UIN Antasari Open Journal System (Universitas Islam Negeri)
Not a member yet
    3736 research outputs found

    Pengaruh kualitas informasi chatgpt terhadap kebutuhan akademik mahasiswa: survei di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi ChatGPT terhadap kebutuhan akademik mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa sebagai sumber informasi akademik, namun masih terdapat kekhawatiran mengenai kualitas informasi yang dihasilkan. Penelitian ini penting untuk mengetahui apakah ChatGPT benar-benar mampu memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa secara efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan data dilakukan melalui survei daring menggunakan kuesioner berbasis skala Likert kepada 208 mahasiswa yang dipilih dengan teknik two-stage cluster sampling. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji prasyarat analisis (normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas informasi (relevansi, akurasi, ketepatan waktu, dan kelengkapan) secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan akademik mahasiswa, dengan nilai R Square sebesar 47,8%. Kesimpulannya, semakin tinggi kualitas informasi yang disediakan oleh ChatGPT, maka semakin tinggi pula pemenuhan kebutuhan akademik mahasiswa. Kelengkapan informasi menjadi faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kebutuhan akademik mahasiswa

    Hubungan antara konten review buku dan minat membaca pengikut TikTok Keiko Siahaan (@keikoas)

    Get PDF
    Minat baca di Indonesia hingga saat ini masih menjadi tantangan, khususnya di kalangan generasi muda yang lebih banyak mengonsumsi konten digital.  Penyebab dari rendahnya minat baca adalah hadirnya media sosial. Hal ini menimbulkan permasalahan berupa kecenderungan pengguna untuk mencari konten hiburan dibandingkan dengan mencari konten edukatif atau motivatif. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai keterkaitan konten edukatif review buku dengan minat baca pada pengguna media sosial TikTok. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan pendekatan korelasional dengan cara menyebarkan angket. Uji korelasi nonparametrik Spearman's Rank digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel, dengan bantuan program SPSS versi 27. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa konten review buku secara umum memiliki hubungan dengan minat baca followers Tiktok Keiko Siahaan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,544, kekuatan hubungan yang moderat/sedang menggambarkan bahwa konten review buku pada Tiktok @keikoas memberikan pengaruh yang cukup penting dalam mendorong minat baca followers. Terdapat faktor lainnya yang menjadi pengaruh pada minat baca followers seperti lingkungan, kebiasaan membaca, waktu luang, atau bahkan preferensi pribadi terhadap jenis dan genre buku

    Kontribusi Kecerdasan Sosial dengan Krisis Seperempat Kehidupan pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora

    Get PDF
    Kecerdasan sosial ialah kemampuan individu untuk mengendalikan diri, impuls, suasana hati, memiliki empati, daya tahan menghadapi masalah, memotivasi diri, dan membina hubungan dengan orang lain. Tujuan penelitian ini guna mengidentifikasi tingkat krisis seperempat kehidupan, mengidentifikasi tingkat kecerdasan sosial, dan mengidentifikasi apakah kecerdasan sosial berkontribusi terhadap krisis seperempat kehidupan pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUH) UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini berjenis kuantitatif korelasi. Jumlah sampel penelitian sebanyak 229 mahasiswa aktif di Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin, berusia 19-29 tahun, laki-laki atau perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert. Hasil penelitian ini ialah tingkat krisis seperempat kehidupan mahasiswa FUH berada di kategori sedang dengan nilai 50,7%. Tingkat kecerdasan sosial mahasiswa FUH berada pada dimensi sedang dengan nilai 41,5%. Kemudian, kontribusi kecerdasan sosial terhadap krisis seperempat kehidupan mahasiswa FUH memberikan sumbangan yang cukup signifikan serta setiap kenaikan variabel kecerdasan socialnya, maka variabel quarter-life crisis akan mengalami penurunan pula

    Implementasi authority-control dalam penelusuran informasi melalui opac di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan authority control dapat meningkatkan efektivitas sistem pencarian informasi di perpustakaan tersebut. Dengan memfokuskan perhatian pada standarisasi istilah, nama, dan topik dalam basis data perpustakaan, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kontrol otoritas dapat memastikan konsistensi dan akurasi informasi yang tersedia bagi pengguna OPAC UIN SU. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang implementasi authority-control dalam penelusuran informasi melalui OPAC di perpustakaan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Berdasarkan hasil wawancara dengan pustakawan dan pengguna perpustakaan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) terkait implementasi authority-control dalam OPAC, dapat disimpulkan bahwa langkah ini telah membawa perubahan positif secara signifikan. Implementasi authority-control telah meningkatkan akurasi, konsistensi, dan relevansi informasi dalam pencarian di perpustakaan, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan pengguna dengan layanan yang lebih efisien dan terpercaya

    Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan PT. Kalimas Kharisma

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan PT. Kalimas Kharisma Banjarmasin. Sampel berjumlah 62 orang karyawan PT. Kalimas Kharisma Banjarmasin dengan teknik purposive sampling. Peneliti mengadaptasi  alat ukur dari Tata Saefullah mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah yang terdiri dari skala Turnover Intention Mobley dan Kepuasan Kerja Spector dan teknik confirmatory factor analysis (CFA) menjadi teknik yang digunkan untuk menguji validitas. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian bahwa ada pengaruh yang signifikan positif antara kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan sebesar 0,084. Adapun aspek  yang signifikan mempengaruhi turnover intention adalah aspek rekan kerja, dan komunikasi paling besar pengaruh ada pada sifat pekerjaan. Sedangkan gaji, promosi, atasan, tunjangan, penghargaan dan prosedur kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap turnover intention karyawan

    استخدام وسائل أنتشور.ف.م في تعليم اللغة العربية/The Use of Anchor.fm Based Arabic Learning Media

    Get PDF
    Learning Arabic today cannot be separated from digital media. One digital platform in the form of audio that is close to the lives of millennials and has principles of efficiency in learning is Anchor.fm. a digital media in the form of audio streaming that is used by students in accessing learning materials and at the same time functions as an assignment portfolio. This article aims to describe the use of the Anchor.fm application. in Arabic learning activities and student perceptions in using the Anchor.fm application. This study is classified as qualitative-descriptive. Data collection techniques were carried out through interviews, documentation, and observation. The data analysis refers to Miles & Huberman, including; data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The findings obtained in this study include (1) Anchor.fm. is the main supporting medium for students to understand MSA (Modern Standard Arabic) material, for example; vocabulary pronunciation, reading narrative texts and dialogues, and understanding Arabic grammar. (2) Anchor.fm. as an efficient learning medium, from the aspect of time, effort, and cost. (3) Students are greatly helped by the existence of Anchor.fm. mainly those who come from public schools and are still beginner Arabic learners.

    تحليل المنهج المستقل في تعليم اللغة العربية من المنظور الأوروبي المرجعي المشترك للغات (CEFR)

    No full text
    This study aims to analyze the independent approach to Arabic language learning in Indonesia using the theoretical perspective of the Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). CEFR provides as an international frame of reference language proficiency standards that are regulated on the basis of proficiency levels, ranging from beginner to advanced. This analysis focuses on the alignment between learning outcomes (CP) in the independent curriculum and CEFR standards. This research approach uses a qualitative and descriptive approach, with data collection techniques through documentation and analysis techniques, i.e. content analysis. The results of the study showed that the independent curriculum is consistent with CEFR in the progressive development of receptive and productive language skills. In the A-F phase, there are levels from A1 to B2 when analyzed using the CEFR theorem. This result is expected to be a reference for policymakers in improving curricula to be globally competitive.This study aims to analyze the independent approach to Arabic language learning in Indonesia using the theoretical perspective of the Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). CEFR provides as an international frame of reference language proficiency standards that are regulated on the basis of proficiency levels, ranging from beginner to advanced. This analysis focuses on the alignment between learning outcomes (CP) in the independent curriculum and CEFR standards. This research approach uses a qualitative and descriptive approach, with data collection techniques through documentation and analysis techniques, i.e. content analysis. The results of the study showed that the independent curriculum is consistent with CEFR in the progressive development of receptive and productive language skills. In the A-F phase, there are levels from A1 to B2 when analyzed using the CEFR theorem. This result is expected to be a reference for policymakers in improving curricula to be globally competitive

    Strategi Penanaman Nilai Kedermawanan Melalui Pembiasaan Makan Bersama

    Get PDF
    Early childhood is the future generation of the nation, positioned at a crucial stage of character, attitude, and mindset formation. However, in this modern era, many children exhibit disrespectful behavior and use foul language, which has become a serious concern for the education sector. One of the primary objectives of character education is to cultivate attitudes in children so they act by societal norms, characterized by affective traits such as values, attitudes, appreciation, and adaptability. One effective method for instilling character values is habituation, which enables children to internalize positive behaviors from an early age. This study aims to explore the process of instilling the value of generosity in early childhood through habituation during group meals. The research employs a descriptive qualitative approach, with primary data sources from the principal and teachers of RA As-Syahidul Kabir. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that weekly group meals serve as an effective medium for fostering the value of generosity. In this activity, children bring food from home, but not all children come with food. This situation is utilized by teachers to encourage children to share their meals with peers who do not bring any. Additionally, children share side dishes, which vary among individuals, thereby strengthening the values of generosity and empathy. This act of sharing eventually becomes a positive habit ingrained in children through the group meal activity

    HADITH AND INDONESIA POLICIES ON FEMALE REPRODUCTIVE HEALTH: AN INTERDISCIPLINARY STUDY FROM MEDICAL AND ISLAMIC PERSPECTIVES

    Get PDF
    This study explores the intersection of Islamic teachings, bioethical principles, and state regulations in addressing women’s reproductive health, focusing on Hadith, MUI fatwas, and Indonesian legal frameworks. The research aims to examine how these three normative authorities—religion, medicine, and law—interact to construct an ethical discourse that safeguards women’s dignity, autonomy, and well-being. The urgency of this study lies in the ongoing tension between traditional religious interpretations and contemporary medical ethics, which increasingly demand a contextualized and humane approach to reproductive health issues such as menstruation, contraception, abortion, and early marriage. Methodologically, this research employs a qualitative-descriptive approach through textual and discourse analysis, utilizing Michel Foucault’s discourse theory as an analytical lens to uncover the dynamics of power and knowledge in regulating women’s bodies. The study systematically examines classical Hadith texts, fatwas issued by the Indonesian Ulema Council (MUI), and national laws related to reproductive health and marriage, integrating them within the framework of modern bioethical principles—beneficence, non-maleficence, autonomy, and justice. The findings reveal that Islamic bioethics demonstrates a harmonization between moral-religious values and scientific rationality. The study concludes that a holistic bioethical approach, integrating religious, medical, and legal dimensions, is essential for developing a more just, contextually grounded, and ethically coherent framework for women’s reproductive health in Muslim societies, while contributing to global ethical discourse on gender and health

    Hambatan Sertifikasi Halal pada UMKM di Makassar: Perspektif Finansial, Digital, dan Tata Kelola

    No full text
    This study examines how the dynamics of halal certification shape the experiences of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Makassar, South Sulawesi, in the aftermath of the Halal Product Assurance Law (UU JPH). While previous scholarship has repeatedly highlighted financial burdens, regulatory complexity, and technological gaps, few studies explore how these challenges unfold in specific local contexts. Drawing on a qualitative design that combined field observation, document analysis, and semi-structured interviews, this research identifies the barriers encountered by MSMEs and evaluates the real outcomes of government-led support initiatives in Makassar. The findings reveal that persistent financial constraints, uneven levels of digital literacy, and weak institutional coordination remain the most significant obstacles to effective certification. These issues are analyzed through the lenses of policy implementation, governance, and service quality, showing that systemic institutional weaknesses, rather than mere technical inefficiencies, lie at the heart of these challenges. By situating Makassar’s case within broader debates on Indonesia’s halal governance, the study demonstrates how localized insights can illuminate gaps in national implementation frameworks. The results underscore the urgent need for targeted financial assistance, integrated governance reforms, and sustained capacity-building programs to ensure that MSMEs are not only able to comply with certification requirements but also benefit from their participation in the growing halal economy, while providing context sensitive field perspectives that are rarely addressed in existing literature.Studi ini mengkaji bagaimana dinamika sertifikasi halal membentuk pengalaman usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Makassar, Sulawesi Selatan, pasca diberlakukannya Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH). Meskipun kajian sebelumnya banyak menyoroti kendala biaya, kompleksitas regulasi, dan kesenjangan teknologi, masih sedikit studi yang menelusuri bagaimana hambatan tersebut terjadi secara nyata dalam konteks lokal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, analisis dokumen, dan wawancara semi-terstruktur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi UMKM serta menilai efektivitas program dukungan pemerintah di Makassar. Temuan memperlihatkan bahwa keterbatasan finansial, rendahnya literasi digital, dan lemahnya koordinasi kelembagaan tetap menjadi hambatan utama dalam proses sertifikasi halal. Analisis dilakukan melalui perspektif implementasi kebijakan, tata kelola, dan kualitas layanan, yang menunjukkan bahwa masalah mendasar terletak pada kelemahan institusional sistemik, bukan sekadar kendala teknis. Dengan menempatkan kasus Makassar dalam diskusi lebih luas tentang tata kelola halal di Indonesia, penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman lokal untuk mengungkap celah implementasi di tingkat nasional. Hasil kajian ini menekankan perlunya model bantuan finansial yang lebih terarah, reformasi tata kelola yang terpadu, serta program penguatan kapasitas berkelanjutan agar UMKM tidak hanya mampu memenuhi persyaratan sertifikasi, tetapi juga memperoleh manfaat nyata dari partisipasi mereka dalam ekonomi halal yang terus berkembang, sekaligus menghadirkan perspektif lapangan yang selama ini jarang diangkat dalam literatur

    3,188

    full texts

    3,736

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN Antasari Open Journal System (Universitas Islam Negeri)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇