e-Journal IAIN Kerinci
Not a member yet
1505 research outputs found
Sort by
Analisis Framing Kasus Korupsi Menteri Kominfo Johnny G Plate
When corruption is mentioned in the news, nearly everyone in society pays attention. The media exerts the most power on how the subtleties of news building are enjoyed by the audience. Will the audience accept what is presented or the other way around. This article analyzes how Robert Entman constructed the news stories about the corruption case involving Johnny G. Plate, the minister of communication and information technology, and Surya Paloh, the National Democratic political party's secretary general, that appeared on the Tempo.co and Metro TV YouTube channels. Robert Entman's four framing arrangements came to the conclusion that because Tempo.co and Metro TV reported in divergent ways, the framing research was finally fully conclusive
The Making of Character through Local Culture: Scrutinizing the Madihin Tradition in the Banjar Community
Numerous incidents and reports concerning behaviors deviating from societal norms have marred the nation's character. One of the causes is the orientation of education itself, which predominantly focuses on cognitive aspects. Therefore, it is crucial to establish a new educational paradigm based on character education. The objective of this research is to understand how the local art form of Madihin can be implemented as a new paradigm in education, serving as a learning tool through the wisdom embedded in it to shape a cultured and charactered society. The research employs a qualitative descriptive approach with field research. The findings reveal that Madihin can serve as a learning tool with cultural significance. The implementation of Madihin as a learning tool to shape a cultured and charactered society can be provided to the community in the form of: First, serving as 'moral excellence' within the Madihin verses themselves to shape character through the development of virtues that have meaning in life. Secord, focusing on soft skills to maintain noble cultural values and cultivate a holistic mindset. Third, providing knowledge about character with cultural education as the basis for daily behavior.
Keywords: Learning Tool, Madihin, Cultural, Character Educatio
Semiosis Kata-Kata dalam Al-Qur’an Berdasarkan Teori Semiotika Nasr Hamid Abu Zayd
Penelitian ini berangkat dari pernyataan al-Qur’an memiliki sistem linguistiknya sendiri. Sistem linguistik al-Qur’an dapat dilihat melalui proses semiosis yang ditawarkan oleh Nasr Hamid Abu Zayd. Di mana proses semiosis itu nantinya akan menampakkan bagaimana al-Qur’an menciptakan sistem linguistiknya dengan menyimpangkan makna dari bahasa induknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode apa yang digunakan Nasr Hamid Abu Zayd dalam menganalisis kata dalam al-Qur’an, juga untuk mengetahui proses semiosis kata salat, zakat dan puasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data dokumentasi dan alisis data menggunakan metode studi literatur. Hasil pembahasan menunjukkan 1) kata salat yang awalnya hanyalah bermakna “membakar”, “berdoa” atau “meminta” berubah menjadi bahasa keagamaan yang mana kata salat sudah berindikasikan suatu kegiatan ibadah umat Islam kepada Allah SWT. dimulai dengan gerakan takbir dan diakhiri dengan gerakan salam; 2) Kata zakat yang awalnya bermakna tumbuh, berkembang, berkah, dan mensucikan, berubah menjadi bahasa agama di mana maknanya adalah kewajiban umat Islam mengeluarkan sebagian hartanya dan diberikan kepada golongan yang berhak; 3) Awalnya puasa berasal dari kata ṣaum dan ṣiyām. Kedua kata ini memiliki arti menahan, berhenti, diam tidak bergerak dan diam tidak bicara, berubah menjadi bahasa agama yaitu puasa adalah “aktivitas menahan diri dari makan dan minum dan dari segala sesuatu yang membatalkannya, mulai terbit fajar sampai terbenam matahari dengan syarat tertentu”
Studi Living Qur’an: Tradisi Ngulang Kajoi Dusun Tebat Gedang Kota Sungai Penuh
Mengaji merupakan kegiatan ibadah umat Islam sebagai bentuk keimanan kepada Allah dan diharapkan mampu mengatasi permasalahan sosial masyarakat.Tradisi ngulang kajoi hadir sebagai salah satu solusi atas penurunan masalah sosial. Fokus kajian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksaan dan bagaimana living Quran pada tradisi ngulang kajoi. Tradisi ini telah lama hadir dalam masyarakat Dusun Tebat Gedang. Tradisi ini hadir merupakan inisiatif dari masyarakat sebagai sarana berkumpul dan belajar membaca Al-Qur’an bersama. Penelitian ini menggunakan metode living Quran, living Qur’an adalah suatu kajian ilmiah dalam ranah studi al-Qur’an yang meneliti dialektika antara al-Qur’an dengan kondisi realitas sosial di masyarakat. Living Qur’an juga berarti praktik-praktik pelaksanaan ajaran al-Qur’an di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, dengan menggunakan tahapan studi kepustakaan, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi ngulang kajoi memang sudah ada di dalam masyarakat Dusun Tebat Gedang. Tradisi ngulang kajoi erat kaitannya dengan living Quran karena telah menghidupkan Al-qur’an dalam keseharian masyarakat Dusun Tebat Gedang
Perubahan Perilaku Keagamaan Jamaah Syatariah di Desa Kayu Aro Ambai
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yaitu ada beberapa remaja yang tidak ikut pengajian yang bertempat di masjid, minimnya minat remaja yang tidak ikut pengajian disebabkan oleh ada sebagian remaja yang malas gengsi dengan anak yang lebih kecil, ada diantara remaja merasa sudah bisa dalam pengajian tersebut, banyaknya tugas sekolah sebagai siswa yang harus diselesaikan dengan cepat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah Guru ngaji dan anak di Desa Pidung yang terkait dengan permasalahan penelitian peneliti. Teknik Keabsahan Data menggunakan teknik triangulasi sumber (data) dan triangulasi metode untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian yang diteliti oleh peneliti. Analisis data terdiri dari Reduksi Data, Data Display dan Verifikasi dan Penarikan Kesimpulan. Teknik Keabsahan Data menggunakan teknik triangulasi sumber (data) dan triangulasi metode untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian yang diteliti oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Dakwah Guru Ngaji yang digunakan guru ngaji Remaja Desa Pidung, yaitu sebagai berikut : 1) Strategi Sentimental yaitu strategi yang memfokuskan pada aspek hati dan menggerakan perasaan dengan cara memberikan nasehat yang baik dengan kelembutan. Strategi ini biasanya digunakan guru ngaji dalam bentuk ceramah agama. 2) Strategi Rasional yaitu strategi yang memfokuskan pada aspek fikiran untuk mendorong mitra Dakwah Guru Ngaji berfikir, merenungkan dan mengambil pelajaran. Strategi ini digunakan dengan cara berdiskusi atau bercerita. 3) Strategi Indrawi yaitu strategi yang memfokuskan pada aspek panca indra dan berpegang teguh pada hasil penelitian dan percobaan. Strategi ini digunakan dengan cara praktik keagamaan dan keteladanan.
KONSELING INDIVIDUAL DALAM MENINGKATKAN SELF ESTEEM NARAPIDANA REMAJA
One of the problems facing juvenile inmates is low self-assessment due to life experiences that do not give an individual a positive impression. Good self-esteem is essential for all individuals, including juvenile Inmates. High self-esteem will trigger enthusiasm to change for the better, mainly when convicts are serving their sentences and are ready to face social life after returning to society later. This article discusses the role of guidance and Counseling in helping to increase self-esteem, namely through individual counseling services as a psychological intervention to create behavior change toward a practical daily life. The method used is a literature study from various references. The results of this study show the role of individual Counseling in increasing the self-esteem of juvenile Inmates through the stages and therapeutic procedures.Salah satu permasalahan narapidana remaja adalah penilaian yang rendah terhadap diri sendiri akibat dari pengalamn hidup yang tidak memberikan kesan positif bagi individu tersebut. Self esteem yang baik sangat diperlukan bagi semua individu termasuk narapidana remaja. Self esteem yang tinggi akan memicu semangat untuk berubah menjadi lebih baik lagi terutama saat narapidana menjalani hukuman, dan siap untuk menghadapi kehidupan sosial setelah kembali ke dalam masyarakat nantinya. Artikel ini membahas mengenai peran bimbingan dan konseling dalam membantu meningkatkan self esteem yaitu mealui layanan konseling individual sebagai intervensi psikologis untuk menciptakan perubahan perilaku menuju kehidupan sehari-hari yang efektif. Metode yang digunakan berupa studi literatur dari berbagai referensi. Hasil penelitian ini berupa peranan konseling individual dalam meningkatkan self esteem narapidana remaja dengan tahap dan prosedur terapeutiknya
KEPUTUSAN PEMBELIAN YANG DITINJAU DARI PENGARUH CITRA MEREK, PERSEPSI HARGA, DAN KUALITAS PRODUK: Studi Kasus Pada Toko Bangunan Berkah Desa Lempur Danau
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Citra Merek, Persepsi Harga, dan Kualitas Produk terhadap keputusan pembelian barang bangunan.
Desain/Metodologi/Pendekatan Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausalitas. Jenis data penelitian ini yaitu data primer yang dikumpulkan dengan kuesioner. Sampel penelitian ini berjumlah 90 responden. Data dianalisis dengan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 26.
Hasil Penelitian: Secara simultan maupun parsial Citra Merek, Persepsi Harga, dan Kualitas Produk berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian. Adapun besarnya pengaruh tersebut yaitu sebesar 52,3%, sedangkan 47,7% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diuji dalam penelitian ini.
Implikasi Hasil Penelitian: Peningkatan citra merek dan kualitas produk sangat diperlukan untuk meningkatkan penjualan produk tersebut, begitupun dengan persepsi harga yang baik juga akan membuat konsumen cenderung akan memutuskan untuk melakukan pembelian pada sebuah toko
Preferensi dan Prilaku Mahasiswa UIN IB Padang Dalam Memilih Makanan Sudah jadi Perspektif Ekonomi Islam
The purpose of this study was to determine preferences and behavior in the view of Islamic economics towards students in choosing ready-to-eat food. This research is a field research (field research) with descriptive method. Data sources are UIN IB Padang students, business actors around the UIN IB Padang campus and the UIN IB Padang Academic community. The techniques used are observation, interviews and documentation. The results of the study are that social factors are factors that greatly influence the decisions of UIN IB Padang students in choosing fast food. This means that the majority of informants were influenced by social factors in choosing ready-to-eat food, as illustrated by the interview results, that informants were influenced by family, neighbors and colleagues who were around the campus and residence (Kos). Personality factors are factors that influence the behavior of UIN IB Padang students in choosing fast food. In general, this personality factor has an influence on students who consume prepared food, compared to other factors. this is because the color, aroma, taste, and texture of food are the main indicators for students in choosing ready-to-eat food. In choosing food for consumption, UIN IB Padang students must pay attention to aspects of Islamic Economics in consuming ready-made food such as the existing principles, namely the principles of justice, cleanliness and the principle of simplicity
Strategi Laporan Keuangan Dalam Memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Di Baznas Kabupaten Jember Tahun 2021
BAZNAS Jember has just undergone an audit process for the first time and its financial statements are relatively new. However, the audit has achieved excellent results by obtaining evidence of WTP opinion from the public accounting firm. This success gives confidence to the public that the management of zakat in BAZNAS Jember is running well and can be trusted. The purpose of this research focuses on the scope, namely how the Financial Report Strategy in Obtaining an Unqualified Opinion (WTP) at BAZNAS Jember Regency in 2021 and how the BAZNAS Jember Financial Report Form in 2021. This research uses a qualitative approach with descriptive research. In determining informants, researchers used purposive techniques. While data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of this study are first, BAZNAS Jember has a strategy in preparing its financial statements with the aim of obtaining WTP opinion. This strategy involves three stages, namely planning, implementation, and evaluation, which are carried out to ensure the quality and accuracy of the financial statements prepared. Second, BAZNAS Jember's financial statements in 2021 were prepared using PSAK No. 109 financial standards, which consist of five main parts, namely the statement of financial position, statement of changes in funds, statement of changes in assets under management, statement of cash flows, and notes to the financial statements
Kajian tentang Komunikasi dan Budaya
The purposed of this reaserch was to explore the thoughts and opinions of the experts in the field of communication about the relationship between communication and culture. The results of the resecarch revealed that: the culture as a system will give affect to communication. Because, the basic of communication is the culture that exists in society. Besides, the communicator's cultural context will affect every part and every pattern of communication activity. There were three reasons why culture influences communication: culture teaches meaningful rules, rituals and procedures, culture reinforces values, culture teaches relationships with other individual