EJournal Jayabaya (LPPM Universitas Jayabaya)
Not a member yet
193 research outputs found
Sort by
Diplomasi Publik Qatar Melalui Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA Tahun 2022
Penelitian ini membahas mengenai diplomasi publik yang dilakukan Qatar untuk mempertahankan arus perekonomian negaranya. Pada 1970an hingga awal 2000an ditemukan fenomena oil boom di Kawasan Timur Tengah. Salah satunya di Qatar ditemukan sumber daya minyak dan gas sehingga negara Qatar menjadi negara pengekspor minyak dan gas. Hal ini telah berlangsung beberapa tahun hingga harga minyak dan gas menjadi fluktuatif dan membuat Qatar harus mengurangi ketergantungannya terhadap pendapatan yang dihasilkan dari ekspor minyak dan gas. Salah satu upaya pemerintah Qatar adalah melakukan diversifikasi sumber pendapatan melalui peningkatan penanaman modal asing untuk berinvestasi. Guna meningkatkan arus investasi asing yang masuk, pemerintah Qatar turut melakukan praktik diplomasi publik melalui penyelenggaraan ajang pertandingan sepakbola Piala Dunia Federation International de Football Association (FIFA) pada tahun 2022. Hasil kajian menunjukkan bahwa hal tersebut memberikan dampak positif baik secara langsung maupun tidak langsung pada negara Qatar
Penguatan Kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Pengawasan Orang Asing Berdasarkan PERPOL Nomor 3 Tahun 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pengawasan Fungsional Kepolisian terhadap Orang Asing, serta hubungannya dengan perubahan norma hukum dalam Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Terbitnya Perpol No. 3 Tahun 2025 memperkuat legitimasi Polri sebagai aparat penegak hukum yang tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum pidana, tetapi juga berperan aktif dalam pengawasan administratif dan operasional terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah hukum Indonesia. Perubahan dalam UU No. 63 Tahun 2024, terutama Pasal 72, menegaskan adanya kewajiban koordinasi antara Pejabat Imigrasi dan pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pengawasan. Ini menunjukkan adanya paradigma baru, yaitu pengawasan orang asing yang dilakukan secara kolaboratif dan terintegrasi antara Polri dan Imigrasi untuk menjaga keamanan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang dipadukan dengan analisis empiris, melalui telaah peraturan perundang-undangan dan studi kasus implementasi pengawasan orang asing oleh Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polresta Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpol No. 3 Tahun 2025 memberikan kejelasan prosedural dan memperkuat fungsi intelijen keamanan Polri dalam pelaksanaan pengawasan, namun masih terdapat hambatan dalam aspek koordinasi antarinstansi dan interoperabilitas data. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum administrasi kepolisian dan kebijakan publik di bidang pengawasan orang asing, serta menjadi landasan akademik dalam merancang sistem pengawasan terpadu yang lebih efektif antara Polri dan instansi keimigrasian
Upaya Meningkatkan Efektivitas Dan Pelayanan Publik
Penelitian ini membahas upaya modernisasi birokrasi sebagai strategi penting untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik di Indonesia. Dengan fokus pada penerapan teknologi digital, penyederhanaan prosedur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi bertujuan menciptakan layanan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan akuntabel. Studi kasus di Jakarta, Bogor, dan Papua menunjukkan bahwa digitalisasi layanan seperti sistem perizinan online, layanan drive-thru, dan antrean daring mampu meningkatkan kepuasan masyarakat serta menekan praktik korupsi. Namun, tantangan seperti resistensi budaya birokrasi dan kesenjangan akses teknologi antarwilayah masih perlu diatasi. Kesimpulannya, modernisasi birokrasi melalui inovasi layanan dan digitalisasi adalah kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat
Kebijakan Pemerintah Terhadap Judi Online Di Asia Tenggara: Studi Perbandingan Indonesia, Malaysia, Dan Kamboja
Perkembangan teknologi digital di Asia Tenggara membawa dampak cukup besar terhadap perubahan sosial dan ekonomi, termasuk meningkatnya praktik perjudian online lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kebijakan pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Kamboja dalam menangani fenomena judi online yang semakin marak di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif. Penelitian ini menelaah regulasi, implementasi kebijakan, serta tantangan sosial-politik yang dihadapi masing-masing negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan kebijakan represif melalui pemblokiran situs dan penerapan UU ITE, namun masih menghadapi kendala dalam penegakan hukum lintas batas. Kamboja mengalami perubahan kebijakan dari legalisasi menuju pelarangan total akibat dampak sosial dan kriminalitas yang meningkat, tetapi pelaksanaannya terhambat oleh lemahnya kapasitas institusional dan praktik korupsi. Sementara itu, Malaysia menghadapi kekosongan hukum karena masih menggunakan regulasi konvensional dari era pra-digital, sehingga efektivitas penegakan hukumnya terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa penanganan judi online memerlukan pembaruan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta penguatan kerja sama regional di bawah kerangka ASEAN agar kebijakan di kawasan Asia Tenggara menjadi lebih terkoordinasi dan berkelanjutan
Transformasi Menuju Masa Depan Kompetitif: Redefinisi Program Pelatihan Sebagai Fondasi Peningkatan Kompetensi Pegawai Pemerintah
Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Dimana, intinya Undang-Undang ini mengiginkan pegawai pemerintah memiliki kompetensi global serta dapat menyesuaikan dengan perkembangan saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya program pelatihan yang efektif, diharapkan pegawai pemerintah dapat menghadapi tantangan yang semakin kompleks dengan kompetensi yang lebih baik. Berbagai penelitian secara kolektif menunjukkan bahwa program pelatihan dapat secara efektif meningkatkan kompetensi pegawai pemerintahan, pegawai yang mendapatkan pelatihan memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan pelatihan, serta berperan dalam membantu organisasi mencapai tujuan strategis dan memberikan keunggulan kompetitif yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kinerja
Penerapan Teori Pemasaran Dalam Kebijakan Publik Di Negara Berkembang
Artikel ini mengeksplorasi penerapan teori pemasaran dalam kebijakan publik di negara-negara berkembang, menawarkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan efektivitas kebijakan dan penerimaan publik. Ini mengidentifikasi dan menganalisis tahap strategis kritis dalam pemasaran kebijakan publik, termasuk pembuatan kebijakan, komunikasi yang efektif, manajemen sumber daya, implementasi kebijakan dan evaluasi. Menekankan pentingnya penegakan formal sebagai dasar hukum, diikuti oleh komunikasi yang efektif untuk mempromosikan pemahaman dan dukungan publik, manajemen sumber daya yang efisien sangat penting untuk mendukung implementasi kebijakan yang sukses. Evaluasi reguler diperlukan untuk memastikan keberlanjutan kebijakan dan pencapaian tujuan yang diinginkan. Rekomendasi termasuk memperkuat komunikasi publik, mengoptimalkan manajemen sumber daya, meningkatkan evaluasi kebijakan, memberdayakan pemangku kepentingan, dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Implementasi rekomendasi ini diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat legitimasi pemerintah, dan membangun fondasi yang kuat untuk pembangunan berkelanjutan
Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Dengan Perempuan Retardasi Mental Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia
Kekerasan seksual adalah kejahatan yang merendahkan martabat manusia dan melanggar hak asasi, sehingga bisa dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan (crime against humanity). Dalam hal ini yang menjadi fokus penelitian adalah tindak pidana persetubuhan dengan perempuan retardasi mental. Perempuan dengan retardasi mental cenderung tidak bisa melindungi diri, sehingga mudah menjadi korban kejahatan seksual. Penelitian ini menggunakan teori penegakan hukum dan teori perlindungan hukum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Sedangkan pendekatan penelitian adalah pendekatan perundangan-undangan, pendekatan teoritik, dan pendekatan konseptual. Data penelitian bersumber dari sumber yang bersifat sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Selain itu, penulis melakukan pengambilan data melalui penelitian kepustakaan, kemudian data-data penelitian yang telah dikumpulkan diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan dengan perempuan retardasi mental dalam sistem peradilan pidana Indonesia Pasal 286 KUHP. Selain itu, meskipun meskipun istilah "persetubuhan" tidak secara eksplisit disebutkan sebagaimana tertulis dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Namun Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual memberikan definisi yang lebih luas dan komprehensif tentang kekerasan seksual, termasuk di dalamnya tindakan persetubuhan dan secara spesifik mengatur tentang penambahan pidana bagi pelaku kekerasan seksual yang dilakukan terhadap penyandang disabilitas. Dalam praktiknya, perlindungan hukum terhadap korban kejahatan seksual dalam proses peradilan pidana di pengadilan hanya sebatas menghukum pelaku atas perbuatannya. Perlindungan hukum diterapkan karena korban mengalami retardasi mental sehingga tidak dapat memperjuangkan hak-haknya sendiri
STRATEGI TELEMARKETING DALAM PEMASARAN PRODUK PROPERTI PADA PT. NAUMAN LANDMARK GROUP
Pemanfaatan telemarketing dalam pemasaran produk properti pada PT Nauman Landmark Group. Tujuan penelitian ini adalah untuk bagaimana pemanfaatan telemarketing, masalah-masalah ketika tidak dilakukan dengan baik dan solusi dalam menjalankan pemanfaatan telemarketing pada PT. Nauman Landmark Group. Adapun masalah yang terjadi dalam tim telemarketing pada PT Nauman Landmark Group adalah menghubungi konsumen diwaktu yang salah, sehingga konsumen merasa terganggu ketika melakukan telpon, kemudian database yang tidak update, sehingga untuk old number tidak terpakai atau dibiarkan saja dan masalah lain adalah tidak melakukan follow up konsumen, sehingga sedikitnya konsumen untuk melakukan site visit ke project dan sedikitnya peminat konsumen. Solusi yang dilakukan adalah dengan cara melihat waktu yang tepat ketika ingin menelpon para konsumen, update kembali untuk old number agar konsumen mengetahui apa saja promo yang diberikan dan melakukan follow up konsumen agar banyak yang site visit dan juga tingginya penjualan properti.
Kata kunci: Pemasaran, Properti, Strategi, Telemarketing
PENGARUH COACHING DAN LOYALITAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN BLACK AND VEATCH INTERNATIONAL COMPANY
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan coaching dan loyalitas dengan kinerja karyawan Black and Veatch International Company. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Jenis data adalah data primer, metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan analisis regresi berganda, analisis korelasi ganda, analisis determinasi, uji statistik F dan uji statistik t. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukan bahwa hubungan antara coaching dan loyalitas adalah positif terhadap kinerja karyawan Black and Veatch International Company. Menurut uji goodness of fit model, yaitu analisis korelasi ganda (R) diperoleh angka sebesar 0.809, hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang sangat kuat antara coaching dan loyalitas terhadap kinerja karyawan; menurut analisis determinasi (R2) diperoleh angka sebesar 0.654 atau (65.4%), hal ini menunjukkan bahwa prosentase coaching dan loyalitas terhadap kinerja karyawan sebesar 65.4%. Sedangkan sisanya sebesar 34.6% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Demikian pula dalam uji statistik F, pengaruh positif yang signifikan antara coaching tehadap kinerja karyawan dan loyalitas berpengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Dan dengan uji statistik t, coaching pengaruh positif terhadap kinerja dan loyalitas pengaruh positif terhadap kinerja.Kata Kunci : Coaching Dan Loyalitas, Kinerja Karyawa
ANALISIS FAKTOR INFLASI DAN SUKU BUNGA TERHADAP VOLATILITAS HARGA SAHAM (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA)
Volatilitas adalah pengukuran statistik untuk fluktuasi harga selama periode tertentu. Bagi masyarakat umum, volatilitas seringkali disamakan dengan risiko. Semakin tinggi volatilitas, maka ketidakpastian dari return yang akan diperoleh juga akan semakin tinggi. Ada beberapa faktor makro dan mikro yang mempengaruhi tingginya volatilitas yang terjadi pada harga saham Indeks LQ-45, seperti inflasi, tingkat suku bunga, volume perdagangan, laporan merger, laporan keuangan perusahaan dan lain-lain. Inflasi merupakan faktor yang paling dominan terhadap volatilitas harga saham, di mana terdapat hubungan yang positif antara inflasi dan volatilitas harga saham. Tujuan penelitian ini adalah untuk : (i) mengetahui pengaruh tingkat inflasi terhadap volatilitas harga saham, (ii) mengetahui pengaruh tingkat suku bunga terhadap volatilitas harga saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap volatilitas harga saham, tingkat suku bunga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap volatilitas harga saham, tingkat inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap volatilitas harga saham secara bersama-sama.
Kata kunci : tingkat inflasi, tingkat suku bunga, volatilitas harga saha