Portal Jurnal Universitas Serang Raya
Not a member yet
    3166 research outputs found

    Menumbuhkan Budaya Positif di Sekolah Dasar Melalui Sosialisasi Stop Bullying

    Full text link
    Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua mengenai bahaya bullying serta memberikan pemahaman mengenai upaya pencegahan dan penanganannya. Lokasi  Kegiatan dilakukan di SDN 1 dan SDN 5 Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.  Metode yang digunkan sosialisasi interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap bentuk-bentuk bullying seperti fisik, verbal, sosial, dan daring, serta dampak negatifnya terhadap psikologis korban dan pelaku. Pentingnya peran lingkungan sekolah dan keluarga dalam menciptakan suasana yang aman dan mendukung. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk karakter siswa yang berempati, toleran, dan mampu membangun relasi sosial yang sehat

    Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Banten

    Full text link
    This study focuses on the Implementation of Electronic Medical Record Policy at Banten Regional General Hospital. The purpose of the study was to determine the Implementation of Electronic Medical Record Policy at Banten Regional General Hospital. Implementation of the policy from George C Edward III, namely communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The research method used is a qualitative descriptive method. Data validity test using source triangulation and member check techniques. Data analysis using Miles and Huberman qualitative data analysis. The results of the study are known (1). Communication of the Electronic Medical Record policy is still less than optimal as indicated by minimal socialization and minimal training. (2). The resources of the Electronic Medical Record policy are quite optimal as indicated by the existence of a budget, quality health services (3). The disposition of the Electronic Medical Record policy is less than optimal as indicated by the weak quality of the internet network and the lack of servers from Banten Regional General Hospital (4). The bureaucratic structure of the Electronic Medical Record policy is less than optimal as indicated by minimal supervision and periodic evaluation. Keywords: Policy Implementation, Electronic Medical Records, Banten                       Regional Hospital

    EVALUATION OF INFORMATION SYSTEMS USING COBIT 2019 AT PUSKESMAS (COMMUNITY HEALTH CENTERS) IN DENPASAR CITY

    No full text
    DAMAKESMAS, sistem informasi di Kantor Kesehatan Kota Denpasar, menghadapi berbagai tantangan operasional, seperti keterbatasan antarmuka pengguna (UI/UX), kurangnya pelatihan staf, serta manajemen risiko dan keamanan sistem yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola DAMAKESMAS menggunakan kerangka COBIT 2019 melalui metode deskriptif kuantitatif, dengan survei dan wawancara terhadap 13 responden dari Kantor Kesehatan Kota Denpasar. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan kuesioner skala Likert yang dianalisis menggunakan metode Capability Level COBIT 2019.Hasil penelitian menunjukkan DAMAKESMAS mencapai Level 3 (Defined) pada domain EDM03 (Ensure Risk Managed) dengan pencapaian 100%, sementara domain DSS dan APO menunjukkan tingkat kepatuhan 92,3% hingga 100%. Evaluasi sistem mengidentifikasi perlunya perbaikan UI/UX, pelatihan berkala, peningkatan keamanan, dan optimasi manajemen insiden. Simpulannya, meskipun DAMAKESMAS memiliki fondasi tata kelola yang solid, diperlukan penyempurnaan strategis seperti redesain UI/UX, pelatihan staf rutin, penguatan keamanan sistem, serta peningkatan layanan tanggap darurat untuk meningkatkan efektivitasnya.The digitalization of health information systems is crucial for improving service efficiency. DAMAKESMAS, the information system at the Denpasar City Health Office, faces various operational challenges, such as UI/UX limitations, lack of staff training, and suboptimal risk management and system security. This study aims to evaluate the governance maturity level of DAMAKESMAS using the COBIT 2019 framework through a quantitative descriptive method, involving surveys and interviews with 13 respondents from the Denpasar City Health Office. Data collection techniques include observation, interviews, and Likert-scale questionnaires, analyzed using the COBIT 2019 Capability Level method. The results indicate that DAMAKESMAS has reached Level 3 (Defined) in EDM03 (Ensure Risk Managed) with a 100% achievement rate, while the DSS and APO domains show compliance levels ranging from 92.3% to 100%. System evaluation highlights the need for improvements in UI/UX, regular training, enhanced security, and optimized incident management. In conclusion, although DAMAKESMAS has a solid governance foundation, strategic improvements are necessary to enhance its effectiveness, including UI/UX redesign, regular staff training, and strengthening system security and emergency response services.   Keywords: Evaluation; IT Governance; COBIT 2019, Health Information Syste

    EVALUASI EFEKTIVITAS SUPPORT VECTOR MACHINE DAN RANDOM FOREST DALAM KLASIFIKASI ULASAN PENGGUNA APLIKASI STREAMING VIDIO

    Full text link
    Perkembangan pesat platform streaming telah menghasilkan banyak ulasan pengguna yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber masukan untuk pengembangan aplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest (RF) dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan pengguna terhadap aplikasi Vidio. Sebanyak 1.000 ulasan berbahasa Indonesia dikumpulkan menggunakan teknik web scraping dan diberi label sentimen berdasarkan rating bintang, di mana rating 1–2 dikategorikan sebagai sentimen negatif dan 3–5 sebagai sentimen positif. Data ulasan diproses melalui beberapa tahap preprocessing, seperti pembersihan teks, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming, sebelum dikonversi menjadi representasi numerik menggunakan metode TF-IDF. Dataset dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Kedua model dilatih dan dievaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa yang lebih unggul diperoleh oleh algoritma SVM, dengan akurasi mencapai 76,11%, dibandingkan dengan RF yang memperoleh akurasi sebesar 71,67%. Selain itu, identifikasi ulasan dengan sentimen negatif juga dilakukan dengan lebih efektif oleh SVM. Temuan ini membuktikan bahwa klasifikasi sentimen ulasan aplikasi Vidio lebih tepat dilakukan menggunakan SVM, sehingga berpotensi mendukung otomatisasi analisis sentimen dan peningkatan kualitas layanan streaming. Hasil ini dapat diimplementasikan dalam sistem dashboard otomatis untuk mendeteksi keluhan pengguna secara real-time, memungkinkan pengembang Vidio meningkatkan pengalaman pengguna dengan respons yang lebih cepat dan tepat. Kata Kunci: Text Classification, User Sentiment, Support Vector Machine, Random Forest, Vidio.Perkembangan pesat platform streaming telah menghasilkan banyak ulasan pengguna yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber masukan untuk pengembangan aplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest (RF) dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan pengguna terhadap aplikasi Vidio. Sebanyak 1.000 ulasan berbahasa Indonesia dikumpulkan menggunakan teknik web scraping dan diberi label sentimen berdasarkan rating bintang, di mana rating 1–2 dikategorikan sebagai sentimen negatif dan 3–5 sebagai sentimen positif. Data ulasan diproses melalui beberapa tahap preprocessing, seperti pembersihan teks, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming, sebelum dikonversi menjadi representasi numerik menggunakan metode TF-IDF. Dataset kemudian dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Kedua model dilatih dan dievaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa yang lebih unggul diperoleh oleh algoritma SVM, dengan akurasi mencapai 76,11%, dibandingkan dengan RF yang memperoleh akurasi sebesar 71,67%. Selain itu, identifikasi ulasan dengan sentimen negatif juga dilakukan dengan lebih efektif oleh SVM. Temuan ini membuktikan bahwa klasifikasi sentimen ulasan aplikasi Vidio lebih tepat dilakukan menggunakan SVM, sehingga berpotensi mendukung otomatisasi analisis sentimen dan peningkatan kualitas layanan streaming

    GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM FOR SEARCHING LAUNDRY SERVICES USING THE STEEPEST ASCENT HILL CLIMBING METHOD

    No full text
    Kemajuan teknologi informasi telah mendorong efisiensi di berbagai sektor, termasuk industri laundry. Di Kota Lhokseumawe, tingginya jumlah mahasiswa dan pekerja menciptakan kebutuhan besar terhadap layanan laundry yang cepat dan efisien. Namun, pencarian laundry masih dilakukan secara manual, sehingga kurang praktis dan menyita waktu. Penelitian ini mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web yang dirancang untuk memudahkan pengguna menemukan lokasi laundry terdekat dengan tingkat akurasi dan efisiensi tinggi. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan pendekatan model Waterfall serta menerapkan algoritma Steepest Ascent Hill Climbing untuk menentukan jalur terbaik menuju lokasi tujuan. Teknologi yang digunakan mencakup HTML, CSS, React JS, dan Express. Data diperoleh melalui observasi serta wawancara dengan mahasiswa dan pemilik laundry. Sistem ini menyajikan peta interaktif dengan informasi lengkap seperti lokasi, foto, harga, dan kontak laundry. Berdasarkan pengujian, 91% pengguna menilai desain sistem sangat baik, 91% puas dengan kemudahan pencarian, 93% merasa sistem efisien, dan 92% menilai sistem efektif dalam membantu menemukan layanan laundry yang sesuai. Sistem ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan laundry, tetapi juga membantu pemilik usaha meningkatkan visibilitas dan jangkauan layanan mereka secara digital di wilayah LhokseumaweAdvancements in information technology have driven efficiency across various sectors, including the laundry industry. In Lhokseumawe City, the high number of students and workers has created a significant demand for fast and efficient laundry services. However, the process of finding laundry services is still conducted manually, making it impractical and time-consuming. This study develops a web-based Geographic Information System (GIS) designed to help users easily locate the nearest laundry services with high accuracy and efficiency. The system was developed using the Waterfall model and implements the Steepest Ascent Hill Climbing algorithm to determine the optimal route to the destination. Technologies used include HTML, CSS, React JS, and Express. Data were collected through observations and interviews with students and laundry business owners. The system presents an interactive map with comprehensive information such as location, photos, pricing, and contact details. Based on testing, 91% of users rated the system design as excellent, 91% were satisfied with the ease of search, 93% found the system efficient, and 92% considered it effective in helping them find suitable laundry services. This system not only facilitates public access to laundry services but also helps business owners increase their visibility and reach in the Lhokseumawe area through digital means. Kata Kunci: Geographic Information System, Laundry, Lhokseumawe, React JS, Steepest Ascent Hill Climbin

    PEMETAAN LOKASI TOWER TELKOMSEL DI LABUHAN BATU UTARA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Full text link
    Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor telekomunikasi, termasuk dalam pengelolaan infrastruktur jaringan. Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia menghadapi tantangan dalam pengelolaan tower di Kabupaten Labuhan Batu Utara, seperti kerusakan perangkat, pencurian, dan dampak bencana alam. Belum tersedianya sistem yang mampu menampilkan lokasi tower secara akurat dan melakukan pelaporan menjadi kendala dalam penanganan permasalahan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan lokasi tower Telkomsel di Labuhan Batu Utara. Metode pengembangan menggunakan waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dengan framework CodeIgniter 3, database MySQL, dan perancangan UML. Hasil penelitian berupa aplikasi WebGIS yang dapat menampilkan lokasi tower berdasarkan koordinat dan menyediakan fitur pelaporan untuk perawatan, pencurian, dan kerusakan. Sistem memiliki dua jenis pengguna yaitu admin untuk mengelola data tower dan teknisi lapangan untuk melaporkan kondisi tower. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem ini membuat proses pencarian informasi lokasi tower menjadi lebih efisien dan pelaporan insiden dapat dilakukan secara berkala, sehingga diharapkan dapat mendukung kinerja Telkomsel dalam menjaga infrastruktur jaringan.The development of information technology has had a significant impact on the telecommunications sector, including in network infrastructure management. Telkomsel as the largest telecommunications service provider in Indonesia faces challenges in tower management in North Labuhan Batu Regency, such as equipment damage, theft, and the impact of natural disasters. The unavailability of a system capable of displaying tower locations accurately and reporting is an obstacle in handling problems in the field. This study aims to build a web-based geographic information system (GIS) to map Telkomsel tower locations in North Labuhan Batu. The development method uses a waterfall that includes needs analysis, system design, implementation, and testing. The system was developed using PHP with the CodeIgniter 3 framework, a MySQL database, and UML design. The results of the study are a WebGIS application that can display tower locations based on coordinates and provides reporting features for maintenance, theft, and damage. The system has two types of users: admins to manage tower data and field technicians to report tower conditions. Test results show that the system runs well and is in accordance with user needs. This system makes the process of finding tower location information more efficient and incident reporting can be done periodically, so it is expected to support Telkomsel\u27s performance in maintaining network infrastructure.   Keyword: Geographic Information System, WebGIS, Telecommunication Tower, Telkomsel, North Labuhan Batu Regenc

    PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENJUALAN DAN INVENTARIS BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE RAD

    Full text link
    Sri Jaya Keramik merupakan toko bangunan yang masih mengandalkan sistem pencatatan manual dalam operasionalnya. Hal ini menyebabkan sejumlah permasalahan, seperti kesulitan dalam pelacakan stok secara real-time, keterlambatan penyusunan laporan penjualan, potensi kesalahan pencatatan transaksi, serta kurangnya informasi yang mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi manajemen penjualan dan inventaris berbasis website menggunakan arsitektur Node.js dan Vue.js dengan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih untuk memastikan pengembangan sistem dilakukan secara iteratif dan melibatkan pengguna secara aktif melalui tiga tahap utama: perencanaan kebutuhan, desain pengguna, dan konstruksi. Sistem yang dikembangkan memiliki fitur utama seperti pencatatan transaksi penjualan otomatis, manajemen stok barang, pengelolaan data supplier dan kasir, serta visualisasi laporan melalui dashboard interaktif. Hasil pengujian menggunakan metode black-box menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan sesuai dengan skenario pengujian dan diterima dengan baik oleh pemilik Sri Jaya Keramik. Sistem berhasil mentransformasi proses manual menjadi digital yang efisien dan terintegrasi

    Analysis Of Formulation Of Government Internal Supervisory System Policy Using Regulatory Impact Assessment

    No full text
    The high level of corruption in government makes the effectiveness of supervision from the government\u27s internal control apparatus (APIP) questionable. The current supervisory system that makes APIP less independent is one of the causes of APIP being less than optimal in carrying out its duties and functions. Improving the government\u27s internal supervision system is a discourse that needs to be considered. This study aims to analyze the preparation of government internal supervisory system policies through Regulatory Impact Analysis (RIA). RIA is a useful method in policy formulation to analyze the impact of policies more comprehensively in developing optimal policies. This article uses a qualitative method that aims to understand and explain the process of drafting government internal supervisory system policy in several stages of RIA. The results show that the government has implemented several stages of RIA although there are still shortcomings.  The regulation of the government\u27s internal supervisory system is needed to increase the role and independence of APIP. However, the government still needs to increase stakeholder involvement, conduct a cost-benefit analysis, and develop a policy implementation strategy so that the regulations can have an optimal impact

    Pengaruh Sustainability Performance, Environmental Performance, dan Environmental Management Accounting Terhadap Firm Value

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sustainability performance, environmental performance, dan environmental management accounting terhadap firm value. Populasi pada penelitian ini meliputi semua perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengikuti PROPER KLHK periode 2021-2022. Penyeleksian sampel digunakan dengan purposive sampling, dengan dihasilkan total 48 perusahaan sebagai sampel. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan memanfaatkan software SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini membuktikan sustainability peformance dan environmental performance memiliki pengaruh positif terhadap firm value. Sedangkan variabel environmental management accounting tidak memiliki pengaruh terhadap firm value. Hasil penelitian ini berimplikasi semakin tinggi pengungkapan sustainability report oleh perusahaan dapat menjadi sinyal positif bagi para investor untuk menanamkan sahamnya sehingga akan meningkatkan harga saham perusahaan, dengan begitu akan berdampak pada meningkatnya nilai perusahaan. Karena dengan banyaknya pengungkapan sustainability report dapat menjadi sinyal bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik bagi para investor. Kemudian Semakin baik sertifikasi PROPER yang didapatkan oleh perusahaan, perusahaan tersebut akan mendapatkan legitimasi dari masyarakat sehingga investor tertarik untuk berinvestasi. Semakin banyak investor yang berinvestasi akan meningkatkan harga saham, dengan begitu akan berdampak pada meningkatnya nilai perusahaanPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sustainability performance, environmental performance, dan environmental management accounting terhadap firm value. Populasi pada penelitian ini meliputi semua perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengikuti PROPER KLHK periode 2021-2022. Penyeleksian sampel digunakan dengan purposive sampling, dengan dihasilkan total 48 perusahaan sebagai sampel. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan memanfaatkan software SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini membuktikan sustainability peformance dan environmental performance memiliki pengaruh positif terhadap firm value. Sedangkan variabel environmental management accounting tidak memiliki pengaruh terhadap firm value. Hasil penelitian ini berimplikasi kepada perlunya bagi  perusahaan  untuk lebih memaksimumkan pengungkapan sustainability report sehingga mendorong investor untuk semakin memunculkan persepsi positif terhadap perusahaan. Kemudian pihak manajerial perusahaan harus terus mempertahankan nilai sertifikasi PROPER agar tetap pada indeks nilai yang baik yaitu biru, hijau dan emas dengan cara melakukan evaluasi berkelanjutan terkait langkah - langkah pelestarian lingkunga

    Bridging Tradition and Technology: A Sociotechnical Perspective on Digitalising the Kasongan Pottery Industry

    Full text link
    The fast growth of digital technology in Indonesia, with an estimated 221.6 million internet users (APJII, 2024), has pushed many business sectors to employ digital media to boost competitiveness and market reach. One of the businesses affected is the Kasongan pottery industry, which is noted for producing ceramics of significant cultural and artistic significance. This study will look into the notion of digitalisation management and the influence of digital adaption on ceramic entrepreneurs in Kasongan. This study employs a qualitative method using a case study methodology, which includes observation and in-depth interviews with business players. The study\u27s findings suggest that Kasongan pottery entrepreneurs continue to experience challenges in embracing digital technologies. The key barriers are the delayed regeneration of business actors and poor digital literacy, which results in restricted usage of digital platforms for marketing and company administration. Generational transitions also result in disparities in mindsets and levels of technological adaptability, complicating conventional enterprises\u27 digitalisation processes. The lack of awareness of digital marketing methods also poses a problem to boosting the industry\u27s competitiveness. As a result, the government, universities, and the business community must work together to enhance digital literacy and expedite the adoption of technology in the Kasongan pottery sector in order for it to survive and thrive in the digital age. The key barriers are the delayed regeneration of business actors and poor digital literacy, which results in restricted usage of digital platforms for marketing and company administration. Generational transitions also result in disparities in mindsets and levels of technological adaptability, complicating conventional enterprises\u27 digitalisation processes. As a result, the government, universities, and the business community must work together to enhance digital literacy and expedite the adoption of technology in the Kasongan pottery sector in order for it to survive and thrive in the digital age

    2,912

    full texts

    3,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Universitas Serang Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇