Jurnal Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Jurnal Universitas 17 Agustus 1945 SurabayaNot a member yet
6388 research outputs found
Sort by
Pengaruh Perlakuan Serat Dan Fraksi Serat Sisal (Agave Sisalana) Terhadap Kekuatan Tarik Pada Komposit Epoxy/ Serat Sisal
Industri penguatan struktur menghadapi tantangan yang besar yang berkaitan dengan penerapan konsep bangunan ramah lingkungan. Bangunan ramah lingkungan adalah bangunan yang aspek konstruksi, desain, dan operasinya didasarkan pada keamanan lingkungan dan alam sebagai tujuan utama. Sisal adalah salah satu serat alami yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat struktur. Serat ini berasal dari serat kelopak daun tanaman sisal yang telah melalui proses pemisahan. Sisal termasuk dalam kategori serat alami yang dapat digunakan sebagai penguat dalam komposit. Kekuatan dan kekakuan serat alami dipengaruhi oleh kandungan selulosanya. Perlakuan dengan NaOH dapat meningkatkan kandungan selulosa pada serat dengan cara menghilangkan hemiselulosa dan lignin. Proses ini secara tidak langsung berdampak pada kekuatan tarik dan kekuatan lentur komposit serat alami. Pengujian tarik dilakukan pada spesimen untuk mengukur kekuatan mekanik komposit serat sisal sesuai dengan standar ASTM D-638. Metode VARI (Vacuum Assisted Resin Infusion) digunakan untuk mengurangi void atau cetakan yang terperangkap saat resin epoxy mengalir ke dalam spesimen atau cetakan. Metode VARI bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi antara proses alkali NaOH 5% dan air PDAM dengan lama perendaman 1, 2 jam dan fraksi volume serat 15, 20%. Uji tarikan menunjukkan bahwa kekuatan tarik terbesar ditemukan pada komposit yang telah menjalani proses pengolahan serat perendaman alkali NaOH selama 2 jam, dan nilai tersebut adalah sekitar 45,2 MPa. Pengujian porositas dilakukan untuk mengetahui perbandingan volume pori dengan volume total suatu material. Nilai porositas yang tinggi menyebabkan ruang kosong dalam material tersebut akan semakin banyak sehingga terjadi penurunan kuat tekanan. Hasil uji porositas tertinggi pada variasi selama 2 jam dengan perendaman alkali-20% memiliki nilai tertinggi yaitu 15,11% dan terendah pada variasi selama 2 jam dengan perendaman air PDAM-15% memiliki nilai terendah yaitu 8,21%. Pengujian SEM (Scanning Electron Microscope) dilakukan sebagai penunjang bahwa variasi perendaman selama 2 jam dengan air PDAM-15% yang memiliki nilai terendah yaitu 34,8 Mpa dan variasi selama 2 jam dengan perendaman alkali-20% memiliki nilai tertinggi yaitu 45,2 Mpa.
Kata kunci: Epoxy, Fraksi Volume, Lama perendaman, Perlakuan alkali, Serat sisal, uji Tarik, uji Porositas, uji SEM
UPAYA PENGUATAN PERAN BUMDES DI DESA POHJEJER, KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO (PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA PENGEMBANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL): Efforts to Strengthen the Role of Village-Owned Enterprises (Bumdes) in Pohjejer Village, Gondang District, Mojokerto Regency (Assistance in Preparing Local Potential-Based Development Plans)
Desa Pohjejer merupakan salah satu desa yang terletak di Kec Gondang Kab Mojokerto. Desa ini merupakan desa yang telah tumbuh menjadi desa wisata dengan berbekal potensi alam yang dimilikinya. Selain, sebagai desa wisata desa ini juga menyimpan potensi-potensi lainya yang bersumber dari sektor perdagangan, jasa, serta pertanian. Oleh karena itu kemudian pemerintah desa menetapkan pendapatan asli desa sebesar 1 milyar pada tahun 2025. Untuk memenuhi target tersebut, desa mengoptimalkan peran Bumdes untuk mengelola berbagai potensi yang dimiliki baik di sektor wisata, perdagangan, serta jasa. Seiring dengan penetapan target yang tinggi tersebut desa telah memberikan alokasi modal kepada Bumdes sebesar 100 juta tiap tahunnya sebagai modal usaha. Namun demikian tampaknya untuk saat ini Bumdes masih belum tampak mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa serta modal yang diberikan. Hal ini terlihat dari jumlah rata-rata pemasukan Bumdes yang kurang dari 200 Juta tiap tahunnya. Pemasukan inipun belum sepenuhnya berasal dari pengembangan berbagai sektor yang menjadi potensi desa namun lebih banyak berasal dari retribusi persewaan kios yang ada di pasar desa. Mencermati kurang optimalnya peran Bumdes ini maka tim pengabdian masyarakat kemudian merumuskan kegiatan pengabdian yang berorientasi pada dua hal, pertama ialah peningkatan kualitas pengelolaan sumber daya manusia serta yang kedua adalah perumusan rencana bisnis desa untuk 1 tahun kedepan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan empat metode mulai dari tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, tahapan evaluasi, dan finalisasi
Keterkaitan presenteeism dan job satisfaction pada pekerja pra-lansia: Menguji peran mediator resilience dan work-health balance: The relationship between presenteeism and job satisfaction in pre-elderly workers: Testing the mediating role of resilience and work-health balance
The high level of job satisfaction in Indonesia does not necessarily indicate the same perception of work across all age groups, especially among pre-elderly workers (aged 45–59 years). This research aims to investigate the relationship between presenteeism and job satisfaction among pre-elderly workers, while also testing the mediating roles of resilience and work- health balance. This research uses a quantitative correlational approach and Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis technique on data from 146 pre- elderly workers who have experienced presenteeism due to minor illnesses. The findings show that neither dimensions of presenteeism are not directly related to job satisfaction. Although the completing work is positively associated to resilience, resilience was not found to mediate the relationship between presenteeism and job satisfaction. On the other hand, both presenteeism dimensions were related with work-health balance. Work-health balance was found to be a significant mediator only in the relationship between completing work and job satisfaction. These findings highlight the importance role of work-health balance in supporting job satisfaction among pre-elderly workers who practice presenteeism
The Portrayal of Affection on The Weekend’s Die For You
The song Die for You tells the story of someone who loves the couple then comes to a point where he wants to leave his couple but he thinks that his lover is too perfect to be left behind. By using qualitative method, this paper answers the question of how is the idea of affection portrayed in the song Die for You by The Weeknd?. Die for You portrays the idea of love through its lyrics that express devotion and loyalty to a lover. It proves that affection is about possibility as supported by Affection Exchange Theory by Kory Floyd. The possibility is about showing affection more than merely words, but through real efforts and actions. It is a process that emphasizes love to be applied furthermore with rational thinking. Moreover, this paper also finds its significance to study how affection works in contemporary popular culture. In conclusion, the song accentuates matter of affection as a background of thinking of reasoned love. It is never given at all, but always be interpreted through various reasoned senses.Lagu Die for You bercerita tentang seseorang yang mencintai pasangannya kemudian sampai pada suatu titik saat ia ingin meninggalkan pasangannya namun ia menganggap kekasihnya terlalu sempurna untuk ditinggalkan. Melalui metode kualitatif, tulisan ini menjawab pertanyaan bagaimana gagasan kasih sayang digambarkan dalam lagu Die for You karya The Weeknd?. Die for You menggambarkan ide cinta melalui liriknya yang mengungkapkan pengabdian dan kesetiaan kepada seorang kekasih. Hal ini membuktikan bahwa kasih sayang adalah tentang kemungkinan sebagaimana didukung oleh Affection Exchange Theory oleh Kory Floyd. Ini adalah proses yang menekankan cinta untuk diterapkan lebih lanjut dengan pemikiran yang rasional. Kesimpulannya, lagu ini menonjolkan soal kasih sayang sebagai latar belakang pemikiran cinta yang sepenuhnya logis dan rasional. Hal itu tidak pernah terberi, namun selalu dimaknai melalui akal budi yang rasional
THE INFLUENCE OF TALENT MANAGEMENT, EMPLOYEE ENGAGEMENT, AND WORK LIFE BALANCE ON EMPLOYEE RETENTION AT PT MINESKI PALEMBANG
This study aims to analyze the influence of Talent Management, Employee Engagement, and Work Life Balance on Employee Retention at PT Mineski Palembang. The background of the research is based on the high employee turnover rate, which can negatively impact the company's productivity. This research uses a quantitative method with data collected through questionnaires distributed to 110 respondents who are permanent employees at PT Mineski Palembang. Data were analyzed using multiple linear regression tests with SPSS version 26. The results show that Talent Management has a positive and significant effect on Employee Retention. However, Employee Engagement does not have a significant effect on Employee Retention. Meanwhile, Work Life Balance has a positive and significant effect on Employee Retention. Simultaneously, the three independent variables have a significant influence on Employee Retention. These findings indicate that to retain employees, the company needs to focus on strategic talent management and creating a healthy work-life balance, even though employee engagement should still be considered despite not showing a statistically significant effect.
 
THE INFLUENCE OF COMPETENCY DEVELOPMENT ON THE COMPETITIVE ADVANTAGE OF SALT FARMERS IN GALIS DISTRICT, PAMEKASAN REGENCY
This research is motivated by the problem of many salt farmers in the Galis District who do not understand the importance of developing competence and competitive advantage for the sustainability of the salt business. This research aims to determine and analyze the influence of competency development on the competitive advantage of salt farmers in Galis District, Pamekasan Regency. The research method used is a quantitative method so the data displayed is data from questionnaire results which are processed using SPSS 26 statistics. The type of research used in this research is survey research, data collected through questionnaire results on the research instrument used. The data analysis technique used is the inferential statistical analysis technique. The results of this research can conclude that competency development has a significant effect on the competitive advantage of salt farmers in Galis District, Pamekasan Regency. This research is expected to contribute to competency development efforts to increase the competitive advantage of salt farmers in Galis District, Pamekasan Regency
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI GEOMETRI DI SMP NEGERI 4 PALIMANAN KAB. CIREBON: Assistance in Making Mathematics Learning Aids for Geometry Material at SMP Negeri 4 Palimanan, Cirebon Regency
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang, membuat, dan memanfaatkan alat peraga geometri ruang guna menunjang efektivitas pembelajaran matematika di SMP Negeri 4 Palimanan, Kabupaten Cirebon. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman konsep geometri ruang oleh siswa akibat keterbatasan alat peraga dan kurangnya keterampilan guru dalam memproduksi media pembelajaran yang relevan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang bersifat partisipatif dan kolaboratif antara dosen, mahasiswa Program Studi Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan guru-guru di SMP Negeri 4 Palimanan. Mitra dalam kegiatan ini adalah guru mata pelajaran matematika dan siswa di sekolah tersebut. Alat dan bahan yang digunakan berupa bahan-bahan sederhana seperti karton, kertas manila, gunting, lem, serta alat bantu visual lainnya. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pengenalan konsep alat peraga, perancangan dan pembuatan alat peraga, serta implementasi dan pendampingan di kelas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan memperoleh tingkat kepuasan peserta pada kategori "Sangat Puas" dalam aspek pelaksanaan kegiatan, kualitas alat peraga, dan manfaatnya dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini efektif meningkatkan keterampilan guru dan kualitas pembelajaran geometri ruang
TEKNOLOGI MESIN PEMOTONG RING GELAS AMDK UNTUK MENINGKATKAN PENGHASILAN USAHA MIKRO BANK SAMPAH : AMDK Glass Ring Cutting Machine Technology to Increase Income of Micro Waste Bank Businesses
Mitra Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah Bank Sampah Induk Sakera. Masalah produksi (1) Mitra hanya bisa menjual gelas air minum dalam kemasan (AMDK) bekas utuh seharga Rp. 2500/kg, Sedangkan jika dipotong dan dijual terpisah antara ring dan plastik gelas, bisa dijual lebih mahal ke pengepul masing-masing sebesar Rp. 1000/kg dan Rp. 6000/kg. (2) Mitra mengalami kerugian ketika melakukan penimbangan sampah plastik anorganik karena masih menggunakan alat timbang manual. Tujuan kegiatan adalah: (1) Menerapkan TTG mesin pemotong ring gelas AMDK, (2) Menerapkan TTG alat timbang digital untuk menimbang sampah anorganik plastik supaya hasilnya lebih presesi. Metode kegiatan adalah: (1) Rancang bangun dan pembuatan mesin pemotong ring gelas AMDK, serta dilanjutkan pelatihan, praktek, uji-coba, dan pendampingan penggunaan alat ke mitra sasaran dan (2) Rancang bangun alat timbang sampah non-organik digital supaya hasilnya lebih presesi, serta dilanjutkan pelatihan, praktek, uji-coba, dan pendampingan penggunaan alat ke mitra sasaran. Luaran kegiatan adalah: (1) TTG mesin pemotong ring gelas AMDK kepada Mitra Sasaran, dan (2) TTG alat timbang digital untuk menimbang sampah anorganik plastik kepada Mitra
Perencanaan Akses Jalan Waduk Sukodono Kabupaten Gresik : Planning of Access Road for Sukodono Reservoir, Gresik Regency
The Sukodono Reservoir in Gresik Regency has a strategic function as an irrigation provider, flood control, and potential tourist destination. However, road access to the reservoir is still considered inadequate due to narrow, damaged, and difficult to pass roads, especially during the rainy season. This has an impact on hampering the distribution of agricultural products, decreasing tourism potential, and limiting disaster emergency response efforts. This study aims to (1) analyze the total number of commercial vehicle axles passing through the access road to the Sukodono Reservoir, and (2) determine the required dimensions of concrete and asphalt road pavements based on the Pd T-14-2003 guidelines. The method used is rigid pavement construction planning with traffic data analysis and soil bearing capacity testing. The results show that the total number of commercial vehicle axles reaches 1,904 axles with a JSKN value of 42,206,965.54. The concrete road pavement design produces a 20 cm thick slab with a 15 cm thick class A base layer and a planned width of 6.00 m. These findings are expected to form the basis for technical planning for the construction of more reliable road access, supporting agricultural distribution, tourism, and disaster mitigation around the Sukodono Reservoir
Ded Rekonstruksi Jalan Gampang – Peti’in Kabupaten Lamongan : Ded Easy Road Reconstruction – Peti'in Lamongan Regency
The Gampang – Peti’in road section in Lamongan Regency has strategic value as the main access for the agricultural, trade, and public service sectors. However, the damaged road conditions due to excessive vehicle loads, climate influences, and minimal maintenance have resulted in increased logistics costs, longer travel times, and decreased community productivity. This study aims to analyze the total number of commercial vehicle axles passing through the road section and determine the required road pavement dimensions using a rigid pavement approach. The method used refers to the design guidelines Pd T-14-2003 by taking into account LHR data, axle load configuration, and subgrade bearing capacity. The results show that the total number of commercial vehicle axles is 1,904 axles, with a JSKN value of 42,206,965.54. The concrete pavement design requires a design width of 6.00 m, a concrete slab thickness of 20 cm, and a class A base layer of 15 cm. Meanwhile, asphalt pavement is also analyzed as an alternative with comparable technical parameters. These findings emphasize the need for comprehensive road reconstruction to support heavy traffic loads and ensure the sustainability of road infrastructure services in Lamongan Regency