UIN Antasari Open Journal System (Universitas Islam Negeri)
Not a member yet
3736 research outputs found
Sort by
Prospective Primary School Teachers' Perspectives on Environmental Education, Cultural Heritage, and Values Education: An Action Research Study
In today's globalized world, rapid population growth, technological advancement, digital dependency, overconsumption of natural resources, and increasing environmental pollution have significantly influenced cultural values' erosion. While technology facilitates daily life, it threatens public health and disrupts ecological systems. This study employs an action research design to integrate core cultural values—rooted in Turkish-Islamic philosophy—into the educational experiences of prospective primary school teachers through environmental education. In a primary school in Konya, Türkiye, the research utilized semi-structured interviews to investigate the effects of value-based and environmental education activities on pre-service teachers. Data were analyzed using descriptive and content analysis methods. The findings reveal that the activities produced positive outcomes by reawakening long-forgotten values and enhancing the participants' environmental sensitivity. The study demonstrates that action-based learning experiences significantly contribute to future educators' ethical and ecological awareness
Perilaku pencarian informasi petani kopi pada program regenerasi petani Provinsi Jawa Barat
Berbagai permasalahan dialami oleh petani kopi di sejumlah daerah di Jawa Barat menyebabkan petani kopi tidak sejahtera. Program Regenerasi Petani hadir sebagai upaya pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dapat menyejahterakan petani dengan pengembangan usaha yang melibatkan petani usia muda (milenial) untuk dapat berdaya dan berdikari. Perilaku pencarian informasi adalah proses yang terkait dengan pengolahan dan pemanfaatan informasi dalam kehidupan seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi petani kopi pada Program Regenerasi Petani Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan tahapan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data pada penelitian ini akan dianalisis menggunakan reduksi data dengan metode thematical analysis, penyajian data, verifikasi, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, petani kopi melakukan perhatian pasif dan mendapatkan informasi pembeli dan program, pencarian aktif dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, pencarian aktif dengan melakukan berbagai diskusi, serta pencarian berlanjut untuk mendalami, mengonfirmasi informasi, dan mencari informasi lanjutan. Petani kopi pada Program Regenerasi Petani Provinsi Jawa Barat melakukan seluruh tahapan pencarian informasi menurut teori Wilson
Phubbing sebagai tantangan dalam peningkatan kemampuan literasi di kalangan pelajar
Pada jaman digital perilaku Phubbing sudah umum terjadi yang berdampak menurunkan sebuah kualitas kemampuan literasi, hal ini merambat pada kualitas seorang pelajar baik akademik maupun non-akademik, jadi penelitian ini penting sebagai solusi meningkatkan literasi. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Langkah-langkah pengumpulan data yaitu dengan cara mencari dan mengumpulkan karya ilmiah sebanyak 40. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian dan verifikasi. Karakteristik perilaku phubbing dapat dilihat dari pengidap nomophobia dan selalu mengabaikan interaksi sosial dengan lebih fokus kepada gadgetnya masing-masing. Faktor yang mempengaruhi perilaku ini antara lain kecanduan smartphone, media sosial, game online , fomo (fear of missing out), isolasi diri dan distorsi waktu, kemudian dari faktor tesebut akan berdampak penurunan skill interaksi sesorang yang merujuk kepada kualitas akademik maupun non-akademik, mengatasi masalah ini dapat dikontrol melalui dengan menerapkan penguatan diri menyadari dampaknya akan membawa efek tidak baik pada pelajar tersebut. selain itu, untuk mencegah phubbing ini dengan cara melakukan program peningkatan literasi informasi meliputi pengenalan sejak usia, edukasi pengunaan media sosial, penerapan permainan tradisional dan pemahaman keagamaan
Pengaruh kualitas informasi chatgpt terhadap kebutuhan akademik mahasiswa: survei di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi ChatGPT terhadap kebutuhan akademik mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa sebagai sumber informasi akademik, namun masih terdapat kekhawatiran mengenai kualitas informasi yang dihasilkan. Penelitian ini penting untuk mengetahui apakah ChatGPT benar-benar mampu memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa secara efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan data dilakukan melalui survei daring menggunakan kuesioner berbasis skala Likert kepada 208 mahasiswa yang dipilih dengan teknik two-stage cluster sampling. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji prasyarat analisis (normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas informasi (relevansi, akurasi, ketepatan waktu, dan kelengkapan) secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan akademik mahasiswa, dengan nilai R Square sebesar 47,8%. Kesimpulannya, semakin tinggi kualitas informasi yang disediakan oleh ChatGPT, maka semakin tinggi pula pemenuhan kebutuhan akademik mahasiswa. Kelengkapan informasi menjadi faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kebutuhan akademik mahasiswa
Hubungan antara konten review buku dan minat membaca pengikut TikTok Keiko Siahaan (@keikoas)
Minat baca di Indonesia hingga saat ini masih menjadi tantangan, khususnya di kalangan generasi muda yang lebih banyak mengonsumsi konten digital. Penyebab dari rendahnya minat baca adalah hadirnya media sosial. Hal ini menimbulkan permasalahan berupa kecenderungan pengguna untuk mencari konten hiburan dibandingkan dengan mencari konten edukatif atau motivatif. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai keterkaitan konten edukatif review buku dengan minat baca pada pengguna media sosial TikTok. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan pendekatan korelasional dengan cara menyebarkan angket. Uji korelasi nonparametrik Spearman's Rank digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel, dengan bantuan program SPSS versi 27. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa konten review buku secara umum memiliki hubungan dengan minat baca followers Tiktok Keiko Siahaan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,544, kekuatan hubungan yang moderat/sedang menggambarkan bahwa konten review buku pada Tiktok @keikoas memberikan pengaruh yang cukup penting dalam mendorong minat baca followers. Terdapat faktor lainnya yang menjadi pengaruh pada minat baca followers seperti lingkungan, kebiasaan membaca, waktu luang, atau bahkan preferensi pribadi terhadap jenis dan genre buku
Kontribusi Kecerdasan Sosial dengan Krisis Seperempat Kehidupan pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora
Kecerdasan sosial ialah kemampuan individu untuk mengendalikan diri, impuls, suasana hati, memiliki empati, daya tahan menghadapi masalah, memotivasi diri, dan membina hubungan dengan orang lain. Tujuan penelitian ini guna mengidentifikasi tingkat krisis seperempat kehidupan, mengidentifikasi tingkat kecerdasan sosial, dan mengidentifikasi apakah kecerdasan sosial berkontribusi terhadap krisis seperempat kehidupan pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUH) UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini berjenis kuantitatif korelasi. Jumlah sampel penelitian sebanyak 229 mahasiswa aktif di Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin, berusia 19-29 tahun, laki-laki atau perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert. Hasil penelitian ini ialah tingkat krisis seperempat kehidupan mahasiswa FUH berada di kategori sedang dengan nilai 50,7%. Tingkat kecerdasan sosial mahasiswa FUH berada pada dimensi sedang dengan nilai 41,5%. Kemudian, kontribusi kecerdasan sosial terhadap krisis seperempat kehidupan mahasiswa FUH memberikan sumbangan yang cukup signifikan serta setiap kenaikan variabel kecerdasan socialnya, maka variabel quarter-life crisis akan mengalami penurunan pula
Analisis Pembelajaran Bahasa Arab pada Kanal Youtube "Arab Podcasts" Berdasarkan Perspektif Filsafat Perenialisme
This article aims to describe Arabic language learning on the YouTube channel “Arab Podcasts” based on the perspective of perennialism philosophy. This research used qualitative approach and descriptive method. Primary data sources come from Arabic language learning videos on the “Arab Podcasts” YouTube channel, while the secondary data sources come from books, scientific articles, and documents that are related to the perennialism philosophy. The data collection technique is based on listening and note-taking method. The data analysis technique used consists of three stages including data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of this study is the discovery of conformity between the concept of Arabic language learning on the YouTube channel “ Arab Podcasts ” with the learning principles of perennialism philosophy. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran bahasa Arab pada channel youtube “Arab Podcasts” berdasarkan perspektif filsafat perenialisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah video-video pembelajaran bahasa Arab pada channel Arab Podcasts serta buku-buku, artikel ilmiah, dan dokumen-dokumen terkait filsafat perenialisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode simak dan catat. Adapun teknik analisa data yang digunakan terdiri dari tiga tahap di antaranya adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya kesesuaian antara konsep pembelajaran bahasa Arab pada channel youtube “Arab Podcasts” dengan prinsip pembelajaran filsafat perenialisme.  
Bahasa Inggris
AI advancements have revolutionized Arabic language learning through applications like Busuu, AlifBee, and Arabits, offering interactive and personalized experiences. This study examines the similarities and differences in their content organization, teaching strategies, and technological features using a qualitative, comparative approach. The findings of this research are: (1) The applications share similarities in organizing educational content, such as covering Arabic alphabets, grammatical diacritics, and daily life themes, as well as employing common patterns in exercises and tests. However, they differ significantly in teaching methodologies and available technologies. Busuu relies on the Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), Arabits adopts a curriculum tailored to the UAE context, and AlifBee is based on Modern Standard Arabic. (2) The applications use interactive strategies that emphasize gamification and the development of the four linguistic skills, but they diverge in unique features: Busuu incorporates global community interaction and certifications from McGraw-Hill Education, Arabits employs strategies like "City Exploration" and "Vocabulary Cards," while AlifBee offers elective courses and Pearson-certified credentials. (3) The applications all utilize AI technologies, such as NLP, multimedia content, and user progress tracking. However, Busuu and AlifBee stand out with smart review features, Arabits integrates advanced machine learning and deep learning algorithms, and AlifBee further enhances its offerings with phonetic and textual features.Kemajuan AI telah merevolusi pembelajaran bahasa Arab melalui aplikasi seperti Busuu, AlifBee, dan Arabits, yang menawarkan pengalaman interaktif dan personal. Penelitian ini menganalisis persamaan dan perbedaan dalam pengorganisasian konten, strategi pengajaran, dan fitur teknologi ketiga aplikasi tersebut dengan pendekatan kualitatif dan komparatif. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Ketiga aplikasi memiliki kesamaan dalam pengorganisasian konten pendidikan, seperti mencakup alfabet Arab, tanda baca gramatikal, dan tema kehidupan sehari-hari, serta menggunakan pola umum dalam latihan dan tes. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam metode pengajaran dan teknologi yang digunakan. Busuu menggunakan kerangka Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), Arabits mengadopsi kurikulum yang disesuaikan dengan konteks UEA, sedangkan AlifBee berbasis pada Bahasa Arab Standar Modern (Modern Standard Arabic), 2) Ketiga aplikasi menggunakan strategi interaktif yang menekankan gamifikasi dan pengembangan empat keterampilan berbahasa, tetapi memiliki fitur unik masing-masing: Busuu menyediakan interaksi dengan komunitas global dan sertifikasi dari McGraw-Hill Education, Arabits mengimplementasikan strategi seperti “Eksplorasi Kota” dan “Kartu Kosakata,” sementara AlifBee menawarkan kursus pilihan dan sertifikasi yang diakui oleh Pearson, 3) Ketiga aplikasi menggunakan strategi interaktif yang menekankan gamifikasi dan pengembangan empat keterampilan berbahasa, tetapi memiliki fitur unik masing-masing: Busuu menyediakan interaksi dengan komunitas global dan sertifikasi dari McGraw-Hill Education, Arabits mengimplementasikan strategi seperti “Eksplorasi Kota” dan “Kartu Kosakata,” sementara AlifBee menawarkan kursus pilihan dan sertifikasi yang diakui oleh Pearson
Transformasi perpustakaan desa untuk mengembangkan perilaku ekonomi produktif ibu-ibu rumah tangga di daerah transmigrasi
Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial menjangkau perpustakaan desa untuk menjadi tempat pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui transformasi perpustakaan Lestari dalam mengembangkan perilaku ekonomi produktif ibu-ibu rumah tangga di Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif .Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Data dan informasi dikumpulkan dari 11 (sebelas) informan yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejak tahun 2016, perpustakaan Lestari mengembangkan koleksinya dengan menambah buku-buku yang lebih diutamakan pada subjek-subjek yang memberikan motivasi pada masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga untuk mengembangkan perilaku ekonomi mereka menjadi lebih produktif. Proses transformasi juga dilakukan dengan cara perpustakaan menginisiasi penyelenggaraan beberapa pelatihan untuk memberikan bekal keterampilan praktis yang penerapan dari keterampilan tersebut terbukti sangat membantu ekonomi keluarga. Dengan adanya pelatihan-pelatihan yang dilakukan perpustakaan desa, peserta pelatihan menjadi termotivasi untuk melakukan aktivitas yang lebih produktif. Hasil dari penerapan pelatihan sangat membantu untuk menghemat pengeluaran rumah tangga sehari-hari maupun untuk dijual ke pasar
Tingkat Kebersyukuran pada Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus
Menjadi guru pendamping khusus tidaklah mudah. Butuh tenaga serta kesabaran yang lebih besar daripada guru sekolah biasa. Namun peneliti menemukan fenomena pada salah satu guru pendamping khusus, seperti perasaan bahagia, perasaan ini muncul karena merasa bersyukur dapat berbagi dan mengajar anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini merujuk kepada aspek syukur berdasarkan teori dari Fitzgerald dan Watkins yaitu rasa apresiasi, perasaan positif dan ekspresi bersyukur. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini meneliti 38 orang subjek guru pendamping khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Metode analisis dari penelitian ini menggunakan SPSS Statistic 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kebersyukuran pada guru pendamping anak berkebutuhan khusus berada pada kategori sedang. Kebersyukuran pada guru pendamping khusus terbilang cukup baik, sehingga mereka mampu bersyukur dengan apa yang mereka miliki, mengungkapkannya dalam perbuatan dan menghargai bantuan orang lain. Hal ini disebabkan oleh kayakinan bahwa dia menghargai kebahagian hidup, diterima oleh lingkungannya dan berkaitan dengan keagamaan