E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L) Merrill.) TERHADAP PENGATURAN JARAK TANAM DAN PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan jarak tanam dan pupuk organik kotoran ayam dengan dosis yang terbaik terhadap hasil tanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2025 di lahan petani di jalan Adas Manis Kebun Bunga Kecamatan Sukarame Kota Palembang, Sumatera Selatan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan 9 kombinasi perlakuan sehingga didapatkan 27 petak, adapun perlakuan penelitian sebagai berikut. Faktor pertama Jarak Tanam (J) : J1 = 20 cm x 15 cm, J2 = 20 cm x 20 cm, J3 = 20 cm x 25 cm. Faktor kedua dosis pupuk organik kotoran ayam (A) : A1 =10 ton/ha, A2 = 20 ton/ ha, A3 = 30 ton/ha. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah polong per tanaman (polong), berat 100 biji (g) dan produksi per petak (kg). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara tabulasi kombinasi jarak tanam 20 x 25 cm dengan pupuk organik kotoran ayam dosis 30 ton/ha memberikan hasil tertinggi terhadap tanaman kedelai sebanyak 3,13 kg/petak (setara 2,64 ton/ha).This study aims to determine and determine the best planting distance and organic chicken manure fertilizer dosage for soybean (Glycine max (L) Merrill.) yield. This study was conducted from January to April 2025 in farmer's land on Adas Manis Street, Kebun Bunga, Sukarame District, Palembang City, South Sumatra. The research method used an experimental method with a factorial randomized block design (RAK) with 3 replications of 9 treatment combinations so that 27 plots were obtained, the research treatments were as follows. The first factor is Planting Distance (J): J1 = 20 cm x 15 cm, J2 = 20 cm x 20 cm, J3 = 20 cm x 25 cm. The second factor is the dosage of organic chicken manure fertilizer (A): A1 = 10 tons / ha, A2 = 20 tons / ha, A3 = 30 tons / ha. The variables observed in this study were the number of pods per plant (pod), weight of 100 seeds (g) and production per plot (kg). The results of the study showed that tabulation showed that the combination of a planting distance of 20 x 25 cm with organic chicken manure fertilizer at a dose of 30 tons/ha provided the highest yield for soybean plants of 3.13 kg/plot (equivalent to 2.64 tons/ha)
PENGEMBANGAN TULISAN BERNADA PENJELASAN TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat literasi siswa sekolah dasar di Indonesia, yang berdampak pada kemampuan berpikir kritis dan akademik mereka. Salah satu pendekatan yang diusulkan untuk meningkatkan literasi adalah melalui pengembangan tulisan bernada penjelasan, yang bertujuan membantu siswa memahami informasi secara mendalam dan menyusun teks secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pendekatan tersebut dalam meningkatkan literasi siswa. Metode penelitian menggunakan studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait pengaruh tulisan bernada penjelasan terhadap literasi siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tulisan bernada penjelasan memiliki dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa. Strategi ini membantu siswa memahami konsep, mengorganisasi informasi, dan menyampaikan ide secara logis dan terstruktur, yang pada akhirnya meningkatkan literasi secara menyeluruh
Persiapan Penyusunan Kontrak Bisnis Internasional (Kepatuhan Regulasi Perdagangan Internasional Pada Tahap Pra Kontrak Studi Pada Industri Ekspor)
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kepatuhan regulasi perdagangan internasional pada tahap pra-kontrak dalam industri ekspor dan merumuskan model persiapan kontrak yang efektif. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif-empiris (socio-legal) dengan jenis deskriptif-analitis. Data primer dikumpulkan melalui in-depth interview dengan Manajer Legal dan Ekspor-Impor, sementara data sekunder mencakup peraturan domestik dan konvensi internasional. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa meskipun perusahaan ekspor telah melaksanakan due diligence, masih terdapat kesenjangan hukum (legal gap) terutama dalam adaptasi cepat terhadap perubahan regulasi standar produk dan aturan kepabeanan di negara tujuan. Kesenjangan ini sering berujung pada risiko penahanan barang atau penalti, yang menunjukkan compliance pada tahap awal belum optimal. Simpulan utama adalah bahwa kerangka kerja persiapan pra-kontrak yang ada saat ini belum cukup komprehensif dan adaptif. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan model compliance checklist terintegrasi yang mencakup Incoterms, standar sertifikasi internasional, dan pembaruan regulasi sanksi, sebagai panduan mitigasi risiko hukum proaktif bagi industri ekspor
Nutritional Status Among Children Under Five with Radiologically Diagnosed Bronchopneumonia at Ibnu Sina Hospital Makassar, 2022–2024
Pneumonia, khususnya bronkopneumonia, merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun, dengan malnutrisi sebagai faktor risiko utama. Di Indonesia, prevalensi malnutrisi pada balita, termasuk stunting dan wasting, masih tinggi dan berkontribusi pada tingginya angka kejadian pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi pada anak balita yang menderita bronkopneumonia di RS Ibnu Sina Makassar pada periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif, yang menganalisis data sekunder dari rekam medis pasien anak balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 0-12 bulan, dengan sebagian besar memiliki status gizi baik (47,6%), diikuti dengan gizi kurang (20,1%) dan obesitas (13,6%). Penelitian ini juga menemukan bahwa status gizi yang buruk berkontribusi pada peningkatan kejadian bronkopneumonia dan memperburuk prognosis penyakit. Kesimpulannya, intervensi gizi yang tepat sangat penting untuk mencegah dan mengurangi keparahan bronkopneumonia pada anak balita. Kolaborasi antara tenaga medis, ahli gizi, dan kebijakan kesehatan diperlukan untuk memperbaiki status gizi dan menurunkan angka kejadian pneumonia
Relationship Between Working Posture and Musculoskeletal Complaints IN Rice Factory Workes In Lapao-Poa Village, Wolo District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi
This study aims to analyze the relationship between non-ergonomic work postures and musculoskeletal complaints among rice factory workers in Lapao-Pao Village, Wolo Subdistrict, Kolaka District, Southeast Sulawesi. The study employed a cross-sectional design with an observational analytical approach, involving 30 workers divided into three work groups: PPAB, PPTAB, and PBTAB. Work postures were assessed using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method, while musculoskeletal complaints were measured using the Nordic Body Map. The results of the study showed that the majority of respondents experienced mild musculoskeletal complaints; however, no significant relationship was found between work postures and musculoskeletal complaints, with p-values greater than 0.05. Nevertheless, the analysis indicated that groups with high work posture risk were more likely to report more musculoskeletal complaints. This study emphasizes the importance of ergonomic interventions, such as proper work posture training and better workplace design, to reduce musculoskeletal complaints. Additionally, this study provides recommendations for further research using a longitudinal approach to identify other factors influencing the relationship between work posture and musculoskeletal complaint
The Relationship Between Low Back Pain and Obesity among Nurses in the Working Area of Mitra Manakarra Hospital in 2025
Low Back Pain (LBP) merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh tenaga medis, termasuk perawat, dengan berbagai faktor risiko seperti posisi tubuh yang buruk, kelelahan, dan beban fisik yang tinggi. Salah satu faktor yang berkontribusi pada LBP adalah obesitas, yang dapat meningkatkan tekanan pada tulang belakang dan memperburuk postur tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara obesitas dan kejadian LBP pada perawat di Rumah Sakit Mitra Manakarra pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 37 perawat yang dipilih secara acak dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dari total 55 populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obesitas berhubungan signifikan dengan peningkatan keparahan LBP. Sebagian besar perawat dengan obesitas mengalami disabilitas sangat parah akibat LBP, sementara perawat dengan IMT normal lebih banyak mengalami disabilitas minimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa obesitas dapat meningkatkan keparahan LBP pada perawat dan merekomendasikan pengembangan program pencegahan yang mencakup pelatihan ergonomi, peningkatan aktivitas fisik, dan pengelolaan pola makan sehat. Penelitian lebih lanjut dengan desain longitudinal diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang obesitas terhadap LBP
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DORATOON: TEKS DESKRIPSI UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 PRABUMULIH
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual menggunakan aplikasi doratoon pada materi teks deskripsi untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Prabumulih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian research and development (R&D) dengan model penelitian pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), dengan fokus pada tahap ADD yaitu Analyze (analisis), Design (desain), Development.(pengembangan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara oleh peserta didik dan guru serta validasi ahli. Berdasarkan hasil dari analisis kebutuhan melalui penyebaran angket menunjukkan bahwa dari 20 pernyataan peserta didik memilih Sangat Butuh (76%), Butuh (7%), Kurang Butuh (0%), dan Tidak Butuh (0%). Uji validasi ahli dilakukan oleh tiga ahli yaitu ahli bahasa, ahli media, dan ahli materi. Hasil uji validasi bahasa memperoleh skor 36 (90%) menandakan pemakaian bahasa yang tepat dan jelas, validasi media skor 34 (85%) dengan desain yang sistematis dan animasi menarik walaupun beberapa aspek masih perlu penyempurnaan, lalu validasi materi skor 36 (90%) menunjukkan kesesuaian materi pada tujuan pembelajaran. Secara keseluruhan, media pembelajaran audio visual menggunakan aplikasi doratoon pada materi teks deskripsi ini dinyatakan sangat layak untuk digunakan dan diharapkan dapat menjadi sebuah alternatif media pembelajaran yang menarik, efektif, inovatif, dan interaktif dalam mendukung pembelajaran teks deskripsi di kelas VII SMP
THE ANALYSIS OF CODE-SWITCHING IN X JAPAN'S SONG
This study analyzes the phenomenon of code-switching in the lyrics of six songs by the Japanese rock band X Japan: Dahlia, Scars, Longing, Rusty Nails, Tears, and Forever Love. Employing a qualitative descriptive approach, the research identifies and categorizes code-switching into three types: intersentential, intrasentential, and tag switching. The research instrument played an important role in obtaining the research results. Creswell (2009, p. 164) stated that in qualitative research, the main instrument was the researcher. The researcher uses some steps in analyzing the data, which are, first observing the data or information available in the data sheet, second classifying the data based on the kinds of code-switching used, third recheck and make sure all the data is well organized. Describing and discussing the code-switching used, and last drawing a conclusion based on the data analyzed. A total of 123 instances of code-switching were identified, with tag switching being the most prevalent (46%), followed by intersentential (37%) and intrasentential switching (17%). The analysis indicates that English insertions enhance rhythm, emphasize emotion, and broaden the appeal to an international audience. These findings underscore the linguistic creativity within J-Rock music and imply that code-switching fulfills both artistic and communicative functions within multilingual song lyrics
Association of Abdominal Subcutaneous Adipose Tissue Thickness with Depression, Anxiety, and Stress Among Medical Students
Obesitas yang ditandai dengan peningkatan jaringan adiposa di tubuh semakin meningkat dalam beberapa decade terakhir terutama pada mahasiswa. Mahasiswa kedokteran memiliki tingkat stres, depresi dan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok usia yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tebal jaringan adiposa subkutan area abdomen dengan tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa kedokteran. Penelitian dengan desain cross-sectional dilakukan kepada 57 mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang yang tidak sedang menjalani program diet, terapi antiretroviral, pengobatan kanker, terapi insulin, pengobatan psikotropik dan kortikosteroid serta tidak didiagnosis dengan penyakit diabetes, dan penyakit tiroid. Data primer yang terdiri dari tebal lipatan kulit abdomen dan skor DASS 42 dikumpulkan. Analisis statistik secara komputerisasi dilakukan dengan uji Spearman. Rata-rata tebal lipatan kulit abdomen responden 16,96 mm (SD 9,457), 24,6% depresi, 35,1% kecemasan, dan 21,1% stres. Tebal lipatan kulit abdomen memilki hubungan yang signifikan dan positif dengan depresi (p = 0,008 ; r = 0,350), tetapi tidak berhubungan dengan kecemasan (p = 0,074 ) dan stress (p = 0,057). Semakin tebal jaringan adiposa subkutan abdomen, semakin tinggi tingkat depresi pada mahasiswa kedoktera
Challenges In Diagnosing Systemic Lupus Erythematosus In Children: Clinical And Non-Clinical Factors
Childhood-onset Systemic Lupus Erythematosus (cSLE) is a separate biological entity with more aggressive immunopathogenesis, faster organ damage accumulation, and greater mortality rates than adult-onset lupus. In tropical, resource-constrained environments such as Indonesia, diagnosis is routinely delayed beyond the clinically critical six-month "window of opportunity," resulting in irreversible damages. The purpose of this literature review is to completely identify the clinical and non-clinical factors of diagnostic delay and to evaluate strategies for overcoming these hurdles. The analysis finds "diagnostic overshadowing" as a main clinical driver, in which symptoms are mistaken for endemic infections like Dengue, Typhoid, and Tuberculosis due to cognitive bias and symptom overlap. Systemically, this is worsened by a "Specialist Void," with regional data indicating less than one pediatric rheumatologist per 26 million children in Southeast Asia, as well as economic constraints where diagnostic testing costs substantially more than empirical antibiotic therapy. These delays are associated with high Systemic Lupus International Collaborating Clinics/American College of Rheumatology Damage Index (SDI) scores and catastrophic healthcare costs. To break down these barriers, health systems must implement "task-shifting" to provide primary care providers with standardized triage algorithms, use telemedicine networks to bridge geographic isolation, and implement policy reforms to increase access to immunological screening at the secondary healthcare level