e-Journal IAIN Kerinci
Not a member yet
    1505 research outputs found

    Conflicts in Modern Families and Their Root Causes

    Get PDF
    The family is a group of people who join together as one because of blood ties and kinship. The more members there are in the family, the more opinions will be raised. Families are vessels for shelter, protection, spilling love, and sharing all sorrows as well. In the digital age, many families are affected by constant change and circumstances. That's when each opinion of the family members will clash and even tear each other down. It cannot be avoided by anyone because everyone is obliged to resolve it. This research is library research, which is a study that uses literature by examining books, and other sources of information that are relevant to the scope of the discussion. The results show that conflicts in modern families occur due to several factors, namely childcare patterns, family economy, and unequal domestic burdens. The lack of communication space between family members is also a cause of conflict in the family

    Political Transformation of Islamic Law in the Context of National Family Law: Between Idealism and Reality

    Get PDF
    The era continues to move dynamically, whether towards positive change or the opposite, making transformation inevitable. In this process, numerous political processes occur, especially in the transformation of Islamic law within the current national family law as manifested in Marriage Law Number 1 of 1974 and other legislations. It needs to be comprehensively understood regarding the transformation process from classical/conventional Islamic law to the emergence of ijtihad (ijma'), giving birth to the Compilation of Islamic Law (KHI). There is a contradiction between idealism and the reality that occurs in the transformation of Islamic law. This research addresses essential questions about how the political process occurs in the transformation to legislation. The method used in this study is literature review with primary sources being books or articles related to Islamic law, political aspects of Islamic family law, transformation and reform of Islamic law, contemporary family law, and other relevant sources as secondary sources. The results of this research prove that there are crucial points in the transformation of Islamic law into national family law related to marriage, divorce, inheritance, and endowment, which still require further integration to review the realities that occur in the field

    Pernikahan Sesuku di Minangkabau

    No full text
    Bagi orang Minangkabau, menikah adalah salah satu tonggak sejarah kehidupan dan tahap peralihan yang penting dalam menciptakan sejumlah keluarga baru terpilih yang akan meneruskan garis keturunan. Proses mengadopsi lingkungan baru yaitu pihak keluarga istri merupakan aspek lain dari perkawinan laki-laki Minang. Sementara itu, menjadi langkah dalam proses mendatangkan orang baru ke dalam komunitas Rumah Gadang untuk keluarga istri. Dimana pernikahan sasuku di dalam adat Minangkabau ini tidak dipermasalahkan dalam agama Islam itu sendiri, akan tetapi hanya dilarang oleh adat Istiadat Minangkabau saja. Dengan hal itulah masyarakat tidak mempedulikan norma-norma adat tentang pernikahan sasuku. Karena pemikiran itulah pada saat ini masih ada masyarakat Minangkabau yang melanggar aturan adat ini, tidak hanya masyarakat awam yang melakukan bahkan ada seorang ulama yang melakukan pernikahan sasuku ini. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksaan belum sesuai dengan Hukum Islam dikarenakan dalam Al-Qur‟an dan hadis tidak terdapat adanya larangan perkawinan satu suku. Dimana perkawian Sasuku adalah suatu perkawinan yang dilarang dalam adat Minangkabau dikarenakan masyarakat Minangkabau menganggap orang yang sasuku itu merupakan orang yang satu darah menurut Matrilineal, Sekaum, walau mereka beda kampung akan tetapi mempunyai suku yang sama, mereka tetap dianggap satu darah

    Kearifan Lokal dalam Tradisi Rapat Sawah Masyarakat Desa Keluru Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tradisi rapat sawah yamg masih eksis di tengah Masyarakat Kerinci. Di Desa Keluru Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci terdapat suatu tradisi unik dalam memutuskan sawah yang akan digunakan yang dikenal dengan rapat sawah, tujuannya adalah untuk memastikan tidak adanya pertingkaian keluarga dalam hal tanah sawah. Penelitian ini menggunakan studi lapangan dengan Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, partisipan dan wawancara. Adapun temuan penelitian adalah bahwa petani melakukan sistem pembagian giliran ganti sawah dengan cara musyawarah keluarga besar dengan Keputusan pemakaian tanah sawah bergilir berganti diantara seorang dengan orang lainnya pada satu musim hingga musim panen selanjutnyanya. Rapat sawah ini di latar belakangi oleh beberapa faktor salah satunya dikarenakan sawah tersebut adalah warisan nenek moyang Desa Keluru dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan giliran untuk menggarap sawah dan tidak ada perebutan lahan

    Fungsi Manajemen Lembaga Amil Zakat, Infaq Dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Sungai Penuh dalam Peningkatan Perekonomian Kaum Dhuafa

    No full text
    Artikel ini membahas mengenai lembaga amil zakat,infaq dan shadaqah muhammadiya kota sungai penuh merupakan suatu lembaga pengelola zakat yang langsung di bentuk melalui swadaya masyarakat dan bekerja sama dengan badan amil zakat nasional kota sungai penuh dalam pengelolaanya. Pengelolaan amil zakat kota sungai penuh ini masih dirasa kurang optimal dan masih adanya ketidak sesuaian pelaksanaan dengan undang-undang nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Adapun masalah pokok di dalam penelitian ini adalah bagaimana fungsi lazizmu dalam pengumpulan dan penyaluran dana zakat dalam meningkatkan perekonomian kaum dhuafa kota sungai penuh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, bahwasanya lazizmu kota sungai penuh masih kurang mempunyai personil untuk bisa menyalurkan zakat secara merata di kota sungai penuh

    Implementing Group Exercise Techniques to Foster Gratitude in Adolescents

    No full text
    This research is predicated on the significance of gratitude as a positive emotion that adolescents need to cultivate in order to build resilience and readiness to face challenges. The objective of this study is to explore the potential of group exercise techniques in fostering gratitude among adolescents. Adolescents are expected to exhibit various positive traits, such as competitiveness, intelligence, self-regulation, self-disclosure, and a heightened sense of gratitude. The data analysis in this study employed the Miles and Huberman model, which consists of three stages: 1) reduction, 2) presentation, and 3) verification. The findings suggest that gratitude is a crucial characteristic in adolescents, and group exercise techniques can potentially enhance this trait. By nurturing gratitude in adolescents, they can achieve psychological well-being and mitigate negative emotions such as anxiety, anger, and sadnessThis research is predicated on the significance of gratitude as a positive emotion that adolescents need to cultivate in order to build resilience and readiness to face challenges. The objective of this study is to explore the potential of group exercise techniques in fostering gratitude among adolescents. Adolescents are expected to exhibit various positive traits, such as competitiveness, intelligence, self-regulation, self-disclosure, and a heightened sense of gratitude. The data analysis in this study employed the Miles and Huberman model, which consists of three stages: 1) reduction, 2) presentation, and 3) verification. The findings suggest that gratitude is a crucial characteristic in adolescents, and group exercise techniques can potentially enhance this trait. By nurturing gratitude in adolescents, they can achieve psychological well-being and mitigate negative emotions such as anxiety, anger, and sadnes

    Students’ Phubbing Behavior: A Multicultural Counseling Review

    No full text
    In today’s digital era, phubbing behavior (ignoring others in social interactions by being busy using a mobile phone) is becoming an increasingly common phenomenon among students. However, the impact of this behavior on students’ psychological well-being is still not well understood. This study aims to gain a deeper understanding of phubbing behavior among students and its implications in a multicultural context. The focus of this study is to explore how phubbing behavior affects students’ social interactions across various cultural backgrounds. This study uses a literature review approach, where various relevant scientific literature sources are collected and analyzed to gain a better understanding of this topic. The results of the study indicate that phubbing behavior can have negative impacts on students’ psychological well-being, including a decrease in the quality of interpersonal relationships and an increase in feelings of loneliness. In addition, these findings also indicate that the impact of phubbing behavior can vary among students from different cultural backgrounds. This study indicates the need for a multicultural counseling approach in addressing the issue of phubbing among students. Further research is needed to develop effective intervention strategies that take into account cultural differencesIn today’s digital era, phubbing behavior (ignoring others in social interactions by being busy using a mobile phone) is becoming an increasingly common phenomenon among students. However, the impact of this behavior on students’ psychological well-being is still not well understood. This study aims to gain a deeper understanding of phubbing behavior among students and its implications in a multicultural context. The focus of this study is to explore how phubbing behavior affects students’ social interactions across various cultural backgrounds. This study uses a literature review approach, where various relevant scientific literature sources are collected and analyzed to gain a better understanding of this topic. The results of the study indicate that phubbing behavior can have negative impacts on students’ psychological well-being, including a decrease in the quality of interpersonal relationships and an increase in feelings of loneliness. In addition, these findings also indicate that the impact of phubbing behavior can vary among students from different cultural backgrounds. This study indicates the need for a multicultural counseling approach in addressing the issue of phubbing among students. Further research is needed to develop effective intervention strategies that take into account cultural difference

    Manajemen Pembelajaran Di Pondok Pesantren (Studi Kualitatif Fenomenologi)

    No full text
    Penelitian ini bermaksud untuk mengungkap manajemen pembelajaran di pondok pesantren Al Islah di Danau Pauh, Kabupaten Merangin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain fenomenologi. Informan penelitian ini meliputi pengurus pondok pesantren, ustadz dan ustadzah, dan santri. Purposive sampling digunakan dalam pemilihan informan. Ada dua macam sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Penelitian ini memanfaatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data. Memanfaatkan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi dalam proses analisis data. Keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, reliabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan pembelajaran di pondok pesantren Al Islah Danau Pauh sudah efektif. Pengorganisasian yang dilaksanakan di pondok pesantren Al Islah Danau Pauh telah terstruktur sesuai dengan konsep atau tahapan tertentu. Rencana pelaksanaan pembelajaran pondok pesantren Al Islah Danau Pauh meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Diawali dengan pembukaan atau salam, ustadz menyampaikan materi pelajaran dengan menggunakan media pembelajaran seperti papan tulis, spidol, dan kertas yang dibagikan kepada santri. Di pondok pesantren Al Islah Danau Pauh, evaluasi formatif dan sumatif digunakan untuk menilai pembelajaran siswa

    Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetai pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap kinerja guru Di SD Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang sesuai dengan hipotesis penelitian 1). Terdapat pengaruh yang signifikan dari kepemimpinan kepala sekolah (X1) terhadap kinerja guru (Y). 2). Terdapat pengaruh yang signifikan dari budaya organisasi (X2) terhadap kinerja guru (Y) di SD Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang. Dan 3). Terdapat pengaruh antara kepemimpinan (X1) dan budaya organisai (X2) secara bersama-sama terhadap kinerja guru (Y) di SD Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan analisis regresi dengan menguji hipotesis menggunakan analisis uji t dan F, responden merupakan guru SD Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang yang berjumlah 33 orang. Sedangkan instrumen telah dilakukan uji validitas dan reliabelitas menggunakan  SPSS. Hasil penelitian menemukan, Uji Hipotesis 1 dibuktikan dari hasil uji t menunjukkan angka 0,005 < 0,05 dengan analisis nilai t tabel lebih kecil dibandingkan dengan t hitung. Ada pengaruh dari kepemimpinan (X1) memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja guru (Y). Maka Ho positif diterima. Hasil uji hipotesis 2 dibuktikan dari hasil uji t menunjukkan angka 0,000< 0,05 dengan analisis nilai t tabel lebih kecil dibandingkan dengan t hitung. Ada pengaruh yang positif dari Budaya Organisasi (X2) terhadap Kinerja Guru . Maka Ho positif diterima. Untuk uji hipotesis 3 ditemukan dibuktikan dari hasil uji F menunjukkan angka 0,000< 0,05 dengan analisis nilai t tabel lebih kecil dibandingkan dengan t hitung Berdasarkan pengaruh secara parsial yang terjadi antara variabel bebas (kepemimpinan dan budaya organisasi) terhadap variable terikat ( kinerja guru ), hasil yang diperoleh nilai signifikansi budaya organisasi sebesar 0,000 < 0,05 maka Hipotesis diterima, nilai signifikansi kepemimpinan kepala sekolah 0,005 < dari 0,05 maka Hipotesis diterima dan nilai signifikan budaya organisasi dan kepemimpinan kepala sekolah secara simultan 0,000 < 0,005 maka Hipotesis diterima ditunjukkan nilai R square sebesar 89%

    Implementation of Al-Qur'an Learning Methods at Madrasah Aliyah Al-Masfuriyah

    No full text
    Learning is a process carried out by teachers in guiding their students to have learning experiences in achieving teaching goals, both in learning the Al-Qur'an itself. The aim of this research is to describe the implementation of Al-Qur'an learning at Madrasah Aliyah al Masfuriah. This research method is qualitative, namely field research. The results of the research are the application of the Tilawah method in studying the Al-Qur'an at Madrasah Aliyah Al-Mafuriyah following the rules that have been implemented by the institution. The application of the Tilawah method is carried out through several activity strategies, namely opening, core and closing activities. The opening activity begins with both reading Surah Al-Fatiha and reading Asamul Husna, the next agenda is the core activity which uses the classical method, and the last is the closing activity which ends with evaluating each student and closing with prayer

    1,027

    full texts

    1,505

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal IAIN Kerinci
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇