e-Journal IAIN Kerinci
Not a member yet
    1505 research outputs found

    Pelatihan Digital Branding Sebagai Media Promosi Perpustakaan Pada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Literasi Sosial

    Get PDF
    Digital branding is the key to building meaningful relationships with your target audience online. You can also easily introduce your products to customers by utilizing the internet network. Meanwhile, marketing communication plays a very important role for companies because without communication, consumers and society as a whole will not know about the existence of products on the market. Marketing communications is careful and calculated in preparing company communications plans. Determining who is the target of communication will greatly determine the success of communication. By determining the right targets, the communication process will run effectively and efficiently. The aim of this activity is to increase understanding regarding digital branding and improve skills related to marketing communications. The result of this activity is that the implementation of community service runs smoothly according to the expectations of the community service implementation team. Participants feel that this community service activity is useful, because participants are aware of the importance of digital branding and marketing communications in developing the organization they manage. Participants' responses to the service activities carried out stated that the delivery of the material was good and participants understood the explanation given. This is demonstrated by the existence of an interactive atmosphere between participants and the service team as well as providing assistance so as to increase insight regarding digital branding and marketing communications both theoretically and practically regarding digital branding and marketing communications

    Why Does Discrimination Against Indigenous Beliefs Persist in Indonesia?

    Get PDF
    The number of adherents of traditional beliefs in Indonesia is approximately 12 million, spread across 27 provinces. However, despite this significant number, they have not yet been recognized by the state as equal to formal religions in the religion column on their Identity Cards (KTP). This study employs a descriptive-qualitative method based on a critical paradigm, using Antonio Gramsci’s theory of hegemony as its analytical framework. The findings reveal that state hegemony began with the consensus to label traditional beliefs as "faith streams" through the Ministry of Religion in 1961. This was followed by political, ideological, and leadership hegemony through various discriminatory laws and regulations targeting those identified as adherents of traditional beliefs. The Constitutional Court's decision to allow the inclusion of “Belief in the Almighty God” in the religion column of the KTP represents a form of resistance to hegemony through intellectual movements

    اضطرابات اللغة للأطفال التوحديين وأثرها فى تعلم اللغة العربية: دراسة حالة في المدرسة الأزهار شيفا بودي بكنبارو الثاني: Idtirabat al Lughat lil Atfal al Tawahudiiyn wa Atharuha fi Ta’alum al Lughat al ‘Arabiati: Dirasat Halat fi al Madrasat al Azhar Shifa Budi 2 Pekanbaru

    No full text
    يهدف هذا البحث لمعرفة ظواهر اضطرابات اللغة العربية للأطفال التوحديين وأثرها فى تعلم اللغة العربية.  يستخدم البحث مدخل كيفي ونوعه بحث وصفي،ومنهجيته دراسة حالة .وأما طريقة لجمع البيانات بالملاحظة والمقابلة. ودلت  نتيجة البحث  هي أن ظواهر اضطرابات اللغة العربية منها : معظمهم يتأخرون فى فهم كلام المخاطب وبعضهم يسرعون ويضحكون فى تكلم اللغة العربية  حتى ينطقون حرف من الحروف الهجائية بنطق غير واضح. ويشعرون في فرق بين الحرف من الحروف الهجائية. فلذلك هذه الاضطرابات يؤثر على تعليم اللغة العربية أثرا هاما. فى هذه المشكلة فيحتاج دور المدرس لحل هذه المشكلات

    Konsep Kata Al-Basyar dan Kandungan Akhlak dalam Al-Qur’an

    No full text
    The humans in the Qur'an are mentioned in several terms, including: an-Insan, al-Basyar, an-Nas, Bani Adam, 'Abdullah, Khalifatullah. If examined from a linguistic point of view, these terms describe humans in terms of their duties and functions. The term human in the Qur'an refers to the word al-Basyar, this is due to the context of the language or the term in the general public is not yet familiar or rarely heard of. The purpose of this study is to be able to interpret the word basyar in the Koran, classify the word basyar in the verses of the Koran, and categorize these verses as revealed by the makkiyah and madaniyah groups, and examine the moral content in the verses related to terms al-Basyar and Basyar. Types of library research (library research). The word basyar means the offspring of Adam (bani adam), living creatures physically or biologically. The physical aspect refers to the notion of basyar including Adam's offspring as a whole, while from the biological aspect, al-basyar implies that humans experience the process of sexual reproduction and always strive to fulfill all their biological needs, require space and time, and are subject to natural laws, whether in the form of sunnatullah (social community), as well as God's destiny (natural law). Of the 37 times the word al-basyar is repeated in the Qur'an, only 4 times is it mentioned in the Madaniyah surahs, namely in Q.S. Ali 'Imran 3:47 and 79, Q.S. Al-Maidah 5:18 and Q.S. Al-Taghabun/64:6, while 33 times it is mentioned in the Makkaniyah surahs. Morals in the terms Al-Basyar and Basyar, there are several commendable morals of Rasulullah SAW such as patience, siddiq, and trustworthiness and commendable morals in humans such as Patience, Sincerity, Maintaining self-purity, istikamah, Taqwa, and Gratitude while human morals are despicable, namely Shirk, Kufr, Takabur

    Local Wisdom dalam Hakikat Preservasi Naskah Kuno sebagai Pelestarian Warisan Budaya Bangsa

    No full text
    Artikel ini memberikan konseptual dan teoritis mengenai preservasi naskah kuno sebagai pelestarian budaya bangsa. Naskah kuno adalah hasil tulisan yang berisi informasi mengenai budaya bangsa yang mempunyai nilai penting bagi kebudayaan nasional, sejarah dan ilmu pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka yang mendalam menengenai preservasi naskah kuno sebagai pelestarian budaya bangsa dan kemudian menarik kesimulan yang dilakukan dengan analisis kajian teori yang bersumber dari buku, jurnal dan sumber lainnya. Adapun kegiatan pelestarian naskah yakni upaya pelestarian fisik dan  bahan  kimia  media  tulisnya,  dan  pelestarian teks atau kandungan informasinya yaitu konservasi, restorasi, digitalisasi, dan katalogisasi. Tujuan preservasi naskah antara lain adalah: (1) menyelamatkan nilai informasi dokumen; (2) menyelamatkan fisik dokumen; (3) mengatasi kendala kekurangan ruang; (4) mempercepat perolehan informasi. Preservasi naskah memiliki fungsi antara lain yaitu: melindungi, pengawetan, kesehatan, pendidikan, kesabaran, sosial, ekonomi dan estetika

    Dakwah Islam dan Pemanfaatan Media di Era Digital (Studi Dakwah dalam Penggunaan WhatsApp)

    No full text
    Tema dalam tulisan ini adalah seperti tajuk yang disebutkan yakni”Dakwah Islam dan Pemanfaatan Media di Era Digital, Studi Dakwah dalam Penggunaan WhatsApp. Tulisan ini wujud karena ada beberapa hal yang perlu diangkat di tengah-tengah kehidupan umat di era digital ini, terutama tentang ekesistensi WhatsApp. Hal ini melihat masing-masing individu saat ini lebih banyak membaca dan mendengar pesan-pesan dakwah melaui konten-konten yang disebarkan dari satu orang ke orang lain bahkan dari group ke group. Selian itu, tujuan daripada tulisan ini juga hendak melihat sejauh mana pesan-pesan tersebut memliki kesan bagi seseorang. Apakah dari konten yang dibagikan atau diterima tersebut benar atau salah ?  tentu rialita ini perlu ada kajian dan penelusuran, meskipun hanya dalam area dan lokasi yang sangat terbatas, seperti kelompok pengajian atau group keluarga serta alumni-alumni. Untuk mendapatkan informasi dan data ini, penulis menggunakan metode wawancara dan Tanya jawab serta beberapa  pendekatan yang mendukung menemukan informasi yang hendak didapatkan

    Kelenteng dan Sejarah Perkembangan Etnis Tionghoa di Tanjungpinang

    No full text
    Tanjungpinang in the Riau Islands is an area that has been inhabited by Chinese people for a long time. In the mid-18th century, the Chinese were deliberately brought in by the Johor Kingdom of Riau as workers in the gambier plantation. The existence of the Chinese in Tanjungpinang can be seen from archaeological remains in the form of hundreds of years old temple buildings. This paper focuses on discussing the history of Chinese ethnic development and the architecture of the temple buildings in the 18th and 19th centuries. The four temples that are the object of this study are Fu De Zheng Shen Temple, Tian Hou Sheng Mu Temple, Yuen Tien Shang Temple, and Tao Sa Kong Temple. The results of the study of these four temple buildings prove that in the range of the 18th to 19th centuries the Chinese community had settled in the Senggarang area, Tanjungpinang. Historically, the Chinese community worked in various professions, ranging from farmers, traders and craft makers. The temple, which is a means of worship, was also built in an architectural style commonly found in temple buildings in Indonesia. Not only that, the buildings and ornaments of the temple also hold values related to the beliefs of the Chinese community in general

    Eksitensi Kesenian dan Tradisi Silat Harimau Kumbang Di Masyarakat Koto Tuo Tanah Kampung Kota Sungai Penuh

    No full text
    Tujuan penelitian ini melihat eksitensi kesenian dan tradisi masyarakat dalambentuk silat pada masyarakat. Salah satu silat yang masih ada adalah silatharimau kumbang. Silat Harimau Kumbang merupakan seni beladiri trdisionalKerinci Khususnya masyarakat Desa Koto Tuo. Oleh sebab itu, penelitian inihendak melihat makna dan fungsi Silat Harimau Kumbang. Ada tiga strategiyang digunakan dalam penelitian ini, pertama, studi pustaka dengan melihatartikel dan jurnal. Kedua, observasi dengan melihat secara langsung di tempat.Ketiga, wawancara dengan rekaman dan mencatat hal-hal yang penting.Penelitian ini menemukan bahwa Silat Harimau Kumbang adalah warisannenek moyang yang berupa Kesenian, membela diri, dan nilai-nilai

    PEMIKIRAN LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII): ANALISIS PRAKTIK KEAGAMAAN DAN PENGARUHNYA DI KABUPATEN KERINCI

    Get PDF
    Permasalahan pokok dalam penelitian ini antara lain: 1) bagaimana latarbelakang sejarah LDII di Kerinci; 2) bagaimana asas keagamaanLDII?; dan 3) bagaimana pengaruh paham keagamaanLDIIaspek Ibadah?.Kaedah penelitian yang digunakan adalahkualitatif dengan menggunakan teknik analisa dataflowanalysis. Hasil penelitian antara lain: 1) LDII menyebar dan berkembang di Kabupaten Kerinci sekitar tahun 80-an; 2) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai organisasi Islam berasas kepada al-Qur’an dan Hadith (Jama’ah), Ijma’ dan Qias; dan 3) Pertama Dalam aspek keagamaan,  LDII menerima al-Qur’an dan hadith Nabi s.a.w sebagai asas beragama. Demikian juga qaul sahabat baik dari segi qias mahupun ijmaknya. Kedua, aspek politik, LDII mempunyai pandangan kepada sistem pemerintahan khalifah yang dipimpin oleh seorang ‘amir. Namun terhadap sistem kenegaraan LDII mengambil sikap moderat. Ketiga dalam bidang ekonomiLDII berasakan kepada syari’at Islam. Keempaat, dalam bidang sosial Budayatelah memberikan pengaruh terhadap ahli-ahli LDII seperti terhadap adat (‘urf), hak dan kedudukan wanita dan sosio kemasyarakatan.

    POKOK-POKOK FIKIRAN ASBAB AN-NUZUL DALAM AL-QUR’AN

    Get PDF
    Al-Qur’an sebagai wahyu Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW. Isinya selalu dikaji dan dibahas secara terus menerus yang tidak pernah habis habisnya sampai hari kiamat,kerana isi kandungannya dapat diaktualkan dalam kondisi apapun,dan juga al-Qur’an diperlihara lansung oleh Allah SWT. Hal ini dinyatakan Allah dalam ayat 9 surat al-Hijr : نوظفاحل هل اناو ركذلا انلزن نحن انا ( رجحلا : 9 ) Artinya: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. Al-Qur’an dibaca oleh umat Islam baik yang paham artinya maupun yang tidak, bahkan secara khusus pada bulan Ramadhan umat Islam membaca sampai khatam berkali-kali dalam rangka mengikut para Nabi dan para sahabatnya. Al-Qur’an juga setiap tahun juga selalu diperingati waktu turunya pada bulan Ramadhan oleh umat Islam se-Dunia khususnya ummat Islam Indonesia mulai dari tingkat kampung sampai ke kota-kota besar, bahkan sampai ke Istana Negara. Untuk itu penulis ingin membahas masalah Pokok-Pokok Fikiran Asbab An-Nuzul Dalam Al-Qur’an. Mengingat kajian ini sangat luas disamping waktu yang sangat terbatas, maka penulis akan membatasi kajian ini sekitar masalah kata nazalah dan musytaq-nya dalam al-Qur’an pengertian nuzul al-Qur’an, pemakaian kata nazala dan musytaq-nya dalam al-Qur’an perbedaan kata inzal dan tanzil, proses nuzul al-Qur’an, waktu nuzul al-Qur’an, hubungan antara nuzul al-Qur’an dengan lailat al-qadar dan komunikasi Allah dan Rasul

    1,027

    full texts

    1,505

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal IAIN Kerinci
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇