Portal Jurnal Universitas Serang Raya
Not a member yet
3166 research outputs found
Sort by
Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Bersama Warga Rutan Kelas IIB Bangkalan untuk Pemanfaatan Sampah Organik
Permasalahan sampah juga dihadapi oleh warga binaan Rutan Kelas IIB Bangkalan. Saat ini, penanganan sampah yang memadai belum dilakukan di tempat tersebut. Penyebab utama adalah rutan belum memiliki program khusus dan fasilitas pengolahan sampah organik. Selain itu, warga binaan juga belum pernah mendapatkan edukasi yang cukup mengenai pengolahÂan sampah menggunakan teknologi tepat guna. Untuk merespon permasaÂlahan tersebut, warga binaan perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola sampah organik yaitu berupa eco enzyme. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu permasalahan penumpukan sampah organik dari dapur berupa sisa sayuran dan buah-buahan. Eco enzyme dibuat dari sampah organik, molase, dan air dengan rasio 3:1:10. Bahan dicampur di dalam wadah plastik kapasitas 18 Liter dan dibiarkan mengalami fermentasi spontan selama 3 bulan hingga cairan eco enzyme bisa dipanen. Berdasarkan evaluasi kegiatan dengan diikuti sebanyak 20 peserta menyatakan puas terkait adanya kegiatan pengelolaan sampah organik menjadi eco enzyme. Tingkat pemahaman peserta terhadap topik mencapai 84%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta dapat memahami prinsip-prinsip dan praktik produksi enzim ramah lingkungan Kegiatan mampu memberikan edukasi efektif kepada warga binaan di Rutan Kelas IIB Bangkalan. Dari sisi pengurangan sampah, 3 unit fermentor eco enzyme kapasitas 10 L berhasil memanfaatkan 9 kg sampah organik di rutan, sementara unit kapasitas 30 L bisa menggunakan sampah organik hingga 10 kg. 
Peningkatan Kemampuan Penggunaan Aplikasi Canva sebagai Media Promosi Produk UMKM Kota Depok
Sebagian besar Usaha Kecil dan Mikro (UMKM) kota Depok, Jawa Barat, sudah menjual produknya secara online di Marketplace, seperti Shopee, Tokopedia maupun media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp Group. Penjualan secara online membuat pesaing UMKM tidak hanya sesama produk UMKM Depok, tetapi dengan produk yang dihasilkan oleh UMKM seluruh Indonesia ditambah harus bersaing dengan perusahaan besar. Maka salah satu strategi untuk memenangkan persaingan adalah melakukan promosi online. Untuk itu pelaku usaha harus memiliki kemampuan dalam membuat desain promosi secara digital yang murah menggunakan aplikasi ‘CANVA’. Metode pelaksanaan secara garis besar melalui tahapan analyze, design, develop, implement, evaluation (model ADDIE). Ada lima tahapan ADDIE yang terdiri dari analisis kebutuhan pelatihan, mendesain atau merencanakan pelatihan, mengembangkan program pelatihan, mengimplementasikan kegiatan pelatihan, serta melakukan evaluasi. Berdasarkan hasil pengukuran pre-test dan post-test menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan peningkatan kemampuan dalam menggunakan aplikasi CANVA secara signifikan. Hal ini dapat terlihat dari perubahan hasil nilai rata-rata pre-test sebesar 54,52 dan nilai rata-rata post-testnya menjadi 67,42. Kontribusi nyata kegiatan pengabdian ini adalah menjadikan peserta pelaku UMKM mampu menghasilkan poster dan katalog yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan teori pembuatan poster dan katalog. 
Pemanfaatan Potensi Produk Lokal Papua Barat Daya Melalui Pendampingan Pembuatan Kerupuk Sagu
Kegiatan pengabdian ini berlatarbelakang kearifan lokal masyarakat papua barat berupa makanan khas yakni sagu. Sagu kebanyakan diolah menjadi papeda dan kue seperti sagu broncong, bagea, sinole, sagu kelapa, dan sagu bungkus apatar, oleh karenanya masyarakat perlu dikenalkan snack ringan yang tidak membosankan sebagai variasi rasa untuk dimakan bersama keluarga. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pendampingan pembuatan kerupuk berbahan dasar sagu. Peserta kegiatan adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kais. Metode pendampingan berupa pendampingan kewirausahaan, yaitu: pemberian bimbingan kepada peserta didik dalam praktik pembuatan kerupuk sagu. Sistematika langkah metode pengabdian meliputi: identifikasi kebutuhan, perencanaan pendampingan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi dan pembaharuan, dokumentasi dan penyebarluasan hasil, dan pemantauan keberlanjutan. Selama proses pendampingan, peseta didik terlihat senang terlibat langsung dalam pembuatan dan antusias menyampaikan pertanyaan. Kegiatan ini berdampak positif pada pembentukan karakter peserta didik seperti kritis, kreatif, rajin, tekun, dan mandiri
Penguatan dan Pengembangan Revitalisasi BUMDes sebagai Organisasi yang Berkelanjutan dalam Rangka Percepatan Ekonomi Desa
Sindangsuka Village has residents who run various businesses, such as animal husbandry, agriculture, and entrepreneurship. With the condition of Sindangsuka Village, which until now is experiencing water shortages, the business activities run by the village community are hampered and cannot be run optimally. The low population of productive age is a supporting factor for the lower number of business actors in the village. Since 2016, the BUMDes of Sindangsuka Village have been trying to develop their business units in order to improve the village economy, but they have not received full support from the residents. The Integrative KKN-PPM program was carried out in Sindangsuka Village from 11 July to 11 August 2023 with the aim of analyzing, identifying SWOT, formulating the best recommendations on BUMDes problems in the organizational sector. Training and mentoring is provided to BUMDes with the hope that BUMDes organizational values can be increased. Through this program, BUMDes can form an organizational roadmap, strengthen the functions of each part of its structure, and compile year-end reports.Desa Sindangsuka memiliki penduduk yang menjalankan berbagai usaha, seperti peternakan, pertanian, dan wirausaha. Dengan kondisi Desa Sindangsuka yang hingga saat ini mengalami kesulitan air, usaha bisnis yang dijalankan masyarakat desa menjadi terhambat dan tidak dapat dijalankan secara maksimal. Rendahnya penduduk usia produktif menjadi hal pendukung semakin rendahnya jumlah pelaku usaha di desa. Sejak 2016, BUMDes Desa Sindangsuka berusaha untuk mengembangkan unit usahanya dalam rangka meningkatkan ekonomi desa, tetapi masih belum mendapat dukungan penuh dari warga. Program KKN-PPM Integratif dilaksanakan di Desa Sindangsuka pada 11 Juli hingga 11 Agustus 2023 dengan tujuan menganalisis, mengidentifikasi SWOT, merumuskan rekomendasi terbaik atas permasalahan BUMDes di sektor organisasi. Pelatihan dan pendampingan diberikan kepada BUMDes dengan harapan nilai organisasi BUMDes dapat ditingkatkan sehingga BUMDes menjadi organisasi yang berkelanjutan. Melalui program tersebut, BUMDes dapat membentuk roadmap organisasi, penguatan fungsi setiap bagian strukturnya, dan menyusun laporan akhir tahun yang disampaikan ke masyarakat desa
Pelaksanaan Pemenuhan HAK Warga Binaan Wanita di Rumah Tahanan Kelas IIB Serang
Ensuring the rights of all inmates, particularly women, is an essential obligation of basic human rights. Even during their temporary stay at Serang Detention Center for treatment and training, their rights must be upheld. The center not only provides maintenance assistance but also training for women. It is essential to adhere to the Corrections Law Number 22 of 2022 and Government Regulation Number 32 of 1999 and other related regulations to offer guidance and care in accordance with their rights. Women have distinct privileges from men, and it is crucial to recognize and provide accordingly. This research aims to explore how to uphold the rights of women inmates at Class IIB Serang Detention Center using empirical juridical research. The research sources include primary data obtained through direct interviews and secondary data from laws, books, journals, theses, and tertiary materials such as relevant websites. The research results indicate that the center offers paid training, including spiritual training, physical training, and independence training, that include the right to worship and celebrate religious holidays, maintain good health, and other rights regulated by law. However, there are challenges in providing these rights, such as a lack of self-reliance programs, insufficient accommodation for spiritual training for religions other than Islam and Christianity, and overcapacity concerns at Serang Detention Center
Pengembangan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Dan Kekayaan Intelektual Atas Batik di Sanggar Batik Krakatoa Kota Cilegon
Batik is a culture that takes the form of a painting craft. The existence of batik with its beautiful motifs, designs and patterns has made batik art a preserved cultural heritage. This research aims to determine product development for Micro, Small and Medium Enterprises and forms of legal protection for batik in the Krakatoa Batik Studio, Cilegon City. This research uses a qualitative method with an empirical juridical approach. The primary data source comes from the Krakatoa Batik Studio, Cilegon City, while the secondary data comes from books, journals, encyclopedias, dictionaries and virtual sources. while the data processing technique is through interviews. The results of this research show that product development for micro, small and medium enterprises and intellectual property for batik at the Krakatoa Batik Studio in Cilegon City can be carried out by developing models, patterns, colors, batik patterns, variations and development of typical batik. in the Krakatoa studio which has the philosophy of the city of Cilegon, apart from that, it is no less important to collaborate with other batik craftsmen in making goods that have batik motifs, as well as development in terms of marketing, the Krakatoa batik studio has expanded into the online market by having a shop on Bukalapak, and Legal protection for Micro, Small and Medium Enterprises products and Intellectual Property for Batik at the Krakatoa Batik Studio in Cilegon City can be done by registering the intellectual works owned including copyrights, brands and patents to the directorate general of intellectual property to obtain legal rights and protection from the state
Pola Rekrutmen Pengawas Pemilu Kecamatan Pada Pemilu Tahun 2024 Studi Di Badan Pengawas Pemilu Kota Serang
The 2024 general election (election) is the most complex election in the history of elections in Indonesia. One of the reasons for this complexity is that the stages of the election and regional head elections are held in the same year. One of the things that determine the success of holding the 2024 election is determined by the human resources for election supervisors who are qualified, have integrity, and are professional. The sub-district election supervisor is in a strategic position in carrying out election supervision and must coordinate supervisors at the sub-district/village level and polling station supervisors. The aim of the research is to examine the recruitment pattern of sub-district election supervisors in the 2024 elections at the Serang City Election Supervisory Agency (Bawaslu). The method used is a descriptive analysis method approach with data collection techniques using literature studies from various relevant sources. The research results found that the recruitment pattern for sub-district election supervisors in 2024 in Bawaslu Serang City was carried out openly, with a recruitment pattern based on competency and electoral experience. A closed recruitment pattern was not carried out, but an in-depth study of activities in the cadre formation of social organizations from various elements of society was carried out in an unwritten manner. It was found that enthusiastic community participation was seen from the large number of registrants who followed through to the completion of the selection process
Analisis Kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana Banjir di Wilayah Pakal Surabaya Barat
Policy analysis is a process that can produce instructions or recommendations for problems faced by society. High rainfall in the Pakal area of ​​West Surabaya City can result in flood disasters. The reason the researcher chose the title related to the analysis of government policy in dealing with flood disasters in the Pakal area of ​​West Surabaya was because the researcher was interested in the problems that occurred regarding the community in the city of Surabaya. Apart from that, we want to know whether government policies in Surabaya are running according to the Constitution or vice versa. According to William N Dunn (2000), the theory used is policy analysis. The research method is qualitative. The research results show that the Surabaya City government handled the flood disaster optimally and in accordance with applicable law
The Failure Of The Political Struggle For Recognition Of Indonesian Muslim Blind People In Serang District
Abstract
Problem: The Indonesian Muslim Blind Association (ITNMI) is a community organization that brings together members of the visually impaired or blind Muslims in Serang district. This organization has been established since 2021 and is experiencing challenges due to the lack of recognition and support they should receive. They are labeled as a group that cannot live independently and is unproductive. On this basis, they struggle to be recognized by the state and society that they have the same abilities as other normal humans.
Purpose: This article attempts to explain the forms and factors behind ITMI Serang Regency\u27s failure to recognize ITMI in fighting for its recognition rights from the government and the social environment.
Methodology: This research uses a qualitative case study method with interview, observation, and documentation data collection techniques.
Results/ Findings: The research results show that the recognition struggle carried out by the Serang Regency ITMI Organization experienced failure or misrecognition. The factors that cause this to happen are internal, external, and economic factors. And there is mobilization based on personal interests which destroys the integral dignity of humanity and makes ITMI Serang Regency inactive again (mis-existence).
Keywords: Recognition; Disability; Minority Struggle.Abstrak
Masalah: Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITNMI) adalah organisasi masyarakat yang menghimpun anggota penyandang disabilitas gangguan pada penglihatan atau tunanetra beragama muslim di kabupaten Serang. Organisasi ini telah berdiri sejak 2021 dan mengalami tantangan atas tidak adanya rekognisi dan dukungan yang seharusnya mereka dapatkan. Mereka dicap sebagai kelompok yang tidak bisa hidup mandiri dan tidak produktif. Atas dasar hal itu, mereka melakukan perjuangan agar dapat diakui oleh negara maupun sosial bahwa mereka memiliki kemampuan sama seperti manusia normal lainnya.
Tujuan: Artikel ini berusaha menjelaskan bagaimana bentuk serta faktor-faktor yang melatarbelakangi kegagalan rekognisi ITMI Kabupaten Serang dalam memperjuangkan hak-hak pengakuannya dari pemerintah dan lingkungan sosial.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Temuan/Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa perjuangan Rekognisi yang dilakukan oleh Organisasi ITMI Kabupaten Serang mengalami kegagalan atau mis-rekognisi. Faktor yang menyebabkan hal itu bisa terjadi adalah dikarenakan faktor internal, eksternal dan ekonomis. Serta adanya mobiliasasi berlandaskan kepentingan pribadi yang menghancurkan harkat integral kemanusiaan dan membuat ITMI Kabupaten Serang menjadi tidak aktif kembali (mis-eksistensi).
Kata kunci Rekognisi; Difabel; Perjuangan Minoritas
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Di Indonesia
Problem: General elections are a manifestation of the democratic system practiced by the Indonesian state, in accordance with the principles contained in the fourth principle of Pancasila. Pancasila as the state\u27s ideological and philosophical foundation unites and inspires the nation to achieve the goal of creating a life that respects the values of divinity, humanity, unity, democracy and justice
Purpose: The aim of this research is to determine the implementation of Pancasila values in holding general elections in Indonesia
Methodolgy: The research was carried out using a normative descriptive analytical approach with secondary data sourced from primary, secondary and tertiary legal materials obtained from legislation, books, expert views, articles/writings and other source materials which were compiled systematically.
Results/Findings: The results of the research can be concluded that applying Pancasila values in everyday life is very important, not only during elections. However, the actualization of Pancasila is also crucial in the election context to avoid violations of election principles, such as injustice, lack of integrity and lack of peace. It is hoped that the existence of Pancasila values in general elections can become a reference and goal for a democracy that is tolerant, consensual, honest and upholds unity. In this way, elections will be an effective means of political education for society, a means of people\u27s aspirations and not just providing theories without real implementation
Keywords: Pancasila Values, General Election, Democracy.Masalah: Pemilihan umum adalah manifestasi dari sistem demokrasi yang dipraktikkan oleh negara Indonesia, sesuai dengan prinsip yang terkandung dalam sila keempat Pancasila. Pancasila sebagai landasan ideologi dan filosofi negara menyatukan dan menginspirasi bangsa untuk mencapai tujuan menciptakan kehidupan yang menghormati nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi nilai-nilai pancasila dalam penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia.
Metodologi: Penelitian dilakukan dengan pedekatan normatif deskriptif analitis dengan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang diperoleh dari perundangan-undangan, buku, pandangan ahli, artikel/tulisan dan sumber bahan lainya yang disusun secara sistematis.
Temuan/Hasil Penelitian: Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting, bukan hanya pada saat Pemilu. Namun, aktualisasi Pancasila juga menjadi hal yang krusial dalam konteks pemilu untuk menghindari terjadinya pelanggaran terhadap prinsip-prinsip pemilu, seperti ketidakadilan, ketidakintegritasan, dan ketidakdamainan. Adanya nilai nilai Pancasila dalam pemilhan umum diharakan dapat menjadi acuan dan tujuan dari adanya demokrasi yang toleransi, mufakat, jujur dan menjunjung tinggi persatuan. Dengan demikian, pemilu akan menjadi sarana pendidikan politik yang efektif bagi masyarakat, menjadi sarana aspirasi masyarakat dan tidak hanya memberikan teori-teori tanpa pelaksanaan yang nyat