Portal Jurnal Universitas Serang Raya
Not a member yet
3166 research outputs found
Sort by
ANALISIS SNIFFING PADA PASSWORD DAN USERNAME MENGGUNAKAN NETWORK ANALYZER
Abstrak - Pada era globalisasi saat ini, teknologi memainkan peran penting dalam kehidupan manusia. Keamanan jaringan menjadi sangat penting dan harus diperhatikan, membuat celah bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya seperti kejahatan sniffing. Sniffing merupakan bentuk pencurian yang dilakukan untuk mengambil data pengguna secara ilegal maupun mendapatkan informasi sensitif seperti kata sandi dan data pribadi. Pelaku sniffing melakukan aksinya dengan membuka salah satu situs website yang teridentifikasi masih menggunakan protokol HTTP. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses sniffing pada password dan username dengan menggunakan metode Network Analyzer. Penelitian dilakukan menggunakan Wireshark untuk mengambil data berupa file capture melalui jaringan Wi-Fi saat melakukan kejahatan sniffing kemudian Wireshark menyaring data yang tertangkap seperti informasi singkat tentang paket, jumlah data yang didapat. Hasil dari penelitian ini, diperoleh informasi TCP Stream (tcp.stream) berupa username dan password pada situs website yang masih menggunakan protokol HTTP, serta protokol HTTPS untuk mencegah terjadinya serangan sniffing.
Kata Kunci : Network Analyzer, Password dan Username, Website, Sniffing, Wireshar
Discrete-event simulation of truck–excavator systems in surface mining using a finite-source closed-loop queuing model
Truck-excavator interaction in surface mining is often modeled as finite-source, closed-loop queuing systems. An optimization-based approach is typically used, assuming deterministic and homogeneous fleet configurations. This paper aims to contribute to the current literature by implementing a simulation-based approach, discrete-event simulation (DES), to analyze a finite-source closed-loop queuing model in a surface mining operation. The case study used was coal overburden removal activities, which operate under a first-come, first-served discipline, and loop through four phases: loading, hauling, dumping, and returning. Under the current fleet configuration, the overburden removal activity is experiencing a 19,17% production shortfall and a match factor (MF) of 0.74. An MF below 1 indicates an under-truck system, where the excavator often idles while waiting for the trucks to arrive. Three scenarios were tested using the validated DES model: (1) the as-is scenario with four trucks and one excavator, (2) variations of truck quantity, and (3) a route improvement scenario to reduce travel time. Simulation results indicate that adding five trucks yields the highest productivity (533.86 BCM/hour), utilization (92.48%), and MF (0.91), while the route improvement scenario achieved nearly comparable performance (513.94 BCM/hour, 88.86% utilization, MF = 0.88) with lower resource. Although the current case study operates under a homogeneous fleet with a single excavator, this study also tests the DES model under heterogeneous fleet configurations and a multi-server setup involving two excavators. These findings highlight the DES capability in modeling and analyzing a queuing system under a finite-source closed-loop, both for homogeneous and heterogeneous fleet configurations
The Improvement of Quantity, Production, and the Marketing Strategy of the Products by Poklahsar Merta Nadi in Kutuh Village, Badung Regency, Bali Province
Poklahsar Group in Kutuh Village, South Kuta District, Badung Regency, as the producer of "Demen Mie" made based on Eucheuma cottonii, faces two main obstacles: the noodle-making process is still manual, resulting in low production capacity, and the company profile and digital promotional media are not yet effective. This community service program offers two solutions: (1) As a result, the noodle maker machine was successfully modified. (replacement of pulley set, 1.25 mm blade, food-grade lubricant, and SUS304 dough container) to speed up the process and improve hygiene; and (2) redesign of digital promotional media and company profile (mascot/visual identity, new packaging, x-banners, promotional videos, and Instagram content). The implementation results showed that daily capacity increased from around 50 to around 200 packages/day, and monthly output rose from 5 kg to 10–12 kg of processed seaweed. Improved hygiene was achieved through the use of SUS304 components and partial automation of the cutting/shaping stage. On the marketing side, the new brand identity and promotional materials strengthened visual consistency and digital content distribution readiness. These findings indicate that production process improvements based on machine modifications, combined with visual branding reinforcement, are effective in accelerating production, improving hygiene, and strengthening the marketing performance of marine-based MSMEs
APPLICATION OF COMMUNITY SERVICE SENTENCES AFTER ENACTMENT OF LAW NUMBER 1 OF 2023 CONCERNING THE CRIMINAL CODE (NATIONAL CRIMINAL CODE)
The implementation of law Number 1 of 2023 concerning the criminal code (National Criminal Code) has several new types of main punishment, one of them is social service, which is further regulated in Article 85 of The National Criminal Code. This research aims to examine and explore how the social service punishment is regulated in The National Criminal Code and how future criminal procedure law would be adjusted to The National Criminal Code in the implementation of social service punishment. The research method that used in this research is normative juridical with statute approach and historical approach, and the existing data results are analyzed a qualitatively by using descriptive writing techniques. This research found that the successful implementation of the social service punishment depends on the readiness of future regulation implementing regulations, particularly the supervision process carried out by Prosecutors and the guidance by Social Workers, and how the Judges obtain data on the social history of defendants when considering sentencing. The establishment of the implementing regulations in the form of a Government Regulation (PP) is urgently needed as an absolute requirement so that the imposition and implementation of social service punishment can be effective, measurable, and capable of overcoming the problem of criminalization in Indonesia.
Keywords: National Criminal Code, Social Service Punishment, Criminal Procedure La
Penyalahgunaan Akun Netflix Oleh Pihak Kedua Di Media Sosial Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
One of the social media platforms that is currently widely used for buying and renting various objects is the Instagram application. With the large number of products available, including accounts for premium applications like Netflix, there are instances of social media accounts engaging in abuse by selling or renting out premium application programs on Instagram, such as the account named "digprem.store." Based on this phenomenon, the issues in this research are formulated as follows: what is the legality of renting out premium Netflix accounts by a second party through online shop services, and what are the legal consequences of renting out premium Netflix accounts through online shops according to Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. The researcher employs a qualitative method with a normative legal approach. The type of research used is normative research, which involves studying, observing, and analyzing several theoretical aspects. Data collection techniques include interviews and literature studies. The results of this study indicate that online shop services have committed a breach of contract against the provisions set by Netflix in the terms of use under clause 4.2, Article 17, Article 32 paragraphs (1) and (2) of Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions, and Article 113 paragraphs (3) and (4), Article 114 of Law Number 28 of 2014 concerning Copyright
PERANCANGAN APLIKASI UMPAN BALIK PELAYANAN TES PSIKOTES DAN PEMATERI SEMINAR BERBASIS FRAMEWORK LARAVEL PADA PT. MAHKOTA MAHARAJA INDONESIA
PT. Mahkota Maharaja Indonesia menghadapi kendala dalam mengelola umpan balik peserta terhadap layanan tes psikotes dan pemateri seminar karena belum tersedianya sistem evaluasi yang terstruktur dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi umpan balik berbasis web yang dapat digunakan peserta untuk memberikan penilaian terhadap layanan yang diterima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dirancang menggunakan framework Laravel dan mencakup fitur login, kuesioner psikotes, kuesioner pemateri seminar, serta halaman rekap hasil evaluasi yang hanya dapat diakses oleh admin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur berfungsi dengan baik dan aplikasi mampu meningkatkan efisiensi serta akurasi dalam pengumpulan dan analisis data umpan balik. Sistem ini juga dinilai memberikan kemudahan dalam evaluasi layanan secara cepat dan berbasis data. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi umpan balik berbasis web dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung peningkatan kualitas layanan di PT. Mahkota Maharaja Indonesia
Sistem E-Arsip Surat Masuk Dan Keluar Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bengkulu Menggunakan Metode Uml (Unified Modeling Language)
Intisari — Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai inovasi di bidang administrasi, termasuk dalam pengelolaan arsip surat pada instansi pemerintahan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu saat ini masih menerapkan sistem pengarsipan secara manual, sehingga proses pencatatan, pencarian, dan distribusi surat masuk dan keluar berjalan kurang efisien dan berisiko tinggi terhadap kehilangan dokumen fisik. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem berbasis teknologi yang mampu mengotomatisasi proses pengarsipan secara digital dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem E-Arsip berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip surat masuk dan keluar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu. Dalam perancangan sistem ini digunakan metode Unified Modeling Language (UML), yang mencakup pembuatan Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram untuk memodelkan sistem secara visual dan terstruktur. Metodologi penelitian terdiri dari lima tahapan, yaitu: studi pustaka, identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara, analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta dokumentasi dan pemberian rekomendasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mencakup fitur-fitur utama seperti manajemen surat masuk/keluar, disposisi, buku agenda, pencarian arsip, serta pengelolaan pengguna. Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan metode Black Box Testing, yang menunjukkan seluruh fitur berfungsi sesuai harapan. Selain itu, evaluasi performa menggunakan Google Lighthouse memperlihatkan skor tinggi dalam kinerja (95%), best practices (100%), dan SEO (83%), meskipun aspek aksesibilitas masih perlu ditingkatkan (77%). Dengan adanya sistem ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu dapat mengelola arsip secara lebih cepat, efisien, serta mengurangi risiko kehilangan data. Sistem juga memudahkan pencarian dan pelacakan surat secara real-time. Namun, sistem masih memiliki keterbatasan seperti belum adanya notifikasi otomatis dan nomor agenda yang belum dihasilkan secara otomatis. Ke depannya, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk menambah fitur QR Code dan integrasi dengan sistem eksternal.
Kata Kunci: E-Arsip, UML, Surat Masuk, Surat Keluar, Dinas Pendidikan.
Abstract — The advancement of information technology has driven various innovations in administrative systems, including the management of correspondence archives in government institutions. The Department of Education and Culture of Bengkulu City currently still uses a manual archiving system, which results in inefficient processes for recording, searching, and distributing incoming and outgoing letters, and poses a high risk of document loss. Therefore, a web-based electronic archiving system is needed to automate and streamline the archiving process. This study aims to design a web-based E-Archive system to improve the efficiency of managing incoming and outgoing correspondence at the Department of Education and Culture of Bengkulu City. The design of the system applies the Unified Modeling Language (UML) method, including the development of Use Case Diagrams, Class Diagrams, Activity Diagrams, and Sequence Diagrams to visually and structurally model the system. The research methodology consists of five stages: literature review, needs identification through observation and interviews, needs analysis, system design, and documentation with further recommendations. The results of the implementation show that the system successfully incorporates essential features such as incoming/outgoing letter management, disposition, agenda book, archive searching, and user management. Functional testing was conducted using the Black Box Testing method, which confirmed that all system features worked as intended. Additionally, performance evaluation using Google Lighthouse demonstrated high scores in performance (95%), best practices (100%), and SEO (83%), although the accessibility score (77%) indicated room for improvement. With the implementation of this system, the Department of Education and Culture of Bengkulu City can manage its correspondence archives more efficiently, reduce the risk of data loss, and enable real-time access and tracking of letters. However, the system still has limitations, such as the absence of automatic notifications and non-automated letter numbering. Future development should include enhancements such as QR code integration and compatibility with external office applications.
Keywords: E-Archive, UML, Incoming Letters, Outgoing Letters, Department of Education.Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai inovasi di bidang administrasi, termasuk dalam pengelolaan arsip surat pada instansi pemerintahan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu saat ini masih menerapkan sistem pengarsipan secara manual, sehingga proses pencatatan, pencarian, dan distribusi surat masuk dan keluar berjalan kurang efisien dan berisiko tinggi terhadap kehilangan dokumen fisik. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem berbasis teknologi yang mampu mengotomatisasi proses pengarsipan secara digital dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem E-Arsip berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip surat masuk dan keluar di lingkungan Dinas Pendidikan danKebudayaan Kota Bengkulu. Dalam perancangan sistem ini digunakan metode Unified Modeling Language (UML), yang mencakup pembuatan Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram untuk memodelkan sistem secara visual danterstruktur. Metodologi penelitian terdiri dari lima tahapan, yaitu: studi pustaka, identifikasi kebutuhan melalui observasi danwawancara, analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta dokumentasi dan pemberian rekomendasi. Hasil implementasimenunjukkan bahwa sistem berhasil mencakup fitur-fitur utama seperti manajemen surat masuk/keluar, disposisi, buku agenda,pencarian arsip, serta pengelolaan pengguna. Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan metode Black Box Testing, yang menunjukkan seluruh fitur berfungsi sesuai harapan. Selain itu, evaluasi performa menggunakan Google Lighthouse memperlihatkan skor tinggi dalam kinerja (95%), best practices (100%), dan SEO (83%), meskipun aspek aksesibilitas masih perlu ditingkatkan (77%). Dengan adanya sistem ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu dapat mengelola arsip secara lebih cepat, efisien, serta mengurangi risiko kehilangan data. Sistem juga memudahkan pencarian dan pelacakan surat secara realtime. Namun, sistem masih memiliki keterbatasan seperti belum adanya notifikasi otomatis dan nomor agenda yang belum dihasilkan secara otomatis. Ke depannya, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk menambah fitur QR Code dan integrasi dengan sistem eksternal.
Model Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Efektif dan Akuntabel: Studi pada Pemerintah Kota Metro Lampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis model tata kelola pemerintahan daerah yang efektif dan akuntabel di Kota Metro, Provinsi Lampung. Tata kelola pemerintahan yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan partisipatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pejabat pemerintah daerah, observasi lapangan, serta telaah dokumen peraturan dan laporan kinerja instansi pemerintah Kota Metro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Metro telah mengadopsi prinsip-prinsip good governance seperti transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan partisipasi publik dalam beberapa aspek penyelenggaraan pemerintahannya. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal konsistensi pelaksanaan kebijakan, kapasitas aparatur, dan keterlibatan masyarakat yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem evaluasi kinerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penggunaan teknologi informasi dalam tata kelola pelayanan publik. Model tata kelola yang efektif dan akuntabel membutuhkan komitmen politik yang kuat, koordinasi antarinstansi yang solid, serta partisipasi aktif dari masyarakat sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.This study aims to identify and analyze effective and accountable local government governance models in Metro City, Lampung Province. The approach employed is qualitative, utilizing literature review methods to examine scientific references, policy documents, and international publications related to sound governance principles. Data sources include books, journals, legislation (particularly Law No. 23 of 2014), performance reports of the Metro City Government, as well as publications from the UNDP and World Bank. The research findings indicate that Metro City has adopted principles of good governance such as transparency, accountability, efficiency, and public participation; however, it still faces challenges in policy consistency, institutional capacity, and community engagement. This study recommends strengthening the performance evaluation system, improving human resource competencies, and utilizing information technology in public services. The success of an effective and accountable governance model requires political commitment, interagency coordination, and active community participation
Peningkatan Partisipasi Pengawasan Bagi Perempuan Pada Pilkada Kab.Bogor 2024
Partisipasi dalam hal pengawasan merupakan pengawasan yang bersifat eksternal. Pengawasan partisipatif adalah suatu pengawasan yang pelibatan peran masyarakat untuk ikut andil dalam pengawasan kegiatan pemerintah secara kritis dan aktif. Pengawasan oleh Bawaslu dan pengawasan partisipatif oleh masyarakat akan mewujudkan pengawasan yang optimal dan lebih baik. Kegiatan ini dilaksanakan Kecamatan Parung Bogor, bekerjasama dengan Pimpinan cabang Aisyiyah Kecamatan Parung, Bogor dengan tujuan pelibatan aktif perempuan dalam pemilihan kepala Daerah tahun 2024 agar menjadi juru awas yang aktif dalam pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu. Dengan hasil penelitian bahwa Peran perempuan dalam mengawasi pilkada menjadi kunci dalam keberhasilan demokrasi. Sejatinya peran masyarakat menguatkan proses agar berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. eksistensi perempuan dalam sosial dan dunia maya begitu sangat masif serta efektif untuk mengawasi jalannya pilkada yang jujur dan adil. Pimpinan Cabang Aisyiyah Parung yang merupakan salah satu organisasi dengan basis perempuan dibawah Muhammadiyah yang ada di Indonesia. Sebagai salah satu kelompok civil society, organisasi ini melaksanakan salah satu tanggung jawab sosialnya yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang salah satunya melakukan peningkatan pengawasan Pilkada tahun 2024 dikalangan internal serta masyarakat umu
MODEL PREDIKSI SENTIMEN ULASAN MOBILE LEGENDS DI GOOGLE PLAY STORE DAN YOUTUBE BERBASIS PELABELAN OTOMATIS ROBERTA DAN KLASIFIKASI RANDOM FOREST
Perkembangan industri game mobile telah mendorong meningkatnya jumlah pengguna dan ulasan terhadap berbagai judul populer, salah satunya Mobile Legends: Bang Bang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap aplikasi Mobile Legends melalui ulasan yang diperoleh dari Google Play Store dan YouTube. Metode yang digunakan meliputi pengambilan data secara crawling, pelabelan otomatis menggunakan model RoBERTa untuk klasifikasi sentimen (positif, negatif, dan netral), serta pemodelan menggunakan algoritma Random Forest. Dataset terdiri dari 1.400 data dari Google Play Store dan ratusan data dari YouTube yang telah melalui proses pra-pemrosesan. Evaluasi model menggunakan metrik precision, recall, dan f1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan ulasan dengan cukup baik, dengan akurasi sebesar 80% pada data Google Play Store dan 82% pada data YouTube. Model menunjukkan performa tinggi dalam mendeteksi ulasan negatif dan positif, meskipun akurasi untuk kelas netral masih rendah. Secara keseluruhan, model berbasis Random Forest cukup andal dalam mengolah data ulasan pengguna, dan memberikan wawasan mengenai persepsi masyarakat terhadap Mobile Legends di berbagai platform.The rapid development of the mobile gaming industry has led to an increase in users and reviews for various popular titles, including Mobile Legends: Bang Bang. This research aims to analyze user perceptions of the Mobile Legends application through reviews obtained from Google Play Store and YouTube. The methods employed include data crawling, automatic labeling using the RoBERTa model for sentiment classification (positive, negative, and neutral), and modeling with the Random Forest algorithm. The dataset comprises 1,400 data points from Google Play Store and hundreds of data points from YouTube, all of which have undergone preprocessing. Model evaluation uses precision, recall, and f1-score metrics. The test results show that the model can classify reviews quite well, achieving an accuracy of 80% on Google Play Store data and 82% on YouTube data. The model demonstrates high performance in detecting negative and positive reviews, although the accuracy for the neutral class remains low. Overall, the Random Forest-based model is sufficiently reliable in processing user review data, providing insights into public perception of Mobile Legends across different platforms.
Keywords: Mobile Legends, Random Forest, Sentiment Analysis, Google Play Store, YouTub