per plant (g) and weight of the ear per plot (kg). The results showed that tabulated combination of vermicompost 3 tons/ha with KCl 300 kg/ha gave the highest yield of sweet corn, which was 5,53 kg/plot
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI JENIS KOMPOS LIMBAH PERKEBUNAN PADA BERBAGAI TINGKAT PEMUPUKAN KIMIA PADA LAHAN KERING SUB OPTIMAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mempelajari dan menentukan jenis kompos limbah perkebunan yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada berbagai tingkat pemupukan kimia pada lahan kering sub optimal. Penelitian ini telah di laksanakan di lahan pertanian milik petani yang terletak di Desa pulau semambu Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai Agustus 2021. Adapun bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu benih kacang tanah varietas jerapah, kapur dolomit, pupuk Urea, SP36, KCl, tankos, LCC, bekatul, gula pasir, EM4 dan air. Sedangkan alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cangkul, parang, meteran, tali rafia, ember, pompa air, selang, gergaji, waring, kayu, martil, paku, garu, tugal, papan nama, timbangan, sprayer serta alat tulis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Percobaan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan masing-masing kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Sebagai perlakuan petak utama adalah pemberian berbagai jenis kompos limbah perkebunan, dengan tiga taraf perlakuan , yaitu: B0 = Tanpa pemberian kompos (kontrol), B1 = Kompos tankos (10 Ton/Ha), dan B2 = Kompos LCC (10 Ton/Ha) Perlakuan anak petak adalah pemberian pupuk kimia pada berbagai tingkat pemupukan dengan empat taraf perlakuan, yaitu: K1 = 25 % dosis pupuk kimia (17,5 kg/ha urea + 25 kg/ha SP36 + 12,5 kg/ha KCl), K2 = 50 % dosis pupuk kimia (35 kg/ha urea + 50 kg/ha SP36 + 25 kg/ha KCl), K3 = 75 % dosis pupuk kimia (52,5 kg/ha urea + 75 kg/ha SP36 + 37,5 kg/ha KCl)., K4 = 100 % dosis pupuk kimia (75 kg/ha urea + 100 kg/ha SP36 + 50 kg/ha KCl). Cara kerja pada penelitian ini terbagi menjadi ; 1). Pembuatan kompos, 2).Pengolahan lahan, 3). Pengapuran, 4). Penanaman, 5). Pemupukan, 6). Pemeliharaan, dan 7). Panen. Peubah pengamatan dalam penelitian ini meliputi ; 1). Tinggi tanaman (cm), 2). Jumlah cabang primer (tangkai), 3), Jumlah polong isi/tanaman (polong), 4). Berat polong/petak (g), 5). Berat 100 butir biji (g), 6). Hasil panen/hektar (ton) . Dari hasil percobaan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis kompos limbah perkebunan dan pemberian pupuk kimia pada berbagai tingkat pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. Begitu juga dengan interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. Kombinasi pemberian kompos tankos dan pupuk kimia pada tingkat pemupukan 100% memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah, dengan hasil panen rata-rata mencapai 2,33 ton polong kering/hektar
PERCEPTIONS AND INTERESTS OF IBA UNIVERSITY FACULTY OF AGRICULTURE STUDENTS IN CONTINUING BUSINESS IN AGRICULTURE
This study aims to identify the perceptions and interest of students of the Faculty of Agriculture, University of IBA Palembang in continuing their business in agriculture and to find out how the relationship between perceptions and interests of students of the Faculty of Agriculture IBA Palembang University in continuing its business in agriculture. The selection of the location at the Faculty of Agriculture, University of IBA Palembang was done intentionally (purposive sampling). Data collection in the field was carried out in January – May 2022. The results obtained by this study were concluded, namely: 1) The perception score of the students of the Faculty of Agriculture, University of IBA has an average score of 45.88 and lies in the positive criteria, from the three perception indicators, the knowledge indicator and the family environment indicator has high criteria (positive), while the experience indicator has medium criteria. 2) Interest scores of students from the Faculty of Agriculture, University of IBA have an average score of 62.95 which is located on the high criteria, the interest indicators consisting of indicators of interest, enthusiasm, involvement and desire are on the high criteria (interested, enthusiastic, involved, and willing), while indicators of pleasure are in the criteria of being quite happy. 3) Students' perceptions of the Faculty of Agriculture, University of IBA have a real and very strong correlation with the interests of students of the Faculty of Agriculture, University of IBA, especially for indicators of knowledge and family environmen
Studi Kemampuan Layanan Wudhu Masjid / Mosque Ablution Service Capability Study
It is natural for men whos pray in congregation at mosque, trying to get the primacy of praying in congregation without missing imam's takbiratul ihram, because many good things will be obtained, including freedom from the torments of hell and from hypocrisy. However various restrictive factors, cause many congregations to be left behind in takbiratul ihram, and even become masbuk. One of them is because the queue for ablution caused by number of ablution faucets is not proportional with capacity of congregations that must be served, especially during Friday prayers. This study is important to do in order to know the factual ability of ablution services at mosques in the city of Palembang, as well as comparison with SNI 8135:2015 standards, so that it is expected to be a reference for planning mosque ablution facilities. Data collected using a field survey method at 35 mosques in the Palembang city. Analysis of service estimates using the calculus method, then presented in tables and diagrams as well as narrative descriptions. Results prove that the duration of ablution of 64.2 seconds is significantly valid with a margin of error of 6.39%. Total of 85.71% mosques have an average ablution service capability of 48.24% of the total capacity of the mosque at 15-minute intervals, with an average ratio of 1 faucet : 31 male congregation, or only 43.33% of the number of faucets based on SNI 8153:2015 standard